Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Perkembangan Panca Indra Janin Dalam Kandungan

Penjelasan mengenai perkembangan indra penglihatan, pendengaran, peraba, pengecap dan penciuman janin dalam kandungan dari minggu ke minggu -

Perkembangan Panca Indra Janin Dalam Kandungan

1. Perkembangan Indra Penglihatan Janin Dalam Kandungan

Dari awal kehamilan hingga usia ke-26, mata janin akan selalu tertutup untuk memproduksi retina. Perkembangan indra penglihatan sebenarnya menunggu hingga otak telah terbentuk cukup sempurna untuk menerima sinyal visual.

Sementara itu, organ mata telah terbentuk lebih sempurna dibanding di awal masa kehamilan. Meskipun demikian, retina janin pada minggu ke-16 hingga ke-18 sebenarnya sudah dapat mendeteksi adanya pancaran cahaya dari luar, meskipun masih samar-samar dan belum jelas.

Ketika usia kehamilan memasuki minggu ke-26, mata janin umumnya sudah bisa berkedip-kedip. Walaupun di dalam rahim sangat gelap, namun retina matanya sudah dapat menangkap cahaya dari luar rahim.

Kemudian, ketika memasuki minggu ke-31 hingga ke-32, janin sudah mulai menyadari adanya objek secara visual meskipun penglihatannya masih terbatas. Hal ini terjadi karena di dalam rahim tidak ada cahaya dan kondisinya sangat gelap.

Memasuki minggu ke-33 hingga ke-34, janin telah dapat melihat dengan kemampuan yang sama seperti bayi yang baru lahir. Pada minggu ini, pupil matanya sudah mampu mendeteksi adanya cahaya dan bereaksi membesar atau mengecil.

Mata janin juga dapat menangkap cahaya yang masuk ke dalam rahim ibu, baik itu sinar matahari atau sinar lampu. Selain itu, otak janin akan bereaksi terhadap kerlap-kerlip cahaya yang ada.

Cara untuk menstimulasi indra penglihatannya adalah dengan menempelkan senter yang menyala di perut ibu dan rasakan gerakan janin saat ia melihat cahaya yang masuk. Metode ini akan sangat membantu janin untuk menstimulasi matanya dan keingintahuannya terhadap segala sesuatu.

Sedangkan respon yang dirasakan oleh si ibu biasanya ditandai dengan peningkatan detak jantung ketika bagian luar perut Anda terkena sinar yang cukup terang dengan senter tersebut.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).


2. Perkembangan Indra Pendengaran Janin Dalam Kandungan

Indra pendengaran atau telinga mulai berkembang pada minggu ke-8 kemudian semakin membesar dan selesai pada minggu ke-24.

Indra pendengaran ini juga dibantu oleh air ketuban yang merupakan penghantar suara yang baik. Meskipun di awal kehamilan proses pembentukan telinga belum sempurna, memasuki minggu ke-18, tulang dan saraf telinga telah terbentuk dan terhubung dengan otak sehingga mampu mendengar.

Janin akan mulai mendengar suara aliran darah melalui plasenta, suara denyut jantung dan suara udara dalam usus. Selain itu, janin akan bereaksi terhadap suara-suara, bahkan suara orang-tuanya yang sedang marah akan memberikan reaksi marah pula pada janin. Sebaliknya, alunan musik yang lembut akan menenangkan janin.
Memasuki minggu ke-25 hingga ke-26, bagian telinga luar, dalam dan tengah janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna.
Dengan demikian, janin sudah dapat mendengar dan mengenali suara orang-orang terdekatnya, seperti suara ibunya. Ia juga bisa mendengarkan suara ayahnya meskipun mungkin masih samar-samar karena janin masih lebih banyak menangkap frekuensi rendah untuk suara yang berasal dari luar rahim. Hal ini terjadi karena telinga janin masih terlindungi oleh seliput yang berada di dalam air ketuban.

Stimulasi untuk pendengaran janin sebenarnya merupakan bentuk yang paling mudah untuk dilakukan karena, secara otomatis, janin telah sering mendengar suara-suara  di dalam tubuh ibunya.

Namun, untuk menstimulasi dari luar rahim, Anda bisa melakukannya dengan memperdengarkan musik-musik yang menenangkan, seperti musik klasik dan musik untuk relaksasi.

Jika Anda memang senang dan menyukai pilihan lagunya, maka ikutlah mendengarkannya bersama janin. Namun jika Anda tidak menyukai pilihan lagunya, biarkan janin Anda saja yang mendengarkan melalui earphone atau headphone yang ditempelkan langsung ke perut Anda.

Hal ini penting untuk mencegah rasa tidak nyaman jika Anda terpaksa mendengarkan musik yang tidak Anda sukai. Jika hal itu terjadi, maka akan memicu hormon stress dan rasa tidak nyaman, sehingga pada akhirnya akan berpengaruh pula pada perkembangan janin.

Membacakan cerita, berdongeng, ataupun mengajak janin berbicara merupakan hal yang sangat penting dalam menstimulasi pendengaran si janin.

Sejak dalam kandungan, sebenarnya janin sudak bisa membedakan antara suara ayah dan suara ibunya. Janin bisa membedakan suara tersebut dengan cara memprogram ritme dan intonasinya.

Bahkan, janin juga bisa memprotes jika mendengar suara-suara yang tidak disukainya dengan cara bergerak aktif dalam kandungan. Untuk itu, berkomunikasilah dengan janin meskipun hanya satu arah, seperti bernyanyi, membacakan cerita, atau stimulasi lain untuk lebih mendekatkan diri Anda dengan janin.


3. Perkembangan Indra Peraba Janin Dalam Kandungan

Indra peraba janin berkembang dan terbentuk ketika memasuki minggu ke-8 kehamilan. Indra peraba yang pertama berfungsi adalah bagian pipi kemudian alat kelamin pada minggu ke-10. Selanjutnya, indra peraba di telapak tangan, telapak kaki, dan seterusnya.

Kemudian memasuki minggu ke-32, hampir seluruh tubuh janin telah sempurna. Janin sudah bisa menelusuri kemampuannya untuk merasakan dengan cara menyentuh bagian kepala dan tubuhnya. Janin juga bisa merasakan adanya panas, dingin, tekanan, rasa sakit, bahkan hingga bisa mengisap ibu jarinya.

Untuk itu, ketika janin mulai bergerak dan telapak tangan atau kakinya tampak pada perut ibu, sentuh dan berikan perasaan lembut dan kasih sayang kepadanya, sehingga ia merasakan kelembutan, rasa cinta, dan kasih sayang dari Anda.
Rasa cinta dan kasih sayang Anda yang dirasakannya akan memberikan ketenangan pada janin dalam kandungan Anda.


4. Perkembangan Indra Pengecap Janin Dalam Kandungan

Indra pengecap janin akan terbentuk pada minggu ke-13 hingga ke-15. Indra pengecap ini sudah bisa berfungsi sebagaimana halnya orang dewasa. Pada usia ini, janin sudah dapat merasakan rasa pahit dan manis.
Oleh karena itu, jika cairan ketuban ia rasakan manis, maka ia akan meminum dan menelannya. Sebaliknya, jika air ketuban terasa pahit, janin akan meronta dan mengeluarkannya.
Pada trimester akhir, janin sudah dapat menelan air ketuban hingga mencapai 1 liter per-hari. Seiring berjalannya waktu, janin juga akan semakin mengenali rasa makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.

Untuk menstimulasinya, cobalah Anda untuk mengkonsumsi makanan sehat yang rasanya agak tajam dan menyengat, seperti bawang putih, rempah-rempah, rasa manis, asam dan semacamnya.

Hal ini bertujuan untuk melatih janin agar merasakan aneka ragam aroma dalam lidahnya. Konsumsilah makanan-makanan yang manis karena janin dalam kandungan juga menyukai sari yang manis-manis dalam air ketuban.


5. Perkembangan Indra Penciuman Janin Dalam Kandungan

Indra penciuman telah terbentuk ketika memasuki minggu ke-11 hingga ke-15. Ketika indra penciumannya sudah terbentuk, janin akan dapat mencium bau air ketuban yang mirip bau ibunya. Oleh karena itu, ketika terlahir, dalam beberapa jam saja ia akan mengenali siapa ibunya berdasar indra penciuman ini.

Walaupun demikian, kemampuan indra penciuman janin ketika berada dalam kandungan ini masih menjadi perdebatan di kalangan ahli. Beberapa pendapat menyatakan bahwa penciuman berhubungan dengan pernapasan dan udara, sedangkan janin dalam kandungan belum bernapas.

Namun demikian, pendapat lain mengatakan bahwa janin dalam kandungan sudah mulai bisa mencium. Air ketuban yang masuk ke dalam hidung dan menyentuh rongga hidung dipercaya dapat memicu semacam aroma bagi janin sehingga janin yang berada di dalam kandungan sudah bisa mencium dan mengenali aroma tersebut.

Hal ini bisa dibuktikan ketika bayi sudah lahir bahwa ternyata mereka sudah langsung tertarik dengan aroma air susu ibunya meskipun sebelumnya mereka sebelumnya berlum pernah mencicipinya secara langsung. Hal ini disebabkan karena puting susu ibu memiliki aroma yang sama dengan air ketuban di dalam kandungan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.