Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Keguguran Dini: Pengertian, Penyebab dan Tanda-Tandanya

Apa yang dimaksud keguguran dini? Apa saja tanda-tanda keguguran dini? -

Seorang wanita dikatakan mengalami keguguran awal (dini) apabila ia keguguran di usia kehamilan 12 minggu pertama.


Keguguran Dini: Pengertian, Penyebab dan Tanda-Tandanya

Apakah fenomena keguguran dini ini umum terjadi?

Ya, sayangnya keguguran dini cukup umum terjadi.

Mungkin saja seorang wanita sudah mengalami keguguran bahkan sebelum ia sadar bahwa ia sendiri sedang hamil. Sekitar setengah dari seluruh sel telur yang berhasil dibuahi, gugur pada awal-awal kehamilan.

Dari setiap tes kehamilan yang memberi hasil positif, antara 10 persen hingga 20 persen diantaranya berakhir dengan keguguran. Kebanyakan keguguran terjadi dalam 12 minggu pertama kehamilan.

Keguguran pada setiap tahap kehamilan dapat menjadi pukulan yang berat bagi setiap wanita. Walaupun jika itu terjadi sangat dini.


Penyebab keguguran dini

Keguguran dini biasanya terjadi karena embrio tidak berkembang sebagaimana mestinya. Penyebab paling umum adalah karena adanya masalah pada kromosom. Masalah-masalah seperti ini biasanya terjadi tanpa alasan yang jelas dan biasanya tidak terjadi lagi.

Untuk berkembang dengan baik, bayi membutuhkan kromosom normal dalam jumlah yang memadai. Dia membutuhkan 23 dari ibunya dan 23 dari ayahnya. Kelainan kromosom akan menyebabkan bayi tidak berkembang dengan baik.

Kelainan tersebut antara lain: terlalu banyak kromosom atau terlalu sedikir kromosom, atau karena ada perubahan pada struktur kromosom tersebut. Dalam hal ini, kehamilan akan berakhir hanya sampai tahap embrio.

Diperkirakan bahwa 95 persen dari seluruh jumlah kehamilan dengan kelainan kromosom, berakhir dengan keguguran.

Ini adalah mekanisme tubuh wanita untuk menghentikan proses kehamilan apabila ada kelainan pada kromosom dari sel telur yang sudah dibuahi.


Bagaimana tanda-tanda keguguran dini?

Tanda-tanda dan gejala keguguran dini yang paling umum adalah pendarahan pada vagina dan kram seperti menstruasi yang sangat parah. Perdarahan dapat bervariasi dari ringan sampai berat, mungkin diikuti dengan keluarnya gumpalan darah, datang dan pergi selama beberapa hari.

Kadang-kadang, gejalanya hilang dan kehamilan berlanjut. Ini disebut ancaman keguguran.

Sayangnya, jika keguguran sudah "mengancam" seperti itu, maka biasanya akan benar-benar terjadi.

Apabila Anda mengalami perdarahan atau nyeri pada awal kehamilan, hubungi dokter Anda.

Beberapa wanita yang mengalami keguguran dini, tidak mengalami gejala apapun, dan baru diketahui pada saat melakukan pemeriksaan USG rutin. Monitor USG memperlihatkan kantung kehamilan yang kosong, dimana seharusnya berisi embrio. Ini disebut sebagai silent miscariage.

Anda mungkin tidak tahu bahwa Anda keguguran, sehingga kabar tersebut merupakan kejutan yang menyedihkan.


Apa yang akan terjadi setelah keguguran dini?

Dalam kebanyakan kasus, tubuh wanita akan menyelesaikan keguguran secara alami. Jika ini terjadi pada Anda, biasanya Anda tidak membutuhkan perawatan lebih lanjut.

Pendarahan kemungkinan masih akan terjadi selama seminggu sampai 10 hari dan biasanya berhenti setelah dua minggu atau tiga minggu. Setelah itu, Anda bisa beristirahat di rumah dengan pengobatan tertentu.

Dokter Anda mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan tes kehamilan di rumah Anda, untuk mengkonfirmasi bahwa kehamilan benar-benar telah berakhir.

Anda harus terus menemui dokter Anda selama beberapa waktu. Itu dilakukan untuk memastikan tubuh Anda sudah pulih sebagaimana mestinya.

Jika pendarahan berhenti setelah dua minggu atau lebih, Anda mungkin perlu perawatan ekstra dari dokter di rumah sakit. Perdarahan bisa berarti masih ada sedikit jaringan sisa kehamilan di dalam rahim Anda. Ini disebut keguguran tidak lengkap dan mungkin memerlukan pengobatan lebih lanjut.

Kami menyarankan Anda untuk melakukan salah satu hal berikut:

  • Manajemen alami: Pendarahan dibiarkan hingga seminggu atau lebih untuk selesai sendiri, tanpa pengobatan, asalkan tidak ada tanda infeksi yang berbahaya.
  • Manajemen medis: Mengkonsumsi obat-obatan untuk membantu mempercepat proses keguguran dan pemulihan.
  • Manajemen bedah: Operasi kecil untuk menyelesaikan keguguran dengan cepat.

Manajemen medis berarti Anda harus mengkonsumsi tablet melalui mulut (oral) atau bisa juga melalui vagina (vaginal). Setelah Anda mengkonsumsi tablet, pendarahan yang terjadi bisa menjadi berat dan memakan waktu lama sampai berhenti. Tapi itu artinya Anda tidak perlu menjalani operasi, dan Anda harus tinggal di rumah sakit untuk sementara waktu setelah melakukannya.

Manajemen bedah hanya membutuhkan waktu beberapa menit dan Anda bisa lebih cepat sembuh. Kemungkinan besar prosedur ini dilakukan di bawah pengaruh bius umum.

Satu keuntungan dari manajemen bedah adalah bahwa perdarahan biasanya segera berhenti setelah itu, sehingga lebih meringankan penderitaan Anda. Ini juga berarti kemungkinan Anda tidak harus tinggal lebih lama di rumah sakit

Anda mungkin akan terkejut ketika dokter tidak menyarankan atau mengatur sebuah pemeriksaan khusus bagi Anda setelah mengalami satu kali keguguran. Ini disebabkan karena para ahli menganggap satu kali keguguran itu cukup umum dan bukan menjadi tanda adanya masalah serius.

Keguguran dini biasanya terjadi bukan karena adanya masalah medis serius. Sangat mungkin kehamilan berikutnya akan sukses dan sehat.

Itulah sebabnya, belum perlu untuk melakukan tindakan medis lebih lanjut sebelum dua atau tiga kali keguguran berturut-turut.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan ibu hamil, simak ulasan kami tentang buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.