Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil

Manfaat kurma untuk ibu hamil -

Program hamil Anda sukses? Selamat!

Sebagai ibu hamil, tentunya Anda ingin memastikan bahwa apa yang Anda makan memang sehat untuk Anda dan bayi Anda.

Ketika hamil, hampir semua orang mulai menasihati Anda mengenai apa yang harus Anda makan dan apa yang harus Anda dihindari. Salah satunya kurma.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Manfaat Kurma Untuk Ibu Hamil

Pendapat tentang kurma beraneka ragam, beberapa orang mengatakan kurma sangat penuh dengan kandungan nutrisi dan gizi, sementara orang lain berpendapat sebaliknya.

Cara terbaik untuk menghapus keragu-raguan Anda adalah berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda.

Berikut ini adalah panduan yang mudah bagi Anda untuk memutuskan apakah kurma baik untuk dikonsumsi selama masa kehamilan


Nilai gizi kurma per-100 gram:
nilai kandungan gizi kurma


Mengkonsumsi Kurma Selama Kehamilan

Tidak ada literatur ilmiah yang menunjukkan bahwa tidak disarankan untuk makan kurma selama dalam program hamil.
Bahkan, kurma sarat dengan nutrisi yang dapat meningkatkan kesehatan Anda dan bayi Anda.


Beberapa Manfaat Makan Kurma

Kurma merupakan sumber makanan yang kaya akan protein, serat dan aneka vitamin dan juga sangat rendah lemak.

Kurma mengandung kombinasi serat larut dan tidak larut sehingga dengan demikian sangat membantu dalam menjaga sistem pencernaan Anda.

Kurma juga kaya akan kalium dan rendah sodium, sehingga dengan demikian membantu mengatur sistem saraf.


Berikut adalah beberapa manfaat kurma yang paling utama:

1. Sumber gula yang baik

Selama kehamilan tubuh Anda membutuhkan banyak energi. Gula adalah penyedia energi tercepat.


2. Sumber protein 

Protein terdiri dari asam amino, yang merupakan pokok pembangun tubuh Anda. Saat hamil, tubuh Anda akan tumbuh dan melar akibat pertumbuhan janin. Untuk mendukung pertumbuhan ini, tubuh Anda membutuhkan protein dalam jumlah yang cukup.



3. Sumber Serat

Serat membantu dalam menjaga sistem pencernaan yang sehat dan membantu dalam menangani sembelit akibat kehamilan.
  • Mengurangi kadar kolesterol dan melindungi dari infeksi.
  • Membantu mengurangi resiko diabetes dan tekanan darah tinggi.
  • Membantu menjaga berat badan.
  • Anda akan sering merasa lapar dan serat dalam kurma akan memberikan perasaan kenyang untuk waktu yang lama.

4. Sumber Folat

Folat atau asam folat membantu dalam pembentukan sel-sel baru dan mencegah anemia. Asam folat membantu dalam pencegahan cacat lahir yang berbahaya yang dapat merusak otak dan sumsum tulang belakang dari bayi Anda.


5. Sumber Vitamin K

Vitamin K memainkan peran penting dalam pembekuan darah dan menjaga tulang yang kuat. Bayi umumnya lahir dengan tingkat vitamin K yang rendah sehingga dibutuhkan asupan vitamin K yang cukup selama masa kehamilan.

Kekurangan Vitamin K pada bayi bisa berbahaya karena mempengaruhi pembekuan darah. Vitamin K juga membantu dalam perkembangan tulang bayi.


6. Sumber zat Besi (iron)

Besi memainkan peran penting dalam sejumlah proses metabolisme. Bersama dengan molekul globin, besi membantu dalam menghantar oksigen mencapai seluruh sel-sel tubuh.

Besi sangat penting selama kehamilan karena besi merupakan bagian integral dari mioglobin, kolagen dan enzim. Besi mencegah anemia pada anak dan membentuk kekebalan tubuh dengan lebih baik.


7. Sumber Kalium (Potassium)

Kalium (Potassium) merupakan salah satu elektrolit yang paling penting dalam tubuh.

Kalium membantu dalam menjaga tekanan darah. Kalium juga membantu dalam menjaga keseimbangan air dalam tubuh selama kehamilan.

Kalium berperan dalam menjaga kesehatan jantung, saluran pencernaan dan fungsi otot yang optimal. Selama kehamilan, mengkonsumsi kalium dalam jumlah yang cukup membantu fungsi saraf dan otot-otot Anda.

Kekurangan kalium menyebabkan masalah ginjal dan juga dapat menyebabkan kematian.


8. Sumber Magnesium

Magnesium membantu transportasi ion kalsium dan kalium untuk melintasi membran sel yang mana berperan dalam kontraksi otot dan menormalkan denyut jantung.

Magnesium membantu dalam pembentukan gigi dan tulang dan juga mempertahankan kadar gula darah.

Penelitian menunjukkan bahwa kurangnya asupan magnesium selama kehamilan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kelainan hati dan ginjal, penglihatan yang buruk dll

Kalau Anda membutuhkan panduan lengkap perawatan ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.