Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

3 Masalah Kesuburan Pria Yang Paling Umum

Mengetahui masalah kesuburan yang paling umum terjadi pada pria, apa saja penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya -

Tiga jenis masalah paling umum yang dapat berdampak pada kesuburan pria adalah rendahnya libido, disfungsi ereksi (impotensi) dan ejakulasi dini.

Menderita salah satu dari masalah diatas akan semakin mempersulit terjadinya kehamilan pada pasangan wanita.

Dalam artikel ini kita akan membahas masalah tersebut satu persatu dan solusi alami untuk mengatasinya.

Ketiga masalah kesuburan tersebut dulunya hanya dianggap sebagai problem psiko-emosional, tetapi saat ini para ahli mendapati bahwa selain masalah emosional, ternyata problem kesuburan pria juga banyak disebabkan potensi disfungsi fisik, kondisi kesehatan umum dan ketidakseimbangan hormon (rendahnya hormon testosteron).

Masalah Kesuburan Pria Yang Paling Umum

Penyebab pasti dari masing-masing problem tersebut sulit untuk diketahui dan biasanya berbeda bagi masing-masing penderita, tetapi kemungkinan penyebab dan kontributor utama bagi masalah disfungsi seksual laki-laki antara lain:
  1. Masalah dalam hubungan dengan pasangan;
  2. Rendahnya tingkat testosteron;
  3. Obat-obatan tertentu seperti antidepresan dan obat tekanan darah;
  4. Kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes dan stroke, aterosklerosis, tekanan darah tinggi (hipertensi), obesitas dan masalah ginjal;
  5. Merokok dan alkoholisme.
Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


3 masalah kesuburan yang paling umum pada pria

Berikut ini adalah 3 problem kesuburan yang paling banyak diderita pria:

1. Libido Rendah

Libido adalah istilah untuk keinginan atau hasrat seseorang untuk melakukan hubungan seksual. Ketika libido rendah, maka hasrat dan dorongan seks berkurang.

Libido rendah berarti menurunnya minat seseorang untuk melakukan aktivitas seksual.

Sebenarnya wajar saja kalau sesekali kita kehilangan minat terhadap seks. Dan memang tingkat libido bervariasi sepanjang hidup. Namun, apabila libido terus menerus rendah dalam jangka waktu yang lama, maka itu cukup mengkhawatirkan.

Rendahnya libido bisa menjadi indikator adanya masalah kesehatan lain yang mendasarinya.


2. Disfungsi Ereksi (impotensi)

Impotensi didefinisikan sebagai "kelemahan, terutama yang berkaitan dengan ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau mempertahankan ereksi. Jika ereksi tidak terjadi atau tidak cukup lama, ejakulasi tidak dapat terjadi.

Gairah dan dorongan seksual pria merupakan proses yang kompleks yang melibatkan otak, hormon, emosi, saraf, otot dan pembuluh darah. Disfungsi ereksi dapat disebabkan karena adanya masalah dengan salah satu, beberapa atau semua dari hal tersebut.

Demikian juga, stres dan gangguan kesehatan mental dapat menyebabkan atau memperburuk masalah impotensi.

Kadang-kadang kombinasi keduanya (fisik dan psikologis) bisa menyebabkan disfungsi ereksi. Misalnya, kondisi fisik ringan yang mengganggu respon seksual Anda mungkin menyebabkan Anda cemas apakah Anda bisa mempertahankan ereksi. Kecemasan tersebut dapat menyebabkan atau memperburuk impotensi.


Penyebab fisik impotensi
Dalam kebanyakan kasus, disfungsi ereksi disebabkan oleh sesuatu yang bersifat fisik. Penyebab umumnya antara lain:
  • Penyakit jantung.
  • Tersumbatnya pembuluh darah.
  • Kolesterol tinggi.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Diabetes.
  • Kegemukan.
  • Sindrom metabolis - suatu kondisi yang melibatkan naiknya tekanan darah, tingginya kadar insulin, tumpukan lemak di pinggang dan kolesterol tinggi.
  • Penyakit Parkinson.
  • Obat tertentu.
  • Tembakau.
  • Alkohol dan obat-obatan terlarang lainnya.
  • Gangguan tidur.
  • Efek samping pengobatan untuk kanker prostat atau pembesaran prostat
  • Operasi atau cedera yang mempengaruhi area pinggul atau sumsum tulang belakang.

Penyebab psikologis impotensi
Otak memainkan peran kunci dalam memicu rangkaian reaksi fisik yang menyebabkan ereksi, yang dimulai dari adanya gairah seksual. Sejumlah hal bisa mengganggu gairah seksual dan menyebabkan atau memperburuk disfungsi ereksi.

Hal-hal tersebut antara lain:
  • Depresi, rasa cemas atau kondisi kesehatan mental lainnya.
  • Stres.
  • Masalah hubungan dengan pasangan.

3. Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah ketika orgasme atau klimaks laki-laki terjadi lebih cepat daripada yang diinginkan kedua belah pihak.

Gejala utama dari ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi selama lebih dari satu menit setelah penetrasi.

Ejakulasi dini dapat diklasifikasikan sebagai ED seumur hidup (primer) atau ED yang didapatkan (sekunder).

Ejakulasi dini seumur hidup terjadi di semua atau hampir semua hubungan seksual sejak pertama kali. semua atau hampir semua waktu dimulai dengan hubungan seksual pertama Anda.

Ejakulasi dini yang didapatkan merupakan gejala yang berkembang setelah sebelumnya tidak bermasalah sama sekali.

Penyebab pasti ejakulasi dini tidak diketahui.

Ejakulasi dini tadinya hanya dianggap merupakan masalah psikologis semata. Namun sekarang telah diketahui bahwa ejakulasi dini lebih rumit dan melibatkan interaksi yang kompleks dari faktor psikologis dan biologis.


Faktor psikologis

Beberapa ahli percaya bahwa pengalaman seksual di masa lalu bisa membentuk pola ejakulasi yang sulit dirubah di kemudian hari, antara lain:
  • Situasi dimana Anda mungkin dulunya sering terburu-buru untuk mencapai klimaks karena khawatir "ketahuan".
  • Perasaan bersalah.
Faktor-faktor lain yang dapat menjadi penyebab ejakulasi dini adalah:
  • Disfungsi ereksi. Pria yang khawatir akan masalah ereksi bisa membentuk pola untuk klimaks lebih cepat.
  • Kecemasan. Banyak pria yang bermasalah dengan ejakulasi dini juga ternyata memiliki masalah kecemasan, baik kecemasan khusus tentang kinerja seksual atau kecemasan terhadap hal lain.
  • Masalah hubungan. Masalah dengan pasangan atau siapapun bisa menyebabkan ejakulasi dini.

Faktor biologis

Sejumlah faktor biologis dapat menyebabkan ejakulasi dini, antara lain:
  • Kadar hormon yang abnormal.
  • Kadar kimia otak (neurotransmitter) yang abnormal.
  • Aktivitas refleks sistem ejakulasi yang abnormal.
  • Gangguan tiroid tertentu.
  • Peradangan dan infeksi pada prostat atau uretra.
  • Faktor keturunan. 
  • Kerusakan saraf akibat operasi atau trauma.


Apa yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki kesuburan pria?

Hal paling pertama dan terutama adalah berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi kesehatan yang mendasari masalah kesuburan tersebut dan mendeteksi dengan tepat mengapa masalah ini terjadi.

Jika sudah ditemukan, mungkin ada beberapa herbal, suplemen gizi dan terapi pikiran / tubuh yang bisa Anda jalani.

Ada juga berbagai tanaman obat yang terbukti memberi manfaat bagi beberapa masalah kesuburan pria seperti:
  • Peningkatan libido;
  • Ereksi yang sehat;
  • Kesehatan reproduksi kesuburan pria secara keseluruhan;
  • Keseimbangan hormon;
  • Meningkatkan kekuatan dan stamina;
  • Depresi yang berakibat terhadap disfungsi seksual;

Beberapa herbal favorit untuk masalah kesuburan pria, antara lain:
  1. Maca root (Lepidium meyenii).
  2. Tribulus berry (Tribulus terrestris).
  3. Amerika Ginseng root (Panax quinquefolius).
  4. Saw Palmetto berry (Serenoa repens).
  5. Yohimbe root (Pausinystalia yohimbe).
  6. Muira Puama.
Sebelum memutuskan untuk mencoba setiap herbal atau suplemen untuk mengatasi masalah kesuburan, sangat penting untuk mempertimbangkan semua aspek kesehatan yang mungkin terlibat sebagai penyebab potensial atau kolektif.

Pastikan untuk mengatasi salah satu atau semua masalah kesehatan berikut:
  1. Kadar hormon tidak seimbang.
  2. Manajemen stres sehari-hari.
  3. Masalah psiko-emosional.
  4. Berat badan.
  5. Perawatan medis untuk mengatasi masalah kesehatan umum.
Agar seorang pria berhasil menyembuhkan masalah kesuburannya, ia perlu didukung, dihormati dan berikanlah waktu untuk mengatasi masalah kesuburannya tersebut, seperti halnya masalah kesehatan lainnya.

Masalah kesuburan pria umumnya kombinasi antara kedua hal, disfungsi fisik dan juga psiko-emosional. Pria bisa benar-benar sembuh hanya apabila keduanya ditangani dan diperlakukan secara benar.

* Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda tertarik mengkonsumsi herbal atau suplemen gizi.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.