Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

8 Penyebab Mengapa Haid Tidak Teratur dan Solusinya

Beberapa faktor penyebab mengapa haid terlambat atau tidak teratur -

Sebagian wanita mengalami masa haid yang terlambat, tidak lancar atau kurang teratur. Hal ini cukup membuat frustasi jika Anda sedang dalam program hamil.

Memiliki siklus menstruasi yang sehat adalah langkah pertama untuk meningkatkan kesuburan secara alami dan memperbesar peluang untuk hamil.

Ada beberapa alasan mengapa siklus haid Anda tidak teratur, antara lain stres, kekurangan nutrisi, berat badan rendah, efek pil KB, ketidakseimbangan hormon, perimenopause atau masalah mendasar lainnya.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Penyebab Mengapa Haid Tidak Teratur dan Solusinya

Absennya Haid Dikenal Juga Sebagai Amenorrhea

Absennya menstruasi dikenal sebagai amenorrhea.

Amenorrhea dibagi menjadi dua jenis: amenorrhea primer dan amenorrhea sekunder. Amenorrhea sekunder adalah yang paling umum.

Catatan: absennya siklus menstruasi karena perimenopause dan menopause tidak dianggap sebagai amenorrhea.
 

1. Amenorrhea Primer

Didefinisikan sebagai tidak terjadinya menstruasi pada usia 14 tanpa adanya karakteristik seksual sekunder, atau tidak terjadinya menstruasi pada usia 16 terlepas dari adanya karakteristik seksual sekunder.

Contoh karakteristik seksual sekunder pada wanita yaitu, pembesaran payudara, pelebaran pinggul, rambut ketiak, rambut kemaluan dll. Amenorrhea primer jarang terjadi, hanya pada sekitar hanya 0,3% dari populasi wanita.

Terapi alami tidak banyak bekerja dengan baik bagi wanita yang mengidap amenorrhea primer dan itu karena biasanya ada masalah perkembangan yang mendasar bagi para wanita tersebut. Kami tidak mengatakan bahwa terapi alami dan herbal tidak akan bermanfaat untuk penderita amenorrhea primer, hanya saja kondisi ini lebih sulit.


2. Amenorrhea Sekunder

Didefinisikan sebagai tidak terjadinya menstruasi minimal sebanyak 3 kali siklus, atau setidaknya tidak menstruasi selama 6 bulan bagi wanita yang sebelumnya memiliki siklus menstruasi normal dan masih dalam usia reproduksinya.

Usia reproduksi yaitu usia dimana seorang wanita mendapatkan siklus menstruasi pertamanya pada masa pubertas, hingga menopause di sekitar usia 40-55.

Amenorrhea sekunder lebih umum terjadi daripada amenorrhea primer.


Penyebab Haid Terlambat dan Tidak Teratur

Siklus menstruasi yang terhenti bukanlah penyakit, hanya saja itu mungkin merupakan tanda bahwa ada ketidakseimbangan yang mendasar dalam tubuh Anda.

Siklus menstruasi rutin diatur oleh sistem yang kompleks yang menjadi tanggung jawab kelenjar endokrin. Kelenjar endokrin bekerja untuk mengirim pesan melalui hormon.

Anggap saja sebagai sebuah orkestra, jika ada salah satu bagian dari sistem ini tidak aktif, maka itu akan menyebabkan gagalnya keseluruhan siklus, menyebabkan ketidakseimbangan yang dapat mempengaruhi siklus menstruasi yang teratur.

Berikut adalah beberapa penyebabnya:

1. Kekurangan gizi

Kadang-kadang tubuh tidak mendapatkan cukup nutrisi harian untuk dapat mempertahankan fungsi normalnya, termasuk siklus menstruasi.

Ada banyak nutrisi yang sangat penting yang dibutuhkan tubuh untuk mempertahankan siklus menstruasi yang sehat. Kekurangan gizi sebenarnya dapat menyebabkan penyimpangan siklus menstruasi dan pada akhirnya dapat menyebabkan seluruh siklus berhenti.

Anda adalah apa yang Anda makan!

Makan berbagai makanan yang bernutrisi tinggi sangat penting untuk siklus menstruasi yang sehat. Tubuh bergantung pada makanan yang kita konsumsi sehari-hari agar dapat berfungsi dengan baik.

Ada nutrisi penting dan makanan tertentu yang mendukung siklus menstruasi yang sehat. Pastikan Anda mengkonsumsi makanan beriku:


Zat Besi: Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang tidak mendapatkan asupan zat besi dalam jumlah yang cukup, kemungkinan akan menderita anovulasi (kurangnya ovulasi) dan buruknya kesehatan telur, sehingga dapat menghambat kehamilan hingga 60% lebih tinggi.

Makanan kaya zat besi dibagi menjadi dua kelompok, heme dan non-heme, yang berarti zat besi dapat berasal dari sumber hewani atau sumber non-hewani.

Sumber zat besi heme adalah ayam, telur, rusa, daging sapi dan salmon.

Makanan kaya zat besi non-heme diantaranya adalah labu dan biji bunga matahari, kacang-kacangan, bayam, sayuran hijau gelap, aprikot, rumput laut, dan quinoa.

"Dalam studi terhadap wanita yang mengalami masalah ovulasi, 40% bisa menjadi subur setelah mengkonsumsi cukup zat besi."


Vitamin C: Vitamin C meningkatkan kadar hormon dan memperbaiki kesuburan pada wanita.

Tubuh membutuhkan makanan sumber vitamin C untuk penyerapan zat besi yang tepat, jadi pastikan untuk makan makanan yang mengandung vitamin C tinggi ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi.

Sumber makanan vitamin C seperti paprika, jeruk, strawberry dll..


Vitamin B: Sayuran hijau kaya akan vitamin B yang diperlukan untuk keseimbangan hormon. Vitamin B banyak terdapat pada kangkung, selada air, rumput laut, spirulina, peterseli dan kemangi.


Asam lemak esensial: Asam lemak esensial sangat penting untuk produksi hormon. Banyak wanita yang rendah dalam hal kandungan asam lemak esensial, khususnya asam lemak omega-3.

Beberapa makanan yang kaya akan asam lemak esensial ini adalah kenari, salmon, sarden, udang, kakap, kerang dan minyak ikan cod.


Kolesterol: Kolesterol diperlukan untuk produksi hormon.

Hindari diet 'rendah lemak' selama program hamil dan pastikan untuk makan makanan yang mencakup produk hewani bersumber dari hewan yang  makan rumput.

Makanan yang kaya kolesterol bersih adalah: daging sapi, susu sapi atau kambing yang makan rumput, yogurt dan telur.


Fiber (serat): Serat membantu menghilangkan kelebihan hormon dari tubuh yang mana dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Serat juga membantu mengatur kadar gula darah yang membantu untuk mengurangi masalah kesuburan seperti PCOS, masalah imunologi dan membantu keseimbangan hormon yang sehat.

Beberapa contoh makanan tinggi serat adalah buah-buahan segar, sayuran, sayuran hijau gelap dan kacang-kacangan.


Zinc (seng): Zinc adalah salah satu mineral yang digunakan tubuh untuk menjaga kadar hormon (seperti estrogen, progesteron dan testosteron) pada tingkat stabil. Tubuh wanita membutuhkan sejumlah seng untuk menghasilkan telur yang matang.

Sumber makanan yang kaya Zinc adalah tiram.


2. Kelebihan Atau Kekurangan Berat Badan

Ada hubungan langsung antara anovulasi dan obesitas (kelebihan berat badan).

Sel-sel lemak tubuh, yang disebut adiposit, menghasilkan estrogen. Wanita gemuk mungkin memproduksi terlalu banyak estrogen karena terlalu banyaknya lemak tubuh.

Wanita yang kekurangan berat badan juga mungkin memiliki anovulasi karena kurangnya lemak tubuh, sehingga mungkin kadar estrogen atau kolesterol tidak cukup untuk mempertahankan dan mendukung siklus menstruasi yang normal.

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita dengan kebiasaan olahraga yang berlebihan, memiliki kadar estradiol yang rendah karena rendahnya kadar lemak tubuh, sehingga menyebabkan anovulasi.

Estrogen sangat penting untuk pembentukan tulang yang sehat, ekspresi gen yang sehat, menjaga tingkat kolesterol yang sehat dan sangat penting untuk siklus menstruasi yang sehat.

Terlalu banyak atau terlalu sedikit kadar estrogen dalam tubuh dapat menyebabkan sistem tidak berfungsi dengan baik dan siklus menstruasi dapat berhenti sama sekali atau tidak teratur.


3. PCOS

Sindrom Ovarium Polikistik, kadang-kadang juga disebut disfungsi ovarium polikistik, adalah gangguan endokrin yang paling umum pada wanita di usia reproduksi.

Ada dua gejala PCOS yang umum: siklus haid yang tidak teratur dan hiperandrogenisme (tubuh memproduksi terlalu banyak androgen, yang paling umum adalah testosteron).


4. Stress

Stress dapat menyebabkan tubuh untuk menghentikan siklus menstruasi.

Stress menyebabkan tubuh melepaskan hormon stress seperti kortisol dan adrenalin yang mencegah pelepasan hormon kesuburan wanita pada waktu yang tepat untuk menciptakan siklus menstruasi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi dengan mempengaruhi bagaimana kelenjar adrenal berfungsi.

Mengurangi stress dan meningkatkan kesehatan adrenal sangat penting untuk membantu siklus menstruasi yang sehat. Kesehatan kelenjar adrenal juga berdampak langsung terhadap kesehatan tiroid.


5. Masalah pada kelenjar tiroid (gondok)

Buruknya fungsi tiroid dapat menyebabkan siklus menstruasi berhenti. Tiroid yang terlalu aktif yang menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid disebut Hipertiroidisme.

Sedangkan Hypothyroidism adalah ketika tiroid kurang aktif dan tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup. Terhentinya siklus menstruasi adalah tanda hipertiroidisme, sedangkan tidak teraturnya siklus menstruasi merupakan tanda hipotiroidisme.


6. Tumor Pituitary

Adanya tumor pituitari dapat menyebabkan gangguan pelepasan dan pembuatan hormon tertentu yang dapat menyebabkan siklus menstruasi berhenti.


7. Kegagalan ovarium prematur

POF, juga dikenal sebagai hipofungsi ovarium, didefinisikan sebagai hilangnya fungsi normal ovarium sebelum usia 40.


8. Perimenopause dan Menopause

Perimenopause adalah masa menjelang menopause.

Dalam masa ini, adalah normal siklus haid menjadi tidak teratur dan kadar hormon berfluktuasi. Siklus menstruasi dapat terhenti untuk beberapa lama dan kemudian tiba-tiba datang kembali dan kemudian terhenti lagi.

Ketika  cadangan ovarium berkurang dan kesehatan sel telur menurun, tingkat FSH meningkat, siklus menstruasi kemudian akan lebih teratur, sampai akhirnya berhenti.

Menopause didefinisikan sebagai berhentinya menstruasi selama satu tahun atau lebih.

Terapi alami tidak dapat membalikkan proses penuaan, atau membawa kembali siklus menstruasi pada wanita yang sudah melewati atau akan mengalami menopause.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.