Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat dan Resiko Pepaya Untuk Ibu Hamil

Manfaat dan efek samping buah pepaya untuk ibu hamil -

Anda suka makan buah pepaya?

Pepaya adalah buah tropis yang rasanya manis, lezat dan sehat. Buah ini mengandung mineral, kalsium, kalium, serat, flavonoid dan karotenoid.

Pepaya diketahui sebagai buah yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan jantung dan memberikan perlindungan dari resiko kanker usus besar. Namun, jika Anda kebetulan sedang hamil, Anda mungkin harus menjauhi buah pepaya untuk sementara.

Tapi Anda masih dapat menerapkan buah pepaya pada wajah dan rambut Anda, agar kulit lebih bersinar dan rambut lebih halus. Kebaikan buah pepaya mungkin tidak banyak bermanfaat ketika Anda sedang hamil. Mengapa?

Meskipun buah ini sehat, wanita hamil seringkali disarankan oleh dokter kandungan untuk menghindari makan pepaya. Di negara-negara seperti Bangladesh, India, Pakistan, dan Sri Lanka, diyakini bahwa pepaya dapat menyebabkan keguguran.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Manfaat dan Resiko Pepaya Untuk Ibu Hamil


Manfaat Makan Pepaya Pada Saat Hamil

Dalam beberapa kondisi, konsumsi pepaya selama kehamilan dianggap aman. Berikut ini adalah kondisi yang dimaksud:
  • Pepaya yang benar-benar matang, konsentrasi lateksnya sudah banyak berkurang sehingga tidak membahayakan ibu hamil. Secara umum, kandungan lateks pada pepaya yang masih hijau menyebabkan alergi pada banyak orang. Alergi tersebut berupa kulit kemerahan, gatal, peradangan, pusing, sakit perut dan sulit menelan. Mereka yang alergi terhadap pepaya juga bereaksi serupa terhadap buah kiwi, nanas, melon, buah ara, pisang dan alpukat. Jadi jauhilah pepaya jika Anda alergi.
  • Pepaya harus dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Lebih baik berhati-hati saat mengkonsumsi pepaya selama kehamilan.
  • Pepaya matang juga mengandung beta-karoten, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan kalium yang dibutuhkan oleh tubuh.Vitamin A dan C dibutuhkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, sedangkan vitamin B sangat penting untuk pertumbuhan janin.
  • Pepaya berperan dalam mengendalikan dan mencegah sembelit dan bahkan sakit maag. Pepaya membantu untuk mengatasi morning sickness dan kram perut yang umum terjadi selama kehamilan. Kandungan papain dalam pepaya kuning matang juga sangat membantu pencernaan.
  • Pepaya membantu dalam meningkatkan kadar hemoglobin. Kenaikan kadar hemoglobin membantu dalam penyerapan oksigen sehingga akan mengatasi anemia dan masalah pernapasan.
  • Pepaya efektif dalam mengatasi radang usus selama kehamilan.
  • Satu buah pepaya ukuran sedang mengandung 119 kalori, 29,8 g karbohidrat dan 5,5 g total serat makanan.
  • Pepaya kaya akan kandungan gula. Satu pepaya ukuran sedang mengandung sekitar 17,9 g gula. Kandungan gula membantu untuk memberikan energi dan mengatasi kelelahan yang umum terjadi selama kehamilan.
  • Anda juga dapat mengkonsumsi pepaya matang selama kehamilan untuk mengatasi gejala pra dan pasca persalinan.
  • Anda dapat mencampur pepaya matang dengan susu dan madu. Campuran ini berfungsi sebagai tonik dan merupakan sumber nutrisi yang sangat baik untuk ibu hamil dan menyusui. Pepaya memiliki sifat galactagogue yang membantu dalam peningkatan produksi susu.
  • Pepaya memiliki berbagai sifat obat seperti antiseptik alami. Pepaya juga mengandung anti-mikroba, anti-parasit, anti-inflamasi, diuretik, anti-diabetes, anti-hipertensi dan anti-hiperlipidemia. Beragam sifat obat membuat pepaya menjadi pilihan yang sehat.


Resiko Makan Pepaya Bagi Ibu Hamil

Tidak ada keraguan bahwa pepaya sangat baik untuk kesehatan. Namun, itu berlaku untuk kondisi normal.
Saat Anda sedang hamil, pepaya bukanlah pilihan yang baik karena dapat menyebabkan keguguran.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa mengkonsumsi pepaya beresiko pada saat hamil:
  • Pepaya mentah atau bahkan semi-matang mengandung lateks yang dapat mengaktifkan kontraksi rahim. Pepaya umumnya digunakan untuk mengobati siklus menstruasi yang tidak teratur. Pepaya dapat menyebabkan kontraksi rahim dan menginduksi persalinan, hal ini mengarah ke keguguran. Getah pepaya memiliki enzim yang disebut papain yang mengaktifkan hormon prostaglandin dan oksitosin yang memperkuat kontraksi persalinan sebelum waktunya.
  • Kandungan lateks dalam pepaya muda juga menyebabkan induksi awal. Lateks ini juga dapat menyebabkan kelahiran prematur dan cacat lahir pada bayi Anda.
  • Pepaya mentah dianggap tidak aman selama kehamilan karena kandungan papain dan pepsin yang dapat memperlambat pertumbuhan dan perkembangan janin Anda. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa mengkonsumsi pepaya atau bagian lain dari tanaman pepaya selama kehamilan, dapat menyebabkan anti-implantasi, peningkatan kemungkinan kerugian pasca-implantasi embrio dan toksisitas.
  • Kandungan papain dalam pepaya muda dapat melemahkan membran penting yang mempengaruhi kelangsungan hidup janin.
  • Pepaya muda juga mengandung edema, yang merupakan zat mirip lateks dan dianggap buruk bagi wanita hamil. Edema ini dapat menyebabkan bercak dan bahkan pendarahan. Edema juga memperlambat sirkulasi darah.
  • Kandungan vitamin C dalam pepaya membantu untuk membangun kekebalan, namun terlalu banyak konsumsi pepaya dapat menyebabkan batu ginjal. Batu ginjal dapat menyebabkan kram perut, yang mana sangat berbahaya selama kehamilan.
  • Pepaya tidak aman selama kehamilan jika ibu hamil memiliki riwayat diabetes gestasional. Pepaya yang sangat manis dapat meningkatkan kadar gula darah Anda.
Hindari sepenuhnya makan pepaya pada saat hamil muda karena selama periode ini, plasenta baru mulai terbentuk dan bahkan sedikit saja lateks dapat membahayakan kandungan Anda.

Wanita hamil harus menghindari makan pepaya, jika ia punya alergi kulit atau pernapasan. Kandungan lateks pada pepaya dan serbuk sari dari pohon pepaya bisa menyebabkan masalah pernapasan dan iritasi kulit.



Tips Memilih Pepaya

  • Lakukan pemeriksaan warna, tekstur dan aroma.
  • Pepaya harus berwarna segar (tidak hijau dan tidak kusam).
  • Pilih pepaya yang berwarna penuh kuning dan merahnya.
  • Sebuah pepaya tidak seharusnya berbintik-bintik atau memar-memar.
  • Cobalah untuk meremas pepaya untuk memeriksa kematangannya.
  • Pepaya matang akan terasa lembut jika disentuh.
  • Anda dapat mencium aroma pepaya pada bagian dasarnya dan membeli yang beraroma manis.
  • Pepaya akan cepat matang jika Anda menyimpannya pada suhu normal.
Nah, Anda sudah tahu efek samping makan pepaya selama hamil. Masih banyak kok buah lain yang justru dianjurkan untuk dimakan oleh ibu hamil tanpa menyimpan resiko berbahaya.

Kalau Anda membutuhkan panduan lengkap perawatan ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.