Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

3 Tips Ampuh Cara Cepat Hamil

Anda ingin segera hamil? Lakukan 3 cara ini! - 

Saat Anda merasa sudah siap untuk memiliki momongan, pastinya Anda ingin tahu bagaimana cara yang paling efektif untuk bisa secepatnya hamil. Atau mungkin juga Anda mungkin mengira bahwa kehamilan akan terjadi tanpa susah payah. Stops kontrasepsi, bercinta, lalu hamil begitu saja.

Padahal seringkali kehamilan tidak terjadi semudah itu!

Beberapa wanita memang bisa berhasil hamil di bulan pertama. Tapi bagi banyak wanita lainnya, mereka butuh waktu lebih lama dari itu. Jika Anda adalah salah satunya, jangan berkecil hati. Hal ini bukan berarti ada yang salah dengan Anda.

3 tips ampuh cara cepat hamil

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Sebenarnya, kehamilan tidak terjadi semudah seperti yang diduga banyak orang. Bahkan bagi pasangan muda yang berada pada usia puncak kesuburan mereka dan tidak mengidap masalah kesuburan apapun, kemungkinan hamil hanya sekitar 20 - 25 persen per-siklus, meskipun mereka melakukan hubungan seksual di waktu-waktu tersubur sekalipun.

Hal itu berarti bahwa bahkan jika Anda benar-benar sehat dan melakukan segalanya dengan benar, peluang terbesar Anda untuk hamil hanya 25 persen.

Anda perlu tahu bahwa tidak ada satupun jawaban yang pasti atas pertanyaan: berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk bisa hamil? Sebab hal itu benar-benar di luar kendali Anda. Dan kondisi setiap wanita berbeda-beda.

Namun demikian, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan membantu memperbesar peluang hamil dengan cepat.


1. Bercinta di saat yang tepat

Hanya ada enam hari tersubur dalam setiap bulannya dimana pembuahan bisa terjadi, yaitu: lima hari menjelang ovulasi, dan hari ovulasi itu sendiri.

Baca disini mengenai pengertian ovulasi.

Entah Anda melakukan hubungan seksual setiap dua hari sekali, atau setiap hari di saat-saat subur tersebut, peluang kehamilan pada dasarnya sama saja, jadi lakukanlah yang terbaik.

Jika Anda tidak punya waktu untuk melakukan hubungan seksual secara rutin setiap hari selama 6 hari tersebut, cobalah untuk melakukannya sehari sebelum atau dua hari sebelum ovulasi. Hubungan seksual pada saat-saat tersebut memiliki peluang terbesar untuk menghasilkan kehamilan.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui cara menghitung masa ovulasi Anda. Silakan lanjutkan membaca.


2. Ketahui masa ovulasi Anda

Bagaimana cara mengetahui saat yang tepat? Anda harus tahu kapan Anda berovulasi dan pastikan untuk melakukan hubungan seksual beberapa hari sebelum itu.

Tidak cukup hanya mengunduh aplikasi pelacak kesuburan dan mempercayainya begitu saja. Sebagian besar aplikasi pelacak kesuburan telah terbukti kurang akurat dalam menghitung masa subur.

Lagipula, masa subur setiap wanita bervariasi dan berbeda-beda satu dengan yang lainnya. Terlebih lagi, satu orang wanita bisa memiliki masa subur yang berbeda setiap bulannya.

Ada cara yang jauh lebih akurat untuk menentukan masa subur Anda daripada hanya sekedar mengandalkan aplikasi. Pemeriksaan terhaap lendir serviks dan penggunaan alat tes ovulasi merupakan cara yang lebih akurat bagi Anda yang ingin mengetahui kapan Anda akan berovulasi.

Pengecekan terhadap suhu tubuh basal dapat memastikan bahwa ovulasi sedang terjadi, namun pada saat itu hampir bisa dipastikan bahwa sudah terlambat bagi Anda apabila baru mau memulai hubungan seksual.

Untuk lebih jelasnya, silakan baca artikel kami mengenai cara mengetahui masa subur dan masa ovulasi.


3. Stop KB jauh lebih awal

Sebenarnya Anda sangat mungkin bisa hamil segera setelah Anda berhenti menggunakan beberapa jenis KB. Tidak ada alasan medis apapun yang mengatakan bahwa Anda perlu istirahat dulu selama beberapa waktu setelah berhenti KB.

Namun, jika Anda menggunakan KB yang bersifat hormonal, mungkin Anda perlu berhenti menggunakannya jauh lebih awal sebelum Anda memulai program hamil Anda. Alasannya adalah, ketika Anda menggunakan KB yang bersifat hormonal, seperti contohnya pil KB, siklus menstruasi yang Anda alami bukanlah siklus yang sebenarnya.

Ketika Anda sedang menggunakan KB hormonal, Anda mungkin masih mengeluarkan darah menstruasi, tapi itu bukanlah menstruasi yang sesungguhnya. Hormon sintetis yang terdapat dalam beberapa jenis KB hormonal menekan siklus alami Anda, sehingga diperlukan waktu bagi siklus menstruasi Anda untuk kembali normal setelah berhenti menggunakan KB hormonal.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.