Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

10 Tips Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Pria

Beberapa tips sukses program hamil dengan cara meningkatkan kualitas sperma pria -

Meskipun pasangan wanitalah yang mengandung bayi selama sembilan bulan, namun calon ayah juga memiliki peran yang tidak kalah pentingnya untuk mewujudkan kehamilan, sebab kualitas spermanya akan mempengaruhi apakah Anda bisa dan memiliki kehamilan yang sehat.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Tips Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Pria


Untuk memastikan sperma pria selalu berada dalam kondisi terbaik, lakukan beberapa tips penting berikut ini.


1. Jaga berat badan ideal

Terlalu kurus atau terlalu gemuk memiliki efek negatif terhadap kualitas sperma pria selain dapat mempengaruhi libido dan performa pria seksial pria di atas ranjang.

Lakukan diet sehat yang terdiri dari buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian dan susu, serta lakukan aktivitas fisik (olahraga) beberapa hari dalam seminggu untuk mencapai atau mempertahankan berat badan yang ideal dan sehat.


2. Konsumsi asam folat

Asam folat tidak hanya penting untuk calon ibu.

Pria yang tidak mengkonsumsi cukup asam folat akan membawa lebih banyak kromosom abnormal (tidak normal) dalam sperma mereka.
Ketika sperma dengan kromosom yang abnormal membuahi sel telur, maka dapat menyebabkan cacat lahir atau keguguran.
Lebih dari setengah dari seluruh jumlah keguguran pada trimester pertama disebabkan oleh kelainan kromosom pada embrio. Ini berarti pria harus mulai mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak asam folat, seperti kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, biji-bijian, buah jeruk dll.


3. Berhenti merokok dan konsumsi obat-obatan

Merokok dapat mengurangi jumlah sperma dan membuat sperma menjadi lambat.
Untuk memperbaiki kemampuan sperma, pria harus berhenti merokok.
Jika pasangan pria Anda merokok, ia harus menghentikan kebiasaan ini setidaknya 3 bulan sebelum memulai program hamil. Produksi sperma membutuhkan waktu sekitar tiga bulan, sehingga perubahan yang dilakukan pria pada hari ini, baru akan berdampak pada kualitas sperma 3 bulan dari sekarang.

Pria harus menghentikan konsumsi obat-obatan terlarang juga. Sperma bisa rusak karena obat-obatan ini, dan pasangan wanita lebih beresiko untuk mengalami keguguran jika pasangan prianya mengkonsumsi narkoba.


4. Stop alkohol

Batasi atau stop sama sekali asupan alkohol jika seorang pria mau menjadi seorang ayah.

Alkohol telah terbukti mengurangi produksi sperma dan menyebabkan kelainan sperma. Alasan lainnya adalah: alkohol akan memperburuk kinerja pria di atas ranjang.


5. Lakukan pemeriksaan medis

Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum memulai program hamil, akan memberi gambaran mengenai status kesehatan dan kesuburan pria. Ia bisa berdiskusi dengan dokter tentang berat badannya, obat-obatan yang ia konsumsi, faktor gaya hidup yang dapat mempengaruhi kesuburan, gangguan genetik atau riwayat kesehatan yang mungkin bisa menimbulkan risiko pada bayi.


6.Kurangi kafein

Sebuah studi menemukan bahwa jumlah dan konsentrasi sperma sedikit berkurang pada pria yang banyak mengkonsumsi soda atau kafein.

Pria harus membatasi konsumsi kafein mereka (yang mencakup kopi, teh, cokelat, dan minuman energi) hingga hanya sekitar 300 miligram per-hari.


7. Hindari stress

Stres dapat meningkatkan jumlah sperma yang abnormal dan mengurangi konsentrasinya.

Tidur dan makanlah dengan baik serta berolahragalah secara teratur untuk meningkatkan energi dan melepaskan ketegangan.

Luangkan waktu untuk bergaul dengan teman-teman atau lakukanlah kegiatan lain yang menyenangkan seperti menekuni hobi atau bersantai.


8. Periksa obat-obatan dan suplemen yang dikonsumsi

Sebelum Anda berdua memulai program hamil, buatlah daftar semua obat yang dikonsumsi, termasuk obat yang diresepkan, vitamin dan suplemen herbal. Konsultasikan dengan dokter mengenai obat-obatan dan suplemen tersebut dengan dokter.

Beberapa obat bisa mempengaruhi kualitas atau kuantitas sperma pria. Jika pasangan pria Anda mengkonsumsi obat yang mungkin bisa mengganggu program hamil Anda, dokter bisa merekomendasikan suplemen lain yang lebih baik.


9. Jaga suhu testis

Mengapa testis pria menggantung, bukannya menempel pada tubuh pria? Sebab sperma diproduksi pada suhu yang lebih dingin daripada suhu tubuh normal manusia.
Produksi sperma hanya bisa terjadi pada suhu tertentu, yang bahkan suhu normal tubuh manusia masih dianggap terlalu panas. Jika suhu pada testis terlalu panas, maka itu dapat mengganggu produksi spermanya.
Jadi, seorang pria harus mengurangi mandi air panas, sauna dan kamar uap.
Ada kemungkinan bahwa memangku laptop terlalu sering juga dapat menyebabkan panas berlebih pada daerah selangkangan yang mungkin dapat mempengaruhi kualitas sperma.


10. Hindari racun lingkungan

Jika pasangan pria Anda bekerja di lingkungan yang banyak mengandung bahan kimia dan racun lingkungan, ia perlu untuk menjada diri agar tidak terpapar bahan-bahan kimia tersebut.

Bahan kimia beracun seperti logam berat, timbal, dan pelarut kimia dapat meningkatkan persentase jumlah sperma yang rusak.

Jika ia bekerja di sekitar bahan kimia, ia harus membatasi kontak dengan bahan-bahan tersebut dengan memakai masker wajah dan pakaian pelindung lainnya.

Kalau Anda atau pasangan Anda senang membaca buku bagus seputar tips cara memaksimalkan kesuburan pria dan wanita pada berbagai tingkatan usia, simak ulasan kami mengenai buku laris Panduan Cara Cepat Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.