Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Makanan Yang Dianjurkan Dan Dipantangkan Saat Hamil Tua

Beberapa makanan yang dianjurkan dan harus dihindari pada saat hamil tua.

Saat usia kandungan Anda sudah mencapai bulan ke-9, ini adalah saatnya bagi Anda untuk bersantai dan menikmati waktu menjelang persalinan. Penting bagi Anda untuk merasa rileks dan tenang dalam menghadapi persalinan.

Karena ini adalah bulan terakhir kehamilan Anda, pastinya Anda akan merasa lebih "berat" dibanding bulan-bulan sebelumnya dan juga mungkin lebih banyak merasakan ketidaknyamanan.

Namun pastinya, Anda juga sangat semangat menanti kehadiran sang buah hati yang lama Anda idam-idamkan!

Makanan Yang Dianjurkan Dan Dipantangkan Saat Hamil Tua


Apa yang harus Anda konsumsi saat hamil tua?

Pada saat hamil tua, perkembangan bayi anda sudah hampir selesai.

Berat badan bayi Anda naik dengan cepat. Otak dan paru-parunya mendekati sempurna. Penting bagi Anda untuk mewaspadai apa yang Anda makan.

Berikut adalah daftar nutrisi yang harus Anda konsumsi pada saat usia kandungan memasuki bulan ke-9:
  • Gandum: 6-11 perhari.
  • Buah-buahan: 2-4 porsi perhari.
  • Sayuran: lebih dari 4 porsi perhari.
  • Produk Susu: 4 porsi perhari.
  • Makanan Kaya Protein: 3 porsi perhari.
  • Cairan: Minimal 2 liter air putih setiap hari.

Makanan yang dianjurkan untuk ibu hamil tua

Ketika Anda makan makanan yang sehat dan bergizi, berarti Anda menjamin kehamilan Anda bebas dari masalah.

Masukkan makanan berikut ini dalam menu Anda sehari-hari:

  • Makanan kaya serat: Seperti sayuran, buah-buahan, roti gandum, sereal, kurma, dll.
  • Makanan kaya zat besi: Seperti ikan, ayam, kuning telur, brokoli, kacang-kacangan, kacang polong, bayam, buah-buah berry, kacang kedelai dan buah-buahan kering seperti plum, kismis, dll. Konsumsilah minimal 3 porsi makanan yang kaya zat besi setiap hari.
  • Makanan kaya kalsium: Seperti produk susu, oatmeal, kacang almond dan biji wijen.
  • Makanan kaya vitamin C: Seperti jeruk, tomat, stroberi, brokoli dan kembang kol.
  • Makanan kaya asam folat: Untuk menghindari cacat lahir seperti spina bifida, konsumsilah makanan yang kaya akan kandungan asam folat, seperti sayuran berdaun hijau dan kacang-kacangan seperti buncis dan kacang polong.
  • Makanan kaya vitamin A:  Seperti: bayam, wortel, ubi jalar, melon, dll.

Makanan yang harus dihindari saat hamil tua

Pada saat hamil tua, makanan yang harus Anda hindari sama dengan yang Anda hindari sejak awal kehamilan. Berikut adalah daftar makanan yang harus Anda hindari selama hamil tua:
  • Kafein: Wajib dihindari saat hamil tua. Namun, jika Anda tidak bisa lepas dari kafein, pastikan Anda tidak mengkonsumsinya lebih dari 200 mg perhari. Cokelat juga mengandung kafein, jadi sebaiknya Anda batasi juga makan/minum coklat.
  • Alkohol: Minuman ini berbahaya selama kehamilan. Untuk mencegah keterbelakangan mental, kelahiran prematur serta berbagai cacat lahir, jauhi alkohol.
  • Sakarin: Pemanis ini harus Anda jauhi selama Anda hamil. Kalau Anda ingin makan yang manis-manis, pilihlah buah-buahan.
  • Keju lunak: Hindari keju lunak. Keju ini biasanya tidak dipasteurisasi dan bisa menyebabkan infeksi.
  • Sea food mentah: Hindari sushi dan makanan laut lainnya yang disajikan mentah.
  • Tembakau: Jika Anda seorang perokok atau tinggal bersama seorang perokok, sangat penting untuk menghindarinya sama sekali. Jangan menempartkan bayi Anda dalam risiko berbahaya akibat asap rokok, apapun alasannya.

Suplemen penting pada saat hamil tua

Kebutuhan gizi Anda akan tercukupi jika Anda makan makanan dengan kandungan nutrisi seimbang. Kalau Anda tidak mendapatkan asupan nutrisi yang memadai dari makanan sehari-hari, Anda perlu mengkonsumsi suplemen tambahan, diantaranya adalah:
  • Suplemen Kalsium: Kalsium juga diberikan untuk mereka yang menderita alergi laktosa.
  • Suplemen Multivitamin dan Multimineral: Suplemen ini membantu mengasup tubuh Anda dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dan bayi Anda.
  • Suplemen asam folat: Asam folat penting untuk memproduksi sel darah merah dan juga untuk mencegah cacat lahir.
  • Suplemen zat besi: Para ahli merekomendasikan suplemen yang mengandung 27 mg zat besi untuk semua ibu yang hamil tua.
Seperti yang kita tahu, semua nutrisi yang dimakan ibu hamil akan langsung mempengaruhi perkembangan dan pertumbuhan bayinya. Karena Anda makan untuk bayi Anda, maka Anda bertanggung jawab untuk hanya makan makanan yang sehat saja. Dengan demikian, Anda memastikan bahwa bayi Anda mendapatkan semua nutrisi yang ia butuhkan untuk tumbuh sehat.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.