Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

7 Persiapan Penting Sebelum Hamil

Beberapa persiapan penting yang harus dilakukan bagi wanita yang ingin hamil dan setiap pasangan sebelum memulai program kehamilan -

Sebelum satu pasangan memutuskan untuk memiliki anak, ada beberapa persiapan penting yang harus mereka lakukan. Dalam artikel ini kita akan melihat 6 persiapan paling utama yang perlu diperhatikan sebelum memulai program hamil.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Persiapan Penting Sebelum Hamil

Persiapan yang harus Anda lakukan sebelum hamil

Berikut ini adalah 7 hal yang harus Anda persiapkan sebelum hamil:

1. Persiapan Mental

Setelah menikah, semua wanita pasti sangat berharap akan segera hamil. Namun, tahukah Anda bahwa banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum hamil? Selain persiapan fisik, Anda juga harus mempersiapkan mental. Banyak sekali calon ibu yang tidak menyadari bahwa mental ibu hamil akan mempengaruhi mental bayi. Misalnya, bayi yang lahir dari seorang ibu yang tenang maka sedikit banyak si anak juga akan menjadi anak yang tenang.

(Baca ulasan mengenai buku best-seller Cara Cepat Hamil, karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG).

Menurut sebuah penelitian, 10% ibu hamil yang depresi akan menularkan biokimia kesedihannya kepada janinnya dan ini akan meningkatkan hormon stress dan aktivitas otak janin. Selain itu, ketika seorang wanita tidak mempersiapkan diri sebelum hamil, maka secara mental ia akan berat untuk menjalani kehamilannya.

Anda dapat melakukan hal-hal yang membuat diri Anda nyaman dan tenang dalam menjalani proses kehamilan. Usahakan agar kondisi emosi Anda selalu stabil, misalnya dengan banyak tertawa, menghindari stress berlebihan, serta selalu berusaha untuk menciptakan suasana nyaman dimanapun Anda berada. Selain itu, suami juga harus bisa memberikan perhatian lebih kepada istrinya yang sedang hamil. Peran suami sangat penting bagi kondisi kejiwaan istri.


2. Periksakan Kondisi Kesehatan

Hal lainnya yang juga penting untuk dihetahui dan dilakukan oleh pasangan yang ingin memiliki anak adalah melakukan pemeriksaan kesehatan, khususnya yang terkait dengan sistem reproduksi, tingkat kesuburan dan hal lain yang berhubungan dengan masalah kehamilan.

Dalam hal ini, suami maupun istri harus sama-sama memeriksakan kesehatannya, sebab ini merupakan modal penting agar kehamilan yang diidam-idamkan tersebut bisa tercapai. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ada sesuatu yang salah dengan kesehatan Anda, segera lakukan perawatan dan penanganan lebih lanjut tentu akan dapat segera dilakukan.

Untuk itu, sebelum memutuskan untuk hamil, alangkah baiknya konsultasikan kesehatan Anda kepada dokter bidan dengan tujuan agar janin yang nantinya dikandung benar-benar sehat. Untuk keperluan ini, umumnya dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, diantaranya:
  • Pemeriksaan virus rubella (campak Jerman), cytomegalovirus, herpes simplex genitalia, atau varicella zoster, untuk menghindari terjadinya kecacatan pada janin.
  • Pemeriksaan virus hepatitis (A, B dan C) dan virus HIV dengan tujuan untuk menghindari diturunkannya penyakit akibat virus-virus tersebut kepada janin.
  • Pemeriksaan penyakit toxoplasmosis karena bisa menyebabkan kecacatan janin dan abortus.
  • Pemeriksaan Penyakit Seksual Menular (PMS). Sebab penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada ibu maupun bayi yang dilahirkan.
  • Pemeriksaan penyakit menurun yang sedang diderita (genetik), seperti asma, diabetes mellitus, dan penyakit jantung. Pada perempuan hamil, penyakit-penyakit seperti ini dapat bertambah berat dan membahayakan jika tidak dilakukan perawatan dan pengobatan secara teratur.
  • Pemeriksaan penyakit akibat kekurangan zat-zat atau nutrisi tertentu, seperti kekurangan zat besi dll. Kekurangan zat besi menyebabkan anemia, yang dapat mengakibatkan kelahiran prematur dan keguguran.
  • Pemeriksaan organ reproduksi, baik pada suami maupun istri. Jika organ reproduksi pasangan suami-istri normal, maka kehamilan dapat direncanakan sesuai keinginan.

3. Pemeriksaan Kesuburan Sebelum Hamil

Secara umum, masa subur biasanya ditandai oleh kanikan luteinizing hormone (LH) secara signifikan sesaat sebelum terjadinya ovulasi. Kenaikan LH ini akan mendorong sel telur keluar dari ovarium menuju tuba fallopi. Di dalam tuba fallopi ini bisa terjadi pembuahan oleh sperma. Masa-masa inilah yang disebut masa subur, yaitu bila sel telur ada dan siap dibuahi.
Sel telur berada dalam tuba fallopi selama kurang lebih 3-4 hari. Waktu 2 hari ini adalah waktu yang paling baik bagi sel telur untuk dibuahi.
Oleh karena itu, jika Anda dan pasangan telah melakukan hubungan intim secara baik dan tidak menggunakan alat kontrasepsi tapi belum juga berhasil hamil, mungkin saja ada masalah dengan kesuburan Anda. Masalah kesuburan terjadi akibat terganggunya sistem reproduksi pada perempuan dan terjadinya penurunan kualitas dan kuantitas sperma pada pria.
Sebuah penelitian menyebutkan bahwa masalah kesuburan 40% terjadi pada perempuan, 40% pada laki-laki, dan 20% pada keduanya.
Secara medis, infertilitas (kemandulan) terbagi dalam 2 jenis, infertil primer dan infertil sekunder. Infertil primer merupakan infertilitas yang terjadi pada perempuan yang memang belum pernah hamil. Sedangkan infertil sekunder terjadi pada perempuan yang sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya.

Dari kedua jenis tersebut, yang banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini adalah infertil primer. Seringkali, masalah ini bisa diatasi dengan penanganan yang sederhana saja. Bahkan gangguan ini terkadang bisa diatasi hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan saja.

Oleh karena itu, pasangan yang ingin segera mendapatkan momongan sebaiknya menghindari faktor-faktor tertentu yang bisa memicu turunnya tingkat kesuburan, misalnya makanan. Selain makanan, kebiasaan merokok  juga bisa mempengaruhi tingkat kesuburan seseorang.

Bagi Anda yang sedang diet, hindari meminum obat-obatan pelangsing karena dapat mengganggu sistem reproduksi. Selain itu, biasakanlah pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan mengandung banyak serat, seperti makanan yang mengandung kalsium, asam folat, zinc, vitamin C dan D.


4. Posisi Berhubungan Intim Yang Baik

Selain masa subur, posisi dan kualitas dalam berhubungan intim juga ikut mendukung proses terjadinya kehamilan. Oleh karena itu, Anda jangan hanya fokus pada frekuensinya saja. Artinya, Anda tidak harus melakukan hubungan intim setiap hari atau beberapa kali dalam sehari karena ini justru akan menurunkan volume dan kualitas sperma.

Setiap hubungan intim yang dilakukan harus dinikmati oleh kedua pasangan sebagai kegiatan yang menyenangkan dan bukan semata-mata dianggap sebagai kegiatan wajib atau rutinitas. Selain itu, buang pikiran bahwa berhubungan intim semata-mata bertujuan untuk mendapatkan anak. Hubungan intim yang sama-sama dinikmati akan meningkatkan kualitas hubungan intim tersebut dan meningkatkan peluang untuk terjadinya kehamilan.

Sebenarnya, posisi berhubungan intim yang baik untuk mempermudah pembuahan adalah posisi klasik, yaitu posisi misionaris (suami di atas). Banyak pakar kesuburan yang berpendapat bahwa posisi pria di atas saat berhubungan badan memberikan peluang terbaik bagi terjadinya kehamilan.

Agar lebih efektif, istri bisa mengganjal pinggulnya dengan bantal sehingga serviks-nya bisa menampung lebih banyak sperma. Lagipula, selain mempermudah istri untuk mencapai orgasme, posisi ini juga sangat membantu sperma berenang ke tempat sel telur.

Hal lain yang perlu Anda perhatikan setelah berhubungan intim adalah jangan langsung bangun dari tempat tidur. Tetaplah berbaring beberapa waktu, sekitar 20-30 menit, agar sperma dapat tinggal lebih lama di dalam rahim.

Oleh karena itu, banyak ahli yang menganjurkan untuk melakukan hubungan intim di malam hari agar setelahnya Anda dan pasangan bisa langsung tidur. Ketika Anda tidur, sperma dan sel telur memiliki waktu bertemu yang lebih lama.


5. Pola Hidup Sehat

Hal lain yang tidak kalah penting untuk diketahui pasangan yang ingin cepat memiliki momongan adalaha menerapkan pola hidup sehat.

Pola hidup sehat ini tentunya tidak hanya harus dijalankan oleh istri saja. Dalam hal ini, pola hidup sehat juga akan memperbaiki kualitas sperma suami.

Berikut ini adalah beberapa pola hidup sehat yang harus dijalani oleh Anda dan pasangan yang mengharapkan kehadiran sang buah hati:
  • Pelajari jenis makanan yang bersifat netral, mendukung program kehamilan, dan juga jenis makanan yang dilarang. Dengan demikian, Anda dapat mengupayakan makanan yang dapat mendukung terjadinya kehamilan.
  • Perhatikan kesehatan lingkungan, seperti rumah, tempat kerja, dan sebagainya.
  • Jika kebetulan Anda atau suami perokok, sebaiknya hindari kebiasaan tersebut. Begitu juga dengan kebiasaan meminum alkohol. Sebab meminum alkohol sedikit saja dapat mengurangi peluang kehamilan hingga 50%.
  • Pastikan berat badan Anda tidak kurang dan tidak lebih (ideal). Sebab, kelebihan atau kekurangan berat badan selain bisa mempersulit kehamilan, juga bisa menjadi masalah saat Anda hamil. Sedangkan bagi pria, kekurangan berat badan bisa mengurangi pembentukan sperma.
  • Istirahat yang cukup.

6. Olahraga Secara Rutin

Mungkin banyak diantara kita kurang mengetahui bahwa ternyata salah satu cara untuk cepat hamil adalah dengan melakukan olahraga, khususnya jenis olahraga ringan dan santai. Hal ini sudah banyak dibuktikan secara klinis, sehingga Anda tidak perlu ragu lahi untuk menjadikan olahraga sebagai solusi yang tepat untuk cepat hamil.

Menjaga kebugaran dengan olahraga sangat dianjurkan untuk pasangan yang ingin hamil dan punya anak. Jenis olahraga yang dianjurkan biasanya adalah olahraga ringan hingga sedang yang tidak rawan cedera (low impact). Manfaat olahraga untuk pasangan yang ingin cepat hamil diantaranya adalah menjaga kebugaran, mengontrol berat badan, dan memelihara kesuburan.

Berolahragalah secara proporsional. Artinya, Anda tidak perlu melakukannya secara berlebihan. Yang penting, lakukan secara rutin dan teratur.

Berikut adalah beberapa olahraga ringan yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesuburan:
  • Berjalan kaki. Jalan kaki merupakan olahraga low impact yang sangat baik untuk menjaga kebugaran. Selain itu, jalan kaki bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Anda dapat melakukannya secara rutin setiap hari, di rumah maupun di luar rumah.
  • Bersepeda. Olahraga ini sangat baik untuk melatih dan menggerakkan otot-otot paha dan panggul, melancarkan peredaran darah, serta mengontrol berat badan.
  • Berenang. Berenang sering disebut sebagai olahraga yang paling baik di antara beberapa olahraga lain karena semua otot bergerak. Renang banyak disukai lantaran kita seperti sedang bermain-main saja, padahal sejatinya kita sedang berolahraga.
  • Meditasi. Meditasi seperti yoga juga banyak diakui efektif untuk menenangkan pikiran, menghilangkan stress, dan menjaga kebugaran tubuh. Lakukan dengan bantuan instruktur.
Intinya, olahraga yang dianjurkan agar cepat hamil harus memenuhi faktor keamanan dan sebaiknya bersifat rekreatif.


7. Hindari Stress

Stress bisa mempengaruhi fungsi hipotalamus, yaitu bagian di otak yang berfungsi untuk mengatur emosi, tekanan darah, denyut jantung, suhu tubuh dan perilaku konsumsi. Bagian otak ini juga mengatur hormon yang memerintahkan ovarium untuk melepaskan sel telur.
Nah, ketika Anda merasa stress, masa subur akan mengalami penundaan atau malah sama sekali tidak terjadi.
Akibatnya, meskipun Anda dan pasangan bercinta di masa subur, Anda tetap bisa kehilangan peluang untuk hamil.

Ketika seorang perempuan yang tengah berusaha untuk hamil berada dalam kondisi stress, cairan di mulut rahim akan memberikan peringatan akan ada sesuatu yang terjadi. Sehingga ketika stress, perempuan akan mengalami "masa kering". Sementara ketika tidak stress, perempuan akan merasa area mulut rahimnya basa menjelang ovulasi.
Meskipun tubuh berusaha untuk melakukan mekanisme ovulasi, stress tersebut tetap membuat masa subur tertunda.
Walaupun adan beberapa pendapat yang menyangkal bahwa stress bukanlah penyebab kemandulan dan sulitnya pembuahan, namun tidak dapat dipungkiri bahwa stress akan berpengaruh buruk pada perempuan yang ingin hamil.

Walaupun toh bisa hamil, stress pada perempuan juga akan sangat berpengaruh buruk pada perkembangan janin yang dikandungnya. Oleh karenanya, nasihat terbaik untuk Anda yang sedang dalam program hamil, tetaplah santai dan rileks. Jangan biarkan kekhawatiran apapun membuat Anda stress.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.