Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Manfaat dan Resiko Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil

Amankah ibu hamil makan ikan tuna? -

Hai Ibu, apa kabar? Semoga Anda sehat-sehat saja...

Sebagai seorang calon ibu, Anda harus mewaspadai menu sehari-hari Anda, terutama pada tahap awal kehamilan. Berikut ini adalah artikel mengenai manfaat dan resiko konsumsi ikan tuna bagi ibu hamil.

Amankah Ikan Tuna Untuk Ibu Hamil?

Tuna kaleng selama kehamilan tidak dianjurkan, karena adanya resiko kontaminasi merkuri yang dapat mempengaruhi perkembangan janin. Wanita hamil dianjurkan untuk membatasi asupan ikan tuna, tapi tidak sepenuhnya menghindarinya sebab ikan ini mengandung  nutrisi langka yang sangat bermanfaat bagi janin.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Bolehkah ibu hamil makan ikan tuna?


Resiko Kesehatan Ikan Tuna Bagi Ibu Hamil

Ikan tuna sebenarnya baik untuk kesehatan, namun sangat disarankan ibu hamil untuk membatasi konsumsi ikan ini.

Ikan berminyak lebih cenderung mengandung polutan lingkungan seperti polychlorinated biphenyls dan dioxin, yang meningkatkan beberapa risiko kesehatan tidak hanya bagi ibu, tapi juga bayi.

Konsumsi ikan kalengan yang terkontaminasi merkuri selama kehamilan bisa membawa beberapa dampak buruk pada kesehatan bayi Anda, berikut diantaranya:
  • Merkuri adalah neurotoxin dan diketahui mengganggu otak dan sistem saraf. Janin yang terpapar merkuri, terutama pada tahap awal kehamilan, bisa sangat berbahaya dan dapat menyebabkan masalah perkembangan pada bayi.
  • Bahkan dalam dosis rendah, merkuri dapat mempengaruhi perkembangan bayi dan menyebabkan kesulitan berjalan, berbicara dan kegiatan sehari-hari lainnya.
  • Paparan merkuri selama kehamilan menyebabkan anak sulit belajar nantinya.
  • Beberapa penelitian juga menegaskan bahwa merkuri bisa menyebabkan keterbelakangan mental, cerebral palsy, kebutaan, tuli dan kondisi mental lainnya jika dikonsumsi dalam dosis tinggi selama kehamilan.
  • Pada orang dewasa, merkuri bisa memiliki dampak negatif pada kesuburan.
  • Paparan jangka panjang merkuri juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
  • Merkuri juga menyebabkan resiko kehilangan penglihatan, mati rasa pada jari tangan dan kaki, kehilangan memori dan resiko kesehatan lainnya.
Walaupun ikan tuna mengandung beberapa nutrisi yang luar biasa (vitamin, mineral dan lemak sehat) yang sangat membantu selama kehamilan bagi Anda dan pertumbuhan bayi Anda, berhati-hatilah dengan kandungan kadar merkuri yang tinggi, sehingga membuat ikan tuna lebih besar bahayanya daripada manfaatnya.


Intinya...

Konsumsi ikan seperti ikan todak, king mackerel dan hiu benar-benar harus dihindari oleh ibu hamil karena ikan-ikan tersebut memiliki tingkat kadar merkuri yang lebih tinggi dibanding ikan lainnya.

Tapi kandungan merkuri dalam ikan tuna sebenarnya lebih rendah dibandingkan dengan varietas ikan lainnya yang kami sebutkan di atas. Kalau Anda betul-betul ingin makan ikan tuna, Anda bisa mengkonsumsinya sekali-sekali dalam jumlah terbatas.
Tuna segar jauh lebih baik dibanding tuna kalengan. Tuna segar tidak banyak mengalami proses pengolahan dan sehingga lebih aman.
Kalau Anda membutuhkan panduan lengkap perawatan ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.