Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

7 Strategi Ampuh Cara Cepat Hamil

7 langkah penting yang wajib dilakukan pasangan yang ingin segera memiliki momongan - 

Anda sudah siap hamil sekarang? Anda harus mulai membuat strategi yang bisa memperbesar peluang suksesnya program hamil Anda. Ikuti tips berikut ini untuk membantu Anda hamil lebih cepat.

7 Strategi Ampuh Cara Cepat Hamil

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Strategi 1: Stop KB Secepatnya

Jika saat ini Anda menggunakan kontrasepsi hormonal seperti pil atau suntik, hentikanlah segera. Sebisa mungkin beberapa bulan sebelum Anda memulai program hamil Anda.

Setelah Anda menggunakan KB hormonal, tubuh Anda membutuhkan waktu cukup lama untuk bisa mulai berovulasi secara teratur dan siap untuk hamil. Selain itu, dengan adanya jeda beberapa bulan, maka akan memberi Anda waktu untuk melacak siklus Anda dan mengetahui dengan tepat kapan Anda berovulasi.

Mengetahui dengan pasti kapan Anda berovulasi merupakan kunci suksesnya program hamil Anda.


Strategi 2: Pelajari Masa Subur Anda

Tidak peduli seberapa sering Anda dan pasangan Anda berhubungan intim, jika Anda melakukannya bukan di masa-masa tersubur Anda, Anda tetap tidak akan hamil. Kesalahan terbesar wanita yang ingin punya bayi adalah, mereka tidak tahu persis kapan mereka berovulasi.

Anda beberapa cara mendeteksi masa ovulasi Anda, diantaranya adalah dengan memeriksa lendir serviks Anda atau menghitung tanggalan dengan bantuan kalender.

Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel kami mengenai 4 Cara Mendeteksi Masa Ovulasi Anda.


Strategi 3: Berhubungan Intim Sebelum Anda Berovulasi

Sperma yang sehat bisa bertahan hidup di rahim dan saluran tuba selama dua sampai tiga hari, tapi sel telur Anda hanya mampu bertahan selama 12 sampai 24 jam setelah dilepaskan dari indung telur. Jadi, berhubungan intim sebelum Anda berovulasi Akan memperbesar peluang terjadinya pembuahan sebab sudah ada sperma yang siap membuahi sel telur begitu sel telur dilepaskan.

Untuk siklus normal selama 28 hari (dimana biasanya Anda akan berovulasi di hari ke-14), lakukan hal berikut:

  • Mulailah berhubungan intim beberapa kali dalam seminggu segera setelah menstruasi Anda berakhir. Dengan demikian, Anda memastikan tidak akan melewatkan saat tersubur Anda, terlebih jika panjang siklus menstruasi Anda kurang teratur.
  • Berhubungan intimlah setiap hari, mulai hari ke-10 dihitung sejak hari terakhir Anda menstruasi.
  • Jika Anda tahu persis bahwa Anda sedang berovulasi, berhubungan intimlah pada hari tersebut dan dua hari setelahnya.



Strategi 4: Yang Harus Anda Lakukan Saat Bercinta

Kami akan memaparkan apa yang harus Anda lakukan selama bercinta.

Lakukan hal berikut ini:
  1. Berbaring telentang setelah berhubungan intim. Bentuk vagina secara alami "melengkung" ke arah bawah, sehingga dengan berbaring telentang setelah bercinta, akan membantu sperma untuk berenang menuju sel telur.
  2. Berhubungan intim sebelum tidur. Beberapa sumber menyatakan bahwa jumlah sperma paling banyak adalah di pagi hari. Namun, bercinta sebelum Anda tidur akan memastikan Anda tetap berbaring setelahnya, sehingga memberi peluang lebih besar bagi sperma untuk membuahi sel telur.
  3. Posisi misionaris. Meskipun tidak ada satu posisi bercinta yang paling baik untuk hamil dibanding posisi lainnya, namun posisi misionaris akan membantu Anda tetap berbaring telentang setelah berhubungan intim.


Strategi 5: Yang Tidak Boleh Anda Lakukan Saat Bercinta

Jangan lakukan hal berikut ini:
  1. Jangan menggunakan pelumas. Beberapa orang mungkin berpikir bahwa pelumas dapat membantu sperma bergerak lebih cepat, namun kenyataannya adalah hal ini dapat menghambat suksesnya program hamil Anda. Banyak kandungan yang terdapat pada pelumas yang dapat mengubah keseimbangan pH dalam vagina dan menurunkan mobilitas sperma.
  2. Jangan khawatir jika Anda tidak orgasme. Untuk bisa hamil, wanita tidak harus mengalami orgasme, meskipun tentu saja akan lebih menyenangkan jika Anda mengalaminya. Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel kami mengenai Bisakah Wanita Hamil Tanpa Orgasme?


Strategi 6: Selalu Siapkan Alat Tes Kehamilan.

Semakin cepat Anda tahu bahwa Anda hamil, semakin cepat pula Anda bisa menemui dokter untuk memulai perawatan prenatal dan mulai mengasup makanan sehat.

Meskipun beberapa alat tes kehamilan mengklaim dapat memberi hasil akurat jauh lebih cepat (sekitar 10 hari setelah ovulasi), namun hasil yang paling akurat baru akan Anda ketahui jika Anda tidak mendapatkan menstruasi berikutnya.

Alat tes kehamilan bekerja dengan mendeteksi kandungan hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin Anda. Kadar hormon yang diproduksi oleh plasenta ini terus meningkat pada awal kehamilan.

Pengetesan yang terlalu cepat cenderung memberikan hasil yang secara ilmiah disebut sebagai "false negative", dimana hasil tes tersebut mengatakan bahwa Anda tidak hamil, padahal Anda hamil.
Tunggulah dan lakukan tes lagi beberapa hari setelahnya untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.


Stategi 7: Jika Test Negatif ...

Belum hamil bulan ini? Jangan panik
Sebagian besar pasangan tidak berhasil hamil di bulan pertama mereka. Lebih dari setengah jumlah pasangan yang ingin hamil, baru berhasil dalam 6 bulan. 85% pasangan baru berhasil setelah 1 tahun.

Kemungkinan besar, Anda salah menghitung masa subur Anda, jadi sperma pasangan Anda selalu gagal membuahi sel telur Anda.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.