Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Kulit Menghitam Pada Saat Hamil

Kulit wajah sedikit menghitam pada saat hamil, apakah ini normal? -

Ya, normal bagi ibu hamil untuk mendapati ada bercak hitam pada wajahnya. Ini biasa disebut "topeng kehamilan", yang secara ilmiah dikenal dengan nama chloasma atau melasma gravidarum.

Wanita berkulit gelap lebih rentan mengalami kondisi ini dibanding wanita dengan warna kulit yang lebih putih. Anda juga lebih beresiko mengalami chloasma jika ada riwayat chloasma dalam keluarga Anda. Efek bercak hitam pada wajah akibat chloasma dapat menjadi lebih banyak kalau ini adalah kehamilan Anda yang kedua atau ketiga kalinya.

Kulit Menghitam Pada Saat Hamil


Bercak-bercak hitam ini dapat muncul di sekitar daerah atas bibir, hidung, tulang pipi, dan dahi Anda, kadang-kadang terlihat seperti Anda sedang memakai masker atau topeng.

Bercak menghitam ini juga dapat muncul pada pipi atau pada rahang Anda. Anda juga dapat melihat bercak-bercak hitam ini muncul pada lengan Anda dan bagian lain dari tubuh Anda yang terkena sinar matahari.

Anda mungkin menyadari bahwa bagian kulit yang memang pada dasarnya sudah lebih berpigmen dibanding kulit lainnya (seperti puting payudara, bekas luka, dan kulit di sekitar alat kelamin Anda), bahkan terlihat lebih hitam dari biasanya pada saat hamil. Ini juga cenderung terjadi di daerah rawan gesekan, seperti ketiak dan paha bagian dalam.

Perubahan ini mungkin dipicu oleh perubahan hormonal yang terjadi selama kehamilan, sehingga merangsang kenaikan sementara produksi melanin dalam tubuh Anda.

Melanin adalah substansi alami yang memberi warna pada rambut, kulit dan mata. Paparan sinar matahari juga menyebabkan menghitamnya warna kulit.

Biasanya bercak-bercak kulit yang menghitam ini akan memudar dalam beberapa bulan setelah melahirkan dan kulit Anda harusnya kembali ke warna normal, meskipun didapati pada beberapa wanita bercak ini tidak benar-benar hilang, hanya memudar.


Garis kehitaman pada perut ibu hamil

Ini disebut linea nigra. Sebelum Anda hamil, ada garis yang disebut sebagai linea alba dari pusar ke tulang kemaluan Anda. Anda mungkin tidak menyadarinya, karena warna garis linea alba itu sama dengan warna asli kulit Anda.

Peningkatan produksi melanin jugalah yang bertanggung jawab terhadap terbentuknya garis hitam ini di perut Anda. Garis ini biasanya akan memudar kembali ke warna normal beberapa bulan setelah Anda melahirkan bayi Anda.


Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah perubahan warna kulit pada saat hamil?

Perubahan pigmentasi kulit biasanya menghilang dengan sendirinya setelah melahirkan, tetapi Anda dapat melakukan beberapa hal untuk meminimalkan perubahan ini dengan aman, beberapa diantaranya yaitu:

Lindungi diri dari sinar matahari berlebihan. Hal ini penting karena paparan ultraviolet sinar matahari (UV)  mengintensifkan perubahan pigmen. Gunakan sunblock spektrum luas (formula yang melindungi terhadap UVA dan UVB) dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari, tidak peduli apakah matahri bersinar terang atau tidak.

Bahkan jika Anda tidak berencana untuk meninggalkan rumah, Anda tetap sebaiknya menggunakan pelindung matahari dan menjadikannya sebagai bagian dari rutinitas Anda setiap pagi. Para ahli menemukan bahwa kulit kita tetap terkena sejumlah besar sinar UV ketika kita melakukan hal-hal seperti berjalan-jalan, naik mobil, atau bahkan duduk di dalam rumah dekat jendela.

Ketika Anda berada di luar rumah, tutupi kepala Anda dan pakailah topi yang berpinggiran lebar, serta pakaian berlengan panjang jika Anda khawatir akan terjadi perubahan warna pada daerah lengan Anda. Batasi waktu yang Anda habiskan di bawah sinar matahari, terutama pukul 10:00-14:00.

Gunakan pembersih dan krim wajah yang lembut. Hindari menggunakan kosmetik "keras" karena hanya akan memperburuk masalah pada kulit Anda. Gunakan kosmetik yang lembut dan terdaftar secara resmi.

Gunakan riasan untuk menyamarkan warna. Jika perubahan pigmentasi ini mengganggu Anda, samarkanlah, namun jangan pernah menggunakan produk pemutih kulit wajah saat Anda sedang hamil. Gunakan produk pemutih wajah hanya saat Anda tidak dalam keadaan hamil. Kondisi kulit menghitam kemungkinan akan normal sendiri setelah Anda melahirkan.


Bagaimana setelah persalinan?

Setelah Anda melahirkan bayi Anda, teruslah lindungi kulit Anda dari sinar matahari! Gunakan tabir surya, lindungi wajah Anda dan tetaplah hindari paparan sinar matahari langsung pada tengah hari. Dalam kebanyakan kasus, perubahan warna perlahan akan memudar tanpa pengobatan apapun.

Untuk beberapa kasus, kontrasepsi yang mengandung estrogen (seperti pil KB, dll) dapat berkontribusi terhadap terjadinya chloasma. Jika perubahan kulit ini terasa mengganggu, pertimbangkan pilihan KB yang lain.

Jika kulit Anda masih bermasalah setelah beberapa bulan dan hal itu mengganggu Anda, temui dokter kandungan Anda dan/atau dokter kulit tentang pilihan pengobatan yang tepat.

Jangan mengharapkan hasil instan, mungkin akan diperlukan waktu berbulan-bulan untuk melihat hasilnya.

Dalam kasus yang jarang terjadi, ahli kulit mungkin harus menggunakan perawatan laser untuk mencerahkan kulit yang gelap, tapi itu bukan pilihan pertama. Apapun pengobatan yang Anda ambil, yang penting Anda terus melindungi kulit Anda dari sinar matahari selama menjalani pengobatan dan setelahnya.


Apakah perubahan warna kulit ini bisa jadi merupakan gejala dari suatu penyakit?

Beberapa jenis perubahan warna kulit bisa menjadi gejala awal dari kanker kulit atau masalah medis lainnya, jadi beritahu dokter Anda apakah perubahan warna kulit yang Anda alami disertai dengan rasa sakit, nyeri, kemerahan, atau perdarahan.

Atau jika Anda merasakan adanya perubahan dalam hal warna, bentuk atau ukuran tahi lalat Anda.

Anda mungkin akan dirujuk ke dokter ahli kulit yang dapat memeriksa lebih lanjut dan menentukan penyebab perubahan warna kulit serta pengobatan yang tepat untuk kondisi Anda.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.