Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

5 Hal Yang Perlu Anda Perhatikan Selama Hamil

Artikel ini membahas beberapa hal penting yang perlu diperhatikan oleh seorang ibu hamil demi kesehatan bayi yang dikandungnya -

1. Jangan berpikir bahwa Anda makan untuk dua orang

Kelebihan berat badan selama masa kehamilan membuat Anda lebih berisiko terhadap beberapa kondisi seperti melahirkan secara prematur, menderita preeklamsia (yang juga dapat menyebabkan prematuritas), atau melahirkan bayi yang besar.

Kelebihan berat badan selama hamil itu tidak baik bagi Anda maupun bayi Anda.

Banyak wanita hamil kelebihan berat badan sebab mereka berpikir bahwa mereka sedang makan untuk dua orang sehingga mereka makan secara berlebihan. Sebenarnya, Anda hanya perlu tambahan sekitar 300 kalori per-hari selama hamil, sama dengan jumlah kalori rata-rata yang terkandung dalam 2 gelas susu atau sebuah apel ditambah 2 sendok makan selai kacang.

(baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).


2. Lakukan vaksinasi flu

Vaksinasi flu adalah tindakan terbaik untuk menghindari flu saat Anda sedang hamil.

Mengapa flu bisa menjadi masalah besar bagi ibu hamil?

Karena perubahan sistem kekebalan tubuh, jantung dan paru-paru selama kehamilan membuat Anda lebih rentan terhadap komplikasi flu (seperti pneumonia), yang mana hal tersebut bisa sangat serius dan bahkan fatal. Mengidap flu saat hamil juga meningkatkan risiko keguguran atau persalinan prematur.

Flu bisa berbahaya bagi bayi yang belum lahir juga. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa demam tinggi yang kadang menyertai flu dapat meningkatkan risiko cacat lahir jika Anda menderitanya pada tahap awal kehamilan Anda. Karena semua alasan tersebut, Anda harus menjalani vaksinasi flu.

Wanita yang melakukan vaksinasi flu selama kehamilan, juga berarti melindungi bayinya dari flu selama enam bulan pertama setelah lahir. Enam bulan pertama bagi bayi adalah usia yang terlalu muda untuk menjalani vaksin tapi juga masih sangat rentan terhadap komplikasi flu.

Anda dapat dengan aman mendapatkan suntikan flu, yang berisi versi tidak aktif dari virus flu, setiap saat selama kehamilan. Tapi Anda tidak harus mendapatkan bentuk kabut hidung vaksin, yang berisi melemah, tapi hidup, versi virus.

Hal Yang Perlu Anda Perhatikan Selama Hamil

3. Konsultasi dengan dokter sebelum meninggalkan obat-obatan

Tentunya terlalu banyak konsumsi obat adalah tindakan yang kurang dianjurkan selama kehamilan. Tapi kadang-kadang penyakitnya diderita seorang wanita menyimpan risiko yang lebih serius bagi bayinya.

Contohnya adalah obat-obatan anti-depresan. Meskipun beberapa penelitian mengaitkan penggunaan antidepresan selama kehamilan dengan masalah seperti kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, namun ada juga penelitian lain yang menunjukkan bahwa depresi yang tidak diobati selama hamil bisa membawa dampak buruk yang sama atau bahkan lebih buruk.

Segera setelah Anda mengetahui bahwa Anda hamil, konsultasikan segera dengan dokter Anda agar ia bisa memutuskan apakah Anda harus tetap mengkonsumsi obat atau menghentikannya sama sekali.  Diskusikan risiko dan manfaatnya sebelum membuat keputusan.

Jangan memutuskan sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter. Juga, jangan hentikan sama sekali obat-obatan yang memang selama ini Anda butuhkan. Sebagai contoh, memang ada kemungkinan bahwa obat anti kejang dapat menyebabkan cacat lahir, tetapi mengalami kejang pada saat hamil karena tidak diobati akan berdampak jauh lebih buruk.


4. Cari dokter anak sejak usia kehamilan Anda memasuki trimester ketiga

Penanganan dan pemeriksaan kesehatan bayi langsung dimulai segera setelah bayi Anda lahir, jadi mulailah mencari dokter untuk bayi Anda sejak usia kehamilan Anda memasuki trimester ketiga, sehingga Anda punya cukup banyak waktu untuk menemukan dokter yang cocok.

Dengan mencari lebih awal, Anda bisa menemukan seorang dokter yang jadwal kerjanya sesuai dengan jadwal Anda sendiri. Anda akan sering membutuhkan dokter anak untuk bayi Anda nantinya, jadi pastikan Anda sudah menemukan yang cocok sebelum bayi Anda lahir.


5. Jauhi Stress

Stres selama masa kehamilan dikaitkan dengan kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah serta dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan dan masalah kesulitan belajar anak nantinya.

Memang, tuntutan pekerjaan, mengurusi rumah dan lain-lain tidak serta-merta berhenti hanya karena Anda sedang hamil. Itulah sebabnya kami menyarankan para wanita hamil untuk meminta teman atau anggota keluarga agar membantu mereka meringankan beban pekerjaan, apakah itu mencuci atau mengasuh anak-anak yang lain.

Kalau Anda seorang wanita hamil yang membutuhkan sebuah panduan perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.