Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Perkembangan Janin Dalam Kandungan Trimester Ketiga

Bagaimana perkembangan janin dalam kandungan ibu hamil dari minggu ke minggu setelah memasuki trimester ketiga? -

Setelah kami membahas perkembangan janin trimester pertama dan perkembangan janin trimester kedua, sekarang kami akan membahas mengenai perkembangan janin di usia kehamilan trimester ketiga.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

1. Kondisi Fisik Ibu Hamil Trimester Ketiga

Pada trimester ketiga ini, biasanya sang ibu akan merasakan sensasi tegang dan mengeras pada area sekitar rahim. Jika memang demikian, artinya Anda sedang mengalami kontraksi palsu atau yang umum dikenal dengan istilah Braxton-Hicks Contraction.
Bahkan, kontraksi Braxton-Hicks ini bisa terjadi sangat berlebihan sakitnya sehingga kadang si ibu merasa bahwa waktu melahirkan sudah tiba.
Cepat lelah atau mengantuk yang terjadi pada trimester pertama kemungkinan besar akan kembali dirasakan pada trimester ketiga ini. Hal tersebut logis karena perut Anda semakin membesar dan bebannya semakin berat. Belum lagi Anda akan kesulitan memilih posisi tidur.

Ciri lain yang terjadi pada trimester akhir ini adalah turunnya kepala janin (jika posisi bayi normal dengan kepala di bawah). Menjelang minggu-minggu akhir kehamilan, rahim akan turun karena posisi bayi yang juga mulai menurun dan kepalanya masuk ke tulang panggul.

Meskipun demikian, hal ini akan meringankan beban Anda, karena diafragma Anda tidak lagi tertekan sehingga Anda bisa bernapas dengan lebih mudah. Umumnya, hal ini terjadi 2-3 minggu menjelang hari perkiraan lahir.

Varises pada kaki juga merupakan masalah yang sering terjadi ketika kehamilan semakin membesar dan memasuki usia trimester ketiga. Sebab, tekanan pada rahim yang pada akhirnya akan menekan pembuluh darah utama berpotensi menimbulkan varises. Untuk menghilangkan rasa tidak nyaman akibat varises tersebut, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut:
  • Hindari berdiri terlalu lama;
  • Hindari menggunakan pakaian (stocking) dan kaus kaki yang terlalu ketat;
  • Jika Anda seringkali duduk, sesekali cobalah untuk menggoyangkan kaki untuk memperlancar sirkulasi darah;
  • Biasakan kaki selalu berada pada posisi yang tinggi atau diganjal ketika tidur;
  • Kurangi konsumsi garam;
  • Biasakan untuk merendam kaki dengan air hangat, utamanya setelah melakukan kegiatan tertentu atau berolahraga;
  • Lakukanlah relaksasi untuk ketenangan mental dan fisik Anda.


2. Perkembangan Janin Dalam Kandungan Trimester Ketiga

a. Perkembangan janin minggu ke-28

Pada usia kehamilan minggu ke-28, janin bisa dibilang sudah cukup sempurna. Namun demikian, janin yang lahir pada usia ini masih dikategorikan sebagai janin prematur. Jantungnya diperkirakan berdegup sebanyak 150 degupan per-menit.

Berat badan janin di usia kehamilan minggu ke-28 sudah mencapai 900 gram.

Selain itu, dalam beberapa minggu ke depan, Anda mungkin akan sering merasakan kram pada kaki, sembelit, wasir, sulit tidur dan gangguan lainnya.

Sesekali, tepuk perut Anda dengan lembut. Jika janin bereaksi, lakukanlah beberapa kali untuk merangsang daya konsentrasinya. Selain itu, nyanyikan atau perdengarkan lagu-lagu yang lembut dan menenangkan.


b. Perkembangan janin minggu ke-29

Pada usia kehamilan minggu ke-29, janin sudah semakin membesar dan memenuhi seluruh ruang dalam perut. Ukuran kepalanya mulai seimbang dengan ukuran badan. Kening dan bulu mata tumbuh sepenuhnya. Rambut-rambut di badan juga terus tumbuh.

Berat janin di usia kehamilan minggu ke-29 diperkirakan mencapai 1 kg dengan panjang sekitar 38 cm.

Pada usia kehamilan minggu ke-29, kulit Anda mulai tertarik ke segala arah dan mengembang sehingga lapisan kulit terkesan tipis. Anda akan banyak berurusan dengan gatal-gatal pada kulit Anda.

Untuk menghindari luka karena garukan, sebaiknya rajin-rajinlah mengoleskan pelembab di area yang gatal tersebut. Selain itu, Anda bisa menstimulasi janin dengan membacakan buku cerita, khususnya buku-buku yang mengandung nilai agama serta memperdengarkan musik-musik yang menenangkan.


c. Perkembangan janin minggu ke-30

Pada usia ini, mata bayi berkembang dengan pesat. Ia sudah bisa membedakan antara terang dan gelap dan bisa fokus pada cahaya.

Lebih dari setengah liter cairan ketuban mengelilingi janin meskipun jumlahnya akan berkurang karena bayi tumbuh dan membutuhkan lebih banyak ruang di dalam rahim.

Janin akan mulai meniru cara Anda bernapas dengan mendorong diafragma ke atas dan ke bawah. Pada minggu ini, janin sudah pandai menyesuaikan diri dengan beragam keadaan.

Berat janin di usia kehamilan minggu ke-30 mencapai 1,1 kg dan panjangnya sekitar 39 cm.

Pada usia kehamilan minggu ke-30, Anda mungkin akan mulai kesulitan tidur. Perubahan suasana hati yang menjadi lebih sensitif juga umum terjadi selama minggu ke-30 usia kehamilan. Anda akan merasa ingin lebih dimanja, diperhatikan khusus, mudah stress terhadap tekanan dan lain sebagainya.

Pada usia kehamilan minggu ke-30, Anda bisa mencoba menekan perut dengan lembut. Cobalah letakkan tangan pada kedua sisi perut dan gunakan ujung jari untuk menentukan posisi janin. Rasakanlah bagaimana posisi badan dan kepalanya.

Selanjutnya, tempatkan kedua tangan pada kedua sisi janin dan lakukan gerakan menekan secara perlahan dan merata. Tapi ingat, jangan menekan janin terlalu keras!


d. Perkembangan janin minggu ke-31

Bentuk fisik tubuh janin sudah lengkap, begitu juga otaknya. Namun demikian, otak memang masih dalam proses perkembangan agar lebih maksimal. Janin sudah mulai merasakan sakit apabila posisinya tidak tepat dan berusaha untuk membenarkannya.

Berat badan janin ketika memasuki usia kehamilan minggu ke-31 sudah mencapai 1,4 kg dan panjangnya sekitar 40 cm.

Pada minggu ke-31 ini, payudara Anda akan lebih besar dan mungkin juga timbuk stretch mark. Ada beberapa ibu hamil yang sudah mulai mengeluarkan cairan kekuningan dari puting payudara. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena kolostrum adalah cairan pra ASI yang lumrah keluar dari payudara wanita yang akan melahirkan.

Selain itu, Anda bisa mengusap perut dengan lembut, dengan terlebih dahulu menentukan posisi punggung dan pantat janin. Gunakan gerakan mengusap dengan jari dan telapak tangan terbuka. Kemudian, usaplah bagian perut dengan gerakan melingkar dan sedikit tekanan.

Lakukan hal di atas dengan diiringi nyanyian atau alunan musik berirama lembut. Menjelang tidur, Anda bisa mengusap perut sambil mengajak janin bercakap-cakap.


e. Perkembangan janin minggu ke-32

Pada usia kehamilan minggu ke-32, janin sudah semakin aktif bergerak. Ia akan memutar badannya, menendang dan membuat lebih banyak lagi aksi dibanding usia sebelumnya.

Namun, posisi kepala janin masih tetap berada di permukaan serviks.

Berat badan janin di usia kehamilan minggu ke-32 sudah mencapai 1,6 kg, dengan panjang sekitar 40,5 cm.

Seiring dengan ukuran janin yang semakin besar, rahim Anda akan mulai memberi tekanan pada diafragma sehingga Anda akan sulit untuk bernapas. Pada minggu ke-32 ini, beberapa wanita hamil mungkin merasakan kontraksi Braxton-Hicks. Biasanya, kontraksi ini hanya berlangsung selama dua menit.


f. Perkembangan janin minggu ke-33

Jari janin sudah mulai terbentuk dengan sempurna, begitu juga dengan paru-parunya. Janin sudah mulai berlatih bernapas di usia kehamilan minggu ke-33.

Pada usia kehamilan minggu ke-33, panjang janin diperkirakan mencapai 41,5 cm dengan berat sekitar 1,8 kg.

Pada usia kehamilan minggu ke-33, perut Anda akan menjadi lebih sensitif karena terus berkembang. Untuk mencegahnya, konsumsilah makanan dalam porsi kecil lebih sering sepanjang hari dan hindari makanan atau minuman yang asam, bersoda, terlalu pedas atau yang digoreng.

Selain itu, Anda juga bisa menstimulasi janin dengan cahaya senter untuk memperkenalkan konsep waktu. Sambil lalu, ajak janin berkomunikasi atau bacakan buku cerita-cerita sederhana.


g. Perkembangan janin minggu-34

Berat janin dalam kandungan akan semakin bertambah. Matanya mulai sensitif terhadap cahaya. Kening dan bulu mata sudah cukup sempurna sementara matanya sudah pandai berkedip. Jika janin Anda adalah laki-laki, testisnya mulai terbentuk dengan sempurna.

Berat badan janin di usia kehamilan minggu ke-34 mencapai 2 kg dengan panjang sekitar 43 cm.

Diantara usia kehamilan minggu ke-28 hingga minggu ke-34, normalnya kepala bayi sudah berputar dan berada di bawah. Artinya, ia sudah siap untuk memasuki panggul Anda dan lahir secara normal. Seiring dengan membesarnya perut, Anda mungkin akan agak kesulitan untuk tidur dengan nyenyak.


h. Perkembangan janin minggu ke-35

Pada usia kehamilan minggu ke-35, janin masih terus membesar dan memenuhi ruang dalam perut. Pada fase ini pula, janin biasanya tidak banyak bergerak karena ruang rahim yang mulai sempit.

Berat badan janin ketika memasuki usia kehamilan minggu ke-35 meningkat menjadi sekitar 2,3 kg dan panjangnya mencapai 44,5 cm.

Saat ini, janin sudah berada pada posisi yang hampir siap lahir, yakni kepala berada di bawah dan kaki di atas. Posisi bayi yang turun di daerah rahim bawah menyebabkan tekanan pada kandung kemih sehingga Anda mungkin akan lebih sering buang air kecil daripada sebelumnya.

Pada usia kehamilan minggu ke-35, Anda bisa melakukan stimulasi dengan tepukan. Lakukanlah gerakan menepuk dengan lembut. Tepukan dilakukan pada bagian atas perut yang merupakan posisi punggung atau pantat bayi.

Namun, apabila posisi janin diketahui sungsang, maka gerakan menepuk bisa dilakukan di bagian bawah perut. Lakukanlah dengan cara merapatkan jemari lalu telapak tangan menepuk secara halus. Biasanya, janin akan merespons dengan cara menendang atau melakukan gerakan lainnya.

Lakukan juga tepukan serupa di tempat yang berbeda-beda.


i. Perkembangan janin minggu ke-36

Kontraksi awal biasanya akan terjadi pada minggu-minggu ini. Namun hal tersebut bukan berarti bahwa Anda akan melahirkan. Kontraksi ini hanya merupakan tanda bahwa janin sudah semakin matang. Janin juga sudah mulai pandai bernapas dengan benar, mengisap jari dan belajar menelan.

Berat janin di usia kehamilan minggu ke-36 mencapai 2,5 kg dengan panjang sekitar 46 cm.

Pada minggu ini, Anda sudah mulai harap-harap cemas dan bahagia menyambut waktu persalinan yang sudah semakin dekat. Untuk itu, banyak-banyaklah berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan tentang proses persalinan yang diinginkan.

Jika terjadi guncangan pada janin, cobalah untuk menekan perut dengan sentuhan lembut. Gunakan ujung jari untuk menentukan posisi janin dan tempatkan kedua tangan pada kedua sisi janin. Lakukan dengan sedikit tekanan lembut.


j. Perkembangan janin minggu ke-37

Pada usia kehamilan minggu ke-37, bulu pada badan janin sudah mulai berkurang dan mulai mengeluarkan hormin cortisone yang membantu mematangkan organ pernapasannya.

Berat janin di usia kehamilan minggu ke-37 mencapai 2,7 kg dengan panjang 47 cm.

Selain itu, Anda tidak akan mendapatkan pertambahan berat badan pada minggu-minggu menjelang kelahiran ini. Memasuki minggu ke-37, komunikasi ibu dan janin akan lebih kuat. Oleh karena itu, ketika membeli perlengkapan untuk bayi Anda, cobalah untuk berkomunikasi dengannya ketika sedang memilih barang yang akan dibeli untuk keperluannya nanti.


k. Perkembangan janin minggu ke-38

Lemak pada janin mulai banyak. Kulit janin menjadi sedikit merah jambu. Rambutnya mulai memanjang hingga mencapai 5 cm. Begitu juga dengan kukunya.

Pada usia kehamilan minggu ke-38, janin mempunyai berat sekitar 2,9 kg dengan panjang 48 cm.

Dalam beberapa minggu terakhir, Anda akan sering merasa kelelahan dan sakit tulang punggung. Jam tidur Anda akan lebih sedikit dari sebelumnya dan Anda akan berurusan dengan pembengkakan, terutama di kaki. Jika pembengkakan kaki terasa sangat mengganggu, sebaiknya segera konsultasikan dengan bidan atau dokter.


l. Perkembangan janin minggu ke-39 dan minggu ke-40

Pada usia kehamilan minggu ke-39 dan 40, janin sudah benar-benar siap untuk dilahirkan.

Berat badan bayi pada usia kehamilan minggu ke-39 dan minggu ke-40 mencapai sekitar 3,1 kg dan panjangnya mencapai 49 cm.

Anda harus selalu melakukan kontrol ke bidan atau dokter setiap minggu dan memeriksakan panggul untuk membantu menentukan proses kelahiran dan memilih metode persalinan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.