Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

3 Cara Cepat Hamil Apabila Rahim Alergi Sperma

Bagaimana cara agar bisa hamil bagi wanita dengan rahim yang alergi terhadap sperma? - 

Tidak terjadinya kehamilan bukan hanya karena ketidaksuburan dari pihak suami atau istri. Kehamilan yang diharapkan tidak akan terjadi apabila rahim istri mengalami alergi terhadap sperma.

Melakukan hubungan seksual secara teratur di masa subur tidak akan menimbulkan efek apa-apa jika pihak istri alergi terhadap sperma.

Untuk mengatasi hal ini, upaya yang perlu Anda pertimbangkan untuk dicoba adalah memeriksakan titer antibodi darah si istri. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah tubuh istri membentuk antibodi terhadap sperma suami (alergi sperma) atau tidak.


Secara alami kekebalan tubuh manusia akan merespons benda asing (antigen) yang masuk. Kondisi ini disebut sebagai alergi. Salah satu antigen yang ditolak tubuh adalah polisakarida yang terkandung dalam sperma.

Jadi, alergi sperma terjadi karena sistem kekebalan (antibodi) terpapar antigen sperma sehingga secara otomatis tubuh memproduksi antibodi terhadap sperma. Kondisi ini menyebabkan sperma dianggap sebagai benda asing, dan ditolak untuk membuah sel telur. Proses tersebut membuat pembuahan tidak mungkin terjadi.

Agar terjadi kehamilan, alergi terhadap sperma perlu ditangani secara khusus. Salah satunya dengan cara mengurangi kuantitas hubungan intim, atau dengan menggunakan kondom. Tujuannya agar vagina tidak terpapar sperma setiap kali berhubungan intim. Sehingga rangsangan pembentukan antibodi terhindari lalu diharapkan antibodi mengalami penurunan.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Selain menggunakan kondom, terapi medis yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Terapi Steroid

Terapi steroid adalah cara menekan antibodi dengan obat-obatan. Terapi ini bisa dilakukan dengan cara oral, mengkonsumsi tablet atau suntikan.


2. Terapi Inseminasi

Terapi ini dilakukan bila kualitas sperma kurang baik. Caranya, sperma suami akan ditampung dan dilakukan pencucian di laboratorium. Setelah itu, sperma yang baik dimasukkan ke dalam rahim, sehingga sperma tersebut akan mencari sendiri sel telurnya.


3. Terapi Reproduksi

Dalam terapi reproduksi, cara yang dilakukan adalah menyuntikkan sperma langsung pada sel telur. Sel telur istri diambil dengan laparoskopi, kemudian sel sperma suami yang bergerak atau hidup, langsung dimasukkan ke dalam sel telur di laboratorium. Setelah itu, sel telur yang telah dibuahi sperma disuntikkan ke dalam rahim.

Dalam melakukan program kehamilan, semua aspek yang bisa memperbesar peluang kehamilan haruslah diperiksa apakah ada gangguan atau tidak.

Jika kedua pihak dinyatakan subur namun tidak kunjung hamil, maka perlu diperiksa apakah pihak istri alergi terhadap sperma atau tidak. Upaya apapun yang dilakukan sepasang suami istri tidak akan berhasil jika pihak istri antibodinya alergi terhadap sperma suami.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.