Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Pentingnya Vitamin D Bagi Kesuburan dan Kehamilan

Manfaat vitamin D dalam menunjang kesuburan dan mempertahankan kehamilan -

Vitamin D sangat penting karena membantu penyerapan kalsium dan fosfat dalam tubuh yang mana keduanya berperan penting untuk membentuk tulang yang sehat.

Vitamin D juga berperan dalam sistem kekebalan tubuh, regulasi pertumbuhan sel, respon terhadap peradangan, kekuatan otot dan bahkan produksi hormon.

Selama menjalani program hamil, masa kehamilan dan menyusui, vitamin D yang Anda asup juga akan mempengaruhi kadar vitamin D untuk bayi Anda.
Kekurangan vitamin D selama masa kehamilan menempatkan bayi pada risiko rendahnya cadangan vitamin D saat lahir. Dalam kasus ekstrim, bayi dapat menderita rakhitis sebagai akibat dari kadar vitamin D yang rendah.

Rendahnya kadar vitamin D juga berkaitan dengan meningkatnya risiko komplikasi kehamilan, antara lain  pre-eklampsia, persalinan prematur, diabetes gestasional dan peningkatan resiko infeksi.

Penelitian menunjukkan mengkonsumsi tambahan suplemen vitamin  D3 pada saat kehamilan membantu pembentukan massa tulang yang sehat untuk anak-anak di kemudian hari dan dapat membantu mencegah depresi.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


Dari Mana Sumber Vitamin D?

Sumber utama vitamin D ada dua, yaitu sinar matahari dan makanan.

1. Sinar Matahari

Tubuh Anda mampu menghasilkan sebagian besar vitamin D yang Anda butuhkan melalui paparan sinar matahari.

Selama musim panas, ketika matahari sedang panas-panasnya, tubuh Anda mengisi ulang cadangan vitamin yang penting ini. Para ahli merekomendasikan kita untuk berjemur 20 menit sehari dengan wajah dan lengan terkena sinar matahari selama musim kemarau.

Pentingnya Vitamin D Bagi Kesuburan dan Kehamilan

Tabir surya bisa mengurangi kadar vitamin D yang diserap, sehingga Anda harus menghindari menggunaan tabir surya minimal selama 20 menit.

Tapi untuk melindungi diri Anda dari pengaruh terlalu lama berjemur, batasi diri Anda untuk berjemur hanya selama 20 menit saja.


2. Makanan

Vitamin D dapat dikonsumsi sebagai bagian dari menu harian Anda dan ini akan membantu untuk memastikan Anda mengasup cukup vitamin D untuk diri Anda dan bayi Anda selama program hamil, masa kehamilan dan masa menyusui.

Makanan seperti ikan, daging merah dan kuning telur adalah sumber vitamin D yang baik.



Suplemen Vitamin D Untuk Ibu Hamil Dan Menyusui

Kekurangan vitamin D merupakan masalah yang berkembang di hampir setiap negara. Anda memiliki risiko lebih besar untuk kekurangan vitamin D jika Anda:
  • Memiliki kulit gelap.
  • Memiliki indeks massa tubuh 30 atau di atasnya.
  • Jarang terkspose sinar matahari.
  • Tidak cukup makan makanan yang kaya vitamin D.
Kebanyakan multivitamin untuk ibu hamil dan menyusui mengandung vitamin D, tetapi Anda harus memeriksa dosisnya untuk memastikan Anda mengasup sejumlah dosis yang tepat.

Wanita hamil dan menyusui disarankan untuk mengambil suplemen harian yang mengandung vitamin D sebesar 400 IU. Jumlah ini sedang dikaji, tetapi banyak ahli percaya seharusnya wanita hamil dan menyusui mengasup vitamin D dalam dosis yang lebih tinggi.

Bekonsultasilah dengan dokter kandungan Anda untuk meminta saran suplemen vitamin D yang tepat untuk Anda.

Dengan asumsi bahwa kandungan vitamin D di tubuh Anda berada di tingkat yang baik selama kehamilan, bayi Anda pun harus bisa mengasup sejumlah vitamin D yang ia butuhkan dari ASI Anda.

Namun, jika Anda kekurangan vitamin D selama masa kehamilan, bayi Anda mungkin perlu suplemen vitamin D.

Jika Anda kekurangan vitamin D selama masa menyusui, konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah bayi Anda harus mengkonsumsi suplemen vitamin D.

Dianjurkan agar Anda terus mengkonsumsi suplemen vitamin D saat menyusui, untuk memastikan bayi Anda menerima cukup vitamin D melalui ASI.

Para ahli merekomendasikan bahwa bayi yang berusia di bawah enam bulan harus dibatasi terhadap ekspose sinar matahari, sehingga sangat penting untuk memastikan bayi Anda mendapatkan cukup vitamin D melalui ASI.



Risiko Kekurangan Vitamin D Selama Kehamilan dan Menyusui

Jika Anda khawatir bahwa Anda mungkin menderita kekurangan vitamin D selama program hamil, masa kehamilan atau masa menyusui, Anda dapat meminta untuk menjalani tes darah. Jika tes menegaskan bahwa Anda kekurangan, dokter Anda dapat merekomendasikan suplemen yang tepat untuk meningkatkan kadar vitamin D Anda.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.