Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Cara Cepat Hamil Setelah Berhenti KB (Pil, Suntik dan Spiral)

Tips cara cepat hamil setelah lama KB pil, suntik dan spiral-

Ada banyak jenis KB hormonal.

Pil KB adalah salah satu jenis KB hormonal yang sangat populer karena harganya yang terjangkau, nyaman dan efektif.

KB suntik juga merupakan salah satu jenis KB hormonal. Jenis kontrasepsi ini diberikan melalui suntikan setiap tiga bulan sekali dan setiap satu kali injeksi akan mencegah kehamilan selama kira-kira 13 minggu.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Cara Cepat Hamil Setelah Berhenti KB (Pil, Suntik dan Spiral)

Wanita seringkali memutuskan untuk menggunakan KB suntik karena tidak terlalu repot. Meskipun lebih simpel, KB suntik akan memakan waktu lebih lama untuk hamil setelah berhenti menggunakannya dibanding pil KB biasa.

Salah satu jenis KB hormonal lainnya adalah spiral. Spiral adalah sebuah alat berbentuk huruf T yang terbuat dari plastik kecil yang dimasukkan melalui serviks ke dalam rahim Anda.

Spiral bekerja dengan melepaskan sejumlah kecil hormon ke dalam rahim Anda. Spiral dapat digunakan untuk mencegah kehamilan sampai lima tahun.

Jika Anda kemudian memutuskan untuk berhenti KB, Anda mungkin memiliki beberapa pertanyaan mengenai hubungan antara KB hormonal dengan kesuburan dan kehamilan.

Jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan seperti itu tergantung pada banyak faktor, termasuk jenis KB yang Anda gunakan dan keteraturan siklus menstruasi Anda sebelum dan setelah menggunakan KB tersebut.


Seberapa cepat Anda bisa hamil setelah berhenti KB?

Ini mungkin pertanyaan yang paling sering ditanyakan mengenai cara cepat hamil setelah KB. Jawabannya tergantung pada jenis KB yang Anda gunakan.

Anda bisa hamil secepat tubuh Anda mulai berovulasi normal lagi.

Cepat hamil setelah berhenti menggunakan Pil KB

Jika Anda menggunakan pil KB, Anda mungkin mulai berovulasi sekitar dua minggu setelah berhenti menggunakan pil KB. Sulit untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan bagi Anda untuk mulai berovulasi lagi.

Beberapa wanita bisa langsung kembali subur segera setelah berhenti menggunakan pil KB, sedangkan wanita lain butuh waktu hingga beberapa bulan.
Wajar apabila menstruasi Anda menjadi tidak teratur selama dua atau tiga siklus setelah berhenti menggunakan pil KB. Setelah siklus menstruasi Anda normal dan Anda mulai berovulasi kembali, seharusnya Anda pun sudah bisa segera hamil.
Pil KB bekerja dengan cara mencegah terjadinya ovulasi. Setelah Anda berhenti minum pil KB, hormon KB tersebut akan segera keluar dari tubuh Anda, biasanya butuh waktu beberapa hari.

Setelah hormon tersebut hilang,  tubuh Anda akan mulai berfungsi normal lagi. Itu berarti tubuh Anda akan mulai memproduksi folikel lagi, yang akhirnya akan membuat Anda berovulasi kembali.

Setiap wanita berbeda-beda, beberapa wanita mungkin butuh beberapa minggu untuk mulai ovulasi, sementara wanita lain mungkin butuh beberapa bulan.

Tetapi secara umum, tubuh Anda harusnya sudah berada dalam "mode normal" dalam waktu kurang dari dua sampai tiga bulan setelah berhenti menggunakan pil KB. Jadi jika Anda sudah berovulasi lagi, itu berarti tubuh Anda sudah kembali ke irama normalnya.
Nah, jika Anda bermasalah dengan ovulasi sebelum Anda mulai menggunakan pil KB, maka masalah tersebut mungkin akan kembali setelah Anda berhenti menggunakan pil KB.
Telat haid (atau tidak haid sama sekali) setelah Anda berhenti menggunakan pil KB kadang juga terjadi. Hal ini disebut juga amenore, dan hal pertama yang terlintas dalam pikiran Anda ketika Anda telat datang bulan adalah, bahwa Anda mungkin hamil atau Anda tidak berovulasi.

Faktanya, bahkan tanpa mendapat haid pertama setelah berhenti menggunakan pil KB, Anda tetap berpeluang hamil. Lakukan tes kehamilan untuk mengkonfirmasi hal ini.


Cepat hamil setelah berhenti menggunakan KB suntik

Jika Anda menggunakan KB suntik, maka mungkin akan memakan waktu lebih lama agar siklus Anda kembali normal.

Perlu diingat bahwa KB suntik dirancang sebagai bentuk kontrasepsi yang lebih lama dibanding pil KB. Meskipun KB suntik dirancang untuk menghindari kehamilan sampai tiga bulan, namun bisa saja KB suntik ini mencegah kehamilan lebih lama dari itu.

KB suntik bekerja menggunakan hormon sintetis yang mirip dengan progesteron. Jenis KB ini dirancang untuk mencegah tubuh Anda berovulasi, tetapi juga membuat lendir serviks Anda tebal serta menipiskan lapisan rahim untuk mencegah terjadinya implantasi.

Untuk bisa hamil, Anda tidak saja harus berovulasi, tetapi tubuh Anda juga perlu memproduksi lendir serviks yang subur dan lapisan rahim yang tebal setelah Anda berovulasi.

Alasan KB suntik tahan lama adalah karena cara kerjanya. Kadar DMPA (kandungan hormon sintetis pada KB suntik) secara bertahap meningkat sejak disuntikkan dan mencapai puncaknya setelah tiga minggu. Setelah tiga minggu berlalu, kadar DMPA mulai berkurang secara eksponensial.

Mungkin akan memakan waktu selama 200 hari sebelum DMPA benar-benar hilang dari aliran darah Anda.

Bisa saja memakan waktu hingga satu tahun setelah berhenti KB suntik untuk menormalkan kembali siklus menstruasi Anda dan mungkin akan memakan waktu hingga dua tahun sebelum Anda bisa hamil.


Cepat hamil setelah berhenti menggunakan KB spiral

KB spiral bekerja dengan melepaskan levonorgestrel (bentuk sintetis dari progesteron) ke dalam rahim Anda. Hal ini menyebabkan lendir serviks Anda menebal.

Lendir serviks yang tebal akan menyulitkan sperma untuk berenang dan mencegah sperma untuk mencapai sel telur. KB spiral juga membuat lapisan rahim Anda menjadi sangat tipis sehingga mencegah terjadinya implantasi sel telur pada dinding rahim apabila terjadi pembuahan.

KB spiral juga mencegah ovulasi, tetapi fungsi utamanya adalah menghalangi sperma mencapai sel telur dan dengan mencegah implantasi. Setelah spiral dilepas, harusnya Anda akan kembali subur dengan segera.

Kebanyakan wanita mulai mendapat siklus menstruasi teratur segera setelah lepas spiral, namun wajar juga untuk mendapat siklus yang tidak teratur dulu selama beberapa sebelum siklus Anda kembali normal dan teratur.
Setelah siklus menstruasi Anda normal dan teratur, maka peluang Anda untuk hamil sama besarnya dengan wanita yang tidak pernah menggunakan KB.

Berapa lama harus menunggu untuk memulai program hamil setelah berhenti KB?

Anda bisa mulai mencoba untuk hamil segera setelah Anda berhenti menggunakan KB.

Namun, ada baiknya Anda menunggu sampai siklus menstruasi Anda kembali teratur. Ini tidak harus, tetapi direkomendasikan. Menunggu hingga siklus menstruasi Anda teratur akan memudahkan dokter untuk membuat catatan kehamilan Anda.


Haruskah pil KB dihabiskan atau bisa berhenti di tengah jalan?

Hal ini sepenuhnya terserah Anda. Anda dapat berhenti minum pil KB setiap saat. Konsultasikan dengan dokter Anda sebab menghentikan konsumsi pil KB di tengah jalan akan ada efek sampingnya, walaupun tidak berbahaya bagi kesehatan.


Bagaimana jika siklus menstruasi Anda belum kembali setelah berhenti KB?

Kecuali Anda menggunakan KB suntik, siklus menstruasi Anda harusnya kembali normal dalam waktu dua atau tiga bulan.

Karena dibutuhkan waktu sedikit lebih lama agar hormon dari KB suntik sepenuhnya keluar dari tubuh anda, sehingga mungkin diperlukan waktu sedikit lebih lama sebelum Anda mulai mendapatkan siklus haid yang normal.

Sayangnya, setelah berhenti KB, mungkin diperlukan waktu beberapa lama bagi tubuh Anda untuk kembali berfungsi normal. Tubuh Anda akan mengatur dirinya sendiri. Sulit untuk mengetahui dengan pasti kapan kesuburan Anda akan kembali normal dan kapan Anda akan mulai berovulasi atau menstruasi sejak berhenti KB, atau yang mana akan terjadi lebih dahulu, ovulasi atau menstruasi.

Jika periode menstruasi Anda tidak kembali segera, solusi termudah adalah dengan melakukan tes kehamilan selama beberapa minggu hingga periode menstruasi Anda kembali normal. Jika periode menstruasi Anda tidak kembali dalam waktu enam bulan, temui dokter Anda.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.