Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

16 Vitamin Yang Membantu Agar Cepat Hamil

Beragam jenis vitamin yang Anda butuhkan dalam menjalani program hamil untuk membantu meningkatkan kesuburan Anda agar bisa cepat hamil -

Pada saat Anda sedang menjalani program hamil, tentunya Anda perlu melakukan beberapa penyesuaian terhadap pola makan dan asupan nutrisi dan vitamin Anda. Terlebih lagi apabila Anda merasakan bahwa Anda sedikit "lebih sulit" untuk bisa hamil dibanding rekan-rekan Anda.

Faktor kurangnya nutrisi sudah lama diketahui sebagai faktor paling penting yang menghambat kesuburan seseorang.

Untuk itu, Anda perlu meningkatkan asupan vitamin tertentu sambil mengurangi konsumsi makanan/minuman tertentu pula. Ini perlu Anda lakukan dalam upaya memperbaiki tingkat kesuburan Anda agar bisa cepat hamil.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


Vitamin Penting Yang Membantu Agar Cepat Hamil

Berikut ini adalah beberapa jenis vitamin yang harus Anda (dan pasangan Anda) konsumsi agar bisa cepat hamil:

1. Zinc (seng)

Anda dan pasangan harus mengasup zinc dalam jumlah yang cukup.

Pada wanita, zinc berperan besar dalam proses ovulasi dan menjaga kesuburan. Sedangkan pada pria, zinc berkontribusi dalam pembentukan sperma dan produksi testosteron.

Kekurangan zinc sangat mengganggu produksi sperma pria. Pria harus mengasup sedikitnya 11 mg zinc per-hari, sedangkan dosis bagi wanita adalah 8 mg.

Tiram atau kerang mengandung zinc lebih banyak dibanding makanan lain.

Selain tiram, Anda juga bisa mengkonsumsi makanan kaya zinc lainnya seperti biji-bijian, kepiting, lobster, kacang-kacangan dan produk berbasis susu.


2. Asam folat

Asupan asam folat adalah sebuah keharusan bagi Anda yang ingin cepat hamil.

Wanita usia subur sebaiknya mengkonsumsi sekitar 400 mikrogram asam folat per-hari.

Asam folat adalah vitamin B-kompleks yang digunakan oleh tubuh untuk membentuk sel darah merah. Vitamin ini membantu memproduksi darah bagi tubuh Anda selama masa kehamilan dan mengurangi risiko cacat tabung saraf (yaitu masalah pada sumsum tulang belakang bayi).

Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin ini. Bentuk alaminya adalah folat. Keduanya, baik bentuk alami maupun sintetisnya, sama-sama aman untuk dikonsumsi.

Ketika tabung saraf bayi mulai berkembang pada beberapa minggu awal usia kehamilan, penting bagi Anda untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Kedua nutrisi tersebut (zinc dan folat) sangat penting dalam proses sintesis DNA dan RNA. Asupan zinc dan folat juga sangat bermanfaat dalam mengatasi beberapa masalah kesuburan pria.

Anda bisa mendapatkan asupan harian asam folat dari buah jeruk, biji-bijian dan sayuran hijau.


3. Multivitamin

Jika saat ini Anda sudah mengkonsumsi multivitamin, Anda sudah berada di jalur yang benar. Jika belum, mulailah sejak sekarang.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 18.000 wanita yang sedang berusaha untuk hamil, peneliti menemukan adanya hubungan antara asupan multivitamin dalam jumlah yang cukup dengan berkurangnya masalah kesuburan, terutama masalah dengan ovulasi.


4. Coenzyme Q10

Penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi suplemen Coenzyme Q10 (CoQ10) bisa membantu mengatasi masalah kesuburan, baik pada wanita maupun pria.

Tes terhadap hewan menunjukkan bahwa penambahan asupan CoQ10 berguna untuk meningkatkan kualitas sel telur pada tikus yang sudah "tua". Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa CoQ10 dapat meningkatkan jumlah sperma.

CoQ10 diproduksi oleh tubuh dan diperlukan dalam membantu fungsi dasar sel. Untuk orang dewasa, dosis harian yang direkomendasikan adalah 30-200 mg, yang dibagi-bagi sepanjang hari.


5. Asam lemak Omega-3

Konsumsilah asam lemak esensial ini, yang mana dapat ditemukan dalam minyak ikan dan tanaman atau minyak kacang tertentu.

Tubuh Anda tidak dapat memproduksi asam lemak omega-3. Anda harus mendapatkannya melalui makanan.

Meningkatkan asupan asam lemak omega-3 berkaitan dengan meningkatnya kualitas embrio.


6. Zat besi

Jika Anda ingin cepat hamil, mulailah meningkatkan asupan zat besi dalam menu makanan Anda sehari-hari.

Dosis asupan zat besi yang dianjurkan untuk dikonsumsi wanita yang tidak sedang hamil adalah 18 mg per-hari, dan untuk wanita hamil sekitar 27 mg per-hari.

Zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin, yang merupakan komponen pembawa oksigen yang terdapat pada sel darah merah.

Jika tubuh Anda tidak mengandung cukup zat besi, jaringan dan organ di tubuh Anda tidak memperoleh oksigen yang dibutuhkan untuk dapat berfungsi dengan baik.

Anda bisa memperoleh asupan zat besi dari multivitamin. Selain itu, Anda juga bisa memperoleh zat besi dari makanan seperti daging merah, tahu dan sayuran berdaun hijau gelap.


7. Kalsium

Wanita yang ingin cepat hamil harus mengkonsumsi sekitar 1.000 mg kalsium sehari, sebab ketika Anda akhirnya benar-benar hamil, bayi Anda sangat membutuhkan kalsium untuk proses perkembangannya.

Sebenarnya, semua orang dewasa antara usia 19 sampai 50 tahun membutuhkan asupan kalsium sebanyak itu juga guna membentuk tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis.

Anda bisa mengkonsumsi suplemen khusus kalsium atau suplemen prenatal lain yang mengandung kalsium.

Juga, Anda bisa memperoleh kalsium dalam menu makanan sehari-hari seperti susu dan sayuran hijau.

Buku yang direkomendasikan: Panduan Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


8. Vitamin B6

Vitamin B6 mampu mencegah gejala kehamilan yang tidak menyenangkan pada saat Anda hamil nantinya.

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi setidaknya 10 mg vitamin B6 per-hari sebelum mereka hamil, gejala morning sickness yang dialaminya tidak separah mereka yang kurang mengkonsumsi vitamin B6.


9. Vitamin E

Vitamin E adalah vitamin penting untuk sistem reproduksi pria dan wanita secara keseluruhan.

Bagi wanita, vitamin E membantu meningkatkan kualitas lendir serviks sehingga memperbaiki kemampuan implantasi sel telur yang sudah dibuahi.

Lebih jauh lagi, lendir serviks yang sehat akan membantu memperpanjang masa hidup sperma dalam rahim hingga beberapa hari, sehingga dapat meningkatkan peluang terjadinya pembuahan.

Bagi pria, asupan vitamin E sangat dianjurkan untuk meningkatkan motilitas sperma.

Makanan yang merupakan sumber alami vitamin E adalah sayuran hijau (seperti bayam dan brokoli), minyak gandum, kacang-kacangan, almond, zaitun dan minyak bunga matahari.


10. Vitamin C

Antioksidan yang sangat baik ini juga penting bagi kesuburan pria dan wanita, mengingat peran penting yang dimainkannya dalam membantu pembuahan.

Bagi pria, vitamin C berperan melawan efek merusak dari radikal bebas yang bisa berdampak buruk terhadap kualitas sperma. Vitamin C juga sangat membantu dalam meningkatkan motilitas sperma.

Bagi wanita, vitamin C berperan dalam menjaga keseimbangan endokrin dan meningkatkan kesuburan, khususnya pada wanita dengan kadar progesteron rendah.

Vitamin C juga menjaga keseimbangan antara estrogen dan progesteron.

Uji klinis pada wanita telah membuktikan bahwa peluang hamil meningkat dua kali lipat setelah menjalani perawatan dengan vitamin C.

Vitamin C bisa Anda dapatkan dari sumber makanan alami seperti jeruk, lemon, limau, brokoli, cranberry dan tomat.


11. Vitamin B12

Vitamin B12 merupakan vitamin kunci untuk meningkatkan kesuburan.

Vitamin B12 meningkatkan peluang terjadinya ovulasi yang sehat, sehingga sangat bermanfaat bagi wanita yang bermasalah dengan siklus ovulasinya.

Vitamin B12 juga memperbaiki lapisan dalam rahim, sehingga menciptakan lingkungan yang baik untuk terjadinya implantasi sel telur yang telah dibuahi.


12. Vitamin D

Vitamin D sangat penting bagi kesuburan pria dan wanita.

Vitamin ini berfungsi merangsang kadar estrogen dan progesteron, mengatur menstruasi dan memperpanjang daya hidup sperma, sehingga meningkatkan peluang terjadinya pembuahan.

Selain itu, Vitamin D adalah vitamin yang penting selama masa kehamilan sebab penelitian menunjukkan dengan mengasup cukup vitamin D, bisa sangat mengurangi risiko terjadinya persalinan prematur serta komplikasi kehamilan lainnya.


13. Beta karoten

Phytonutrient penting ini berperan membantu mengatur hormon Anda, sehingga dapat mencegah terjadinya keguguran dini setelah Anda hamil nantinya.

Beta karoten banyak terdapat pada makanan seperti wortel, melon, ubi jalar, bayam, brokoli dan kale.


14. Bromelain

Enzim ini terutama berperan untuk mencerna protein dalam tubuh.

Tapi selain itu juga bisa membantu dalam proses implantasi telur yang telah dibuahi. Itulah mengapa sangat penting untuk mendapatkan asupan bromelain yang cukup tepat setelah ovulasi.

Bromelain bisa didapatkan dari buah nanas.


15. Kolin

Kolin adalah nutrisi yang larut dalam air yang sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan otak bayi dan calon ibu. Kolin juga telah terbukti mengurangi risiko cacat lahir.

Kolin banyak terdapat pada kuning telur dan kembang kol.


16. Selenium

Selenium berperan besar dalam meningkatkan motilitas sperma pada pria dan metabolisme estrogen pada wanita. Selenium juga merupakan penetral racun yang baik.

Selenium juga mampu melindungi sel telur dari efek buruk radikal bebas. Radikal bebas bisa sangat mengurangi kualitas sel telur.

Selenium banyak terkandung dalam sayuran hijau, biji-bijian dan ikan.


Apa yang harus Anda perhatikan saat membeli produk multivitamin?

Jika berencana untuk membeli multivitamin prenatal, Anda harus memastikan bahwa Anda membeli multivitamin yang terbaik.

Perbedaan kualitas multivitamin yang satu dengan yang lainnya berpengaruh pada kemampuan tubuh untuk mencerna, mengasimilasi dan memanfaatkan nutrisi yang terkandung di dalamnya.

Jenis multivitamin prenatal terbaik adalah yang berbahan dasar makanan. Dengan begitu, multivitamin tersebut lebih mudah untuk dicerna oleh tubuh Anda karena lebih menyerupai makanan dibanding vitamin sintetis.

Pastikan bahwa multivitamin yang Anda pilih mengandung nutrisi yang penting bagi kesuburan, seperti yang sudah kami uraikan di atas.

Jangan lupa, suami juga perlu mengkonsumsi multivitamin, sebab peran suami dalam proses menciptakan kehamilan sama besarnya dengan peran istri.

Kesehatan sperma sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi setiap harinya.


Vitamin untuk suami

Selain zinc dan CoQ10, pasangan pria juga perlu mengkonsumsi vitamin berikut ini guna meningkatkan kesuburannya:

1. Antioksidan

Mengkonsumsi sumber-sumber antioksidan seperti vitamin C dan vitamin E dapat membantu mengatasi masalah kesuburan.

Sebuah penelitian yang membandingkan pria subur dan tidak subur, menemukan bahwa rendahnya asupan antioksidan berakibat pada buruknya kualitas sperma.

Anda dapat memperoleh vitamin ini dalam bentuk pil atau mengkonsumsi makanan seperti jeruk dan stroberi (vitamin C) atau kacang almond dan biji bunga matahari (vitamin E).


2. L-carnitine

L-carnitine adalah zat yang berfungsi sebagai sumber energi bagi sperma dan memainkan peran penting dalam pematangan sperma serta metabolisme.

Mengkonsumsi L-carnitine dapat meningkatkan motilitas (daya renang) sperma, terutama bagi pria yang bermasalah dengan kesuburannya.

Anda bisa mendapatkan asupan L-carnitine dalam bentuk suplemen.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.