Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Mengapa Semakin Sulit Hamil? Ini Beberapa Penyebabnya!

Kenali beberapa penyebab mengapa para wanita dewasa ini semakin sulit untuk bisa hamil. Jika Anda adalah seorang wanita yang sulit untuk hamil, Anda tidak sendirian.  -

Kita semua mungkin mengenal seseorang yang bermasalah dengan kesuburan dan susah untuk hamil. Dan jika Anda merasa bahwa saat ini lebih banyak orang yang mengalami kesulitan untuk bisa hamil, Anda benar.

"Saat ini semakin susah bagi wanita untuk bisa hamil alami," kata Rosdiana Ramli, SpOG seorang ahli kandungan penulis buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil.

Mengapa? Apa penyebabnya?

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Mengapa Semakin Sulit Hamil

Penyebab mengapa wanita modern semakin sulit hamil

Berikut ini adalah beberapa penyebab mengapa wanita sulit hamil:

1. Terlambat memulai

Sepertinya ini sedang menjadi tren di kalangan wanita modern, yaitu mengejar karier terlebih dahulu, punya anak kemudian.

Padahal, "umur adalah faktor nomor satu penentu kesuburan," kata dr. Rosdiana.

Kesuburan seorang wanita mulai menurun secara bertahap pada usia 27 tahun dan kemudian turun secara drastis setelah usia 35 tahun. Memang ada perawatan kesuburan yang dapat membantu pasangan untuk bisa hamil, namun perawatan semacam ini pun kurang banyak membantu jika usia pasien terlalu tua.


2. Faktor lingkungan

Para ahli sebenanya belum yakin bagaimana persisnya kondisi lingkungan mempengaruhi kesuburan, tetapi mereka percaya ada hubungannya (baik bagi pria maupun wanita) dan hal itu sedang diteliti.

"Pestisida telah terbukti mempengaruhi kesuburan dalam beberapa hal," kata dr. Rosdiana. "Meskipun kami belum yakin mengenai hubungan langsungnya."

Racun lain yang mungkin berkontribusi terhadap kesuburan antara lain bahan kimia yang berasal dari plastik dan yang terkandung dalam larutan pembersih dan beberapa kosmetik.


3. Berat badan

Anda mungkin sudah tahu bahwa penderita obesitas meningkatkan drastis dalam beberapa tahun terakhir, dan itu bukan suatu kebetulan.

"Obesitas jelas berkorelasi terhadap kesuburan dan fakta semakin sulitnya hamil," kata dr. Rosdiana. "Dan pasien obesitas cenderung gagal dalam menjalani perawatan kesuburan".

Untuk pasien berusia muda yang mengalami obesitas, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk menurunkan berat badan terlebih dahulu sebelum memulai program hamil agar peluang suksesnya lebih besar.


Masih Ada Harapan!

Jangan khawatir, hal ini belum merupakan akhir dunia. Meskipun beberapa pasangan (sekitar 10 persen wanita, menurut statistik tahun 2012) bermasalah dengan kesuburan, bidang pengobatan kesuburan juga mengalami kemajuan dengan pesat.

Beberapa kemajuan di bidang ini antara lain teknologi pemeriksaan yang lebih baik untuk mengetahui dengan pasti jumlah cadangan sel telur seorang wanita serta teknologi pengujian dan pemantauan yang lebih maju terhadap embrio untuk memastikannya tetap sehat hingga persalinan.

Dan sebenarnya bukan hanya teknologi saja yang bisa membantu Anda.

Seringkali, pola pikir Anda juga sangat menentukan. Itu sebabnya banyak dokter kesuburan dan kandungan merekomendasikan pasien mereka untuk menjalani beberapa metode pengurangan stres, seperti yoga atau akupunktur.

"Beberapa orang memang benar-benar memiliki masalah medis yang membuat mereka sulit untuk hamil," kata dr. Rosdiana. "Tapi sebagian lainnya hanya membutuhkan sedikit rasa santai dan yakin bahwa mereka pun bisa hamil sebagaimana pasangan lainnya. Kita tidak bisa membuktikannya secara medis, tapi kami sudah melihat keajaiban terjadi ketika tingkat stres kedua pasangan berkurang. "

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.