Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

16 Nutrisi Ibu Hamil Untuk Kecerdasan Otak Janin Dalam Kandungan

Beragam nutrisi penting yang perlu dikonsumsi ibu hamil untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan otak janin dalam kandungan - 

Di dalam perkembangan seorang anak, stimulasi merupakan suatu kebutuhan dasar. Stimulasi dapat berperan untuk peningkatan fungsi sensorik (dengar, raba, lihat, rasa, cium), motorik (gerak kasar, halus), emosi-sosial, bicara, kognitif, mandiri dan kreativitas (moral, kepemimpinan). Selain itu, stimulasi juga dapat merangsang sel otak (sinaps).

Kecerdasan pada dasarnya dipengaruhi oleh tiga faktor, yakni faktor keturunan (genetik) lingkungan dan asupan gizi. Seorang anak dapat mengembangkan berbagai kecerdasannya jika mempunyai faktor keturunan yang baik dan dirangsang oleh lingkungannya secara terus menerus.

(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

Kebutuhan fisik dan biologis terutama gizi yang baik sejak di dalam kandungan  menjadi sangat penting untuk perkembangan otaknya, begitu juga dengan pencegahan dan pengobatan  penyakit-penyakit yang dapat mempengaruhi perkembangan kecerdasan dan keterampilan fisik untuk melakukan aktivitas-aktivitasnya kelak.

Pemberian nutrisi yang lengkap dan seimbang sejak di dalam kandungan akan memberikan dampak yang baik dan semakin banyak jumlah sel-sel otak yang tumbuh. Dengan demikian, kualitas percabangan sel-sel otak janin akan menjadi semakin bagus dan fungsi sinapsnya berjalan dengan sempurna antara sel-sel otak bayi.

Berbicara tentang kecerdasan, tentu saja tidak bisa lepas dari masalah kualitas otak, sedangkan kualitas otak itu dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Salah satunya adalah faktor gizi.

Asupan gizi menjadi faktor penting untuk perkembangan otak anak. Asupan ini tidak hanya dibutuhkan ketika anak memasuki usia emasnya. Namun, konsumsi makanan sehat juga perlu diperhatikan sejak janin masih dalam kandungan.

Janin membutuhkan banyak protein, karbohidrat dan lemak. Selain itu, bayi juga membutuhkan vitamin B1, B6, asam folat, yodium, zat besi, seng, AA, DHA, sphyngomyelin, sialic acid, dan asam-asam amino, seperti tyrosine dan tryptophan.

Berikut nutrisi-nutri penting yang harus dikonsumsi ibu hamil untuk menunjang kecerdasan otak janin dalam kandungannya:

1. AA (Arachidonic Acid) dan DHA (Docosahexanoid Acid)

Zat gizi ini termasuk golongan long chain polyunsaturated fatty acid (LC PUFA), yaitu golongan asam lemak esensial yang tidak bisa dibentuk oleh tubuh dan harus didapat dari luar tubuh.

Sebenarnya, AA dan DHA bisa ditemukan dalam ASI. Namun, bisa juga didapatkan dalam ikan tuna, salmon, makarel, sarden, daging dan telur.

AA dan DHA sangat bermanfaat untuk pertumbuhan sistem saraf pusat dan fungsi visual atau penglihatan janin. DHA berperan dalam pembentukan sel-sel saraf dan synapse (cabang sel saraf). Sedangkan AA berfungsi sebagai neurotransmitter (zat penghantar).

Nutrisi Ibu Hamil Untuk Kecerdasan Otak Janin Dalam Kandungan
ikan salmon


2. Asam Lemak Omega 3, 6 dan 9

Asam lemak ini penting untuk membentuk pembungkus saraf, demikian pula sphyngomyelin. Asam-asam lemak omega-3 sangat penting bagi kesehatan bahkan sering disebut sebagai paling penting diantara asam-asam lemak lainnya karena memiliki efek antiperadangan dan anti penggumpalan darah.

Asam-asam lemak omega-3 juga baik bagi sistem saraf pusat dan otak.

Induk dari asam lemak omega-3 adalah alpha linolenic acid (ALA) yang dapat dikonversi tubuh menjadi eicosapentanoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). EPA dan DHA memiliki efek antiperadangan yang sangat ampuh sekaligus memainkan banyak peran penting dalam tubuh.

Asam lemak omega-3 disebut sebagai unsur yang sangat esensial karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan. Sayangnya, asupan omega-3 ini justru yang paling kurang dalam pola makan kita sekarang.

Selain dari ikan berlemak tinggi seperti salmon atau tuna, omega-3 juga dapat diperoleh dari kacang walnut, biji kapok (flaxseeds), dan sayuran berdaun hijau.

Walaupun memiliki efek proinflamasi atau properadangan, asam lemak omega-6 ternyata juga menyimpan unsur antiperadangan. Asam lemak omega-6 sama pentingnya seperti asam lemak omega-3 meski jumlahnya tidak dianjurkan sebesar omega-3.

Namun faktanya, kebanyakan orang sekarang justru lebih banyak mengkonsumsi asam lemak omega-6 dibandingkan omega-3. Hal ini disebabkan karena banyak makanan yang dikonsumsi menggunakan minyak yang tinggi asam lemak omega-6, seperti minyak jagung, mintak kedelai, minyak biji bunga matahari, atau minyak canola.

Pola makan kita sehari-hari pada umumnya cukup menyediakan asam lemak ini, kecuali kita menjalani diet sangat rendah lemak. Karena selain dari minyak nabati, asam lemak omega-6 juga dapat diperoleh dari sayuran berdaun, biji-bijian, kacang-kacangan dan serealia.

Sedangkan asam lemak omega-9 merupakan asam lemak terbanyak yang dapat ditemukan di alam sehingga sangat kecil kemungkinannya tubuh dapat kekurangan asam lemak ini.

Omega-9 tidak termasuk asam lemak esensial karena tubuh sebenarnya mampu mensintesanya sendiri dari lemak-lemak tak jenuh dalam tubuh. Omega-9 terdapat dalam lemak hewan dan minyak nabati, khususnya minyak zaitun.

Yang menarik, minyak yang dibuat dari kelenjar kulit ternayat sama dengan omega-9 yang ditemukan berlimpah dalam minyak zaitun, yaitu asam oleat. Minyak zaitun juga mengandung asam lemak jenuh yang dikenal sebagai asam palmitat.

Namun demikian, minyak zaitun tidak mengandung omega-3 atau omega-6 seperti dipercaya banyak orang selama ini. Bahwa minyak zaitun banyak dipercaya orang memiliki sejumlah manfaat kesehatan, itu lebih karena kandungan polifenolnya ketimbang kandungan asam lemaknya.

Polifenol juga memiliki efek antioksidan, antiperadangan, anti penggumpalan darah dan antibakterial seperti asam lemak omega-3.


3. Asam Amino

Asam amino ini membentuk struktur otak dan zat penghantar rangsang (zat neurotransmitter) pada sambungan sel-sel saraf. Asparagin dapat diciptakan dari asam amino dan asam aspartat dan diperlukan untuk menjaga keseimbangan dalam sistem saraf pusat.

Seperti yang diubah kembali menjadi asam aspartat, asparagin melepaskan energi dari sel-sel saraf otak dan menggunakannya untuk sistem metabolisme. Asam amino yang berperan untuk mengatur pembentukan senyawa serotonin yang terlibat di dalam sistem saraf atau acetylcholine juga penting untuk daya ingat.

Sumber-sumber asam amino yang berkualitas tinggi ini meliputi protein hewani, misalnya daging sapi, daging ayam, telur, dan produk susu (dairy product). Kacang kedelai juga merupakan sumber asam amino dengan kualitas yang hampir menyamai protein hewani.

Protein nabati selain kedelai adalah sumber asam amino kualitas nomor dua, seperti avokad, gandum cokelat, biji labu dan kacang-kacangan, termasuk kacang hijau, kacang tanah dan kacang polong.

Nutrisi Ibu Hamil Untuk Kecerdasan Otak Janin Dalam Kandungan
Kacang polong

Buah, sayur dan gelatin adalah sumber asam amino berkualitas rendah yang berarti dapat melakukan fungsi dasarnya, tetapi untuk waktu yang tidak lama.

Glutein adalah protein yang terkandung dalam biji sereal (padi, jagung, gandum, jelai, sorgum), kasein terkandung dalam susu, vitelin adalah protein  yang membina kuning telur, dan albumin terkandung dalam putih telur.

Protein pada belut juga kaya akan beberapa asam amino yang memiliki kualitas cukup baik, yaitu leusin, lisin, asam aspartat dan asam glutamat.

Leusin dan isoleusin merupakan asam amino esensial yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan anak-anak dan menjaga keseimbangan nitrogen pada orang dewasa. Leusin juga berguna untuk perombakan dan pembentukan protein otot.

Sedangkan asam glutamat sangat diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan asam aspartat untuk membantu kerja neutransmitter otak janin.


4. Tyrosine

Tyrosine ini merupakan asam amino yang juga penting untuk dikonsumsi ibu hamil karena merupakan bahan baku pembuat neurotransmitter katekolamin dan serotonin yang mempengaruhi pengendalian diri, pemusatan perhatian (konsentrasi), emosi dan perilaku anak.

Tyrosine ini pertama kali ditemukan dalam keju.

Pada manusia, asam amino ini tidak bersifat esensial, tapi pembentukannya menggunakan bahan baku fenilalanin oleh enzim phehidroksilase. Menurut sebuah penelitian, tyrosine ini berfungsi pula sebagai obat stimulan dan penenang yang efektif untuk meningkatkan kinerja mental dan fisik di bawah tekanan serta tanpa efek samping.

Tyrosine ini banyak terkandung dalam hati ayam, keju, avokad, pisang, ragi, ikan dan daging.


5. Triyptophane

Triyptophane merupakan asam amino yang juga penting untuk dikonsumsi ibu hamil karena merupakan bahan baku pembuat neurotransmitter catecholamine dan serotonin yang dapat mempengaruhi pengendalian diri, konsentrasi, emosi dan perilaku anak.

Triyptophane ini merupakan asam amino esensial dan merupakan beberapa sumber yang didapatkan dari karbohidrat. Triyptophane umumnya terdapat pada telur, daging, susu skim, pisang, susu dan keju.


6. Protein

Selain menjadi sumber bagi kalori, protein juga merupakan zat pembangun dan pembentuk darah, Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya.

Protein ini bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.


7. Vitamin A

Vitamin A ini sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu, vitamin A juga berfungsi sebagai pembentuk imunitas dan pertumbuhan janin.

Namun meskipun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, dianjurkan untuk tidak boleh mengkonsumsinya secara berlebihan karena dapat mengganggu pertumbuhan janin.


8. Vitamin B

Vitamin B dapat membantu perkembangan otak dan mengaktifkan fungsi otak yang pada akhirnya bisa meningkatkan memori. Oleh karena itu, penurunan memori pada otak sering dikaitkan dengan kekurangan vitamin B.

Makanan seperti telur, daging dan bayam memiliki kandungan vitamin B kompleks yang tinggi.

Kekurangan vitamin B-12 sering dikaitkan dengan kerusakan saraf, kehilangan memori, perubahan suasana hati dan kelambatan mental. Vitamin B-12 merupakan nutrisi oenting yang diperlukan untuk pembentukan myelin, yang sangat penting untuk membentuk lapisan di sekitar serat saraf yang bertindak seperti isolasi.

Vitamin ini banyak ditemukan dalam daging seperti daging sapi, kambing, ikan dan domba.

Vitamin B-6 juga sangat penting untuk fungsi neurotransmitter dan perkembangan otak bayi. Kekurangan vitamin B-6 dapat menurunkan tingkat konsentrasi dan kehilangan memori jangka pendek. Gejala lain yang bisa dialami termasuk depresi dan kecemasan.

Kacang-kacangan, wortel, dan biji bunga matahari merupakan makanan sehat yang kaya akan vitamin B-6.

Nutrisi Ibu Hamil Untuk Kecerdasan Otak Janin Dalam Kandungan
Daging sapi


9. Vitamin C

Tubuh ibu hamil memerlukan vitamin C guna menyerap zat besi.

Selain itu, vitamin C sangat baik untuk kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C adalah melindungi jaringan organ tubuh dari berbagai macam kerusakann serta menghantarkan sinyal kimia ke otak. Hal ini terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksidan.


10. Vitamin D

Vitamin D dapat menyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulan bayi.

Vitamin D bisa didapatkan dari sumber makanan berupa susu, kuning telur dan hati ikan atau paparan sinar matahari langsung di pagi hari.


(Silakan baca yang ini: Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG).

11. Zat Besi

Zat besi merupakan unsur penting dalam produksi dan pemeliharaan myelin serta mempengaruhi aktivitas saraf. Zat besi membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf.

Zat besi ditemukan dalam otak secara tidak merata, sesuai dengan kebutuhan masing-masing bagian otak tersebut. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan rendahnya kecerdasan otak.

Pemberian zat besi secara suntikan selama 5 hingga 10 hari untuk bayi yang anemia akibat kekurangan zat besi dapat memperbaiki kemampuan otaknya. Perbaikan terlihat berupa peningkatan IQ, perbaikan perilaku dan konsentrasi anak.

Sumber makanan yang banyak mengandung zat besi diantaranya adalah kulit kentang, kacang-kacangan, roti gandum, bayam, telur, daging sapi, kangkung, jagung, aprikot, jeruk, bit hijau, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, kacang lentil dan sereal.


12. Yodium

Sebagaimana diketahui bahwa kekurangan yodium dapat menyebabkan rendahnya kecerdasan otak. Fungsi yodium di dalam tubuh adalah membentuk hormon di dalam kelenjar tiroid. Sekresi hormon tiroid dipertahankan sedemikian rupa melalui mekanisme umpan balik sehingga kadarnya optimal untuk menjalankan fungsinya.

Jika, karena suatu sebab, produksi hormon tiroid kurang, maka akan terjadi hipotiroid dan jika kelebihan akan terjadi hipertiroid. Pada hipotiroid, pergerakan menjadi lamban dan kadar protein dalam cairan otak meningkat.

Hormon tiroid mempunyai efek yang nyata pada perkembangan otak, yaitu meningkatkan kepekaan sistem saraf dan meningkatkan aktivitas otak.

Sumber yodium banyak terdapat dalam salmon, tuna, kerang, cod, herring, garam beryodium, kelp, rumput laut dan susu.


13. Zinc (Seng)

Zinc dibutuhkan untuk pembelahan dan kemampuan membran sel-sel otak. Kadarnya dalam tubuh sangat kecil namun sangat dibutuhkan.

Zinc bisa membentuk ratusan jenis enzim tubuh dan pemberi vitalitas. Zinc juga berpartisipasi dalam proses penyatuan protein dan nuclide acid sehingga berpengaruh langsung terhadap pembelahan, pertumbuhan dan regenerasi sel.

Selain itu, zinc juga terkait erat dengan pertumbuhan kecerdasan anak. Anak-anak yang kekurangan zinc rentan mengalami gangguan pertumbuhan kecerdasan. Makanan yang menjadi sumber zinc terdapat pada daging, kacang-kacangan, seafood atau susu.


14. Vitamin E

Vitamin E dikenal baik untuk kulit dan rambut. Selain itu, makanan yang kaya akan vitamin E juga dapat meningkatkan fungsi otak.

Vitamin ini dikenal sebagai antioksidan yang dapat menghambat perkembangan tahap pertama dari penyakit Alzheimer.

Bahan makanan yang diketahui memiliki kandungan vitamin E berlimpah antara lain almond, sayuran berdaun hijau, minyak bunga matahari dan hazelnut.

Nutrisi Ibu Hamil Untuk Kecerdasan Otak Janin Dalam Kandungan
Sayuran berdaun hijau


15. Sialic Acid (SA)

Sialic acid merupakan zat gizi esensial. Namun, zat ini dapat disintesis tubuh dari prekusor-prekusor (cikal-bakal) monosakarida (karbohidrat) dan protein di dalam hati.

Sialic acid dibutuhkan untuk membangun gangliosida membran sel otak atau saraf. Gangliosida ini berada di ujung sel-sel saraf (sinaps) yang berperan penting dalam proses penghantaran impuls dari satu sel saraf ke sel saraf lainnya. Gangliosida juga berpengaruh terhadap kecepatan proses pembelajaran dan pembentukan memori.

Sumber makanan yang mengandung banyak sialic acid diantaranya adalah susu, kacang-kacangan dan daging sapi.


16. Sphingomyelin

Sphingomyelin sebenarnya juga bukan zat gizi esensial namun dapat disintesis tubuh dari prekusor-prekusor (cikal-bakal) lemak, monosakarida dan protein.

Peranan sphingomyelin sendiri terdapat dalam pembentukan myelin dan berfungsi untuk menyelimuti sel saraf yang akan membantu impuls pada sel saraf tersebut. Proses penyelimutan dari saraf inilah yang kemudian dikenal dengan nama myelinasi.

Myelin adalah lembar yang kaya lipid, yang mana komponen utamanya adalah sphingomyelin dan metabolit sphingolipid lain.

Fungsi dari myelin ini sendiri adalah untuk mempercepat impuls dari satu sel saraf ke yang lainnya, termasuk otot dan sel target lain.

Makanan yang mengandung banyak sphingomyelin adalah ASI, susu sapi dan kedelai.

Kalau Anda membutuhkan sebuah panduan lengkap mengenai perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku best-seller Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.