Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Melahirkan Normal Atau Operasi Caesar? Inilah Kelebihan dan Kekurangannya!

Mengetahui kekurangan dan kelebihan melahirkan dengan cara normal dan melahirkan dengan operasi bedah caesar -

Bayi bisa lahir dengan dua cara: persalinan normal atau operasi caesar. Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu agar bayi lahir dengan aman dan sehat.

Dalam beberapa kasus, operasi caesar terpaksa ditempuh karena adanya resiko medis yang mungkin berbahaya apabila melahirkan secara normal. Seorang calon ibu biasanya sudah tahu sebelumnya bahwa dia membutuhkan operasi caesar karena alasan-alasan medis seperti kehamilan kembar, atau karena calon ibu mungkin menderita kondisi medis lainnya, seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, infeksi (seperti HIV atau herpes), atau dia mungkin mengalami masalah dengan plasenta selama kehamilannya.

Operasi caesar juga mungkin diperlukan dalam situasi tertentu, seperti melahirkan bayi yang sangat besar sedangkan ukuran panggul calon ibunya kecil, atau jika bayi tidak dalam posisi yang tepat dan upaya untuk memperbaiki posisinya gagal.

Kadang-kadang dokter kandungan harus memutuskan untuk melakukan operasi caesar yang tidak direncanakan dan dijadwalkan sebelumnya, dan hal itu dilakukan karena alasan darurat dengan memperhatikan kesehatan calon ibu, bayi, atau keduanya yang mungkin berada dalam resiko bahaya apabila melahirkan dengan normal.

Hal ini biasanya terjadi karena adanya masalah medis selama kehamilan atau adanya kondisi berbahaya yang terjadi, seperti persalinan yang terlalu lama atau bayi tidak mendapatkan cukup oksigen.

Adakalanya operasi caesar dilakukan dengan alasan non-medis. Seorang wanita dapat memilih untuk melahirkan dengan operasi caesar jika dia ingin merencanakan kapan ia mau melahirkan atau jika ia merasa tidak nyaman dengan persalinan normal yang pernah ia jalani sebelumnya.

Meskipun operasi caesar umumnya dianggap aman, namun tetap ada resiko tertentu dibandingkan dengan kelahiran normal. Operasi caesar tergolong operasi besar dan melibatkan pembedahan terhadap perut ibu hamil.

Karena operasi caesar pertama kali seringkali menyebabkan seorang ibu untuk melakukan operasi caesar pada persalinan berikutnya, sehingga seorang ibu umumnya lebih memilih melahirkan dengan normal.

Terlepas dari bagaimana Anda memutuskan untuk melahirkan, Anda harus memiliki semua informasi yang Anda perlukan mengenai kedua metode persalinan ini. Berikut ini adalah informasi lebih lanjut mengenai kelebihan dan kekurangan dari masing-masing metode persalinan.


Melahirkan Normal Atau Operasi Caesar? Inilah Kelebihan dan Kekurangannya!

Kelebihan melahirkan dengan cara normal

Menjalani proses persalinan normal adalah proses panjang yang melelahkan secara fisik dan sulit bagi ibu hamil. Tapi salah satu kelebihan dari persalinan normal adalah bahwa biasanya ibu dan bayinya tidak perlu tinggal terlalu lama di rumah sakit.

Jika ibu sudah merasa cukup sehat, ia dapat memilih untuk meninggalkan rumah sakit lebih cepat.

Wanita yang melahirkan dengan normal umumnya terhindar dari resiko akibat opeasi besar yang mungkin terjadi, seperti pendarahan parah, infeksi, reaksi terhadap anestesi dan nyeri yang lama terasa. Dan karena sang ibu lebih cepat pulih dengan melahirkan normal, dia bisa segera memegang bayinya dan mulai menyusui segera setelah ia melahirkan.


Kekurangan melahirkan dengan cara normal

Selama persalinan normal, ada resiko kulit dan jaringan di sekitar vagina dapat meregang dan robek ketika bayi lahir. Jika peregangan dan robeknya parah, mungkin perlu dijahit atau dapat menyebabkan cederanya otot panggul yang berfungsi mengontrol urin dan fungsi usus..

Beberapa penelitian menemukan bahwa wanita yang telah menjalani persalinan normal, lebih mungkin menderita masalah pada usus atau inkontinensia dibandingkan dengan wanita yang menjalani operasi caesar.

Setelah melahirkan normal, seorang wanita juga beresiko menderita rasa sakit di perineum, area antara anus dan vaginanya.


Kelebihan dan kekurangan persalinan normal bagi bayi

Salah satu kelebihan persalinan normal bagi ibu adalah bahwa ia dapat segera memegang dan menyusui bayinya segera setelah persalinan selesai. Hal ini sulit dilakukan apabila sang ibu menjalani persalinan dengan bedah caesar.

Selama persalinan normal, otot-otot yang terlibat dalam proses tersebut kemungkinan akan memeras keluar cairan yang ada pada paru-paru bayi yang baru lahir. Hal ini merupakan keuntungan karena membuat bayi cenderung terhindar dari masalah pernapasan saat lahir. Bayi yang lahir normal juga akan terpapar bakteri baik dari ibunya saat lahir, yang mana hal ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi dan melindungi saluran usus mereka.

Kekurangannya, jika proses persalinan memakan waktu lama dan apabila ukuran bayinya besar, bayi tersebut mungkin akan terluka seperti kulit kepala memar atau bermasalah dengan tulang lehernya.



Kelebihan operasi caesar bagi ibu

Tidak banyak kelebihan dari operasi caesar, apalagi jika sang ibu sebenarnya memenuhi syarat untuk menjalani persalinan normal.

Namun, jika ibu sudah tahu bahwa ia membutuhkan operasi caesar untuk dapat melahirkan dengan aman dan sehat, bedah caesar dapat dijadwalkan terlebih dahulu sehingga lebih nyaman dan lebih dapat diprediksi.


Kekurangan operasi caesar bagi ibu

Seorang ibu yang telah menjalani operasi caesar biasanya harus tinggal di rumah sakit lebih lama, biasanya antara dua sampai empat hari. Persalinan dengan operasi caesar juga meningkatkan resiko wanita menderita keluhan fisik setelah persalinan, seperti nyeri di lokasi sayatan.

Karena caesar adalah operasi besar, maka akan meningkatkan resiko kehilangan darah dan infeksi parah. Usus atau kandung kemih bisa saja terluka selama operasi.

Sebuah pengamatan menyimpulkan bahwa wanita yang menjalani operasi caesar cenderung lebih lambat untuk mulai menyusui dini dibandingkan wanita yang melahirkan dengan normal.

Periode pemulihan setelah melahirkan dengan operasi caesar juga lebih lama karena sang ibu mungkin menderita rasa sakit yang lebih banyak dan keluhan pada perut sebab kulit dan jaringan saraf di sekitar bekas luka operasinya perlu waktu lebih lama untuk sembuh, setidaknya dua bulan.

Wanita beresiko meninggal tiga kali lipat lebih besar saat menjalani persalinan caesar dibanding persalinan normal, sebagian besar disebabkan pembekuan darah, serta infeksi dan komplikasi dari anestesi.

Apabila seorang wanita sudah pernah menjalani operasi caesar, dia lebih mungkin untuk menjalani operasi caesar lagi pada persalinan berikutnya. Ia mungkin juga lebih beresiko menderita komplikasi pada kehamilan berikutnya, seperti pecah rahim dan kelainan plasenta. Resiko terhadap kelainan plasenta terus meningkat seiring jumlah operasi caesar yang dijalaninya.


Kelebihan dan kekurangan operasi caesar bagi bayi

Bayi yang lahir melalui operasi caesar mungkin lebih cenderung menderita masalah pernapasan saat lahir dan bahkan selama masa kanak-kanaknya, seperti contohnya asma. Resiko kematian bayi juga lebih besar pada persalinan pada operas caesar.

Selama proses operasi caesar, ada sedikit resiko bayi tersebut bisa terluka akibat tersayat pisau operasi. Beberapa penelitian juga telah menemukan adanya hubungan antara operasi caesar dan kegemukan pada bayi, bahkan hingga ia beranjak dewasa. Penyebab pastinya tidak diketahui.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.