Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat dan Resiko Telur Untuk Ibu Hamil

Manfaat dan resiko makan telur untuk ibu hamil -

Menu yang seimbang dan kaya gizi sangat diperlukan bagi tubuh kita, apalagi bagi ibu hamil.

Seorang ibu hamil harus fokus pada pola makannya selama masa kehamilan untuk memastikan dirinya dan bayinya tetap sehat.

Salah satu faktor yang paling penting untuk diingat selama kehamilan adalah menu yang sehat. Anda dan bayi Anda membutuhkan banyak vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya selama 9 bulan.
Menu Anda harus rendah gula, lemak dan kolesterol dan perbanyak makan buah-buahan, biji-bijian dan sayuran. Selama kehamilan Anda harus menghindari beberapa makanan, meskipun Anda mungkin tergoda untuk mengkonsumsinya.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Manfaat dan Resiko Telur Untuk Ibu Hamil


Penting untuk diingat bahwa selama kehamilan, akan ada perubahan dalam sistem kekebalan tubuh Anda. Fungsi utama dari sistem kekebalan tubuh adalah untuk melindungi Anda dan bayi Anda yang sedang berkembang.

Telur dikenal mengandung beberapa nutrisi penting dalam bentuk mineral, lemak, vitamin A, vitamin D dan protein yang paling penting selama kehamilan. Konsumsi telur sangat dianjurkan untuk anak-anak yang sedang berkembang dan orang dewasa juga.
Tapi apakah telur benar-benar aman dikonsumsi selama kehamilan?


Manfaat Makan Telur Bagi Ibu Hamil

Telur diyakini sebagai sumber yang baik dari banyak nutrisi penting dan direkomendasikan oleh banyak dokter untuk ibu hamil.

Berikut ini adalah manfaat telur dalam masa hamil:
  • Kolin merupakan nutrisi penting yang ditemukan dalam kacang-kacangan, brokoli, daging dan bahkan juga telur. Kolin bisa menurunkan resiko stress pada anak-anak dan mengurangi berkembangnya penyakit kronis di kemudian hari.
  • Telur kaya akan protein, folat dan zat besi, nutrisi yang penting bagi wanita hamil.
  • Telur adalah sumber yang baik dari beberapa vitamin dan juga mengandung mikro-nutrisi yang disebut lutein, yang juga diperlukan untuk kesehatan.


Resiko Makan Telur Bagi Ibu Hamil

Ternyata telur juga memiliki faktor resiko. Beberapa diantaranya adalah:
  • Telur mentah mengandung bakteri salmonella, yang mungkin berbahaya, terutama selama kehamilan.
  • Bakteri salmonella pada dasarnya meracuni makanan, dan meskipun tidak mempengaruhi bayi Anda secara langsung, bakteri ini bisa membuat Anda sakit. Anda mungkin mengalami muntah dan diare, suhu tubuh tinggi, sakit kepala, sakit perut dan dehidrasi.
  • Salmonella adalah salah satu penyebab paling umum dari keracunan makanan yang biasanya bersumber dari telur yang induknya terinfeksi.
  • Jika Anda menderita kolesterol atau darah tinggi, lebih baik untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi telur.


Tips Untuk Mengurangi Resiko Makan Telur Selama Kehamilan

Berikut adalah tips dan trik untuk mengurangi resiko yang disebabkan oleh makan telur selama kehamilan:
  • Jangan meninggalkan telur yang dimasak pada suhu kamar selama lebih dari 2 jam, bahkan telur rebus.
  • Telur harus dimasak sempurna sampai kedua kuning dan putihnya padat, untuk mengurangi bakteri salmonella dalam telur.
  • Telur harus selalu disimpan di lemari es. Jagalah telur dalam wadah terpisah dan tidak bersentuhan dengan makanan lain. Telur rebus tidak boleh disimpan lebih dari tiga hari di dalam lemari es.
  • Telur dengan cangkang yang rusak tidak boleh digunakan, sebab bakteri dan kotoran sudah masuk ke dalamnya.
  • Cuci tangan Anda dengan baik setelah memegang telur.
  • Berhati-hati saat menangani telur mentah, jangan sampai isinya mencemari makanan lain atau peralatan memasak.
  • Telur harus dimasak dengan matang sempurna untuk membunuh bakteri lainnya yang mungkin ada.
Kalau Anda berhati-hati dan selalu melakukan tindakan pencegahan, maka mengkonsumsi telur bagi ibu hamil terbukti sangat baik bagi Anda dan bayi Anda.

Kalau Anda membutuhkan panduan lengkap perawatan ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.