Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Waktu Yang Tepat Untuk Memeriksakan Kehamilan

Kapan waktu yang tepat untuk memeriksakan kehamilan Anda? - 

Waktu yang tepat dalam memeriksakan kehamilan adalah saat Anda merasa hamil, dengan terasanya tanda-tanda kehamilan. Entah itu mual muntah di pagi hari (morning sickness), berhentinya menstruasi, atau yang lebih spesifik lagi yaitu terlihatnya dua garis merah pada alat tes kehamilan. Itulah saat dimana Anda harus segera memeriksakan kehamilan. Bidan atau dokter akan mengkonfirmasi apakah Anda benar hamil atau tidak.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

Waktu Yang Tepat Untuk Memeriksakan Kehamilan

 

Pemeriksaan Yang Harus Dijalani

Adapun pemeriksaan kehamilan yang harus Anda jalani adalah:
  • Pemeriksaan berat badan
  • Pemeriksaan tinggi badan
  • Pemeriksaan urin
  • Pemeriksaan jantung
  • Pemeriksaan organ dalam
  • Pemeriksaan organ perut
  • Pemeriksaan kondisi kaki
  • Pemeriksaan uji darah
  • Pemeriksaan Toksoplasma Rubella Cytomegalovirus Herpesimpleks (TORCH)
  • Tes umum reguler
  • Ultrasonografi (USG)
  • Amniosentesis (dilakukan saat usia kehamilan mencapai 14-18 minggu)
  • Chorionic Villus Sampling (CVS; dilakukan saat usia kehamilan antara 10-12 minggu)
  • Nuchal Translucency Screening (dilakukan saat usia kehamilan antara 10-12 minggu)
  • Alpha-Fetoprotein (AFP; dilakukan saat usia kehamilan antara 16-18 minggu)
  • Pregnancy Diabetes Screening (biasanya dilakukan saat usia kehamilan 24-28 minggu)
  • Group B Streptococcus (GBS; saat usia kehamilan 36 minggu)

Haruskah Melakukan Pemeriksaan di Laboratorium?

Pemeriksaan laboratorium pada awal kehamilan merupakan tindakan antisipatif untuk mengetahui sejak dini resiko yang mungkin muncul dan mengganggu perkembangan janin.

Pada masa kehamilan terjadi, akan ada perubahan secara fisik dan mental. Agar janin yang dikandungsehat, ibu hamil perlu merawat kehamilannya sejak dini dengan menjaga kebersihan, mengkonsumsi makanan bergizi dan memeriksakan kandungan secara teratur ke dokter.

Pemeriksaan laboratorium pada awal kehamilan juga sangat penting. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya resiko gangguan kesehatan pada ibu hamil yang dapat berakibat buruk bagi janin.


Apa Yang Dimaksud Dengan Pemeriksaan Urine?

Pemeriksaan urine merupakan pemeriksaan penyaring yang digunakan untuk mengetahui adanya kelainan di dalam saluran kemih, yaitu ginjal dan salurannya, kelainan yang terjadi di luar ginjal, mendeteksi adanya metabolit obat seperti zat narkoba dan juga mendeteksi terjadinya kehamilan.

Pemeriksaan urine meliputi pemeriksaan makroskopik, mikroskopik atau sedimen dan kimia urine.

Pada penyakit ginjal dapat diketahui adanya kerusakan ginjal, saluran kemih seperti infeksi, radang, adanya trauma atau keganasan.

Kelainan yang terjadi di luar ginjal juga dapat dideteksi dengan pemeriksaan urine, seperti adanya Diabetes Melitus (DM) dapat diketahui dengan pemeriksaan glukosa urine, hepatitis dapat diketahui dengan memeriksa adanya bilirubin dalam urine, perdarahan saluran kemih dapat pula diketahui terutama yang belum terlihat warna merah dalam urine yang disebut mikrohematuria.


Kapan Waktu yang Tepat Melakukan Pemeriksaan dengan Ultrasonografi (USG)?

Waktu yang tepat melakukan pemeriksaan dengan ultranografi (USG) adalah:

1. Awal kehamilan (usia kehamilan 5-7 minggu)
Pemeriksaan pada trimester pertama merupakan pemeriksaan yang paling baik untuk menentukan usia kehamilan.

2. Usia kehamilan 11-14 minggu
Pemeriksaan pada tahap kedua ini untuk mengetahui perkembangan janin, salah satunya yang berhubungan dengan kelainan Down Syndrome (DS), kelainan yang berhubungan dengan bagian kepala, salah satunya yang berhubungan dengan zat cair yang berada di dalam rongga otak dan juga kelainan otak dan perut, sehingga dapat terdeteksi secara lebih awal.

Bahkan USG jenis terbaru telah dapat mendeteksi adanya kelainan pada janin di usia kehamilan 9 minggu.

3. Usia kehamilan 18-23 minggu
Pada usia kehamilan ini, akan dilakukan pemeriksaan terhadap kelainan bawaan pada janin.

4. Usia kehamilan 33-34 minggu
Pemeriksaan yang terakhir dianjurkan dilakukan pada saat menjelang persalinan atau pada kehamilan yang lewat waktu, bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan janin, lokasi ari-ari, persentasi janin pada saat jalan lahir, kapasitas air ketuban dan lilitan tali pusar.

Meskipun pada dasarnya pemeriksaan USG biasanya memang sudah dijadwalkan oleh dokter, akan tetapi apabila kondisi kehamilan mengalami masalah seperti gangguan detak jantung janin yang tidak teratur, maka dapat dilakukan pemeriksaan USG kapan saja diluar jadwal yang sudah ditentukan untuk mengetahui kondisi kesehatan janin.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.