Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

4 Manfaat Membacakan Cerita Pada Janin Dalam Kandungan

Apa saja manfaat membacakan cerita atau mendongeng bagi tumbuh kembang bayi dalam kandungan ibu hamil? -

Membacakan cerita atau mendongeng kepada janin dalam kandungan berdasarkan studi kasus dan hasil penelitian terbukti memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembang bayi dan anak nantinya. Selain mampu memberikan efek menenangkan pada janin, cerita atau dongeng juga dapat meningkatkan kemampuan dan imajinasinya di masa tumbuh-kembangnya.

Janin yang terbiasa mendengarkan cerita atau dongeng akan tumbuh menjadi anak yang lebih cerdas dan mempunyai daya imajinasi tinggi.
Lalu, mulai kapan janin bisa dibacakan cerita atau dongeng? Jawabannya, adalah sejak indra pendengarannya mulai berfungsi di dalam kandungan. Membacakan cerita atau mendongen dapat dilakukan sejak janin berusia 5 bulan, sebab pada usia ini janin sudah memiliki pendengaran yang baik dan mampu mendengar carita atau dongen yang dibacakan oleh ibunya.

Membacakan cerita atau dongen dapat meningkatkan kecerdasan intelektual, spiritual, membangun kecerdasan emosi dan membentuk ketahanan mental yang kuat.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

Ibarat sebuah gelombang radio, ketika bercerita atau mendongeng untuk janin, berarti Anda telah mengirim sinyal kepadanya. Jika hal ini dilakukan dengan penuh ketulusan hati, maka transmisinya akan menjadi semakin kuat. Janin bisa merasakannya meski belum memahami sepenuhnya.

Oleh karenanya, ibu hamil sangat disarankan untuk banyak memberikan stimulasi (rangsangan) berupa sugesti positif karena fungsi indra yang pertama kali mengatur di otak adalah fungsi pendengaran.

Janin dalam kandungan akan mendengar informasi yang kemudian akan direkam oleh sistem saraf otak secara maksimal. Itulah sebabnya janin akan merespon apabila diperdengarkan suara-suara, seperti musik atau saat ibunya mengajaknya berbicara.

Anak yang sudah sering diperdengarkan cerita atau dongeng sejak masih dalam kandungan akan mendapatkan dampak positif pada saat ia dewasa. Anak akan memiliki kemampuan-kemampuan yang tidak diajari sebelumnya atau problem solving yang mungkin tidak pernah terpikir oleh Anda sebelumnya.

Hal ini disebabkan informasi yang didapat dari cerita atau dongeng yang Anda bacakan akan tersimpan dalam memori jangka panjangnya. Di dalam otak anak terdapat tonjolan bernama girus yang berfungsi untuk merekam kode-kode informasi. Semakin banyak informasi, pembelajaran dan simulasi yang diberikan kepada anak, maka akan semakin banyak pula girus yang terbentuk pada otaknya.

Membacakan cerita atau mendongeng pada janin merupakan langkah paling awal untuk mengembangkan potensi kecerdasan anak. Ini merupakan cara yang paling sederhana dan instan untuk merangsang kemampuan janin dalam kandungan.


Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari aktivitas mendongeng atau membacakan cerita pada janin ini antara lain adalah sebagai berikut:

1. Mendongeng Dapat Mengaktifkan Simpul Saraf Janin

Cerita atau dongeng yang didengar janin sejak dalam kandungan dapat mengaktifkan simpul-simpul saraf di otaknya (myelin). Cara kerjanya sama seperti senam otak.

Nah, dengan banyaknya informasi yang didapat janin, otaknya akan menjadi lebih aktif dan ini pun akan berimbas pada perkembangan IQ-nya.


2. Mendongeng Dapat Merangsang Indra Janin

Cerita atau dongeng yang disampaikan dapat merangsang perkembangan indra bayi, terutama indra pendengaran. Jadi, meskipun belum bisa memberikan respon yang berarti, namun semua cerita atau dongeng yang disampaikan orang tua kepada janinnya akan ditangkap oleh indra pendengaran untuk kemudian direkam di dalam memorinya.

Dengan demikian, indra pendengaran tersebut juga menjadi lebih terlatih untuk menangkap sedemikian banyak informasi.


3. Dengan Mendongeng Pada Janin, Perkembangan dan Tumbuh Kembang Menjadi Lebih Cepat

Bayi yang sering dibacakan cerita atau dongeng terbukti tumbuh lebih cerdas dan lebih cepat pertumbuhannya. Itu semua akibat perkembangan otaknya lebih optimal karena banyaknya rangsangan yang diterima oleh janin sejak dalam kandungan.

Selain itu, perkembangan kemampuan ini tidak berhenti sampai di usia janin saja. Setelah anak lahir dan tumbuh menjadi lebih besar, banyak manfaat yang masih terasa dari kebiasaan tersebut.

Hal ini terjadi karena perkembangan otaknya optimal sehingga stimulus apapun yang diajarkan kepadanya akan ditangkap lebih cepat.


4. Mendongeng Dapat Membantu Anak Untuk Memiliki Kepekaan Yang Baik

Selain kemampuan fisik dan intelektual, janin yang sering mendengarkan orang tuanya bercerita atau mendongeng diyakini akan tumbuh menjadi anak yang lebih peka setelah ia lahir ke dunia.

Seiring dengan pertambahan usianya, kepekaan ini akan mendukung sederet sifat positif lainnya, seperti rasa ingin tahu, percaya diri, sikap kritis, cerdik, kemauan yang eksploratif dan memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik.
Dengan kata lain, kecerdasan emosional, spiritual dan ketahanan mentalnya kian terasah.
Memang, tidak semua manfaat positif langsung terasa pada anak sejak bayi karena ada sifat-sifat yang mungkin baru terlihat setelah si anak tumbuh besar.

Itulah beberapa manfaat membacakan cerita atau mendongeng untuk janin sejak dalam kandungan. Meskipun banyak memberikan sederet manfaat, namun ada beberapa hal yang mesti dicermati kala membacakan cerita atau mendongeng untuk janin.

Yang pasti, orang tua harus pandai memilah bahan cerita atau dongengnya. Hindari cerita atau dongen yang berdampak negatif, seperti cerita yang menjelek-jelekkan kelemahan orang lain.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.