Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Kulit Gatal-gatal Pada Saat Hamil

Apakah normal ibu hamil merasakan kulit gatal-gatal di seluruh badan pada saat hamil? - 

Adalah hal yang normal untuk sedikit merasa gatal pada saat hamil, terutama di sekitar perut dan payudara Anda sebab kulit Anda sedang dalam proses merentang untuk menyesuaikan dengan pertumbuhan kehamilan Anda. Gatal-gatal juga bisa dipengaruhi oleh perubahan hormonal.

Beberapa wanita hamil mengalami tanda kemerahan dan gatal-gatal pada telapak tangan dan telapak kaki mereka dan kadang-kadang juga disertai gatal. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh peningkatan kadar hormon estrogen. Gejala ini biasanya hilang setelah melahirkan.

(Baca: ulasan buku Panduan Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG)

Anda juga mungkin mengalami bahwa hal-hal yang biasanya membuat Anda gatal sebelum hamil, seperti kulit kering, akan terasa lebih gatal pada saat hamil.

Eksim seringkali memburuk selama periode kehamilan, meskipun ada beberapa wanita yang justru merasakan bahwa kondisi mereka sedikit membaik pada saat hamil.

Namun, ada kondisi spesial tertentu pada saat hamil yang dapat menyebabkan Anda mengalami ruam sangat gatal, atau gatal di seluruh tubuh tanpa adanya ruam.


Kulit Gatal-gatal Pada Saat Hamil

Bagaimana mengatasi gatal-gatal?

Ini sebagiannya tergantung pada penyebabnya. Jika penyebab gatal Anda hanyalah akibat dari kulit yang sedang merentang atau kering, berikut adalah langkah-langkah sederhana yang mungkin cukup untuk dapat mengatasinya:
  • Hindari mandi air hangat. Mandi air hangat dapat membuat kulit Anda kering dan membuat gatal-gatal lebih parah. Gunakan sabun yang lembut tanpa pewangi (beberapa aroma wewangian dapat menyebabkan iritasi) dan pastikan untuk membilas sabun dengan baik dan menyeka dengan handuk bersih dan lembut.

  • Pakai lebih banyak pelembab tanpa pewangi setelah Anda mandi.

  • Cobalah menerapkan kompres dingin di daerah gatal.

  • Hindari keluar rumah pada cuaca panas di siang hari, karena panas dapat memperparah gatal.

  • Kenakan pakaian katun halus yang longgar.
Jika Anda menderita ruam yang serius atau sangat gatal, langkah-langkah diatas mungkin tidak akan cukup untuk memberikan pertolongan yang memadai. Konsultasikan dengan dokter Anda. Anda mungkin perlu obat topikal atau oral, atau keduanya.


Kapan harus mengunjungi dokter?

Beritahu dokter Anda jika muncul ruam baru pada saat hamil, kondisi kulit memburuk, atau merasa sangat gatal di seluruh badan bahkan jika tidak ada ruam. Anda harus diperiksa sehingga dokter Anda bisa mendiagnosis masalahnya, merekomendasikan perawatan yang tepat, atau mungkin merujuk Anda ke dokter kulit.

Beberapa kondisi yang menyebabkan gejala gatal-gatal dapat mempengaruhi kesehatan bayi Anda dan memerlukan pemeriksaan khusus.


Apakah gatal-gatal parah tanpa ruam merupakan gejala adanya masalah?

Gatal parah yang terjadi pada trimester kedua, atau lebih umumnya terjadi pada trimester ketiga, dapat menjadi tanda ICP, yaitu masalah pada hati yang diderita oleh sekitar 1% ibu hamil.

Ketika sekresi empedu tidak mengalir normal di saluran kecil yang terdapat di hati, garam empedu menumpuk di kulit Anda, yang membuat Anda merasa gatal. Awalnya, mungkin gatal hanya mempengaruhi telapak tangan Anda, tetapi bisa juga terjadi dimana saja, dan banyak wanita penderita ICP merasa gatal di seluruh tubuhnya. Gatal bisa sangat intens dan biasanya bertambah parah di malam hari.

Awalnya, gatal adalah satu-satunya gejala. Kondisi itu sendiri awalnya tidak menyebabkan ruam, tapi lama-kelamaan kulit Anda akan memerah dan iritasi dengan adanya sedikit luka pada daerah dimana Anda banyak menggaruk. Beberapa wanita mengalami gejala yang lain juga, seperti kehilangan nafsu makan dan mual ringan.

Hubungi dokter atau bidan jika Anda khawatir Anda mengalami kolestasis karena hal itu dapat menyebabkan masalah bagi bayi Anda. Dokter akan mengevaluasi Anda dan melakukan beberapa tes darah untuk membantu membuat diagnosis.

ICP meningkatkan risiko bayi lahir mati, sehingga Anda akan menjalani pemeriksaan ultrasound secara periodik dan pemantauan jantung janin untuk memeriksa kondisi bayi Anda.

Anda juga harus melakukan tes darah untuk memeriksa fungsi hati Anda. Anda mungkin akan diberi obat yang dapat membantu meningkatkan fungsi hati dan mengurangi gatal dan gejala lainnya yang mungkin Anda alami. Obat-obatan ini juga mungkin dapat mengurangi risiko buruk pada bayi Anda.

Jika USG atau pemeriksaan pada jantung menunjukkan ada masalah, Anda harus segera melahirkan tanpa penundaan. Atau tergantung pada bagaimana kondisi Anda dan bayi Anda, serta seberapa tua usia kehamilan Anda, persalinan bisa ditunda sedikit untuk memberi waktu pada bayi Anda berkembang dengan baik dalam rahim. Meskipun kemungkinan besar Anda akan diinduksi sebelum waktunya.

Masalah ini akan hilang setelah Anda melahirkan bayi Anda, biasanya dalam satu atau dua hari, meskipun mungkin bisa juga memakan waktu sekitar seminggu. ICP sering terjadi lagi pada kehamilan berikutnya, jadi pastikan untuk mengingatkan dokter kandungan Anda apabila Anda sudah pernah mengalaminya pada kehamilan sebelumnya.


Faktor penyebab munculnya ruam gatal pada saat hamil

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan ruam. Gejala-gejalanya dapat tumpang tindih antara satu dan lainnya, serta dapat membingungkan Anda, jadi jangan mencoba untuk mendiagnosa diri sendiri. Berikut adalah beberapa kemungkinan faktor penyebab:

Pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy (PUPPP)

Sekitar 1% wanita hamil mengalami kondisi ini, yang ditandai dengan gatal, benjolan merah dan ruam yang besar, terlihat seperti sarang serangga pada perut mereka. Ini disebut dengan PUPP. Memang agak susah disebut.

PUPPP biasanya terjadi pada trimester ketiga (akhir masa kehamilan), meskipun bisa juga terjadi pada awal atau dua minggu pertama setelah Anda melahirkan.

Ini lebih sering terjadi pada wanita yang mengandung bayi kembar dan wanita yang hamil pertama.

Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan PUPPP.

Kabar baiknya adalah bahwa PUPPP tidak berisiko bagi Anda atau bayi Anda dan biasanya hilang dalam beberapa hari setelah melahirkan, meskipun kadang-kadang berlangsung selama beberapa minggu.

Plus, PUPP ini jarang muncul lagi pada kehamilan berikutnya.

Prurigo kehamilan

Kondisi ini relatif jarang (kadang-kadang disebut erupsi papular kehamilan) ditandai dengan munculnya banyak benjolan kecil yang mungkin terlihat seperti gigitan serangga pada awalnya.

Kemudian, karena digaruk, Anda mungkin akhirnya mendapatkan sedikit luka di beberapa tempat pada kulit Anda.

Prurigo kehamilan biasanya dimulai pada akhir trimester kedua atau awal trimester ketiga. Erupsi ini, yang bisa menjadi sangat gatal dan mengganggu, biasanya muncul pada tungkai atau tubuh Anda.

Pengobatan dari gejala ini meliputi obat-obatan topikal dan antihistamin.

Prurigo kehamilan biasanya hilang segera setelah Anda melahirkan, meskipun mungkin berlangsung sampai tiga bulan setelah melahirkan, dan mungkin terjadi lagi pada kehamilan berikutnya.

Untungnya, kondisi ini tidak menimbulkan risiko bagi Anda atau bayi Anda.

Pemphigoid gestational

Dalam kasus yang sangat jarang, seorang wanita hamil akan mengalami rasa gatal yang sangat intens, yang awalnya terlihat seperti sarang serangga lalu lama-lama berkembang seperti luka yang melepuh. Ruam ini disebut pemfigoid gestational (atau herpes gestational karena penampilannya, meskipun tidak ada hubungannya dengan virus herpes).

Ini biasanya menyerang pada trimester kedua atau ketiga, tetapi bisa juga terjadi kapan saja, termasuk pada minggu pertama atau kedua setelah Anda melahirkan. Ruam sering terjadi di atau sekitar pusar, dan juga dapat timbul pada lengan dan kaki, termasuk telapak tangan dan telapak kaki.

Kondisi ini bisa datang dan pergi selama kehamilan, dan seringkali muncul dengan lebih parah selama periode postpartum. Bahkan, mungkin diperlukan beberapa minggu atau beberapa bulan setelah Anda melahirkan untuk pulih dari penyakit ini. Ada beberapa bukti bahwa menyusui bayi Anda dapat membantu mengatasinya lebih cepat.

Pemfigoid gestational lebih serius daripada PUPPP atau prurigo kehamilan karena terkait dengan peningkatan risiko kelahiran prematur, masalah pertumbuhan janin, dan mungkin lahir mati. Jadi jika Anda menderita kondisi ini, Anda harus diawasi dengan ketat. Dalam sebagian kecil kasus, bayi yang baru lahir akan menderita ruam, meskipun itu biasanya hanya ruam ringan dan akan hilang dalam beberapa minggu.

Pemfigoid gestational biasanya terjadi lagi pada kehamilan berikutnya dan cenderung lebih parah. Dan ada laporan bahwa kontrasepsi oral dapat memicu kekambuhan pada beberapa wanita.

Impetigo herpetiformis

Ini juga merupakan kondisi langka yang terjadi akibat infeksi bakteri kulit. Penyakit ini tidak berhubungan  dengan virus herpes atau impetigo, walaupun namanya mirip. Kondisi ini sebenarnya adalah salah satu  bentuk psoriasis pada kehamilan.

Ini biasanya muncul pada trimester ketiga (walaupun bisa juga mulai lebih awal) dan ditandai oleh tanda memerah yang luas dengan banyak benjolan kecil bernanah, yang bisa bergabung menjadi benjolan putih besar yang bernanah. Ruam dapat muncul di paha, selangkangan, ketiak, sekitar pusar, di bawah payudara dan beberapa tempat lain. Gejala ini menyakitkan, tetapi umumnya tidak gatal.

Impetigo herpetiformis juga dapat menyebabkan gejala-gejala sistemik, seperti mual dan muntah, diare, demam, dan menggigil. Komplikasi lain juga mungkin ada, sehingga Anda dan bayi Anda harus diawasi secara ketat.

Penyakit ini diobati dengan kortikosteroid sistemik. Tergantung pada kondisi Anda, obat-obat lain mungkin diperlukan juga. Gejala biasanya hilang setelah melahirkan, tetapi bisa kambuh pada kehamilan berikutnya.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.