Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Tangan Kram dan Nyeri Pada Saat Hamil

Mengapa tangan terasa nyeri, kram, kesemutan dan mati rasa pada saat hamil.

Rasa kram dan kesemutan pada tangan saat hamil disebut juga carpal tunnel syndrome. Sensasinya seperti gejala yang sering dialami oleh mereka yang pada pekerjaannya menuntut banyak pergerakan tangan yang berulang-ulang, seperti mengetik dll.

Dan sekarang pastinya Anda sudah tahu, ibu hamil juga banyak merasakan gejala seperti ini.

Gejala yang dirasakan antara lain mati rasa, kesemutan, nyeri, pada jari, telapak tangan dan pergelangan tangan. Sensasinya datang dan pergi serta bertambah parah pada malam hari.

Kadang-kadang, gejalanya terasa sampai di lengan. Pada kasus yang parah atau kronis, tangan Anda akan terasa lemas dan sulit digerakkan.

Gejalanya terasa pada kedua tangan dan bisa muncul kapan saja, tapi biasanya dimulai pada paruh kedua usia kehamilan.

Gejala tersebut biasanya hilang secara bertahap setelah Anda melahirkan, sebab sudah mereda.

Tangan Kram dan Kesemutan Pada Saat Hamil

Penyebab tangan kram dan kesemutan pada saat hamil

"Carpal tunnel" adalah istilah untuk sebuah terowongan yang membentang dari pergelangan tangan hingga bagian bawah telapak tangan Anda. Saraf median, yang mengontrol rasa dan gerakan untuk tangan Anda, lewat melalui terowongan ini.

Saraf median tersebut tertekan dan terkompres oleh pembengkakan dan retensi cairan yang terjadi akibat kehamilan sehingga menyebabkan sensasi kram dan kesemutan pada tangan.


Mengatasi tangan kram dan kesemutan pada saat hamil

Untuk mengatasi atau mengurangi rasa kram dan kesemutan pada tangan Anda, cobalah untuk mengingat kegiatan apa yang menyebabkan rasa kram tersebut, lalu hindarilah atau buatlah penyesuaian tertentu. Kadang-kadang, Anda bisa mengatasi sindrom ini hanya dengan sedikit merubah kebiasaan.

Misalnya, jika Anda banyak bekerja di depan komputer, coba sesuaikan ketinggian kursi/meja sehingga pergelangan tangan Anda tidak membungkuk ke bawah saat Anda mengetik. Coba untuk menggunakan keyboard atau mouse yang lebih baik. Dan pastikan juga mengistirahatkan tangan Anda sejenak atau meregangkan jari-jari Anda.

Jika gejala ini makin mengganggu Anda pada malam hari, stabilkan pergelangan tangan Anda dalam posisi netral (tidak membengkok). Posisi netral membuat carpal tunnel di tangan Anda menjadi sedikit lebih lebar.

Hindari tidur dengan menekan tangan Anda. Rubahlah posisi tidur Anda dan cobalah menopangkan lengan Anda di atas satu atau dua buah bantal.

Kalau kram pada tangan Anda membuat Anda sampai terbangun gara-gara itu, cobalah guncangkan tangan Anda sampai rasa sakit atau kesemutannya hilang.

Berlatih yoga dan olahraga lainnya bisa menguatkan tangan dan membantu meringankan gejala kram dan kesemutan pada tangan Anda.


Kapan harus menghubungi dokter?

Konsultasikan dengan dokter Anda jika gejala nyeri dan mati rasa mengganggu tidur atau rutinitas Anda sehari-hari. Hubungi juga dokter Anda sebelum Anda mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit. Dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk memakai semacam alat penjepit pergelangan tangan.

Jika gejala yang Anda rasakan konstan dan makin parah (kesemutan yang konstan, tangan melemah, atau mati rasa), mungkin Anda akan dirujuk ke dokter spesialis.

Sindrom ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Namun jika gejalanya tidak pergi setelah melahirkan, sampaikan ke dokter Anda. Mungkin Anda perlu dirujuk ke spesialis ortopedi.

Spesialis mungkin akan menyarankan Anda minum obat anti-inflamasi, seperti ibuprofen.

Jika perawatan konservatif kurang manjur, langkah berikutnya mungkin adalah suntikan kortison. Pada kasus yang parah, mungkin perlu dilakukan sebuah operasi ringan untuk meringankan tekanan pada saraf median Anda.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.