Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Tanda-tanda dan Gejala Awal Kehamilan Paling Dini

Apa saja gejala dan tanda-tanda awal kehamilan yang paling jelas dan dominan terlihat pada wanita? -

Tanda paling awal yang dialami oleh wanita ketika ia hamil adalah terlambat datang bulan yang dikonfimasi oleh tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif.

Tes kehamilan, baik yang dilakukan sendiri di rumah atau oleh dokter, bekerja dengan cara mengukur kadar hormon human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin atau darah wanita. Hormon ini dilepaskan oleh tubuh wanita segera setelah sel telur yang telah dibuahi, mulai menempel pada rahim.

Tes kehamilan urin dapat mendeteksi kadar hCG sekitar 10 hari setelah pembuahan, sementara tes darah yang biasanya dilakukan di kantor dokter, dapat mendeteksi kehamilan sekitar tujuh sampai 10 hari setelah terjadinya pembuahan.

Tes yang dilakukan terlalu cepat kerap memberikan hasil yang keliru.

Wanita biasanya mengalami beberapa tanda-tanda awal kehamilan, dan gejala awal kehamilan yang paling umum dan pasti adalah kelelahan, nyeri payudara, mual dan kembung. Tapi tidak semua wanita mengalami gejala awal kehamilan yang sama, atau mengalami gejala tersebut pada tingkat yang sama.

Dari semua tanda-tanda awal kehamilan, beberapa wanita tertentu hanya mengalami telat datang bulan saja, tanpa gejala tidak nyaman lainnya. Mereka cukup beruntung.

Trimester pertama kehamilan biasanya sangat tidak nyaman bagi sebagian besar wanita, tapi setelah itu keadaan akan mulai membaik.

Trimester kedua kehamilan adalah saat-saat yang paling menyenangkan bagi ibu hamil.

Selama tahap awal kehamilan, para dokter akan "membebaskan" pasien mereka untuk melakukan apapun yang bisa membantu mereka melewati masa-masa sulitnya dan beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi pada tubuh mereka.

Berikut ini adalah 10 tanda-tanda pasti dan gejala awal kehamilan yang paling dini:

Tanda-tanda awal kehamilan #1: Terlambat haid

Terlambat haid adalah salah satu tanda-tanda kehamilan yang biasanya akan langsung membuat wanita "curiga" bahwa dirinya hamil.

Namun, sebenarnya ada penyebab lain mengapa kadang haid terlambat datang. Hal ini kadang terjadi pada wanita yang siklusnya kurang teratur setiap bulannya.

Alasan lain mengapa wanita kadang terlambat haid adalah olahraga berlebihan, kenaikan atau penurunan berat badan dengan cepat dan banyak, stress, sakit, atau sedang menyusui.


Tanda-tanda awal kehamilan #2: Pendarahan/bercak

Dua minggu setelah pembuahan terjadi, seorang wanita yang hamil dapat melihat adanya bercak atau pendarahan ringan pada vagina. Warna bercak bervariasi antara merah muda hingga coklat tua, dan mungkin juga disertai dengan kram ringan, sehingga Anda mungkin mengira akan menstruasi.

Hal ini dikenal sebagai pendarahan implantasi yang terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tertanam pada dinding rahim. Perdarahan ringan ini cenderung terjadi tepat menjelang jadwal menstruasinya, tapi jauh lebih ringan daripada darah menstruasi.


Tanda-tanda awal kehamilan #3: Nyeri payudara

Enam minggu setelah terlambat haid atau dua minggu setelah pembuahan, Anda mungkin merasakan bahwa payudara Anda terasa lebih "penuh" dan putingnya lebih sensitif. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron dan estrogen, serta adanya peningkatan aliran darah ke daerah payudara.

Dokter menyarankan wanita mengenakan bra olahraga yang ringan dan tidak ketat.

Masih berhubungan dengan payudara, tanda awal kehamilan adalah kulit yang berada di sekitar puting payudara wanita, yang dikenal sebagai areola, menjadi lebih gelap dan lebih besar. Hal ini terjadi karena pelepasan hormon awal kehamilan.


Tanda-tanda awal kehamilan #4: Kelelahan

Selama trimester pertama kehamilan Anda akan merasa sangat lelah. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron pada awal kehamilan.

Sekitar satu minggu setelah pembuahan, Anda sudah akan merasa lebih mudah lelah, lesu dan mengantuk.

Kelelahan ini disebabkan karena volume darah meningkat untuk memasok nutrisi ke plasenta dan janin yang sedang berkembang, sehingga menyebabkan jantung Anda bekerja lebih keras.


Tanda-tanda awal kehamilan #5: Morning sickness

Istilah "morning sickness" sebenarnya kurang tepat sebab rasa mual dan muntah bisa menyerang setiap saat, siang atau malam hari. Anda mungkin akan mulai merasa kram pada perut antara minggu keenam dan kedua belas kehamilan, dan akan hilang sendiri sekitar minggu ke-14.

Mual dan muntah ini terjadi pada 70-85 persen wanita hamil. Gejala-gejala ini dipicu oleh perubahan yang diakibatkan oleh pelepasan hormon kehamilan.

Untuk meringankan gejala mual dan muntah ini, wanita hamil dianjurkan untuk sering makan dalam porsi kecil, beristirahat sebanyak mungkin dan memilih makanan tanpa aroma yang kuat serta minum teh jahe.

Solusi lainnya adalah makan kerupuk di pagi hari sebelum beranjak dari tempat tidur, mengkonsumsi makanan ringan yang tinggi protein, seperti yoghurt, dan menghindari makanan pedas dan berlemak.


Tanda-tanda awal kehamilan #6: Perut kembung

Pada minggu-minggu awal kehamilan, saat perut Anda belum membesar, tapi biasanya perut Anda sudah mulai terasa nyeri. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron.


Tanda-tanda awal kehamilan #7: Perubahan suasana hati (mood)

Selama bulan-bulan awal kehamilan, suasana hati Anda mungkin terasa seperti sedang naik roller coaster. Perubahan kadar hormon kehamilan mempengaruhi tubuh dan pikiran ibu hamil.

Anda akan merasakan gejala seperti menjelang menstruasi. Bagi beberapa wanita, hal ini dapat membuat beberapa wanita lebih mudah marah dari biasanya, sementara wanita yang lain menjadi lebih cengeng dan lebay..

Selain sebagai respon terhadap perubahan kadar hormon, perubahan suasana hati juga bisa disebabkan oleh beberapa perubahan fisik yang terjadi di awal kehamilan, seperti kelelahan dan mual, serta perubahan emosional, termasuk stress karena akan menjadi orangtua, kekhawatiran akan kesehatan bayi serta kekhawatiran keuangan.

Tanda-tanda dan Gejala Awal Kehamilan Paling Dini


Tanda-tanda awal kehamilan #8: sering buang air kecil dan sembelit

Dimulai sekitar enam minggu sampai trimester pertama hingga sepanjang kehamilannya, Anda mungkin akan lebih sering buang air kecil.

Sering buang air kecil terjadi pada awal kehamilan karena ginjal bekerja lebih keras untuk menyaring kelebihan cairan dalam tubuh, seperti volume darah yang meningkat.

Ketika usia kehamilan makin tua dan janin makin tumbuh dan berkembang di dalam rahim, kandung kemih makin mengalami tekanan sehingga Anda akan semakin sering buang air kecil.

Sembelit dapat disebabkan oleh melonjaknya kadar progesteron yang memperlambat sistem pencernaan sehingga lebih banyak nutrisi yang dapat mencapai janin. Hormon-hormon kehamilan juga merelaksasi otot pencernaan yang bertugas mendorong limbah makanan di dalam usus. Cara mengatasinya adalah dengan menjadi lebih aktif secara fisik dan banyak minum cairan.


Tanda-tanda awal kehamilan #9: Sakit kepala dan sakit punggung

Menderita sakit kepala adalah gejala awal yang umum terjadi selama trimester pertama kehamilan. Hal ini bisa menjadi tanda dari kelaparan atau dehidrasi.

Nyeri punggung bagian bawah, yang lebih terasa seperti pegal yang parah, adalah tanda-tanda awal kehamilan yang juga sering dikeluhkan. Sakit punggung lebih umum terjadi selama trimester kedua dan ketiga, seiring pertumbuhan rahim yang menekan saraf dan pembuluh darah di punggung dan panggul, dan juga disebabkan kenaikan berat badan akibat kehamilan yang merubah pusat gravitasi wanita dan postur tubuhnya.


Tanda-tanda awal kehamilan #10: Pusing

Beberapa wanita akan merasa pusing pada bulan-bulan awal kehamilan. Rasa pusing ini berhubungan dengan rendahnya kadar gula darah atau bisa juga karena dehidrasi. Bisa juga terjadi akibat pergeseran aliran darah di dalam tubuh, terutama ketika seorang wanita merubah posisinya, misalnya dari duduk ke berdiri, atau ketika bangkit tempat tidur.

Jika Anda pusing hingga pingsan, segera hubungi dokter Anda.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.