Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Pergerakan Bayi Dalam Kandungan

Mengetahui tahap demi tahap pergerakan bayi di dalam kandungan Anda - 

Pertama kali Anda merasakan pergerakan bayi Anda di dalam kandungan adalah saat yang sangat unik dan emosional dalam kehidupan Anda. Sungguh menakjubkan rasanya mengetahui ada seorang bayi yang menggeliat dan bergerak-gerak di dalam tubuh Anda.

Dan Anda pastinya bertanya-tanya, apa yang sedang ia lakukan di dalam rahim Anda? Apakah ia baik-baik saja?

Buku yang disarankan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG.

Pergerakan Bayi Dalam Kandungan

Kapan pertama kali pergerakan bayi mulai terasa?

Anda akan mulai merasakan sedikit pergerakan dalam perut Anda antara minggu ke-18 sampai minggu ke-20 usia kehamilan Anda.

Jika ini adalah kehamilan pertama Anda, mungkin butuh waktu sedikit lebih lama bagi Anda untuk mulai menyadari bahwa pergerakan halus yang terasa seperti ada angin yang berhembus di dalam perut Anda adalah bayi Anda yang sedang bergerak.

Jika Anda sudah pernah mengandung sebelumnya, Anda sudah terbiasa dengan pergerakan bayi dalam perut, dan mungkin Anda sudah bisa menyadari pergerakan bayi Anda sejak usia kehamilan minggu ke-16.
Apapun itu, jika Anda belum merasakan pergerakan apapun hingga minggu ke-24 usia kehamilan Anda, segera temui dokter atau bidan.
Dokter akan mendengarkan detak jantung bayi Anda dan memeriksa Anda dengan scan USG atau jenis pemeriksaan lain jika memang dibutuhkan.


Sedang apa bayi Anda di dalam sana?

USG scan bisa memperlihatkan kepada kita berbagai pergerakan bayi dan apa saja yang sudah bisa ia lakukan dalam usia kehamilan tertentu.

Bayi Anda sebenarnya sudah mulai bergerak jauh sebelum Anda benar-benar bisa merasakannya secara nyata, dan gerakannya akan bertambah tegas dan lincah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya.

Jika Anda beruntung, bayi Anda mungkin tidak sedang tidur selama scan berlangsung, dan Anda akan dapat melihat ia  meronta dan menggeliat.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-7 sampai minggu ke-8, bayi Anda mulai menggeliat kecil, misalnya dengan berputar ke samping dan membuat gerakan menyentak tiba-tiba.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-9, bayi Anda bisa cegukan dan menggerakkan kaki dan lengan mungilnya. Bayi Anda juga mulai bisa mengisap dan menelan.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-10 bayi Anda bisa menggerakkan kepalanya, menggerakkan tangannya untuk menyentuh wajahnya, membuka rahang dan melakukan peregangan.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-12, bayi Anda sudah bisa meregang sambil menguap.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-14, bayi Anda bisa menggerakkan matanya.
  • Pada usia kehamilan minggu ke-15, bayi Anda bisa menghisap ibu jari tangan favoritnya. Jika Anda beruntung dan bisa melihat ini selama proses scan, Anda bisa tahu apakah bayi Anda kidal atau bukan dengan melihat jari tangan apa yang dia hisap, kiri atau kanan.
Secara bertahap, gerakan bayi Anda akan menjadi semakin tegas sehingga Anda bisa merasakannya tanpa perlu terlalu memperhatikan lagi.

Pada awalnya, gerakan bayi Anda ringan dan mungkin hanya terasa seperti getaran kecil, atau seperti gelembung air. Kadang-kadang juga terasa seperti gas atau hembusan udara.

Tak lama setelah itu, Anda akan terbiasa dengan gerakan mendorong, berputar-putar, berguling dan bahkan menendang.

Bayi Anda tidak akan terus-menerus bergerak. Akan ada saat-saat ketika ia hanya ingin istirahat dan tidur.
Jangan khawatir jika Anda tidak merasakan dan melihat banyak pergerakan selama proses scan, karena mungkin bayi Anda sedang dalam mode "silent".
Menjelang akhir masa kehamilan Anda, bayi Anda akan beristirahat lebih lama. Ini biasanya akan berlangsung selama sekitar 20 menit pada satu waktu, bisa juga selama 50 sampai 75 menit.

Bagi Anda mungkin terasa lebih lama dari itu, karena Anda tidak lagi merasakan setiap gerakan yang biasanya Anda rasakan.



Berapa banyak tendangan yang normalnya Anda rasakan setiap hari?

Tidak ada patokan jumlah tendangan Anda yang mestinya Anda rasakan, dan tidak perlu membuat catatan tertulis atau grafik dari gerakan bayi Anda.

Cobalah biasakan diri terhadap gerakan bayi Anda setiap pagi, pada saat jam bangun tidur. Seiring kehamilan berlanjut, akan lebih mudah untuk mengenali pola gerakan bayi Anda.

Setiap bayi memiliki pola aktif dan non-aktif yang berbeda-beda dan itu membantu Anda untuk mengenali apa yang normalnya dilakukan bayi Anda sehari-hari.
Jika Anda merasakan ada perubahan dalam pola gerakan bayi Anda, atau khawatir atas apapun juga, hubungi bidan atau unit bersalin segera sehingga mereka dapat memeriksa kesehatannya.


Apa penyebab bayi dalam kandungan bergerak lebih banyak dan lebih sering dari biasanya?

Mungkin Anda mulai menyadari bayi Anda bergerak lebih banyak dari biasanya pada waktu-waktu tertentu secara rutin. Hal tersebut seringkali terjadi pada sore hari dan seperti menjadi bagian dari rutinitas bayi Anda sehari-hari. Ini normal.
Nah, apabila pada suatu ketika Anda merasakan pergerakan bayi Anda menjadi lebih banyak, lebih tegas dan lebih sering diluar rutinitasnya tersebut, segera hubungi bidan atau dokter.
Bayangkan bayi Anda sedang berbaring. Jika tiba-tiba ia membuat gerakan tegas yang tiba-tiba dengan durasi cukup lama, kemungkinan besar ia membutuhkan bantuan medis.

Sama halnya kalau gerakan bayi Anda tiba-tiba menjadi lebih pelan dari biasanya.

Intinya, Anda perlu segera menghubungi bidan atau dokter jika Anda merasakan adanya perubahan apapun dari rutinitas bayi Anda.

Meningkatnya gerakan janin dalam kandungan, umumnya tidak dianggap sebagai tanda darurat jika tidak diikuti dengan melambatnya gerakan janin Anda. Jika peningkatan gerakan janin diikuti dengan perlambatan, maka itu pertanda adanya kegawatan.

Namun, dalam beberapa kasus, peningkatan gerakan janin secara mendadak tanpa diikuti perlambatan, bisa jadi juga merupakan kegawatan. itulah sebabnya, sangat penting untuk melaporkan setiap perubahan yang Anda rasakan terhadap gerakan bayi Anda.

Beberapa kemungkinan penyebab peningkatan gerakan janin dalam kandungan adalah:

1. Tingginya asupan kafein atau gula
Adanya lonjakan asupan kafein atau gula secara tiba-tiba serta beberapa jenis obat tertentu bisa menyebabkan bayi dalam kandungan Anda bergerak lebih banyak secara tiba-tiba.

2. Hipoksia Janin (berkurangnya aliran oksigen ke janin)
Peningkatan gerakan janin secara tiba-tiba bisa merupakan sinyal hipoksia janin. Awalnya gerakan bayi dalam kandungan meningkat secara tiba-tiba. Kemudian jika hipoksia berlanjut, pada akhirnya gerakan janin akan melemah dan melambat.

3. Insiden plasenta
Dalam insiden terkait plasenta (tali pusat), bayi dalam kandungan kemungkinan besar akan bereaksi dengan bergerak secara tegas dan tiba-tiba.

Laporkan setiap perubahan dalam pola pergerakan sehari-hari bayi dalam kandungan Anda.


Apa penyebab bayi dalam kandungan bergerak lebih lemah dan lebih sedikit dari biasanya?

Ada berbagai penyebab melemahnya pergerakan bayi dalam kandungan Anda. Namun, perlu juga diketahui bahwa terkadang melemahnya pergerakan bayi dalam kandungan bisa saja terjadi tanpa penyebab apapun.

Bagaimanapun juga, Anda disarankan untuk melaporkan segala perubahan yang terjadi terkait pola pergerakan bayi dalam kandungan Anda.

Hampir tidak mungkin untuk bisa mendeteksi secara pasti apa penyebab berkurangnya pergerakan bayi dalam kandungan tanpa bantuan scan. Tindakan terbaik yang bisa Anda lakukan jika Anda merasakan bahwa pergerakan bayi dalam kandungan Anda semakin berkurang adalah menemui dokter untuk segera menjalani pemeriksaan.

Beberapa penyebab umum mengapa bayi dalam kandungan Anda berkurang gerakannya adalah:

1. Rutinitas tidur
Sejak dalam kandungan, bayi Anda sudah memiliki jadwal rutinitas tidur.

Biasanya bayi dalam kandungan tidur selama 20 hingga 40 menit, tapi tidak lebih dari 90 menit. Bayi dalam kandungan tidak akan banyak bergerak pada saat tidur.


2. Ibu mengalami stress atau kekurangan nutrisi
Kondisi emosional dan fisik ibu berpengaruh pada pola pergerakan bayi dalam kandungan.

Hormon-hormon yang dilepaskan dalam tubuh ibu yang sedang mengalami stress bisa menjadi penyebab mengapa bayinya berhenti bergerak untuk sementara.

Dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi juga dapat menyebabkan bayi bergerak lebih sedikit, sehingga sangat penting untuk makan dan minum dengan baik untuk menjamin kesehatan bayi Anda.

Jika Anda khawatir mengapa tiba-tiba bayi Anda kurang bergerak, duduklah dan minumlah segelas air.

Jika Anda masih tidak merasakan peningkatan pergerakan bayi dalam kandungan Anda, temui dokter.


3. Ketuban pecah dini
Menurunnya gerakan janin dalam kandungan kadang-kadang disebabkan oleh bocor atau pecahnya kantung ketuban yang terdapat di sekitar bayi.

Pecahnya ketuban adalah hal normal pada saat persalinan. Tetapi jika hal tersebut terjadi jauh sebelum waktu persalinan yang sudah diperkirakan, itu bisa jadi merupakan sinyal adanya masalah medis.

Cairan ketuban berfungsi menjaga bayi dalam kandungan Anda untuk bisa berkembang dengan stabil, hangat dan terlindungi.

Kebocoran cairan ketuban dapat menyebabkan stress dan menimbulkan masalah nutrisi dan oksigen, selain juga meningkatkan risiko infeksi. Semua hal tersebut bisa menyebabkan gerakan bayi dalam kandungan melambat atau berhenti sama sekali.


4. Placental Abruption
Penyebab lain adalah placental abruption, yaitu kondisi dimana plasenta (organ yang mensuplai nutrisi ke bayi Anda) terlepas dari dinding rahim.

Dalam beberapa kasus, ini bukan masalah besar dan akan sembuh dengan sendirinya.

Namun, dalam kasus yang lebih parah, plasenta yang terlepas akan membatasi aliran oksigen dan darah ke bayi, sehingga menyebabkan bayi meninggal jika tidak segera diatasi.

Untuk mengatasinya, biasanya dibutuhkan prosedur bedah. Atau jika sudah hamil tua, ibu bisa diinduksi atau menjalani operasi caesar.

Dokter tidak selalu bisa menentukan apa yang menyebabkan plasenta terlepas, tetapi perkembangan janin yang buruk, infeksi berat, atau kelainan lainnya diduga bisa memicu kondisi tersebut.

Kecelakaan dan cedera juga bisa menjadi penyebabnya.


5. Hipoksia janin
Ketika tali pusat tidak maksimal dalam mensuplai darah beroksigen untuk bayi, dokter terkadang mendiagnosisnya sebagai hipoksia janin, yaitu berkurangnya asupan oksigen ke bayi Anda sehingga berpotensi fatal.

Kondisi ini menyimpan risiko jangka panjang terhadap perkembangan otak dan tubuh secara keseluruhan.

Hipoksia janin bisa terjadi ketika tali plasenta tertekuk atau terpuntir. Bayi yang mengalami penurunan asupan oksigen secara tiba-tiba, biasanya juga memperlambat dan mengurangi gerakannya untuk menghemat energi.

Jangan menunggu sampai gerakan bayi Anda berhenti sama sekali untuk menemui dokter karena bisa berakibat fatal dan menyebabkan bayi lahir mati.

Waktu terbaik untuk menemui dokter adalah ketika pertama kali Anda merasakan adanya perubahan pola pergerakan bayi dalam kandungan Anda.


Bagaimana Jika Anda tidak merasakan bayi Anda menendang seharian?

Jika Anda belum pernah memfokuskan diri Anda terhadap sensasi gerakan bayi sehari-hari, Anda mungkin merasa seperti ada yang kurang ketika tiba-tiba bayi Anda tidak menendang selama seharian.

Untuk membantu Anda fokus dan menghitung gerakan bayi Anda, berbaringlah menyamping pada sisi kiri Anda dengan dukungan bantal di bawah perut Anda. Diamlah untuk beberapa jam.

Normalnya, Anda akan merasakan setidaknya 10 gerakan.
Anda akan lebih bisa merasakan gerakan bayi Anda ketika Anda berbaring daripada duduk, dan Anda lebih sulit untuk merasakan dan menyadari gerakan bayi Anda ketika Anda sedang berdiri.
Jika Anda ingin memastikan, berikut adalah beberapa cara cepat untuk merangsang bayi Anda agar bergerak:
  • Letakkan kaki Anda agak tinggi, makan camilan dan bersantai. Bayi Anda mungkin tidur ketika Anda bergerak karena ia merasa seperti diayun, dan ia mungkin akan terbangun dan menjadi aktif ketika Anda berhenti bergerak dan makan sesuatu.
  • Minum sesuatu yang dingin. Bayi Anda mungkin merasa perubahan suhu dan mencoba untuk menjauhinya. Minuman dingin yang manis juga akan memberinya gula untuk merangsang pergerakan.
  • Membuat kebisingan. Mainkan musik keras atau cobalah membanting pintu untuk melihat apakah bayi Anda meresponnya.
Jika bayi Anda mulai bergerak, semua baik-baik saja.

Tapi awasilah gerakannya mulai dari sekarang dan carilah bantuan secepatnya jika Anda merasa khawatir mengenai kondisi bayi Anda.


Kapan Anda harus menemui dokter?

Hubungi bidan atau dokter segera jika Anda melihat atau merasakan salah satu dari tanda-tanda berikut ini.

Sangat penting untuk langsung menghubungi dokter Anda saat ini juga dan tidak menunggu sampai hari berikutnya, apabila:
  • Anda tidak merasa 10 atau lebih gerakan terpisah sambil berbaring menyamping di sisi kiri Anda selama dua jam.
  • Bayi Anda tidak bergerak untuk merespon suara atau rangsangan lainnya.
  • Ada penurunan gerakan yang signifikan dan mendadak pada bayi Anda, atau penurunan bertahap selama beberapa hari.
Jika bayi Anda kurang bergerak, itu bisa menjadi tanda bahwa dia tidak mendapatkan cukup asupan nutrisi atau oksigen melalui plasenta.

Mungkin ada petunjuk lain bahwa bayi Anda dalam masalah, contohnya apabila ukurannya lebih kecil dibanding usianya atau jika Anda sudah pernah mengalami komplikasi sebelumnya.

Apapun itu, Anda mungkin dirujuk ke unit ibu dan bayi di rumah sakit. Di sini, Anda dan bayi Anda akan menerima perawatan dari tim bidan dan dokter.

Mereka akan memantau detak jantung bayi Anda dan mungkin meminta Anda menjalani scannning untuk mengukur ukuran bayi Anda dan volume cairan ketuban yang tersisa.

Untungnya, pada sebagian besar kasus, pemeriksaan seperti ini memberikan hasil bahwa semuanya baik-baik saja, dan bayi Anda sehat. Jika ini yang terjadi, Anda akan diperbolehkan pulang namun Anda harus terus memantau pergerakan bayi Anda.

Jika Anda merasakan lagi bahwa gerakan bayi Anda berkurang dari biasanya, segera hubungi bidan atau unit bersalin, tidak peduli berapa kali hal itu terjadi sebelumnya.

Jika dokter atau bidan Anda menyimpan kekhawatiran dalam bentuk apapun, atau jika pergerakan bayi Anda terus berkurang, bayi Anda akan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Menanggapi pergerakan bayi Anda sejak masih dalam kandungan adalah salah satu cara terbaik untuk membangun ikatan dengan bayi Anda sejak dini.

Mengapa begitu penting untuk memantau pergerakan bayi dalam kandungan Anda?

Pergerakan bayi sejak dalam kandungan adalah indikator penting mengenai kesehatan bayi Anda.

Sebagian besar wanita yang mengalami kelahiran mati (55%) melaporkan bahwa mereka sebelumnya telah merasakan perubahan dalam pola pergerakan rutin bayinya.

Oleh karena itu, perlu bagi para calon ibu untuk menyadari pentingnya mendeteksi pola pergerakan bayi dan untuk segera menjalani pemeriksaan apabila mereka merasakan adanya perubahan pada pola pergerakan bayi dalam kandungannya.

Laporkan ke dokter setiap kali Anda merasakan perubahan pola pergerakan bayi Anda sehingga diagnosis dan penanganan yang tepat bisa dilakukan lebih awal.

Kalau Anda membutuhkan sebuah panduan lengkap mengenai perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku best-seller Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda dan bayi Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.