Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Kapan Waktu Terbaik Bercinta Agar Cepat Hamil?

Kapan waktu terbaik yang tepat bagi pasangan untuk bercinta agar cepat hamil? -

Apakah saat ini Anda merasa genit?

Anda merasa seksi?

Mungkin sekarang saat yang tepat untuk mengajak suami Anda bercinta agar Anda cepat hamil!

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Kapan Waktu Terbaik Bercinta Agar Cepat Hamil

Kapan waktu terbaik untuk bercinta agar bisa hamil?

Waktu yang paling efektif untuk bercinta dalam upaya untuk segera hamil adalah selama "jendela subur" Anda, yaitu selama sekitar 6 hari setiap bulannya.
Keenam hari tersebut adalah lima hari menjelang ovulasi, plus hari ovulasi itu sendiri. Ovulasi adalah saat ketika ovarium melepaskan sel telur.

Baca disini mengenai jendela subur wanita.

Sel telur Anda hanya mampu bertahan selama sekitar satu hari setelah dilepaskan. Tapi sperma pasangan Anda bisa bertahan hidup hingga seminggu.

Oleh karena itu, ada "jendela subur" selama enam hari, dimana sperma bisa menunggu di dalam tubuh Anda sampai ovarium melepaskan sel telur.
Anda kemungkinan besar hamil apabila Anda bercinta satu atau dua hari sebelum Anda berovulasi.
Namun, agak sedikit sulit untuk menentukan dengan tepat kapankah satu hari atau dua sebelum ovulasi itu?

Kami yakin Anda tidak ingin kehidupan seks Anda diatur oleh benda bernama kalender. Oleh sebab itu, kami menyarankan Anda untuk bercinta setiap 2 atau 3 hari sekali.

Jika Anda ingin lebih jitu, Anda perlu sedikit lebih berusaha untuk benar-benar mendeteksi kapan hari ovulasi Anda.

Hari ovulasi Anda tergantung pada 2 hal, yaitu:
  1. Seberapa lama siklus menstruasi Anda.
  2. Teratur atau tidaknya siklus menstruasi Anda.
Satu siklus menstruasi dapat terjadi selama 22 hari hingga 36 hari. Rata-ratanya seorang wanita mendapat haid antara 12 hari dan 14 hari setelah dia berovulasi.

Jika Anda memiliki siklus menstruasi selama 28 hari, Anda mungkin berovulasi tepat sekitar pertengahan siklus Anda.

Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang lebih singkat, Anda kemungkinan berovulasi pada beberapa hari menjelang akhir siklus menstruasi Anda.

Siklus menstruasi yang lebih lama kemungkinan berarti bahwa Anda akan berovulasi sekitar dua minggu setelah hari haid terakhir.

Hampir setengah dari seluruh wanita memiliki panjang siklus kurang atau lebih dari 28 hari. Jika panjang siklus menstruasi Anda berbeda-beda setiap bulan, jendela subur Anda juga akan berbeda-beda tiap bulan, tergantung siklus menstruasi Anda.

Itulah sebabnya, menurut dr. Rosdiana Ramli, waktu terbaik untuk bercinta agar cepat hamil adalah satu kali setiap dua atau tiga hari, tanpa menghitung kalender. Ini lebih efektif daripada memfokuskan upaya Anda hanya pada hari-hari tertentu. Dengan cara demikian juga dapat lebih membantu untuk meningkatkan kualitas sperma suami Anda dibandingkan dengan bercinta setiap hari.


Frekuensi bercinta yang baik

Ada beberapa spekulasi pendapat bahwa pasangan yang sedang dalam program hamil sebaiknya mengurangi frekuensi hubungan seksual selama jendela subur untuk meningkatkan pasokan sperma. Hal ini tidak sepenuhnya berlaku untuk sebagian besar pasangan.

Pasangan pria yang memiliki masalah kesuburan  harus berkonsultasi dengan dokter untuk menemukan strategi terbaik.

Namun, pasangan yang tidak bermasalah dengan sperma, tidak seharusnya mengurangi frekuensi bercinta, terutama di sekitar jendela subur wanita.

Peluang terjadinya pembuahan meningkat apabila Anda bercinta beberapa kali pada jendela subur Anda. Meskipun benar bahwa konsentrasi sperma menurun sedikit dengan meningkatnya frekuensi bercinta, setidaknya bercinta lebih sering akan memberi peluang yang lebih tinggi bagi terjadinya pembuahan dibanding jarang bercinta, dengan catatan kondisi sperma pria sehat.
Intinya, setiap satu kali bercinta pada jendela subur Anda, berarti menambah satu peluang pembuahan. Sesederhana itu.
Jika Anda merasa repot untuk mencatat suhu tubuh, memeriksa lendir serviks dll, bercintalah tiga kali seminggu secara rutin. Anda bahkan tidak perlu orgasme untuk bisa hamil. Hukum statistiklah yang akan membuat Anda berhasil hamil. Makin banyak peluru, makin besar kemungkinan ada salah satunya yang tepat sasaran.


Bagaimana caranya Anda tahu bahwa Anda sedang berovulasi?

Beberapa wanita bisa langsung tahu begitu saja bahwa ia sedang berovulasi. Wanita yang lainnya sama sekali tidak merasakan tanda-tanda apapun juga.

Jika Anda ingin hamil, Anda harus lebih memperhatikan tanda-tanda di tubuh Anda sendiri. Gejala bahwa Anda mendekati hari ovulasi bisa terlihat sekitar tiga minggu sebelum menstruasi Anda berikutnya. Berikut beberapa tanda-tanda bahwa Anda sedang berovulasi:
  • Adanya peningkatan volume lendir vagina, kental dan berbentuk seperti putih telur. Ini disebut lendir serviks subur.
  • Sedikit "pegal" pada satu sisi perut Anda (mittelschmerz).
  • Anda merasa lebih seksi dan genit. Hmmm...
Salah satu cara paling sederhana untuk mendeteksi hari subur Anda adalah dengan memeriksa lendir serviks Anda setiap hari. Perubahan lendir serviks adalah salah satu tanda termudah yang bisa Anda deteksi.


Pengaruh menstruasi yang tidak teratur terhadap peluang kehamilan

Menstruasi yang tidak teratur tidak selalu berarti bahwa Anda lebih tidak subur dibanding wanita yang menstruasinya teratur. Namun, jika menstruasi Anda tidak teratur atau jarak antara satu menstruasi dengan menstruasi berikutnya lebih dari 36 hari, temui dokter.

Kadang-kadang, siklus menstruasi yang tidak teratur disebabkan oleh masalah seperti polycystic ovarian syndrome (PCOS) atau adanya gangguan tiroid. Kondisi tersebut dapat menurunkan peluang Anda untuk hamil, maka sebaiknya segera temui dokter untuk diperiksa dan menjalani perawatan sedini mungkin apabila memang ternyata Anda mengidap salah satunya.

Semakin tidak teratur siklus menstruasi Anda, semakin sulit bagi Anda menentukan kapan waktu tersubur Anda.
Jadi, berlatihlah untuk mendeteksi perubahan lendir serviks dengan memeriksanya setiap hari.
Cobalah untuk bercinta ketika Anda merasakan lendir yang licin selama dua hari berturut-turut. Atau seperti yang disarankan sebelumnya, lebih mudah untuk bercinta secara teratur setiap dua atau tiga hari sekali.

Beberapa wanita ada yang menggunakan alat prediksi ovulasi untuk menentukan waktu tersubur mereka. Sebagian besar alat prediksi ini bekerja dengan mendeteksi kadar luteinizing hormon (LH), yaitu hormon yang memicu terjadinya pelepasan telur. Anda bisa menggunakan alat prediksi seperti ini untuk mendeteksi masa subur Anda dan mengetahui kapan waktu terbaik untuk bercinta agar cepat hamil.


Bagaimana jika belum hamil juga?

Beberapa pasangan melaporkan bahwa mereka belum juga hamil setelah bercinta dengan optimal pada waktu-waktu yang disarankan selama beberapa bulan.

Dalam hal ini, Anda bisa memutuskan untuk mencari bantuan medis guna mendeteksi kondisi-kondisi tertentu yang mungkin menjadi penghalang keberhasilan program hamil Anda.

Walaupun pada umumnya pasangan disarankan untuk menunggu sambil berusaha selama satu tahun penuh atau lebih sebelum mencari bantuan medis, tetapi masuk akal untuk mencari bantuan medis lebih awal jika Anda yakin bahwa Anda telah betul-betul bercinta tepat di jendela subur Anda selama beberapa bulan tanpa hasil.

Jika Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.