Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Resiko Naik Pesawat Saat Hamil Tua

Bolehkah ibu hamil tua naik pesawat?

Meskipun pada umumnya aman untuk naik pesawat selama trimester ketiga kehamilan Anda (hingga minggu ke-36), sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter Anda jika memang Anda punya rencana untuk bepergian dengan pesawat pada saat hamil tua.

Dalam kasus kehamilan berisiko tinggi, pada umumnya dokter akan menyarankan Anda untuk tidak naik pesawat. Beberapa kondisi yang termasuk dalam kategori kehamilan berisiko tinggi adalah:

  • Hamil kembar.
  • Mengidap diabetes atau tekanan darah tinggi.
  • Mengalami kelainan plasenta atau perdarahan vagina.
  • Berisiko untuk menjalani persalinan prematur.
  • Memiliki riwayat pembekuan darah (termasuk sebelum hamil).
Bahkan jika kehamilan Anda tidak masuk dalam kategori berisiko tinggi, sebaiknya Anda tetap menghindari bepergian dengan pesawat saat hamil tua (pada bulan ke-9 usia kehamilan).

Resiko Naik Pesawat Saat Hamil Tua

Sebagian besar maskapai penerbangan juga tidak akan mengizinkan ibu hamil tua untuk naik pesawat sebab mereka tidak ingin Anda melahirkan di atas pesawat. Namun, hal tersebut kembali ke kebijakan masing-masing maskapai penerbangan.

Jika Anda memang harus naik pesawat, mintalah dokter Anda untuk membuat semacam keterangan atau rekomendasi yang menyatakan Anda aman untuk bepergian naik pesawat dan Anda tidak akan melahirkan dalam waktu dekat.


Bahayakah scanner sinar X di bandara untuk ibu hamil?

Jika dokter Anda mengatakan Anda sehat dan tidak menderita masalah kehamilan apapun, harusnya Anda dan bayi Anda aman-aman saja melewati pemeriksaan keamanan sinar X di bandara maupun berada dalam kabin bertekanan di dalam pesawat, kecuali Anda sangat sering naik pesawat (seperti contohnya: pramugari).

Buatlah diri Anda senyaman mungkin selama penerbangan. Usahakan untuk mendapatkan tempat duduk di tengah pesawat, tepat di atas sayap. Usahakan juga untuk tidak duduk di samping jendela. Mintalah kursi di lorong sehingga Anda bisa dengan mudah ke toilet.

Ibu hamil yang duduk diam dalam jangka waktu yang lama berisiko mengalami pembekuan darah. Cobalah berjalan-jalan di lorong kabin pesawat setidaknya sekali setiap satu jam, atau melakukan peregangan otot di tempat duduk Anda.

Pada saat duduk, jangan lepaskan sabuk pengaman Anda. Pasanglah sabuk pengaman di bawah perut Anda.

Jangan lupa untuk minum banyak air putih untuk meminimalkan efek dehidrasi akibat keringnya udara di dalam kabin. Hindari minum kopi, teh, dan minuman ringan berkafein lainnya sebelum dan selama penerbangan.

Hindari makanan atau minuman yang bisa menimbulkan gas sebelum lepas landas. Gas yang ditimbulkan oleh beberapa jenis makanan, seperti kubis dan kacang-kacangan, berdampak buruk di ketinggian sehingga membuat perjalanan Anda menjadi tidak nyaman.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.