Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

15 Persiapan Penting Sebelum Menjalani Program Kehamilan

Apa saja persiapan-persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum mulai menjalani program hamil? -

Mungkin saat ini Anda telah memutuskan untuk hamil dan siap menjadi orangtua.

Agar kehamilan Anda sehat dan melahirkan bayi yang sehat pula, ada beberapa hal penting yang perlu Anda lakukan sebelum Anda mulai menjalani program hamil.

Dalam artikel ini kita akan membahas persiapan-persiapan apa saja yang penting untuk Anda lakukan sebelum hamil.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Persiapan Sebelum Menjalani Program Kehamilan

1. Jadwalkan kunjungan pra-konsepsi

Hubungi ahli kandungan, bidan, atau dokter keluarga Anda untuk melakukan pemeriksaan pra-konsepsi.

Dokter akan meninjau riwayat kesehatan pribadi dan keluarga Anda, kondisi kesehatan Anda saat ini, dan semua obat atau suplemen yang Anda konsumsi.

Beberapa obat-obat dan suplemen tidak aman bagi kehamilan, dan beberapa diantaranya mungkin perlu diganti sebelum Anda mulai menjalani program hamil, sebab obat-obat tersebut tersimpan dalam lemak dan mengendap di tubuh Anda.

Anda dan dokter Anda perlu mendiskusikan pola makan, berat badan, olahraga, dan kebiasaan buruk yang mungkin Anda miliki (seperti merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan).

Dokter mungkin akan merekomendasikan multivitamin, melakukan imunisasi, menguji kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit seperti cacar air dan rubella, dan lain-lain.
Selain itu, Anda mungkin akan dirujuk ke dokter spesialis jika Anda menderita masalah kesehatan tertentu, seperti asma, diabetes, atau tekanan darah tinggi.

2. Konsumsi asam folat (dan berhati-hati terhadap vitamin A)

Mengkonsumsi suplemen asam folat sangat penting dalam program hamil.

Dengan mengkonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari selama setidaknya satu bulan sebelum Anda hamil dan selama trimester pertama kehamilan Anda, Anda mengurangi risiko mengandung bayi yang menderita cacat tabung saraf seperti spina bifida hingga 50 sampai 70 persen.

Mengkonsumsi asam folat juga membantu mencegah beberapa cacat lahir lainnya.

Anda dapat membeli suplemen asam folat di apotek.
Periksa label pada kemasan untuk memastikan produk tersebut mengandung minimal 400 mcg asam folat yang Anda butuhkan.
Juga periksa untuk memastikan bahwa multivitamin yang Anda konsumsi tidak mengandung kadar vitamin A lebih tinggi dari asupan harian yang direkomendasikan, yaitu770 mcg RAE (2.565 IU).
Mengasup terlalu banyak vitamin A juga dapat meningkatkan resiko cacat lahir.

3. Hentikan minuman keras, merokok, dan obat-obatan.

Jika Anda merokok atau mengkonsumsi obat-obatan, sekarang adalah waktu yang tepat untuk berhenti.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa merokok atau mengonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan berat lahir bayi rendah.

Perlu diingat bahwa beberapa jenis obat dapat mengendap di tubuh Anda bahkan setelah efek nyatanya memudar.

Terlebih lagi, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tembakau dapat mempengaruhi kesuburan Anda dan menurunkan jumlah sperma pria.
Penelitian telah menunjukkan bahwa bahkan asap rokok dapat mengurangi kesuburan Anda.
Menghentikan kebiasaan yang tidak sehat ini mungkin sulit.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter Anda. Dia bisa menyarankan kepada Anda alat atau perawatan untuk membantu Anda berhenti merokok atau merujuk Anda ke sebuah program untuk membantu Anda berhenti mengkonsumsi obat.


4. Siapkan stok makanan sehat

Anda harus sudah mulai memilih makanan yang bergizi sebelum Anda memulai program kehamilan Anda, sehingga tubuh Anda akan dipenuhi dengan nutrisi yang Anda butuhkan untuk menerima kehamilan yang sehat.

Cobalah untuk mengasup minimal 2 cangkir buah dan 2 1/2 cangkir sayuran setiap hari, serta konsumsilah banyak biji-bijian dan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, jus jeruk yang mengandung kalsium dan yoghurt.
Makanlah berbagai sumber protein, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, produk kedelai, unggas, dan daging.


5. Batasi kafein

Meskipun tidak ada konsensus para ahli tentang berapa banyak asupan kafein yang aman selama kehamilan, para ahli sepakat bahwa wanita hamil dan mereka yang sedang dalam program hamil harus menghindari mengkonsumsi kafein dalam jumlah banyak untuk menjaga kesuburan.
Terlalu banyak asupan kafein berkaitan dengan resiko keguguran pada beberapa (tetapi tidak semua) penelitian.
Para ahli menyarankan wanita yang dalam program hamil untuk membatasi konsumsi kafein mereka hingga 200 miligram per-hari (sekitar satu cangkir kopi).


6. Dapatkan berat badan ideal

Anda berpeluang lebih besar untuk bisa hamil jika tubuh Anda berada pada berat badan yang sehat.

Memiliki indeks massa tubuh (Body Mass Index = BMI) yang terlalu rendah atau terlalu tinggi akan menyulitkan Anda untuk bisa hamil.
Wanita dengan BMI tinggi berpeluang lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan atau persalinan, sementara wanita dengan BMI yang rendah berpeluang melahirkan bayi dengan berat lahir rendah.
Berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang cara terbaik untuk mencapai berat badan ideal Anda.


7. Perhatikan ikan yang Anda konsumsi

Jika Anda seorang penggemar ikan, mulailah waspada terhadap asupan ikan Anda.

Walaupun ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik (yang mana sangat penting bagi pertumbuhan otak bayi Anda), protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya, ikan tertentu juga mengandung merkuri dalam jumlah besar, yang bisa berbahaya bagi kesuburan dan bayi Anda nantinya.

Kebanyakan ahli setuju bahwa wanita hamil harus makan ikan sebagai sumber nutrisi yang baik, dan bahwa pendekatan terbaik adalah menghindari ikan yang mengandung merkuri dalam jumlah besar dan membatasi asupan ikan secara umum.
Ikan yang kurang disarankan untuk wanita usia subur antara lain, ikan hiu, ikan todak, king mackerel, dan beberapa ikan tinggi merkuri lainnya.


8. Membuat dan mengikuti program latihan kebugaran

Mulailah membuat dan secara konsisten mengikuti program latihan olahraga untuk meningkatkan dan menjaga kebugaran.

Baca artikel kami tentang cara latihan olahraga yang baik untuk kesuburan dan membantu untuk bisa cepat hamil.

Untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh, cobalah latihan peregangan atau yoga.

Setelah Anda hamil, tidak apa-apa (bahkan dianjurkan) untuk melanjutkan latihan olahraga (kecuali Anda mengalami komplikasi kehamilan dan dokter melarang Anda untuk banyak melakukan kegiatan fisik).
Jika Anda termasuk orang yang kurang aktif secara fisik sebelumnya, mulailah dengan sesuatu yang ringan, seperti berjalan 10 sampai 20 menit sehari.
Tambahkan lebih banyak aktivitas dalam rutinitas harian Anda dengan naik tangga (bukan lift) atau parkirlah mobil Anda lebih jauh lagi agar Anda memiliki kesempatan untuk berjalan kaki lebih lama.


9. Periksa gigi Anda

Ketika Anda sedang dalam program hamil, jangan lupakan kesehatan mulut Anda.
Perubahan hormon selama kehamilan membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit gusi.
Naiknya kadar hormon progesteron dan estrogen dapat menyebabkan gusi bereaksi terhadap bakteri dalam plak, sehingga gusi menjadi lebih mudah bengkak, merah dan berdarah.

Kabar baiknya adalah, bahwa wanita yang menjaga kesehatan mulut mereka sebelum mereka menjalani program hamil, akan kurang beresiko mengalami komplikasi gusi pada saat hamil nantinya.

Temui dokter gigi Anda untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan jika Anda belum melakukannya dalam enam bulan terakhir.


10. Pertimbangkan kesehatan mental Anda

Wanita yang menderita depresi, dua kali lipat lebih beresiko untuk menderita masalah yang terkait kesuburan dibanding wanita yang sehat secara mental.
Wanita, terutama mereka yang memiliki riwayat depresi pribadi atau dalam keluarganya, disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mental sebelum memulai program hamil.

Jika Anda mengalami tanda-tanda depresi, seperti kehilangan gairah dan kegembiraan dalam hal-hal yang dulunya Anda nikmati, perubahan nafsu makan atau pola tidur, kehilangan energi, atau perasaan putus asa dan tidak berharga, mintalah dokter untuk memberi rujukan ke terapis atau psikiater untuk menjalani sesi konsultasi.

Dua jenis perawatan yang paling efektif untuk depresi saat ini adalah psikoterapi dan obat-obatan, dan banyak pasien berhasil mengatasi masalah mental dengan menjalani kombinasi kedua jenis perawatan tersebut.

Seorang psikiater dapat membantu Anda memilih antidepresan yang aman untuk Anda konsumsi saat Anda sedang menjalani program hamil dan selama kehamilan Anda nantinya.

Anda juga barangkali ingin mencoba beberapa teknik manajemen stress, seperti yoga, relaksasi dan meditasi.


11. Hindari infeksi

Sangat penting untuk menghindari infeksi ketika Anda sedang dalam program hamil, terutama jenis infeksi yang bisa membahayakan calon bayi Anda.

Anda harus menghindari jenis makanan tertentu, seperti keju lunak yang tidak dipasteurisasi dan produk susu lainnya, daging merah, ikan mentah dan unggas tertentu.

Jenis makanan tersebut dapat menjadi sarang bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis, sebuah penyakit yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati.

Anda juga harus menghindari jus yang tidak dipasteurisasi karena bisa jadi mengandung bakteri seperti salmonella atau E-coli.

Pastikan untuk sering mencuci tangan Anda ketika menyiapkan makanan, dan pastikan kulkas Anda diatur pada suhu antara 2 hingga 4 derajat Celcius dan freezer Anda berada pada atau di bawah -18 derajat C.

Pakailah sarung tangan saat berkebun dan mintalah orang lain untuk membuang sampah atau mengganti kotak sampah Anda untuk menghindari terkontaminasi toksoplasmosis, suatu jenis infeksi lain yang dapat berbahaya bagi pertumbuhan bayi.

Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi flu, untuk menghindari flu pada saat hamil.
Flu pada saat hamil dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan persalinan prematur.


12. Waspadai faktor lingkungan

Anda mungkin tidak dapat sepenuhnya menghilangkan semua bahaya racun lingkungan, tetapi Anda bisa melakukan usaha maksimal sebaik yang Anda bisa untuk mengurangi resiko kesehatan akibat racun lingkungan.

Beberapa pekerjaan bisa berbahaya bagi Anda dan bayi Anda yang belum lahir.
Jika saat ini Anda rutin terpapar bahan kimia atau radiasi, Anda harus membuat beberapa perubahan dalam rutinitas Anda sebelum Anda memulai program hamil.
Perlu diingat bahwa beberapa produk pembersih, pestisida, pelarut, dan sumber air minum yang melewati pipa-pipa tua bisa berbahaya untuk bayi Anda.


13. Pikirkan dan yakinkan ulang keputusan Anda

Memiliki anak adalah komitmen seumur hidup.

Sebelum Anda memulai program hamil, pertimbangkanlah apakah Anda sudah siap untuk mengemban tanggung jawab ini.

Berikut beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan dan jawab sendiri:
  1. Bagaimana rencana Anda untuk menyeimbangkan pekerjaan dan tanggung jawab terhadap anak-anak?
  2. Apakah Anda siap menjadi orangtua apabila ternyata anak Anda mengidap suatu penyakit tertentu dan tumbuh menjadi "anak dengan kebutuhan khusus"?
  3. Apakah pasangan dan Anda sendiri sama-sama siap dan berkomitmen untuk menjadi orang tua?


14. Ketahui kapan jadwal ovulasi Anda

Beberapa wanita hanya perlu berhenti menggunakan alat kontrasepsi ketika mereka sudah merasa siap untuk hamil dan membiarkan nasib yang menentukan kapan mereka akan hamil.

Wanita lainnya mengambil pendekatan yang lebih detail dan terukur dengan memetakan periode menstruasi dan melacak kapan hari tersubur mereka setiap bulan.

Mulailah mencatat suhu basal tubuh Anda dan perhatikan perubahan lendir serviks Anda. Pengamatan pada suhu basal tubuh Anda selama beberapa bulan dapat membantu Anda mengetahui kapan Anda sedang berovulasi.


15. Hentikan alat kontrasepsi sesegera mungkin

Bagi banyak wanita, kesuburan mereka pulih segera setelah mereka berhenti menggunakan alat kontrasepsi, tetapi beberapa wanita lain mungkin butuh waktu beberapa bulan atau lebih untuk mulai berovulasi dengan normal lagi.
Tanda bahwa ovulasi Anda sudah kembali normal adalah ketika menstruasi Anda sudah mulai teratur.
Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.