Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Memerah, Menyimpan dan Mencairkan ASI

Pedoman dalam memerah, menyimpan dan mencairkan ASI -

Apakah Anda seorang wanita karir? Atau Anda adalah ibu menyusui yang dikaruniai produksi ASI yang melimpah?

Memerah dan menyimpan ASI adalah cara terbaik untuk terus memberikan nutrisi terbaik bagi bayi meski di tengah kesibukan Anda.

ASI memberi manfaat untuk bayi Anda jauh lebih besar daripada susu formula atau makanan bayi lainnya.

ASI melindungi bayi Anda dari banyak sekali penyakit seperti infeksi telinga, meningitis, alergi, infeksi saluran pernafasan dan melindungi dari virus.

ASI mengandung semua vitamin dan mineral penting, membantu meningkatkan kecerdasan anak dan melindungi anak Anda dari obesitas nantinya.


Memerah, Menyimpan dan Mencairkan ASI

Pedoman cara memerah ASI

Ikuti beberapa langkah sederhana berikut ini untuk mempelajari cara memerah ASI dengan benar:
  • Pertama, bersihkan tangan Anda dan kemudian pijatlah payudara Anda dengan jari atau kompres lebih dulu payudara Anda dengan handuk hangat selama minimal 2 menit sebelum mulai memeras.

  • Duduklah, kemudian tempatkan jari-jari Anda dengan membentuk posisi huruf C di bawah puting. Anda dapat mengatur penempatan jari Anda untuk kenyamanan Anda sendiri.

  • Perahlah dengan lembut namun tegas.

  • Ulangi proses yang sama pada payudara yang lain dan tampunglah pada wadah yang sudah disiapkan.

Pedoman cara menyimpan ASI

Setelah Anda selesai memerah ASI, sekarang waktunya menyimpan dengan baik dan benar.

Di bawah ini adalah pedoman cara menyimpan ASI dengan benar:
  • Sebelum menyimpan ASI, pastikan tangan Anda bersih. Cuci tangan Anda dengan sabun pencuci tangan.

  • Simpan ASI dalam wadah plastik yang bersih. Jangan gunakan botol kaca karena bisa pecah dan ASI cenderung menempel pada kaca.

  • Pastikan wadah penyimpanan tertutup dengan baik. Hindari menggunakan botol berwarna karena menggunakan bahan pewarna.

  • Anda dapat menyimpannya pada suhu kamar (25 derajat Celcius) tidak lebih dari 6 jam
    atau disimpan dalam kulkas pada suhu 4 derajat Celcius selama 4 sampai 5 hari. 

  • Berikan label tanggal pada masing-masing wadah yang bisa dengan jelas terbaca.

  • Hindari getaran karena dapat mengganggu kandungan nutrisi penting dalam ASI.

  • Setelah memerah ASI dan menyimpannya dalam wadah, dinginkan segera. Berikan bayi Anda ASI yang lebih lama diperah terlebih dulu. Hal ini karena ASI mengandung antimikroba serta antibakteri sehingga Anda bisa menyimpannya untuk waktu yang lebih lama daripada susu sapi atau susu formula.

Pedoman cara membekukan ASI

Sebelum membekukan ASI dalam lemari es, cek dulu rasa dan aromanya. Selain itu, pastikan ASI disimpan di tempat yang bersih, jauh dari telur atau makanan mentah lainnya.

Berikut adalah beberapa tips membekukan ASI:
  • Hindari menambahkan susu hangat yang baru diperah ke dalam susu yang sudah didinginkan lebih dulu.

  • Jangan memanaskan ASI dalam oven, microwave atau di atas kompor.

  • Setelah ASI disimpan selama beberapa waktu, Anda mungkin akan melihat bahwa ASI itu mulai kelihatan terpisah. Jangan khawatir, itu normal. Tinggal diaduk sedikit sebelum digunakan.

  • Susu beku jika dicairkan bisa disimpan dalam lemari es hingga maksimal 12 jam. Setelah dicairkan, JANGAN dibekukan kembali.

  • Jangan lupa untuk mencuci dan mensterilkan semua bagian botol setelah setiap penggunaan. Lihat disini cara mencuci dan mensterilkan botol susu bayi.

  • Simpan ASI di bagian dalam lemari es atau freezer, jauhkan dari pintu.

  • Sebaiknya jangan simpan ASI lebih lama dari dua hari karena akan menurunkan kualitas lemak dalam ASI dan juga kehilangan banyak kandungan vitamin C.

Pedoman cara mencairkan ASI

ASI beku yang dicairkan dapat disimpan dalam lemari es sampai 12 jam, tetapi jangan bekukan lagi. Berikut adalah tips lebih lanjut tentang cara mencairkan ASI:
  • ASI yang dicairkan bisa bertahan sampai maksimal 2 jam pada suhu kamar dan 24 jam dalam lemari es.

  • Jangan menambahkan ASI hangat yang baru diperas ke dalam ASI lama yang sudah didinginkan atau dibekukan.

  • Jika Anda ingin menghangatkan ASI beku, cukup tempatkan wadah ASI beku tersebut di dalam wadah lain yang berisi air hangat.

  • Satu-satunya cara untuk menjaga semua nutrisi penting dalam ASI dan meminimalkan kontaminasi bakteri, adalah dengan mempelajari dan menerapkan cara memerah, menyimpan dan mencairkan ASI.
Jika Anda seorang ibu menyusui, ikuti pedoman-pedoman di atas untuk mempertahankan kualitas ASI.

Kalau Anda senang membaca buku bagus, simak ulasan kami tentang buku Panduan Lengkap Perawatan Bayi.

Peluk sayang untuk bayi Anda!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.