Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat Dan Resiko Bee Pollen Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Manfaat dan resiko konsumsi bee pollen untuk ibu hamil dan menyusui. Bolehkah ibu hamil dan menyusui mengkonsumsi bee pollen? -

Kehamilan adalah saat yang sangat penting bagi calon ibu dan anaknya. Bee pollen memiliki banyak manfaat kesehatan karena nilai gizinya yang tinggi.

Kandungan nutrisi dalam bee pollen dapat membantu menyembuhkan berbagai masalah medis seperti prostat, alergi, kolesterol, masalah metabolisme dan lain-lain.

Bee pollen juga dapat meningkatkan energi dan stamina serta membantu mencegah penuaan dini.

Tapi apakah bee pollen aman untuk ibu hamil selama masa kehamilan?

Para ahli gizi memiliki pendapat yang berbeda-beda mengenai suplemen herbal seperti bee pollen untuk ibu hamil dan menyusui. Ada banyak perdebatan mengenai apakah konsumsi bee pollen aman bagi ibu dan bayi yang dikandungnya.

Sebagian wanita yang mengkonsumsi bee pollen selama hamil tidak merasakan efek samping apapun, namun sebagiannya lagi merasakan beberapa efek yang kurang nyaman.

Pertanyaan terbesar bagi wanita hamil saat mengkonsumsi bee pollen adalah: apakah suplemen ini bisa membahayakan bayi mereka? Beberapa penelitian memberikan fakta bahwa mengkonsumsi bee pollen dalam jumlah terkontrol saat hamil dapat meningkatkan kesehatan ibu dan bayinya.


Manfaat Dan Resiko Bee Pollen Untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Apa itu bee pollen?

Bee pollen mengandung vitamin, mineral, karbohidrat, lipid, dan protein.

Bee pollen berasal dari serbuk sari yang terkumpul pada tubuh lebah dan tercampur dengan air liur lebah yang membawanya.

Sangat penting bagi masyarakat untuk dapat membedakan antara bee pollen dengan madu atau royal jelly.


Untuk apa saja bee pollen digunakan?

Produk bee pollen banyak tersedia di toko makanan kesehatan. Anda bisa menemukan bee pollen yang dikemas sebagai suplemen untuk diet, serta dalam produk pelembut kulit yang digunakan untuk mengatasi ruam popok atau eksim pada bayi.

Anda juga mungkin pernah mendengar rekomendasi penggunaan bee pollen untuk mengatasi masalah alkoholisme, asma, alergi, perawatan kesehatan, atau masalah pada perut, walaupun sejauh ini belum ada bukti ilmiah bahwa bee pollen dapat mengatasi masalah-masalah tersebut.

Sebelum Anda membeli produk bee pollen dalam kaitannya untuk menjaga atau meningkatkan kondisi kesehatan, terlebih dahulu konsultasikan dengan dokter Anda.

Bee pollen juga direkomendasikan oleh beberapa praktisi kesehatan alternatif untuk meningkatkan kinerja atletik, mengurangi efek samping dari kemoterapi, dan meningkatkan ketahanan terhadap alergi dan asma.

Sampai saat ini, penelitian medis belum menunjukkan bahwa bee pollen efektif untuk setiap masalah kesehatan tersebut.



Beberapa manfaat kesehatan dari bee pollen antara lain:

1. Bee Pollen Mengurangi Resiko Hipertensi

Bee pollen membantu memurnikan darah dan membantu pasokan oksigen ke sel-sel otak.

Dengan demikian, bee pollen mengurangi resiko tekanan darah tinggi atau hipertensi pada wanita selama kehamilannya.

Hipertensi bisa berbahaya selama kehamilan, baik bagi ibu maupun bayi di dalam rahimnya. Bee pollen juga membantu mengurangi gejala kehamilan seperti stress dan kelelahan.


2. Bee Pollen Membantu Mengatasi Masalah Perkembangan Janin

Bee pollen dapat membantu mengatasi masalah perkembangan pada janin sebab nutrisi tinggi yang dikandungnya dapat meningkatkan perkembangan otak dan sistem saraf janin.


3. Bee Pollen Mencegah Kekurangan Gizi

Salah satu manfaat utama dari mengkonsumsi bee pollen pada saat hamil adalah bahwa makanan ini menjauhkan resiko kekurangan mineral dan vitamin. Bee pollen kaya akan vitamin, protein, mineral dan asam amino yang membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan bayi.


4. Bee Pollen Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Tingginya kadar antioksidan yang terkandung dalam bee pollen memperkuat sistem kekebalan tubuh ibu hamil tanpa mempengaruhi perkembangan janin. Ini akan melindungi ibu hamil dari kedinginan, flu dan penyakit lainnya.



Bee Pollen Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui

Ada banyak pertanyaan mengenai keamanan konsumsi bee pollen bagi ibu hamil dan/atau menyusui.

Ada perbedaan pendapat, dan umumnya para ahli gizi menyarankan ibu hamil dan menyusui untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mereka.

Ada kemungkinan bahwa bee pollen yang dikonsumsi secara oral (tercampur dengan air liur) bisa menimbulkan efek stimulan terhadap rahim sehingga menciptakan masalah selama kehamilan. Oleh karena itu, sebaiknya mengkonsumsi bee pollen secara oral dihindari.

Seperti sudah kami kemukakan di atas, kehamilan adalah saat yang sangat penting dan Anda bertanggung jawab atas kesehatan Anda dan janin dalam kandungan Anda.

Selama dan setelah kehamilan, perut wanita mengembang sehingga meninggalkan bekas stretch mark pada payudara dan perut. Ada beberapa produk alami yang dijual dan bisa digunakan untuk menyingkirkan stretch mark ini. Kebanyakan dari produk tersebut mengandung minyak esensial, vitamin E atau produk lebah seperti madu dan juga bee pollen.

Madu yang mengandung bee pollen dapat dengan aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Namun, umumnya ibu hamil disarankan untuk menghindari madu murni yang tidak dipasteurisasi karena bisa saja mengandung kontaminan dan organisme yang dapat membahayakan mereka.

Bayi di bawah 1 tahun tidak boleh diberikan madu atau produk bee pollen.

Karena bee pollen juga dapat menurunkan tekanan darah dan stress, maka bee pollen bisa dikonsumsi oleh ibu hamil yang menderita kondisi tersebut. Pastikan untuk memeriksa terlebih dahulu produk bee pollen yang akan Anda beli.

Ibu menyusui umumnya disarankan untuk menghindari produk bee pollen karena tidak ada bukti manfaat yang nyata sedangkan resikonya lebih besar.


Resiko Bee Pollen Yang Harus Diwaspadai Oleh Ibu Hamil

Potensi Reaksi Alergi dari Bee Pollen

Beberapa efek samping dari Bee pollen antara lain reaksi alergi, masalah pencernaan dan masalah-masalah neurologis. Reaksi alergi yang bisa terjadi antara lain mual, gatal-gatal, sesak napas dan kesulitan menelan.

Efek samping ini ringan dan tidak mempengaruhi semua semua wanita hamil yang mengkonsumsi bee pollen, hanya sebagian saja.

Tetapi jika Anda mengalami salah satu dari efek samping di atas, maka segera hentikan mengkonsumsi bee pollen dan carilah bantuan medis.

Wanita dengan riwayat keluarga alergi harus menghindari bee pollen.

Hindari memberikan bee pollen untuk anak-anak yang berusia kurang dari satu tahun karena dapat menyebabkan botulisme, yaitu sejenis penyakit lumpuh yang berbahaya.


Konsultasikan Dengan Dokter Anda

Meskipun Bee pollen merupakan zat alami, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsinya. Dokter Anda akan memeriksa riwayat kesehatan Anda untuk mengetahui apakah Anda rentan terhadap alergi.

Ibu hamil bisa menggunakan krim dan lotion yang mengandung bee pollen dengan aman.


Tips Membeli Produk Bee Pollen

Pastikan bee pollen yang akan Anda beli alami, bebas dari kontaminasi seperti logam, pestisida atau herbisida.

Kandungan racun dan kotoran (apabila ada) dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah bagia ibu dan bayinya.

Jadi belilah bee pollen alami berkualitas tinggi untuk memperoleh manfaat maksimal.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.