Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Perkembangan Janin Dalam Kandungan Trimester Pertama

Apa yang terjadi dengan janin dalam kandungan Anda pada trimester pertama dari minggu ke minggu? Simak artikel berikut ini -

1. Kondisi Fisik Ibu Hamil Trimester Pertama

Pada masa awal proses kehamilan, umumnya seorang ibu sudah mulai menyadari akan adanya perubahan yang terjadi pada tubuhnya, seperti payudara yang membesar dan menjadi lebih lembut serta puting susu di daerah areola (daerah kehitaman) menjadi semakin melebar dan hitam gelap.

Hal ini terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesteron di dalam tubuh yang mempersiapkan kelenjar di dalam payudara. Dengan demikian, pada akhir kehamilan, ibu dapat memproduksi ASI dengan baik.

Selain itu, asupan darah pada payudara juga meningkat sehingga ibu dapat melihat pembuluh darah yang ada di payudara dengan jelas.

Pada trimester pertama ini, ibu hamil biasanya akan lebih cepat merasa lelah karena efek samping dari perubahan fisik tubuhnya, termasuk perubahan hormon yang signifikan. Namun biasanya, kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya ketika usia kehamilan sudah memasuki usia 11-14 minggu.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

Rasa mual dan sering muntah juga merupakan salah satu ciri khas yang terjadi pada awal kehamilan dan seringkali terjadi di pagi hari. Namun, banyak juga yang mengalami mual dan muntah ini sepanjang hari ketika usia kehamilan memasuki minggu ke-5 atau ke-6 (tepatnya minggu ke-3 atau ke-4 setelah terlambat haid). Hal ini terjadi karena hormon HCC (Human Chorionic Gonadotropin) banyak dilepaskan dan disinyalir dapat menimbulkan rasa mual dan muntah pada masa awal kehamilan.

Dalam beberapa kasus, rasa mual dan muntah pada awal masa kehamilan bisa terjadi dengan sangat berlebihan dan cukup parah sehingga sang ibu tidak dapat mengonsumsi makanan atau minuman apapun.

Selain mual dan muntah yang berlebihan, penurunan berat badan secara drastis dan dehidrasi juga menjadi ciri-ciri masa awal kehamilan.

Yang perlu diperhatikan dari minggu pertama pembuahan hingga minggu ke-12 adalah perkembangan janin untuk kelengkapan organ penting. Pada bulan pertama, nutrisi yang dibutuhkan berupa kalori yang ekstra. Perkembangan janin membutuhkan asupan kalori yang sesuai sehingga organ tubuh janin dapat terbentuk sempurna.
Asupan kalori kadang terhambat karena adanya mual dan muntah yang sering dialami ibu hamil pada trimester pertama.

Perkembangan Janin Dalam Kandungan Trimester Pertama

 

2. Perkembangan Janin Trimester Pertama

a. Perkembangan janin minggu ke-1

Minggu ini sebenarnya masih periode menstruasi, bahkan pembuahan belum terjadi. Sebab, tanggal perkiraan kelahiran si kecil dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir sang ibu.

Proses pembentukan antara sperma dan telur yang memberikan informasi kepada tubuh bahwa telah ada calon bayi dalam rahim. Saat ini, janin sudah memiliki segala bekal genetik, yaitu kombinasi unik berupa 46 jenis kromosom manusia.

Selama masa ini, yang dibutuhkan hanyalah nutrisi (melalui ibu) dan oksigen. Sel-sel telur  yang berada di dalam rahim berbentuk seperti lingkaran sinar yang mengelilingi matahari. Sel ini akan bertemu dengan sel sperma dan memulai proses pembuahan.


b. Perkembangan janin minggu ke-2

Pada minggu ke-2 ini, uterus (dinding rahim) menebal dan mempersiapkan untuk tahap ovulasi. Selama ovulasi, disinilah peluang Anda untuk meningkatkan kemungkinan konsepsi. Lapisan rahim berkembang untuk mempersiapkan telur yang akan dibuahi. Kemudian sperma menempel ke dalam ini ovum (inti sel telur).


c. Perkembangan janin minggu ke-3

Sel telur yang telah dibuahi sudah berbentuk seperti bola sel yang disebut blastosis ketika berjalan menempel di dinding rahim. Sel tersebut akan melekat pada lapisan rahim dan akan tetap di sana selama sembilan bulan ke depan. Ukurannya kurang lebih sebesar kepala jarum pentul.

Kehamilan terjadi pada minggu ini. Pembuahan terjadi pada saat sperma dari pasangan Anda bertemu dengan sel telur di tuba fallopi. Pembuahan memerlukan waktu sekitar 4 hari. Pada hari ke-5 setelah terjadinya konsepsi, blastosis akan menetap di dalam rahim selama 40 minggu.

Blastosis menempel pada dinding rahim dan sebagian berkembang menjadi embrio. Embrio adalah janin yang masih muda, yaitu selama 8 minggu pertama kehidupan.

Sebagian lagi berkembang menjadi plasenta atau yang umum dikenal dengan ari-ari. Plasenta merupakan organ yang sangat penting untuk menyalurkan oksigen dan seluruh gizi yang dibutuhkan janin.

Pada minggu ke-3 ini, Anda mungkin belum merasakan apa-apa meskipun beberapa wanita merasa kram dan berat pada area vaginanya. Untuk itu, tetaplah berolahraga secara teratur.


d. Perkembangan janin minggu ke-4

Dengan berakhirnya minggu ini, Anda tidak akan mengalami menstruasi lagi dan menjadi tanda pertama akan adanya kemungkinan kehamilan. Pada minggu ini, janin Anda masih kecil sekali dan terdiri dari lapisan sel-sel yang akan menjadi organ dan jaringan.

Selain itu, beberapa wanita yang baru hamil muda mengalami kram, meningkatnya keputihan, dan sedikit perdarahan (flek atau lendir transparan dan pink akibat tertanamnya sel telur yang dibuahi di dinding rahim. Perdarahan ini seringkali dikira menstruasi, padahal sebenarnya ini adalah perdarahan implantasi, yaitu perdarahan yang disebabkan tertanamnya zigot ke dinding rahim.

Beberapa wanita bahkan merasakan gejala yang kurang lebih mirip dengan yang dirasakan setiap bulan saat sebelum menstruasi (sakit punggung, sakit kepala, nyeri payudara, dll). Menjaga asupan makanan dan berolahraga merupakan salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit di tersebut.


e. Perkembangan janin minggu ke-5

Pada minggu ini, janin dalam kandungan Anda memiliki panjang kurang lebih 0,118 inchi dari kepala sampai pantat dan jantungnya sudah mulai berdenyut, sementara kerangkanya juga mulai terbentuk.

Ukuran janin sebesar biji apel dan disebut sebagai embrio. Janin sudah mempunyai detak jantung sendiri sementara plasenta dan tali pusat sudah bekerja sepenuhnya.

Vesikel-vesikel otak primer mulai terbentuk dan sistem saraf sudah mulai berkembang dengan sangat cepat, yaitu sekitar 100 sel per-menit.

Selain itu, pada minggu ini pula ibu hamil biasanya mulai merasakan sakit khususnya di pagi hari. Tetapi beberapa wanita mengalaminya pada minggu ke-5 atau bahkan sebelumnya.

Untuk mengatasi rasa sakit tersebut, sebaiknya makan dalam jumlah kecil namun sering dan hindari makananan dengan aroma yang kuat.


f. Perkembangan janin minggu ke-6

Pada minggu ini, embrio terlihat seperti berudu. Pada usia ini pula, kita dapat mengenali kepala, ekor, tangan dan anggota badan yang masih seperti tunas.

Selain itu, janin juga mulai mengalami pembentukan awal dari hati, pankreas, paru-paru, kelenjar tiroid dan jantung.

Selain sering merasa kesakitan di pagi hari, beberapa wanita hamil juga mengalami mual dan bahkan penurunan berat badan akibat perubahan awal kehamilan. Hal ini akan terjadi karena porsi makan yang lebih sedikit (akibat nafsu makan terganggu).

Daerah areola juga mungkin akan menjadi lebih gelap dan Anda akan merasakan nyeri pada payudara.


g. Perkembangan janin minggu ke-7

Pada usia ini, jantung sudah terbentuk lengkap. Saraf dan otot bekerja bersamaan untuk pertama kalinya. Pada akhir minggu ke-7, otak akan terbentuk dengan lengkap.

Pada awal trimester ini, sangat wajar jika Anda kehilangan berat badan beberapa kilogram dan belum terlihat dari tampilan fisik luar jika Anda adalah wanita hamil.


h. Perkembangan janin minggu ke-8

Pada minggu ke-8 kehamilan, embrio sudah menjadi janin dengan panjang sekitar 25-30 mm.

Pada masa ini, lengan dan kaki sudah terbagi menjadi komponen paha, kaki, tangan, lengan dan bahu. Organ reproduksinya sudah mulai terbentuk, begitu juga dengan kartilago atau tulang rawannya.

Telinga luar sudah terbentuk sempurna dan mata membentuk pigmen. Di dalam otak, jaringan saraf yang berhubungan dengan lobi penciuman di otak juga sudah terbentuk.

Jantung sudah memompa dengan kuat dan iramanya teratur.

Sejatinya, pada akhir minggu ke-8, tanpa disadari janin sudah mempunyai refleks dan bisa bergerak spontan, namun Anda belum dapat merasakannya.

Oleh karena itu, pada minggu pertama hingga minggu ke-8 kehamilan ini, sebaiknya Anda melakukan stimulasi gizi sehingga dapat memberikan asupan yang baik bagi janin. Anda dapat memperhatikan pola makan yang sehat dengan mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang.


i. Perkembangan janin minggu ke-9

Pergerakan pertama janin dapat dideteksi dengan USG pada minggu ini. Pada usia ini, perut dan rongga dada sudah terpisah sementara otot mata dan bibir atas sudah mulai terbentuk. Jantung pun sudah memiliki 4 ruang.

Anda mungkin akan merasa lebih lelah karena perubahan hormonal serta mengalami gangguan masalah tidur dan rasa sakit. Jika Anda kesulitan tidur, ubahlah posisi tidur Anda.

Antara kelelahan dan rasa sakit yang terjadi, olahraga dapat menjadi jalan keluar yang terbaik. Para ahli menyarankan agar ibu hamil tetap aktif sebab hal ini dapat membantu mencegah kelebihan berat badan, meningkatkan energi dan membantu Anda tidur lebih teratur.


j. Perkembangan janin minggu ke-10

Pada usia ini, tulang sudah menggantikan kartilago, diafragma memisahkan jantung dan paru-paru dari perut, serta otot leher mulai terbentuk.

Otak berkembang cepat dalam bulan ini sehingga proporsi kepala jadi lebih besar daripada tubuh.

Selain itu, Anda mungkin akan mengalami penambahan berat badan sehingga harus memilih baju dengan ukuran yang lebih besar. Dalam hal ini, Anda sebaiknya mengenakan rok atau celana yang memakai pinggang elastis agar muat hingga bulan ke-9 nantinya.


k. Perkembangan janin minggu ke-11

Organ kelamin janin luar sudah terbentuk serta folikel-folikel rambut dan gigi juga tumbuh. Bahkan, janin sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing).

Pada usia ini, beberapa calon ibu akan merasakan sakit kepala akibat meningkatnya kadar hormon dan volume darah serta akibat stress.


l. Perkembangan janin minggu ke-12

Ukuran janin pada usia ini sudah mencapai sekitar 8 cm. Semua organ vital janin sudah terbentuk.

Dengan sinyal dari otak, otot janin akan merespon sehingga janin sudah mulai dapat menendang-nendang. Penampilan wajah janin akan terbentuk ke penampakan yang lebih normal karena mata dan telinga yang sudah lebih dekat ke bentuk akhir.

Ginjal janin mungkin sudah mulai mengeluarkan urine dan sel-sel saraf berkembang dengan sangat cepat.

Janin juga mengembangkan refleks yang lebih kompleks dan mungkin sudah mulai mengisap. Jika Anda merangsang dengan sentuhan pada titik-titik tertentu di daerah perut (rahim), janin Anda mungkin akan bergerak. Meskipun demikian, Anda mungkin tidak akan merasakan gerakan yang berarti (belum terlalu terasa).

Pada usia kehamilan ini, Anda telah melewati trimester pertama kehamilan Anda. Anda dapat merasakan area perut bagian bawah yang semakin melebar.

Selain itu, Anda juga akan mulai melihat adanya perubahan pada kulit, termasuk penggelapan areola dan munculnya bercak-bercak hitam pada wajah, kulit leher dan ketiak.

Beberapa ibu hamil malah menjadi berurusan dengan jerawat selama kehamilan karena pengaruh hormon kehamilan.

Yang terpenting, tetap jaga kesehatan fisik dan mental Anda sampai tiba masa persalinan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.