Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

4 Penyakit Menular Yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil

Beragam jenis penyakit yang perlu diwaspadai oleh semua ibu hamil karena berdampak buruk pada janin sejak dalam kandungan -

Penyakit Menular Yang Perlu Diwaspadai Ibu Hamil
Virus/bakteri

1. Penyakit ibu hamil: TOKSOPLASMOSIS

Toksoplasmosis mungkin hanya menghasilkan gejala yang ringan bagi ibu hamil, namun dapat menimbulkan keterbelakangan mental, epilepsi, kebutaan atau gangguan pendengaran dan mental pada bayi.

Toksoplasmosis dapat menginfeksi wanita hamil melalui kotoran kucing dan daging atau telur mentah.


2. Penyakit ibu hamil: SIFILIS dan HERPES GENITAL

Penyakit sifilis dapat menyebabkan komplikasi parah pada otak, mata, tulang, kulit dan hati bayi yang baru lahir.

Sedangkan herpes genital adalah infeksi yang ditularkan ke bayi saat melahirkan.

Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan dan kerusakan otak parah jika tidak segera diobati. Herpes yang menular ke janin akan menimbulkan gangguan otak, mata dan kulit.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).


3. Penyakit ibu hamil: SINDROMA RUBELLA

Rubella dapat menyerang ibu hamil di trimester pertama kehamilan. Penyakit ini diduga berperan besar dalam menyebabkan autisme.

Jika seorang ibu hamil jatuh sakit (terinfeksi virus ini) di 3 bulan pertama, maka janin berisiko lebih tinggi untuk terkena autisme dibanding jika sang ibu terinfeksi virus ini saat usia kehamilannya sudah di atas 3 bulan.

Infeksi ini juga dikenal dengan campak Jerman dan sering diderita anak-anak. Rubella yang dialami pada tri semester pertama kehamilan, 90% diantaranya menyebabkan kebutaan, tuli, kelainan jantung, keterbelakangan mental bahkan keguguran.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan untuk tidak berdekatan dengan orang yang sedang sakit campak Jerman agar tidak tertular.


4. Penyakit ibu hamil: HERPES SIMPLEX

Virus herpes terdiri dari 2 jenis, yaitu herpes simplex 1 (HSV-1) dan herpes simplex virus 2 (HSV-2).

Penularan herpes biasanya terjadi akibat kontak seksual pada orang dewasa. HSV-1 juga bisa ditularkan melalui kontak sosial pada masa anak-anak.

Prevalensi HSV-2 lebih tinggi pada kelompok HIV positif dan mereka yang melakukan hubungan seks tanpa kondom. Infeksi herpes pada alat genital (kelamin) disebabkan oleh Virus Herpes Simplex tipe 2 (HSV-2). Virus ini dapat berada dalam bentuk laten, menjalar melalui serabut sensorik dan berdiam di ganglion sistem saraf otonom.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HSV-2 biasanya memperlihatkan lepuh pada kulit, tetapi hal ini tidak selalu muncul sehingga mungkin tidak langsung dapat diketahui.

Selain penyakit-penyakit di atas, ada beberapa penyakit lain yang juga berisiko ditularkan kepada bayi yang dilahirkan, seperti AIDS, hepatitis B dan Penyakit Menular Seksual (PMS) lainnya.

Beberapa infeksi PMS ini dapat menyebabkan ibu hamil mengalami persalinan prematur, lahir dengan berat badan rendah dan terinfeksi penyakit.

Dalam kasus yang lebih parah, bayi dapat mengalami kerusakan otak, kebutaan, tuli dan masalah liver atau bahkan kematian.

Dengan demikian, sangat penting bagi ibu hamil untuk selalu menjaga kesehatannya agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut. Langkah bijaknya adalah melakukan pemeriksaan sebelum Anda memutuskan untuk hamil.

Selain itu, sebaiknya Anda juga membiasakan pola hidup yang sehat agar terhindar dari penyakit.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.