Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Tanda-tanda dan Gejala Kehamilan Anak Bayi Kembar

Tanda-tanda dan beberapa gejala kehamilan anak bayi kembar -

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan para ibu hamil adalah, "Apakah saya mengandung anak kembar?".

Dan sampai betul-betul dikonfirmasi oleh dokter bahwa hanya ada satu embrio dalam rahim, kemungkinan ini memang selalu ada.


Tanda-tanda dan Gejala Kehamilan Anak Bayi Kembar


Bagi wanita yang memiliki riwayat keluarga kembar, atau yang pernah hamil anak kembar sebelumya, atau menjalani bantuan medis terkait kesuburan, maka peluang untuk memiliki anak kembar lebih tinggi.

Karena beberapa jenis perawatan kesuburan dapat meningkatkan peluang terjadinya hamil kembar, maka isu ini biasanya segera dikemukakan oleh dokter sebelum fase perawatan disetujui kedua belah pihak.
 
Beberapa wanita memandang bahwa memiliki anak kembar akan sangat menyenangkan, tetapi wanita yang lain mungkin tidak demikian. Persepsi Anda sendiri akan dipengaruhi oleh pengalaman pribadi Anda, riwayat, keinginan dan dukungan dari orang terdekat Anda.

Bagi wanita yang telah diberitahu tentang risiko yang mungkin timbul, atau yang memang memiliki riwayat kembar dalam keluarga mereka, mengandung bayi kembar mungkin sudah tidak mengejutkan lagi.

Tapi bagi wanita yang tidak menyangka akan mengandung anak kembar, atau yang bahkan tidak merencanakan untuk hamil sama sekali, kemudian mengetahui bahwa mereka hamil bayi kembar, hal tersebut dapat menjadi kejutan.


Apa perbedaan tanda-tanda dan gejala hamil kembar?

Tanda-tanda kehamilan kembar tidak begitu jauh berbeda dengan gejala kehamilan normal, hanya saja bisa dirasakan jauh lebih awal.

Pada tahap kehamilan, gejala kehamilan kembar cenderung dapat dirasakan lebih cepat, lebih jelas dan lebih intens dibandingkan dengan kehamilan normal.

Penting untuk diingat bahwa setiap wanita adalah unik. Namun ada beberapa gejala "klasik" atau standar yang sering dikaitkan dengan kehamilan kembar. Banyak dari gejala ini berhubungan dengan tingkat hormon hCG (Human Chorionic Gonadotrophin Hormon) yang lebih tinggi dan lebih terkonsentrasi. Hormon ini merupakan hormon kehamilan. Hormon ini terutama bertanggung jawab untuk mempertahankan embrio dan memaksimalkan peluang janin untuk bertahan hidup.


Kehamilan kembar lebih mungkin terjadi pada:

  • Wanita berusia diatas 30 tahun.

  • Wanita yang lebih tinggi dari rata-rata, peluang hamil kembar lebih besar terjadi pada wanita yang lebih tinggi dibandingkan wanita dengan tinggi badan rata-rata atau pendek.

  • Wanita yang kelebihan berat badan dengan BMI (Body Mass Index) > 25.

  • Wanita yang memiliki riwayat anak kembar atau jika ada anak kembar dalam keluarga biologis Anda misalnya ibu, bibi atau saudara yang memiliki anak kembar fraternal.

  • Wanita yang menjalani perawatan kesuburan untuk bisa hamil.

  • Wanita yang sudah pernah hamil sebelumnya.

Tanda-tanda dan Gejala Kehamilan Bayi Kembar

  1. Beberapa akan langsung tahu apabila mereka hamil anak kembar, bahkan sebelum dikonfirmasi secara medis bahwa mereka hamil. Mereka mungkin bermimpi, intuisi atau sudah memiliki visi atau keyakinan dalam diri mereka bahwa mereka hamil anak kembar.

  2. Beberapa wanita akan diberitahu bahwa mereka hamil anak kembar oleh pasangan mereka, kerabat, keluarga atau teman dekat, terutama apabila mereka memiliki pengalaman mengenai hal tersebut.

  3. Merasa sangat mual sejak awal kehamilan. Gejala ini kadang-kadang sangat ekstrim sehingga si calon ibu benar-benar tidak bisa mentolerir segala jenis makanan kecuali makanan yang paling lunak dan paling mudah untuk dicerna.

  4. Intoleransi ekstrim terhadap bau, tekstur dan penampilan beberapa makanan. Umumnya daging, makanan laut, kopi dan teh.

  5. Bentuk rahim terlalu besar yang mencerminkan fakta bahwa ada dua embrio yang berkembang, bukannya satu.

  6. Nyeri payudara ekstrim - sampai pada titik dimana sudah sangat tidak nyaman untuk memakai bra.

  7. Buang air kecil lebih sering dari biasanya. Meskipun gejala ini merupakan tanda-tanda awal kehamilan yang umum, namum ketika hamil bayi kembar, gejala ini jauh lebih terasa.

  8. Kelelahan yang sangat. Ini juga merupakan gejala kehamilan umum, hanya saja terasa lebih parah pada kehamilan kembar.

  9. Tingginya tingkat hormon hCG. Ini dapat terlihat pada tes kehamilan urin. Bahkan periode menstruasi terhenti, kadar hormon hCG bisa sangat tinggi sehingga apabila dilakukan tes kehamilan, hasilnya akan terlihat sesegera mungkin menunjukkan positif. Bagi wanita yang menjalani perawatan kesuburan, tes darah dapat mencerminkan tingkat konsentrasi hCG yang sangat tinggi segera setelah pembuahan.

  10. Beberapa wanita akan mengalami kram pada rahim lebih kuat yang tidak terkait dengan kehilangan darah. Ini bisa jadi merupakan gejala dari nyeri ligamen akibat rahim yang berkembang relatif sangat cepat.

  11. Jantung Anda bekerja lebih keras dari biasanya. Banyak wanita menyadari bahwa denyut jantung mereka lebih tinggi dari kondisi normal. Ini adalah pertanda bahwa jantung mereka harus memompa volume darah yang lebih besar pada setiap kontraksi otot jantung guna memasok rahim dengan oksigen.

  12. Murung, mudah sedih dan menangis serta secara mental merasa tidak stabil. Suasana hati yang labil adalah gejala kehamilan yang umum, tetapi gejala ini cenderung terasa lebih ekstrim ketika Anda hamil bayi kembar.

  13. Anda mungkin dapat merasakan bayi dalam rahim bergerak jauh lebih cepat dari yang seharusnya pada usia kehamilan Anda. Wanita yang sedang hamil anak kembar mengatakan bahwa mereka merasakan adanya pergerakan lebih awal dari biasanya  (yaitu pada usia kehamilan ke 15-16 minggu).

Bagaimana kehamilan kembar dipastikan?

Meskipun Anda, pasangan Anda atau dokter Anda mungkin sudah memperkirakan bahwa Anda sedang hamil anak kembar, tetap belum pasti 100% sebelum secara medis dikonfirmasi kebenarannya, dengan cara antara lain:
  1. USG, di mana dua embrio didefinisikan dengan jelas pada layar.

  2. Terdengar adanya dua detak jantung yang terpisah pada alat Doppler.

  3. Tanpa adanya alat medis, maka kehamilan kembar masih belum dapat dipastikan 100% hingga bayinya lahir.

Komplikasi yang umum terjadi pada kehamilan anak kembar

Sayangnya, risiko komplikasi kehamilan meningkat ketika seorang wanita mengalami kehamilan anak kembar. Tapi banyak juga wanita menjalani kehamilan dengan lancar dan hanya karena Anda sedang hamil anak kembar, bukan berarti Anda akan mengalami komplikasi.

Beberapa komplikasi terkait kehamilan anak kembar, antara lain:
  • Kelahiran prematur - misalnya sebelum 38 minggu usia kehamilan.

  • Bayi berukuran kecil dengan berat lahir rendah - sebab ada dua janin yang tumbuh dalam satu ruang.

  • Satu bayi lebih kecil dari yang lain. Hal ini umum terjadi pada kehamilan kembar, sebab satu janin menerima lebih banyak nutrisi dan mendapat ruang lebih besar dibanding kembarannya.

  • Preeklamsia.

  • Diabetes gestational.


Yang penting untuk diingat pada saat hamil anak kembar

  • Perawatan reguler dengan praktisi kesehatan yang berkualitas.

  • Berkonsultasi dengan ahli gizi mengenai nutrisi yang dibutuhkan dan juga pengaturan pola makan.

  • Banyak beristirahat. Membesarkan anak kembar membutuhkan banyak energi.

  • Anda mungkin harus menjalani pemeriksaan ultrasound dengan lebih teratur.

  • Mempersiapkan diri untuk menjalani persalinan lebih cepat dari normalnya. Anak kembar biasanya lahir lebih awal dan haruslah terorganisasi dengan baik.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.