Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Cara Menggunakan Alat Tes Kehamilan Dengan Benar

Berikut adalah cara menggunakan alat tes kehamilan (test pack) yang berbasis urin dengan benar -

Apa yang Dimaksud dengan Tes Urin?

Tes urin merupakan pemeriksaan penyaring yang digunakan untuk mengetahui adanya kelainan di dalam saluran kemih, yaitu dari ginjal dengan salurannya, kelainan yang terjadi di luar ginjal, untuk mendeteksi adanya metabolit obat seperti zat narkoba dan mendeteksi adanya kehamilan.

(silakan baca yang ini: Panduan Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG).

Pemeriksaan urin meliputi pemeriksaan makroskopik, mikroskopik atau sedimen dan kimia urin. Pada penyakit ginjal dapat diketahui adanya kerusakan ginjal, saluran kemih seperti ingeksi, radang, adanya trauma atau keganasan.

Kelainan yang terjadi di luar ginjal juga dapat dideteksi dengan pemeriksaan urin, seperti adanya diabetes mellitus (DM) dapat diketahui dengan pemeriksaan glukosa urin, hepatitis dengan memeriksa adanya bilirubin dalam urin, perdarahan saluran kemih dapat pula diketahui terutama yang belum terlihat warna merah dalam urin yang disebut mikrohematuria.

Dengan tes urin juga dapat diketahui hasil metabolit obat narkotika di dalam urin.

Cara Menggunakan Alat Tes Kehamilan Dengan Benar


Cara Menggunakan Alat Tes Kehamilan (Test Pack) dengan Benar


Berikut langkah-langkah cara menggunakan alat tes kehamilan (test pack) berbasis urin dengan benar:

1. Beli alat tes kehamilan di apotik atau toko

Belilah alat tes kehamilan di supermarket atau di toko besar karena ada banyak variasi merk yang bisa dipilih. Pastikan alat yang dibeli masih baru dan bukan stok lama.


2. Hati-hati saat memegang alat tes kehamilan

Periksa tanggal kadaluwarsa dan pastikan masa berlakunya. Periksa kondisi alat tersebut, lebih baik beli yang baru jika curiga akan kondisinya yang mungkin sudah tidak bagus.


3. Baca petunjuk

Bacalah petunjuk penggunaan dengan hati-hati karena ada kemungkinan cara pemakaian berbeda antara satu alat tes dengan alat tes lainnya. Jika bingung, cek nomor telpin bebas pulsa pada segel alat tersebut dan hubungilah untuk mencari info detail ke customer support mereka.


4. Batasi asupan air

Sebaiknya jangan minum air berlebihan pada saat akan menggunakan test pack, karena urin yang terlalu cair bisa mempengaruhi hasil test pack.


5. Tes pada pagi hari

Lakukan tes pada pagi hari setelah bangun tidur, karena kadar HCG terbanyak terdapat pada urin di waktu tersebut.


6. Bersihkan tangan

Cucilah tangan Anda dengan air dan sabun hingga bersih.


7. Lepaskan test pack dari pembungkusnya.



8. Duduklah di toilet.



9. Mulai gunakan test-pack, sesuai petunjuk pemakaian tergantung pada jenis dan merk alat tes yang Anda beli.

Ada alat tes yang mengharuskan untuk buang air kecil di wadah tertentu, ada juga yang langsung buang air kecil ke alat tes tersebut. Beberapa alat tes kehamilan memberikan pilihan bagaimana mengumpulkan urin.

Urin terbaik untuk dites adalah urin bagian tengah ketika buang air kecil. Keluarkanlah sedikit urin pertama di luar wadah atau alat tes, selebihnya baru Anda gunakan untuk dites.

Jika alat tes tersebut mengharuskan untuk buang air langsung ke alat tersebut, tempatkan sisi ujung penyerap dari alat tes pada jaur keluarnya urin Anda, dengan menempatkan "petunjuk hasil" menghadap ke atas dan buang air kecillah di atasnya selama 5-10 detik.


10. Setelah buang air kecil

Apabila urin sudah terkumpul di dalam wadah, gunakan pipet yang disediakan dan celupkan ke wadah cangkir tersebut. Jika alat tes tesebut tidak menyediakan pipet, maka celupkan alat tes kehamilan ke dalam wadah selama 5-10 detik.


11. Cara menempatkan alat tes

Tempatkan alat tes dengan petunjuk hasil menghadap ke atas. Biasanya butuh beberapa menit hingga hasilnya muncul.


12. Perhatikan bagian control

Seharunya bagian control menjadi lebih gelap ketika urin melewatinya. Sebagian besar daerah control akan menampilkan garis atau simbol tertentu untuk menunjukkan bahwa tes tersebut valid. Jika indikator ini pada daerah control tidak muncul, sangat mungkin alat tes tidak valid atau tidak berfungsi baik.


13. Cek hasil tes

Apabila hasil positif, akan terlihat garis merah muda atau biru, tanda plus atau minus merah, perubahan warna, atau tulisan hamil/tidak hamil. Perlu diingat bahwa alat tes yang berbeda akan menampilkan hasil dalam tampilan yang berbeda pula, jadi pastikan Anda membaca petunjuk bentuk atau simbol apa yang harus Anda perhatikan.

Segera lakukan pemeriksaan medis untuk hasil yang lebih akurat guna memastikan bahwa Anda benar-benar hamil dan bisa segera berkonsultasi dengan ahli medis, karena perawatan yang benar sejak dini sangat penting buat calon buah hati dan calon ibu.


14. Jika hasil tes negatif

Jika tes menunjukkan hasil negatif tapi Anda juga tidak mendapat haid, ulangi tes selama beberapa hari untuk memastikan bahwa Anda tidak memperoleh hasil yang palsu. Karena jumlah HCG meningkat pesat ketika hamil, kemungkinan Anda baru akan mendapatkan hasil positif beberapa hari kemudian.


15. Periksa ke dokter

Jangan menganggap bahwa hasil negatif berarti tidak hamil (terutama jika Anda melakukan tes sebelum memasuki 7 hari setelah hari terakhir menstruasi).

Jika setelah menunggu seminggu dan masih belum mendapatkan menstruasi atau hasil tes yang positif, periksakan ke dokter untuk mengetahui kemungkinan yang terjadi.

Ada beberapa pengecualian untuk wanita dengan siklus haid yang tidak teratur. Perlu diketahui juga bahwa wanita dengan siklus menstruasi teratur lebih mudah untuk hamil. Pastikan untuk memeriksakan diri ke dokter jika mendapat hasil negatif saat tes kehamilan tetapi tidak juga mendapatkan menstruasi.

Kalau Anda atau pasangan Anda senang membaca buku bagus seputar strategi cara cepat hamil dan tips memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak ulasan kami mengenai buku laris Panduan Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.