Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

17 Cara Cepat Hamil Dengan Merubah Gaya Hidup

Gaya hidup yang perlu Anda rubah sebagai cara dan upaya untuk bisa cepat hamil -

Jika Anda ingin cepat hamil atau sedang dalam program hamil, ada beberapa langkah yang bisa Anda ambil untuk meningkatkan tingkat kesuburan Anda dan memperbesar peluang terjadinya pembuahan, yang pada gilirannya akan membantu Anda memperoleh kehamilan yang sehat.

Tapi mungkin Anda perlu melakukan sedikit perubahan gaya hidup untuk memaksimalkan peluang Anda sebagai cara cepat hamil secara alami.

Wanita dalam usia reproduksi yang ingin cepat hamil sebaiknya mulai mempersiapkan diri dengan merubah gaya hidupnya minimal tiga bulan sebelum pembuahan.
Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Cara Cepat Hamil Dengan Merubah Gaya Hidup

Perubahan pola hidup untuk mendukung kehamilan yang sehat

Berikut ini adalah beberapa tips tentang cara cepat hamil dan sukses program hamil dengan merubah gaya hidup:

1. Temui dokter Anda

Pertama, buatlah jadwal temu dengan dokter Anda.

Diskusikan kondisi kesehatan Anda saat ini, termasuk obat-obatan yang sedang Anda konsumsi secara teratur. Ada beberapa kondisi medis yang bisa mempengaruhi peluang Anda untuk hamil, diantaranya diabetes, gangguan tiroid, tekanan darah tinggi, anemia dan PMS.

Pemeriksaan darah harus dilakukan untuk memastikan bahwa kondisi ini tidak berkembang pada diri Anda sebelum Anda hamil. Anda juga harus melakukan pap-smear dan pemeriksaan kesehatan payudara, sebab kondisi payudara Anda mencerminkan kondisi kesuburan Anda.

Mengenai vitamin dan suplemen, Anda perlu untuk mulai mengkonsumsi asam folat. Asam folat adalah vitamin B alami yang membantu perkembangan neural tube bayi (bagian dari bayi yang nantinya menjadi otak dan sumsum tulang belakang).


2. Makan makanan yang sehat

Menu sehat sehari-hari sangat penting untuk Anda dan calon bayi Anda.
Pastikan untuk makan banyak buah-buahan dan sayuran (setidaknya lima porsi per hari), minum susu rendah lemak dan minum banyak cairan untuk memperoleh kesehatan yang optimal.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menu makanan yang dikonsumsi wanita di sekitar waktu pembuahan dapat mempengaruhi jenis kelamin bayinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi menu tinggi kalori memiliki peluang lebih besar untuk hamil anak laki-laki.

Penelitian tersebut melibatkan sekitar 740 wanita di Inggris yang hamil untuk pertama kalinya. Para peneliti mencatat kebiasaan makan mereka sebelum dan setelah hamil.

Para peneliti tersebut menemukan bahwa 56% wanita dengan asupan kalori tertinggi sekitar waktu hamil mengandung anak laki-laki, sedangkan 45% di antara wanita dengan asupan kalori terendah mengandung anak perempuan.


3. Go organik

Buah-buahan, sayuran, daging dan produk susu organik tidak mengandung pestisida atau hormon pertumbuhan sintetis.

Terlebih lagi, penelitian telah menunjukkan bahwa buah-buahan dan sayuran organik sebenarnya lebih kaya akan nutrisi dibanding yang non organik.

Wanita hamil, atau wanita yang sedang menjalani program hamil, sebaiknya beralih ke makanan organik untuk memperoleh asupan gizi yang lebih baik.

Baca lebih jauh mengenai Cara Cepat Hamil Dengan Makanan Organik.


4. Hindari paparan bahan kimia

Wanita yang sedang hamil atau yang ingin cepat hamil harus membatasi paparan bahan kimia.

Bersihkan rumah dengan pembersih yang ramah lingkungan, seperti cuka dan baking soda. Hindari wadah makanan plastik (terutama dalam microwave).


5. Olahraga secara teratur

Olahraga merupakan gaya hidup sehat.

Olahraga teratur dapat meningkatkan peluang Anda untuk hamil, yang setidaknya dilakukan lima kali seminggu selama minimal 30-45 menit.

Olahraga juga dapat menjadi terapi untuk menghilangkan stres dan kecemasan. Selain itu, wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas, terbukti berisiko mengalami keguguran.

Penelitian melaporkan bahwa wanita dapat mencegah diabetes gestasional dengan menjaga berat badannya tidak berlebihan. Diabetes gestational juga terkait dengan komplikasi janin.

Walapun penyakit ini biasanya sembuh setelah melahirkan, namun dapat menurunkan peluang Anda untuk bisa cepat hamil.


6. Hentikan kebiasaan buruk

Alkohol, tembakau, ganja dan obat-obatan terlarang semua harus dihindari ketika Anda sedang dalam program hamil dan juga pada saat hamil.

Menghisap ganja selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran dan dapat berkontribusi terhadap berat badan lahir bayi yang rendah, kelahiran prematur, keterlambatan perkembangan, dan masalah perilaku lainnya.

Penelitian mengatakan bahwa merokok selama kehamilan menyumbang 20-30 persen dari berat lahir bayi rendah, 14 persen dari kelahiran prematur, dan sekitar 10 persen dari semua kematian bayi.

Beberapa penelitian juga telah menunjukkan hubungan antara mengkonsumsi sejumlah besar kafein dan sulit hamil. Penelitian juga menunjukkan wanita yang mengkonsumsi lebih dari 300 mg (sekitar tiga cangkir kopi) sehari, mengalami peningkatan resiko keguguran.


7. Kenali siklus Anda

Penting bagi wanita yang ingin cepat hamil untuk memahami siklus bulanannya.

Dengan mengetahui siklus Anda, berarti Anda dapat memaksimalkan peluang terjadinya pembuahan dengan melacak menstruasi Anda dan panjang periode siklus Anda selama beberapa bulan. Gunakan kalender ovulasi untuk mendeteksi waktu ovulasi Anda untuk merencanakan saat yang tepat melakukan hubungan intim.


8. Hindari pelumas buatan

Sebuah studi menemukan bahwa sejumlah pelumas komersial non-kontrasepsi adalah beracun bagi sperma sebab mengandung spermisida nonoxynol-9.

Jika Anda membutuhkan sedikit bantuan dalam hal pelumasan, Anda dapat menggunakan minyak canola yang tidak berpengaruh pada sperma. Atau carilah pelumas yang "ramah-sperma".


9. Turunkan atau naikkan berat badan

Kelebihan atau kekurangan berat badan, dua-duanya dapat mempengaruhi peluang Anda untuk bisa hamil.

Mengapa?

Wanita yang terlalu gemuk kelebihan androgen, estrogen, dan insulin, yang semuanya menyulitkan ovarium untuk melepaskan telur setiap bulan dan menurunkan kualitas telur tersebut.

Sebaliknya, wanita yang terlalu kurus kekurangan leptin, yaitu hormon nafsu makan. Ketika kadar leptin terlalu rendah, otak memberi tahu tubuh bahwa "kita tidak memiliki cukup lemak untuk mendukung terjadinya reproduksi", sehingga dapat menghentikan ovulasi.

Sedangkan pria yang kelebihan atau kekurangan berat badan cenderung memiliki masalah dengan kualitas sperma.


10. Konsumsi asam folat

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa asupan asam folat dalam jumlah banyak dapat meningkatkan ovulasi. Sangat disarankan agar semua wanita usia reproduksi mengkonsumsi antara 400 hingga 800 mcg asam folat setiap hari.

Dan pria yang mengkonsumsi asam folat terbukti memiliki sperma yang lebih sehat.

Baca artikel kami mengenai pentingnya asam folat dalam program hamil.


11. Berhubungan intim pada hari yang tepat

Dengan menganggap hari pertama menstruasi sebagai hari pertama dari siklus Anda, kebanyakan wanita berovulasi sekitar 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya.

Jadi, siklus Anda bervariasi antara 24 hingga 30 hari, yang berarti Anda mungkin akan mengalami ovulasi di antara hari ke-10 hingga hari ke-16 setelah menstruasi. Peluang terbaik untuk pembuahan adalah berhubungan intim dalam lima hari sebelum Anda berovulasi, atau pada hari Anda berovulasi.

Mengapa?

Setelah dilepaskan dari ovarium, sel telur hanya bisa hidup dan dapat dibuahi selama sekitar 12 sampai 24 jam saja, sedangkan sperma memiliki kemampuan hidup yang lebih lama.


12. Menghilangkan lemak trans

Setelah menganalisis berbagai jenis lemak, para ahli menemukan bahwa lemak trans berhubungan dengan risiko tinggi infertilitas.

Lemak trans menurunkan kemampuan tubuh untuk bereaksi terhadap insulin, dan wanita yang resisten terhadap insulin, atau diabetes, lebih rentan mengalami ovulasi yang tidak teratur. Lemak trans sering muncul dalam makanan kemasan.


13. Berhenti merokok

Hampir semua penelitian ilmiah menemukan bahwa merokok merusak kesuburan pria dan wanita.

Beberapa studi telah menemukan bahwa merokok 10 batang atau lebih per-hari memiliki efek negatif pada produksi telur dan sperma. Racun rokok telah terbukti mengganggu kemampuan sel dalam ovarium untuk memproduksi estrogen dan menyebabkan telur wanita menjadi lebih rentan mengalami kelainan genetik.

Merokok juga menyebabkan ovarium cepat tua, sehingga dapat mempercepat menopause beberapa tahun. Merokok juga sangat terkait dengan peningkatan risiko kehamilan ektopik dan keguguran.
Pria yang merokok memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dan motilitas sperma yang lebih rendah.
Baca artikel kami tentang bahaya rokok bagi program hamil Anda.


14. Rileks

Kesulitan hamil tidak selamanya berhubungan dengan kondisi fisik.

Memperbaiki pola pikir, kondisi mental dan menurunkan tingkat stress terbukti ampuh membantu banyak wanita untuk berhasil hamil.
Perbanyaklah berdoa, perbaiki kualitas ibadah, berkumpul bersama keluarga dan teman-teman atau mengikuti terapi relaksasi yang banyak terdapat.

15. Jaga organ reproduksi pria tetap dingin

Produksi sperma yang baik membutuhkan suhu yang lebih rendah, sehingga perlu untuk mendinginkan area genital pria.

Celana ketat, mengendarai sepeda terlalu lama, bak air panas, mandi air hangat, atau memangku laptop dapat meningkatkan suhu skrotum.

Bahkan, salah satu penelitian menemukan bahwa pria yang menghentikan kebiasaan mandi air hangat atau berendam di dalam jacuzzi, dalam kurun waktu 3 bulan, setengah dari mereka memiliki peningkatan produksi sperma hampir lima kali lipat.


16. Hentikan konsumsi kafein dan alkohol

Wanita yang ingin cepat hamil, sangat disarankan untuk mengurangi bahkan menjauhkan diri dari alkohol sama sekali, serta membatasi asupan kafein setiap harinya hingga hanya satu cangkir kecil kopi, atau dua cangkir kecil teh saja.

Baca artikel kami lebih jauh mengenai pengaruh kafein terhadap kesuburan pria dan wanita.


17. Pilih sumber protein nabati

Para ahli melakukan penelitian terhadap sekitar 19.000 wanita yang mengkonsumsi protein dalam jumlah besar, 41 persen diantaranya bermasalah dengan ovulasi.

Setelah diteliti lebih lanjut, masalah ketidaksuburan tersebut lebih mungkin terjadi pada wanita dengan asupan protein hewani tertinggi, sedangkan wanita yang mengkonsumsi banyak protein nabati pada dasarnya tidak memiliki masalah kesuburan sama sekali.

Artinya?

Batasi asupan protein hewani tidak lebih dari satu atau dua porsi per hari, dan pilihlah sumber protein nabati. Ganti steak atau ayam dengan kacang atau tahu.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.