Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat Senam Hamil dan Senam Kegel Untuk Ibu Hamil

Apa itu senam ibu hamil dan senam kegel? Bagaimana cara melakukan senam ibu hamil dan senam kegel? Apa saja manfaat dari senam ibu hamil dan senam kegel bagi wanita yang sedang hamil? - 

Manfaat Senam Hamil dan Senam Kegel Untuk Ibu Hamil

Apa Itu Senam Hamil?

Senam hamil merupakan latihan fisik yang dikhususkan bagi para ibu hamil untuk melatih otot-otot tertentu yang dapat membantu proses persalinan normal seperti oto perut, otot panggul dan otot paha.

Senam hamil menjadi salah satu usaha untuk menjaga kesehatan ibu hamil, selain tentu harus mengkonsumsi makanan sehat, minum suplemen dari dokter serta mengatur waktu istirahat yang cukup.

Senam hamil hanya dapat dilakukan pada saat kehamilan sudah memasuki usia 6 bulan atau sekitar 24 minggu ke atas dan dilakukan 1 kali dalam satu minggu.

Akan tetapi, ibu hamil yang memiliki riwayat pendarahan selama masa kehamilan, melahirkan secara prematur, riwayat kontraksi selama kehamilan dan berisiko mengalami komplikasi, tidak diperkenankan untuk melakukan senam hamil karena dapat meningkatkan risiko keguguran.

Untuk tema ini, buku yang disarankan adalah:

1. Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG.


Beberapa Manfaat Senam Hamil

Memiliki janin yang sehat tidaklah semudah yang diinginkan. Banyak cara untuk meningkatkan kesehatan janin, salah satunya dengan senam ibu hamil.

Senam hamil juga membantu sang ibu agar selalu sehat dan memudahkan proses persalinan nantinya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari senam hamil:
  • Melatih otot untuk mempersiapkan persalinan;
  • Menghindarkan ibu hamil dari kegemukan;
  • Membuat tubuh terasa lebih bugar;
  • Menjadikan badan ibu hamil lebih lentur dan tidak kaku;
  • Melatih kerja pernapasan dan kekuatan otot jantung;
  • Melatih dan memperkuat otot-otot yang digunakan dalam persalinan nantinya;
  • Memperlancar sirkulasi darah pada ibu hamil;
  • Mengurangi rasa nyeri dan pegal terutama pada perut dan pinggul;
  • Membantu dan mengantisipasi kram kaki;
  • Mengarahkan janin ke lubang rahim (tempat jalan lahir);
  • Membantu ibu hamil agar dapat tidur lebih nyaman dan nyenyak.

Gerakan-gerakan Dalam Senam Ibu Hamil

Beberapa gerakan senam ibu hamil yang biasa dilakukan adalah:
  1. Duduk dan bersila dengan badan tegak, biarkan tangan berada di depan, tenangkan pikiran. Duduk dalam posisi ini untuk beberapa saat dengan mengatur pernapasan. Gerakan ini bisa dilakukan di atas matras, karpet, tikar atau alas untuk duduk yang lembut. Lakukan gerakan ini sesering mungkin , atau ketika sedang bersantai; 
  2. Posisi badan merangkak, posisi lutut dan telapak tangan harus sejajar dengan lantai. Lalu lakukanlah gerakan berikut ini: tundukkan kepala lalu lihatlah bagian bawah perut, bersamaan dengan itu angkatlah pinggang, kemudian angkat kembali kepala dengan menurunkan kembali pinggang. Lakukan hal tersebut dengan mengatur napas. Dengan melakukan gerakan-gerakan tersebut, otot perut dan otot pinggul akan terasa lebih lemas. Lakukan gerakan tersebut secara berulang dan teratur;
  3. Posisi merangkak, senderkan kepala pada lantai sambil merentangkan tangan, namun posisi lutut tetap tegak. Lakukanlah posisi ini dengan kepala yang menoleh kanan dan kiri. Bertahanlah selama beberapa menit atau lakukan sesuai dengan kemampuan;
  4. Gerakan yang satu ini dapat dilakukan setiap malam sebelum tidur. Berbaringlah miring maupun terlentang, lalu angkat kaki secara perlahan, peganglah kedua lutut dengan tangan. Atur napas dan rileks.
  5. Gerakan-gerakan yang lainnya dapat dilakukan pada saat waktu luang atau pada saat bersantai duduk di kursi, ataupun pada saat menonton televisi. Lakukanlah gerakan yang ringan seperti mengangkat satu kaki sejajar lurus dengan kursi. Lakukan secara bergantian dengan kaki yang lainnya. Tahan kaki yang sedang diangkat selama beberapa menit. Lakukan gerakan tersebut secara berulang.


Apa Itu Senam Kegel?

Berbagai jenis kegiatan olahraga memiliki manfaat khusus, salah satunya adalah senam kegel untuk wanita.

Senam pada umumnya bertujuan untuk melatih otot-otot pada tubuh, namun pada senam kegel ini yang biasanya dilakukan oleh wanita, bertujuan untuk melatih otot-otot pada bagian tertentu di tubuh wanita.

Senam kegel merupakan senam untuk menguatkan otot panggul terutama pada daerah otot yang berhubungan dengan saluran kandung kemih (pubococcygeal).

Senam ini dimaksudkan untuk mempermudah persalinan dan juga menjaga agar tidak terjadi "ngompol" ketika persalinan. Saat ini, senam kegel mulai diminati oleh banyak orang khususnya kaum wanita.


Manfaat Senam Kegel

Senam kegel masuk dalam salah satu gerakan senam hamil, karena dapat membantu persalinan normal menjadi lebih mudah.

Dengan melakukan senam kegel pada saat hamil, maka akan dirasakan beberapa manfaat, antara lain:
  • Mencegah robeknya perineum;
  • Mengurangi risiko urinasi seperti inkontinensia (ketidakmampuan menahan buang air kecil) setelah persalinan;
  • Mengurangi hemorrhoids pada wanita;
  • Mempermudah proses persalinan, karena gerakan senam kegel dapat memperkuat otot dan lebih terkendali;
  • Memudahkan kelahiran bayi tanpa banyak merobek jalan lahir (tanpa atau sedikit jahitan);
  • Mencegah ambeien atau wasir;
  • Mencegah "ngompol" saat bersin dan batuk.

Cara Melakukan Senam Kegel

Berikut adalah cara melakukan senam kegel untuk ibu hamil:
  1. Langkah awal yang penting untuk dilakukan yaitu kenali otot dasar panggul yang benar (yang akan dilatih) yaitu otot pubococcygeus;
  2. Gerakan awal dapat dimulai dengan cara menahan buang air kecil dan kemudian lepaskan, atau biasanya gerakan ini disebut dengan gerakan stop and go;
  3. Kencangkan atau kontraksikan otot panggul dan tahan sekitar 5 detik, lalu kemudian kendurkan secara perlahan;
  4. Lakukan berulang-ulang 10-20 kali. Lakukan minimal 3 kali sehari;
  5. Lakukan secara rutin setiap hari.
Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.