Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Bisakah Melahirkan Normal Setelah Sebelumnya Pernah Operasi Caesar?

Apakah bisa wanita melahirkan normal setelah sebelumnya pernah menjalani operasi caesar? -

Wanita yang pernah menjalani operasi persalinan caesar biasanya tidak berani mencoba untuk melahirkan dengan normal pada kehamilan berikutnya.

Tapi penelitian terbaru membuktikan bahwa para wanita yang melahirkan normal setelah sebelumnya menjalani operasi caesar, ternyata tidak menemui banyak kendala dan kurang beresiko untuk mengalami komplikasi.


Bisakah Melahirkan Normal Setelah Sebelumnya Pernah Operasi Caesar


Kebanyakan wanita yang sudah menjalani operasi caesar sebelumnya, akan melakukan operasi caesar lagi pada kehamilan berikutnya.

Namun, ada sekitar 20 persen wanita yang sudah menjalani operasi caesar sebelumnya masih berusaha untuk melahirkan normal untuk persalinan berikutnya.

Para ahli menyebutnya sebagai VBAC (Vaginal Birth After Caesar = kelahiran normal setelah bedah caesar).

Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen diantaranya berhasil melahirkan normal dengan sukses, sedangkan 30 sisanya pada akhirnya terpaksa juga harus menjalani bedah caesar.

Angka ini menunjukkan bahwa, para wanita yang telah menjalani operasi caesar pada persalinan sebelumnya, 90 persen diantaranya akan menjalani operasi caesar pada persalinan berikutnya.

Tapi wanita yang melakukan VBAC pada umumnya cenderung tidak banyak menderita komplikasi dibandingkan wanita yang menjalani operasi caesar kedua.

Namun, persalinan VBAC tetap menyimpan resiko.

Di antara para wanita yang berusaha melahirkan VBAC, tapi akhirnya tetap terpaksa membutuhkan bedah caesar untuk melahirkan, beresiko mengalami rahim pecah tujuh kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang memang sudah dijadwalkan untuk operasi caesar sebelumnya.

Dalam beberapa kasus, bedah caesar mungkin diperlukan karena rahim pecah selama proses percobaan persalinan normal.

Para ahli mengatakan ada beberapa alasan mengapa banyak wanita yang tidak berusaha untuk mencoba melahirkan normal setelah sebelumnya pernah menjalani operasi caesar. Salah satunya adalah bahwa rumah sakit bersalin sering tidak memiliki staf ahli dengan kualifikasi yang diperlukan untuk melakukan VBAC.

Alasan lainnya, wanita sudah cukup merasa nyaman dengan operasi bedah caesar yang pernah dilakukannya sehingga tidak berpikir untuk bersalin dengan cara lain.

Dan pada beberapa wanita mungkin memang tidak memungkinkan baginya untuk dapat melahirkan normal setelah sebelumnya pernah menjalani operasi caesar.

Misalnya, jika pada kelahiran anak pertama mereka menjalani operasi caesar disebabkan ukuran bayi yang besar, sedangkan anak kedua juga sama besarnya, maka tidak disarankan untuk melahirkan normal.

Jadi, alasan tingginya tingkat keberhasilan persalinan normal setelah sebelumnya pernah menjalani persalinan caesar adalah, karena dalam hal ini setiap kandidat sudah diseleksi dengan ketat kelayakannya. Tidak semua orang dengan semua kondisi bisa menjalani VBAC.

Jika semua wanita yang pernah menjalani operasi caesar mencoba untuk melahirkan normal, mungkin hanya kurang dari setengah diantara mereka yang berhasil.

Tetapi beberapa wanita yang secara kondisi sebenarnya bisa untuk menjalani VBAC, tetap memilih untuk menjadwalkan operasi caesar.

Ini adalah keputusan non-medis, demi alasan kenyamanan atau alasan lainnya.

Sebagiannya lagi karena para wanita ini mungkin tidak tahu bahwa ia sebenarnya bisa melahirkan normal walaupun sebelumnya pernah menjalani operasi caesar.

Ibu harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memutuskan untuk mencoba menjalani persalinan normal apabila sebelumnya ia pernah menjalani bedah caesar.

Seorang wanita merupakan kandidat VBAC yang baik jika kehamilannya saat ini tidak memiliki risiko yang sama seperti kehamilan sebelumnya (misalnya, jika posisi janin pada kehamilan sebelumnya sungsang, tetapi pada kehamilannya saat ini tidak).

Penelitian juga menemukan bahwa wanita lebih mungkin untuk memerlukan transfusi darah atau harus dirawat di ICU setelah menjalani operasi caesar pertama, dibandingkan dengan wanita yang melahirkan normal atau wanita yang menjalani operasi caesar kedua kalinya.

Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang menjalani operasi caesar cenderung berpeluang lebih besar untuk menderita komplikasi dibandingkan mereka yang melahirkan normal.

Operasi caesar berarti harus tinggal di rumah sakit lebih lama, dan juga memiliki resiko infeksi. Bayi yang lahir dengan operasi caesar juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk menderita masalah pada pernapasan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.