Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Tips Hamil Bagi Penyandang Endometriosis

Bisakah penyandang endometriosis hamil? Bagaimana tipsnya? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk hamil setelah operasi endometriosis - 

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan rahim yang harusnya berada di dalam rahim, malah tumbuh di luar rahim dan mengganggu organ lain di dalam tubuh.

Saat Anda haid, jaringan endometrium dari dalam rahim dibuang melalui vagina. Namun pada penyandang endometriosis, jaringan yang tumbuh di luar rahim tetap tinggal di dalam tubuh karena tidak ada jalan untuk keluar.

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit yang parah pada saat ovulasi dan menstruasi. Perubahan hormonal akan menyebabkan jaringan ini robek, menyebabkan pendarahan di dalam tubuh dan bahkan dapat membentuk jaringan parut pada organ yang terkena.

Endometriosis menempati peringkat nomor satu sebagai penyebab kemandulan, operasi ginekologi dan nyeri panggul. Namun, jangan kehilangan harapan karena masih ada hal yang dapat Anda lakukan untuk bisa hamil meskipun menyandang endometriosis.


Tips Hamil Bagi Penyandang Endometriosis

Hal yang harus Anda ketahui tentang Endometriosis

Dari seluruh wanita yang bermasalah dengan kehamilan atau sulit hamil, 25% hingga 35% adalah disebabkan oleh endometriosis. Belum jelas apa penyebab seorang wanita bisa menderita endometriosis.

Namun demikian, ada satu teori yang mungkin mendekati kebenaran. Setiap wanita dewasa yang sudah mengalami siklus menstruasi, sebenarnya hampir pasti memiliki beberapa kelebihan jaringan yang tumbuh di luar rahim.

Apabila sistem kekebalan tubuh wanita berfungsi dengan baik, tubuh mampu membersihkan jaringan itu dengan sendirinya sehingga tidak menyebabkan masalah.

Pada penyandang endometriosis, diperkirakan karena lemahnya sistem kekebalan tubuh menyebabkan tubuh tidak mampu membersihkan kelebihan jaringan tersebut.


Empat tahap endometriosis

  1. Tahap I atau minimal - ditandai dengan beberapa implan endometrium yang terisolasi di luar rahim dan mungkin juga ada sejumlah minimal adhesi ringan.
  2. Tahap II atau ringan - ditandai dengan adanya implan yang lebih besar dari minimal namun lebih kecil dari 5 cm disertai sejumlah minimal adhesi ringan.
  3. Tahap III atau sedang - ditandai dengan banyaknya implan, endometrioma kecil atau kista pada satu atau kedua ovarium, dan beberapa pertumbuhan adhesi dan luka.
  4. Tahap IV atau berat - ditandai oleh beberapa implan yang dalam, endometrioma besar atau kista  pada salah satu atau kedua ovarium, dan beberapa adhesi padat (tebal) yang seringkali juga mempengaruhi organ lain.

Gejala Endometriosis

Beberapa gejala endometriosis yang dapat timbul adalah:
  • Nyeri menstruasi parah.
  • Nyeri saat berhubungan intim.
  • Mandul atau susah hamil.
  • Nyeri panggul atau di bagian samping tubuh saat menstruasi.
  • Nyeri saat buang air.
  • Gangguan perut termasuk diare, kembung dan sembelit saat menstruasi.


Faktor resiko endometriosis

Ada berbagai faktor resiko yang dapat merangsang terbentuknya endometriosis. Berikut adalah beberapa faktor utama:
  • Terlalu banyak estrogen / terlalu sedikit progesteron.
  • Predisposisi genetik.
  • Terlalu banyak konsumsi daging.
  • Radiasi dan medan elekromagnetik.
  • Kelainan pada sistem kekebalan tubuh.
  • Paparan racun lingkungan.
  • Fibroid rahim jinak.


    Hubungan antara endometriosis dan kesuburan

    Untuk alasan yang belum bisa dipahami dengan baik oleh para ahli, wanita penyandang endometriosis mengembangkan jaringan endometrium di sekitar organ reproduksi yang terletak di luar rahim, padahal seharusnya jaringan ini ada di dalam rahim. Jaringan ini juga terpengaruh dengan siklus menstruasi, mereka tumbuh dan rusak bersamaan dengan haid.

    Normalnya, jaringan yang rusak akibat menstruasi akan keluar melalui vagina pada saat haid. Namun, jaringan yang tidak normal ini tidak bisa meninggalkan tubuh karena tumbuh di tempat yang tidak seharusnya.

    Ketika pertumbuhan jaringan ini mengganggu fungsi organ reproduksi, maka akan menurunkan kesuburan sehingga menyulitkan Anda untuk hamil.

    Contohnya, apabila jaringan ini terbentuk di sekitar ovarium, ia akan menghalangi pelepasan sel telur.

    Atau apabila jaringan ini tumbuh di sekitar saluran tuba fallopi, maka ia menghambat perjalanan sperma menuju sel telur, atau memblokir telur yang sudah dibuahi untuk menuju ke dalam rahim karena saluran tersumbat.

    Jika masalahnya hanya penyumbatan, Anda mungkin hanya perlu melakukan operasi sederhana. Namun, seringkali adanya jaringan endometrium di dalam dan di sekitar organ reproduksi dapat menyebabkan lebih dari satu masalah, antara lain mengganggu bio-kimia reproduksi yang normal, mengubah keseimbangan hormon kesuburan, dan mengubah kondisi kimiawi dari sel telur yang siap dibuahi.


    Bisakah penyandang endometriosis hamil?

    Jika Anda menderita endometriosis, Anda mungkin akan sulit hamil.

    Endometriosis menyebabkan penyumbatan pada saluran tuba dan jaringan endometrium bisa saja tumbuh di atas ovarium, sehingga menganggu pelepasan sel telur.

    Jika Anda tahu bahwa Anda menderita endometriosis dan Anda ingin hamil, hubungi dokter sekarang juga untuk membicarakan kemungkinan penanganan endometriosis sesegera mungkin.

    Namun demikian, Anda tidak sepenuhnya mandul. Masih ada peluang Anda hamil secara alami.
    Tips bagi penyandang endometriosis yang ingin hamil adalah: lakukan hubungan intim setiap 2 atau 3 hari sekali, setelah lewat dari 7 hari semenjak hari menstruasi terakhir Anda. Lakukan selama setidaknya 2 minggu.
    Lakukan rutin setiap bulan selama 12 bulan. Jika belum berhasil, segera hubungi dokter spesialis.


    Cara lain untuk hamil bagi penyandang endometriosis

    Jika Anda sudah mencoba hamil secara alami selama satu tahun atau lebih tanpa hasil, hubungi dokter spesialis.

    Dokter dapat melakukan prosedur bedah yang disebut laparoskopi untuk kasus-kasus endometriosis ringan dan membuka blokir pada tuba fallopi dengan membersihkan saluran tuba tersebut.

    Pada kasus-kasus endometriosis ringan, operasi adalah pilihan yang baik dan banyak wanita bisa hamil alami setelah operasi.

    Jika Anda menyandang endometriosis parah, dokter mungkin juga akan memeriksa telur dalam ovarium Anda untuk melihat apakah telur-telur itu sehat dan ovarium Anda tidak rusak.


    Reproduksi buatan

    Ada pilihan non-bedah yang dikenal sebagai reproduksi buatan bagi pasangan yang sulit hamil. Sebagian orang lebih memilih metode ini dibanding operasi, atau menjalaninya setelah operasi.

    Spesialis kesuburan akan memberikan terapi hormonal selama 3 sampai 6 bulan untuk meningkatkan peluang Anda untuk hamil.

    Bantuan konsepsi biasanya dilakukan apabila:
    • Operasi dan teknik lain tidak berhasil;
    • Anda menyandang endometriosis ringan sampai sedang dan belum hamil dalam 2 tahun.
    Sekali lagi, jika bantuan konsepsi dengan terapi hormon tidak berhasil, dokter mungkin menyarankan in vitro fertilization (IVF/bayi tabung), yaitu mengeluarkan sel telur dari dalam rahim, lalu melakukan pembuahan dengan sperma pasangan Anda di luar tubuh, kemudian memasukkannya lagi ke dalam rahim.


    Pengujian diagnostik untuk menentukan penanganan terbaik bagi penyandang endometriosis

    Sebelum memutuskan pilihan penanganan terbaik untuk Anda, dokter akan mengambil sampel darah Anda untuk menguji keseimbangan hormon dan kimiawi di dalam tubuh Anda. Dokter juga mungkin akan melakukan beberapa uji diagnostik, antara lain:
    • Laparoskopi. Prosedur ini adalah operasi kecil yang dilakukan di bawah anestesi umum. Dokter membuat satu atau lebih sayatan kecil di perut Anda dan memasukkan instrumen kecil mirip teleskop untuk memeriksa adanya penyumbatan.
    • Histeroskopi. Prosedur ini juga biasanya dilakukan di bawah anestesi umum. Dokter Anda memasukkan teleskop kecil ke dalam vagina Anda, melalui leher rahim Anda, dan ke dalam rahim Anda untuk menemukan jaringan endometrium. Dokter juga mungkin akan mengambil sedikit sampel sel endometrium tersebut untuk diperiksa lebih lanjut dengan mikroskop. Prosedur ini disebut biopsi endometrium.
    • Hysterosalpingography. Prosedur X-ray ini biasanya dilakukan di bawah anestesi lokal dan obat penenang ringan. Sebuah kateter dimasukkan ke dalam vagina Anda dengan untuk mengisi rahim dan tuba fallopi dengan cairan khusus, sehingga sinar-X dapat lebih mudah melihat adanya kelainan.
    Setelah meakukan salah satu pengujian di atas, dokter bisa menentukan penanganan terbaik untuk kondisi Anda.


    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk hamil setelah operasi endometriosis?

    Dr. Rosdiana Ramli mengatakan, biasanya dibutuhkan waktu sekitar satu tahun setelah operasi agar pembuahan dapat terjadi dengan baik. Ingatlah, setelah satu tahun, ada kemungkinan endometriosis Anda akan kembali.

    Jika belum hamil dalam waktu satu tahun (atau lebih) setelah operasi endometriosis, mungkin dokter akan merujuk Anda ke spesialis kesuburan dan In Vitro Fertilization (IVF) atau metode bayi tabung.

    Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

    Semoga Anda sehat selalu!



    Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.