Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Sakit Kepala Dan Migrain Pada Saat Hamil

Penyebab dan cara mengatasi sakit kepala dan migrain pada saat hamil -

Normalkah ibu hamil menderita sakit kepala dan migrain?

Pada umumnya, normal saja seorang wanita menderita sakit kepala pada saat hamil, terutama pada trimester pertama.

Sakit kepala karena tegang (jenis sakit kepala yang paling umum) terasa seperti ada yang meremas atau rasa nyeri yang kuat pada kedua sisi kepala atau bagian belakang leher.

Jika Anda selalu bermasalah dengan sakit kepala karena tegang seperti ini, kehamilan akan membuat sakit kepala Anda lebih parah.

Para ahli tidak tahu persis mengapa kehamilan cenderung membuat sakit kepala lebih sering terjadi, tapi salah satu teori yang paling mendekati adalah karena perubahan hormonal yang terjadi pada tubuh Anda.

Peningkatan volume dan sirkulasi darah juga mungkin memainkan peran terhadap terjadinya sakit kepala, terutama di awal kehamilan. Mengkonsumsi kafein akan memperparah kondisi ini.

Penyebab potensial lainnya termasuk kurang tidur atau kelelahan, sinus, alergi, mata lelah, stress, depresi, kelaparan dan dehidrasi.

Jika Anda menderita sakit kepala pada trimester pertama, Anda mungkin akan merasakan sakit kepala tersebut berkurang atau bahkan hilang sama sekali ketika memasuki trimester kedua, yaitu ketika hormon Anda sudah stabil dan tubuh Anda sudah terbiasa dengan perubahan kimiawi yang terjadi.


Sakit Kepala Dan Migrain Pada Saat Hamil

Migrain Pada Saat Hamil

Migrain adalah salah satu jenis sakit kepala yang umum. Para ahli memperkirakan bahwa sekitar 1 dari 5 wanita pernah mengalami sakit kepala migrain selama hidupnya, dan sekitar 16 persen dari wanita-wanita tersebut baru mengalami migrain untuk pertama kalinya pada saat hamil (seringkali pada trimester pertama).

Migrain menyebabkan nyeri berdenyut kelas menengah hingga parah, biasanya pada salah satu sisi kepala. Migrain bertahan dari 4 sampai 72 jam (jika tidak diobati) dan diperparah oleh meningkatknya aktivitas fisik. Migrain juga dapat disertai dengan gejala lain, seperti mual, muntah, atau sensitivitas terhadap cahaya dan suara.

Beberapa penderita migrain mengalami efek seperti gangguan penglihatan, sensasi mati rasa, lemah dan gangguan bicara. Gejala-gejala ini mungkin mulai terasa sekitar satu jam sebelum migrain menyerang dan dapat berlangsung hingga satu jam.

Untungnya, sekitar 2/3 dari wanita yang terbiasa mengalami migrain merasakan bahwa migrain mereka membaik pada saat hamil. Sisanya merasa tidak ada perubahan atau justru merasakan bahwa sakit kepala mereka menjadi lebih sering dan intens.

Jika Anda termasuk penderita migrain yang kurang beruntung, yang migrainnya tidak membaik pada saat hamil, Anda bisa berlega hati sebab penderita migrain tidak memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi kehamilan dibanding wanita lainnya.


Obat untuk sakit kepala

Acetaminophen aman untuk dikonsumsi apabila sesuai dengan petunjuk pemakaian, tetapi kebanyakan obat sakit kepala lainnya (seperti aspirin dan ibuprofen, serta sebagian besar obat migrain yang biasa diresepkan) tidak dianjurkan untuk wanita hamil.

Konsultasikan dengan dokter Anda tentang obat-obatan yang aman untuk Anda konsumsi jika Anda rentan terhadap migrain yang parah.

Jika Anda sering menderita sakit kepala yang melemahkan tubuh Anda, manfaat obat tertentu lebih besar daripada risikonya terhadap bayi Anda, meskipun beberapa obat lainnya tetaplah terlarang.

Anda mungkin akan dirujuk ke unit pengobatan ibu dan bayi atau ahli saraf untuk membantu mengatasi migrain Anda jika terjadi terus-menerus.


Apa lagi yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit kepala?

Berikut ini adalah sedikit saran yang dapat membantu Anda mencegah sakit kepala atau meredakannya apabila sudah terjadi:

Cari tahu penyebabnya

Spesialis sakit kepala seringkali menyarankan untuk mencatat dan memonitor sakit kepala Anda untuk membantu mengidentifikasi pemicu yang spesifik. Tuliskan apapun yang Anda makan dalam 24 jam sebelum migrain terjadi dan apa yang Anda lakukan beberapa saat sebelum migrain menyerang.

Beberapa pemicu migrain yang umum adalah makanan yang mengandung:
  • Monosodium glutamat (MSG).

  • Nitrit dan nitrat (umum pada daging olahan seperti hot dog dan burger).

  • Pemanis buatan.

  • Kacang-kacangan tertentu.

  • Keju tua dan produk susu berbudaya (seperti buttermilk dan krim asam).

  • Buah-buahan segar tertentu (pisang, pepaya, alpukat, dan jeruk).

  • Ikan asap.

  • Coklat.

  • Makanan/minuman yang difermentasi atau acar.
Pemicu lainnya antara lain lampu yang menyilaukan atau berkedip-kedip, suara keras, panas atau dingin berlebihan, perubahan cuaca, bau yang kuat dan asap tembakau.

Gunakan kompres

Untuk sakit kepala yang menegang, terapkan kompres hangat atau dingin pada dahi Anda. Kompres dingin cenderung bekerja lebih baik untuk mengatasi migrain.

Mandi

Untuk beberapa penderita migrain, mandi air dingin membantu meredakan migrain dengan cepat. Jika Anda tidak bisa mandi, percikkanlah air dingin di wajah Anda. Mandi hangat sangat baik untuk meringankan sakit kepala karena tegang.

Jangan sampai kelaparan atau kehausan

Untuk mencegah gula darah rendah (pemicu umum sakit kepala), makanlah sedikit-sedikit dengan lebih sering dalam sehari. Ini lebih baik dibanding satu kali makan banyak. Jika Anda sedang dalam perjalanan, bawalah beberapa makanan ringan (biskuit, buah, yoghurt).

Hindari permen. Permen dapat menyebabkan gula darah Anda melonjak tiba-tiba.
Dan jangan lupa untuk minum banyak air agar tetap terhidrasi. Teguk air perlahan-lahan jika Anda menderita migrain dan mungkin telah muntah.

Hindari kelelahan

Cobalah untuk mengatur waktu untuk tidur siang. Jika Anda mengalami migrain, cobalah membawanya tidur dalam ruangan yang gelap dan tenang.

Berolahraga

Beberapa bukti menunjukkan bahwa olahraga teratur dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain serta mengurangi stress yang dapat menyebabkan sakit kepala. Jika Anda rentan terhadap migrain, mulailah olahraga dengan perlahan (aktivitas tinggi yang tiba-tiba justru dapat memicu migrain).

Dan jangan berolahraga pada saat migrain menyerang karena akan memperparah rasa nyerinya.

Coba teknik relaksasi

Yoga dan self-hypnosis dapat membantu dalam mengurangi stress dan sakit kepala pada beberapa penderita migrain.

Melakukan gerakan sholat dengan benar juga terbukti ampuh mengatasi sakit kepala dan migrain, sebab posisi sujud akan membantu aliran darah lebih banyak ke kepala.

Pijat

Pertimbangkan untuk melakukan pijat pada seluruh tubuh untuk melepaskan ketegangan pada otot leher, bahu, dan punggung. Jika Anda bisa, carilah terapis pijat hamil yang bersertifikat.

Atau mintalah pasangan Anda untuk menggosok punggung dan kepala Anda, atau bisa juga dengan mencuci rambut di salon.

Akupunktur

Pengobatan akupunktur dianggap aman selama kehamilan. Jika Anda ingin mencobanya, tanyakan kepada dokter Anda mengenai ahli akupunktur dan tetap beritahu dokter Anda perkembangan kesehatan Anda setelah menjalani terapi akupuntur.

 

Apakah sakit kepala bisa menjadi tanda adanya masalah yang serius?

Ya.

Kebanyakan sakit kepala selama kehamilan memang tidak menyenangkan, tapi tidak berbahaya.

Namun, sakit kepala juga bisa menjadi tanda dari masalah yang lebih serius. Jika Anda mengalami migrain atau sakit kepala parah lainnya untuk pertama kalinya, Anda memerlukan evaluasi medis lengkap untuk memastikan tidak ada masalah lain yang menyertainya.

Apabila sakit kepala terjadi pada trimester kedua atau ketiga kehamilan, itu bisa menjadi tanda preeklampsia, yang merupakan penyakit kehamilan serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi.

Gejala lain preeklampsia adalah adanya kandungan protein dalam urin, gangguan penglihatan, serta kelaianan pada hati dan ginjal.


Kapan harus menemui dokter?

Hubungi dokter Anda segera jika:
  • Anda berada pada trimester kedua atau ketiga dan menderita sakit kepala atau sakit kepala untuk pertama kalinya, yang disertai dengan gangguan penglihatan, nyeri perut bagian atas yang tajam atau mual, kenaikan berat badan yang tiba-tiba, bengkak di tangan atau wajah Anda. Tekanan darah dan urine Anda harus diperiksa segera untuk memastikan Anda tidak menderita preeklampsia. Jika Anda sudah mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi atau tekanan darah Anda naik, hubungi dokter tanpa harus menunggu sakit kepala menjadi berat.

  • Anda mengalami sakit kepala yang meledak secara tiba-tiba, nyeri menusuk yang membuat Anda terbangun dari tidur, sakit kepala yang tidak hilang-hilang, atau merasakan sakit kepala yang belum pernah Anda rasakan sebelumnya.

  • Sakit kepala disertai dengan demam dan leher tegang.

  • Sakit kepala Anda semakin parah dan Anda mengalami masalah lain seperti pandangan kabur atau gangguan penglihatan lainnya, kesulitan bicara, mengantuk, mati rasa.

  • Anda menderita sakit kepala setelah jatuh dan  kepala Anda terbentur (atau cedera kepala lainnya).

  • Anda mengalami hidung tersumbat, rasa sakit di bagian bawah mata Anda atau nyeri pada wajah atau bahkan sakit gigi. Anda mungkin menderita infeksi sinus yang perlu diobati dengan antibiotik.
    Bahkan jika Anda sudah pernah mengalami sakit kepala sebelumnya, teteplah usahakan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai sakit kepala yang Anda rasakan sehingga dokter Anda bisa membantu untuk menentukan jenis pengobatan yang tepat untuk Anda.

    Jika Anda seorang penderita migrain, Anda tidak boleh mengkonsumsi sebagian besar obat yang biasanya Anda konsumsi sebelumnya. Konsultasikan dengan dokter Anda.

    Jika Anda merasa mata Anda tegang dan menyadari bahwa Anda mengalami sakit kepala setelah membaca atau melihat layar komputer, periksakan mata Anda ke dokter mata.

    Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

    Semoga Anda sehat selalu!



    Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.