Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Panduan Membuat Bubur Sayuran Untuk Bayi

Apa yang perlu ibu ketahui dalam membuat bubur sayuran untuk bayi -

Saat bayi Anda sudah tidak lagi tergantung pada ASI atau susu formula sebagai satu-satunya sumber makanan, Anda bisa mulai memperkenalkannya pada sayur-sayuranan, buah-buahan dan daging.

Bubur sayuran sangat baik menjadi makanan padat pertama bagi bayi Anda.

Dahulukan bubur sayuran dibanding bubur buah, karena bubur sayuran kurang manis dibanding bubur buah-buahan.

Kalau Anda memberikan bubur buah sebagai makanan pertama bayi Anda, kemungkinan besar ia tidak akan menyentuh bubur sayur.


Panduan Membuat Bubur Sayuran Untuk Bayi

Tanda-tanda bayi sudah siap untuk makan makanan padat

Perilaku dan perkembangan bayi Anda akan membantu Anda mendeteksi kapan harus mulai memperkenalkan makanan padat.

Berikut ini beberapa tanda-tandanya:
  • Lihat apakah ia berusaha meraih makanan.

  • Menunjukkan ketertarikan pada makanan dan ingin tahu apa yang ada dalam piring Anda.

  • Bisa mengkontrol gerakan kepalanya dengan baik dan bisa duduk tegak.

  • Tanda-tanda ini berbeda bagi masing-masing bayi. Namun, kebanyakan bayi sudah mulai menunjukkan tanda-tanda siap makan pada usia sekitar 6 bulan.

Panduan dalam memperkenalkan bubur sayuran untuk bayi Anda

Untuk memastikan bayi Anda melahap habis setiap bubur yang Anda sajikan untuknya, perhatikan pedoman dalam membuat bubur sayuran berikut:
  • Pada saat makan pertama kali, pastikan bayi Anda merasakan bubur persis seperti apa adanya. Hindari menambahkan gula atau garam. Biarkan bayi Anda menikmati tekstur dan rasa sayuran asli.

  • Pilihlah sayuran berwarna hijau daripada yang kuning.

  • Mulailah dengan sederhana. Jangan tambahkan rempah-rempah apapun yang bisa mengganggu rasa asli sayuran.

  • Kalau harus menambahkan sesuatu, tambahkan herbal dan rempah2 dalam jumlah yang sedikit.

  • Rempah-rempah dan herbal yang Anda campurkan, harus tercampur dengan sempurna. Jangan sampai rasa rempah dan herbal tersebut justru mendominasi rasa bubur secara keseluruhan.

  • Anda dapat menambahkan ASI atau susu formula pada bubur untuk mendapatkan kekentalan yang diinginkan. Bisa juga menambahkan sedikit jus buah.

  • Kayu manis dan ubi jalar sangat baik dicampur menjadi bubur.

  • Kombinasi lain yang bisa Anda coba adalah: jahe dan pir, jintan dan wortel, kembang kol dan paprika, daun mint segar dan kacang polong.

  • Memanggang atau mengukus sayuran organik membantu mempertahankan semua nutrisi penting. Masak dulu sebelum diblender.

  • Anda dapat menyimpannya dalam wadah kedap udara di dalam lemari es untuk maksimal tiga hari. Namun, jauh lebih baik jika bubur yang disajikan adalah segar, jadi selalu usahakan untuk membuat bubur dalam jumlah secukupnya dan segera habiskan setelah dibuat.
Membuat sendiri bubur sayur untuk bayi Anda membuat Anda lebih tenang dibanding membelinya dalam bentuk kemasan.

Ketika Anda membuat bubur sendiri di rumah, Anda tahu persis apa yang Anda masukkan ke dalamnya.


Untuk diperhatikan mengenai membuat bubur sayuran

Dalam hal mencampur dan memblender bubur sayuran, Anda harus berhati-hati terhadap aspek-aspek tertentu. Berikut adalah beberapa diantaranya:
  • Dinginkan sayuran setelah dimasak sebelum dimasukkan dalam blender. Blender Anda bisa rusak kalau sayuran dimasukkan dalam keadaan panas.

  • Perhatikan baik-baik tutupnya, pastikan terpasang dengan baik.

  • Apabila sayuran masih agak hangat, biarkan ada celah kecil sehingga uap bisa keluar, jadi tutup blender tidak meledak.

  • Mulailah dengan kecepatan lambat dan secara bertahap tingkatkan kecepatan.
Bubur kacang hijau, alpukat, wortel adalah beberapa pilihan bubur sayuran yang paling populer untuk bayi, karena rasanya yang tidak terlalu manis.

Ingatlah selalu untuk tidak memberikan makanan yang terlalu manis pada saat pertama kali bayi Anda belajar makan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus, simak ulasan kami tentang buku Panduan Lengkap Perawatan Bayi.



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.