Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Gusi Berdarah Pada Saat Hamil

Penyebab dan penanganan gusi berdarah pada saat hamil -

Normalkah ibu hamil mengalami gusi berdarah selama kehamilan?

Mengalami gusi berdarah yang sensitif (gingivitis) adalah umum terjadi pada kehamilan. Hormon-hormon kehamilan dapat menyebabkan gusi membengkak dan meradang, sehingga membuatnya lebih mudah berdarah saat sedang menyikat atau membersihkan sela-sela gigi.

Bagaimana cara mengatasi gusi berdarah pada saat hamil?

Menyikat gigi secara teratur sangatlah penting dan benar-benar diperlukan untuk menjaga mulut Anda tetap sehat, meskipun dengan itu akan membuat gusi Anda berdarah.

Gunakan sikat gigi yang lembut dan pilihlah pasta gigi untuk gigi sensitif. Cobalah untuk tidak langsung membilas setelah menyikat gigi, karena itu akan mengurangi efek positif dari pasta gigi.

Jangan lupa untuk menyikat sela-sela gigi Anda.

Lapisan air liur, bakteri dan makanan yang melekat pada gigi Anda (plak), akan membuat gusi Anda lebih rentan terhadap pendarahan. Untuk mengurangi terbentuknya plak, berikut tips dari kami:
  • Pergi ke dokter gigi Anda secara teratur.

  • Sikat gigi selama dua menit, sekali di pagi hari, dan terakhir di malam hari dengan menggunakan pasta gigi berfluoride. Cobalah untuk memberi jeda setidaknya satu jam setelah makan dan minum sebelum Anda menyikat gigi. Ini untuk melindungi enamel pada gigi Anda.

  • Gunakan sikat gigi listrik yang dapat dicharge yang menggunakan timer dengan kepala sikat yang bisa berputar. Sikat gigi ini lebih efektif menghilangkan plak dan mengurangi pembengkakan gusi dibanding sikat gigi manual.

  • Bersihkan sela-sela gigi setidaknya tiga kali seminggu untuk menghilangkan plak dan sisa makanan yang menumpuk, dan juga untuk mengurangi perdarahan. Gunakan benang gigi untuk membantu menghilangkan makanan dan plak yang menumpuk di antara gigi Anda. Dokter gigi dapat menunjukkan cara untuk melakukan hal ini jika Anda belum pernah melakukannya.

  • Jika Anda merokok, berhentilah. Merokok dapat membuat penyakit gusi Anda makin parah.

  • Jika Anda menderita diabetes, kontrollah kadar gula darah Anda dan temui dokter gigi secara teratur untuk pemeriksaan. Gingivitis dan penyakit gusi lebih sering terjadi pada orang yang menderita diabetes. Mengobati penyakit gusi dapat membantu memperbaiki kadar gula darah Anda, dan mengkontrol kadar gula darah dapat membantu mengatasi masalah gusi. Keduanya saling berkaitan.

  • Gunakan obat kumur dua kali sehari, tetapi konsultasikan dengan dokter gigi Anda mengenai tipe dan merk obat kumur yang aman untuk digunakan oleh ibu hamil. Jika Anda merasa mengalami reaksi alergi, hentikan menggunakan obat kumur dan temui dokter Anda.

Apakah gusi berdarah dapat menyebabkan masalah lain?

Gingivitis yang tidak diobati dapat menyebabkan periodontitis, yang bisa melemahkan jaringan serta tulang yang menjaga gigi Anda tetap melekat pada rahang dengan kuat.

Jika Anda tidak menemui dokter gigi untuk menghentikan kerusakan yang disebabkan oleh periodontitis, penyakit gigi dan gusi Anda bisa menjadi semakin buruk. Gusi Anda dapat terinfeksi dan mengembangkan kantung nanah. Ligamen dan tulang di dasar gigi Anda akan semakin rusak.

Jeda antara gusi dan gigi Anda akan semakin besar, hingga akhirnya gigi Anda mulai longgar dan rontok satu persatu. Tapi jangan khawatir, karena tingkat kerusakan itu hanya akan terjadi jika penyakit ini dibiarkan sampai ke stadium lanjut.

Anda dapat membatasi kerusakan dan mencegah periodontitis untuk tidak menjadi semakin buruk. Jagalah gigi dan gusi tetap bersih dan kunjungi dokter gigi secara teratur untuk scaling dan root planing. Perawatan ini menghilangkan penumpukan tar dan menghaluskan dasar gigi Anda.


Bahaya penyakit gusi ibu hamil bagi kesehatan bayinya

Jika Anda menderita penyakit gusi, sebenarnya tidak ada bukti yang pasti bahwa hal itu akan berdampak langsung pada kesehatan bayi Anda saat Anda sedang hamil. Tapi mungkin itu berarti bahwa kesehatan  Anda secara umum kurang baik. Jika secara umum Anda kurang sehat, hal itu dapat mempengaruhi pertumbuhan bayi Anda di dalam rahim.

Beberapa ahli berpendapat, ada hubungan antara periodontitis dengan:
  • Kelahiran bayi prematur.

  • Bayi lahir dengan berat badan rendah.

  • Komplikasi kehamilan lainnya.
Penyebab penyakit gusi bisa jadi akibat dari peradangan dan bakteri. Namun, kita tidak bisa memastikan tentang hal tersebut, karena penelitian yang berbeda telah menghasilkan temuan yang berbeda pula.

Jika Anda tidak menjalani pola makan yang sehat dan/atau memiliki kehidupan rumah tangga yang penuh tekanan karena mungkin ada kekhawatiran finansial, Anda memiliki resiko lebih besar untuk melahirkan bayi secara prematur.

Dan mungkin alasan utama Anda tidak melakukan perawatan gigi secara rutin dan memadai adalah karena adanya kendala finansial.

Jika Anda khawatir tentang kesehatan gigi dan gusi Anda, temuilah dokter gigi. Dia dapat membantu Anda untuk mengatur perawatan gigi  dan memberikan nasihat tentang bagaimana untuk tetap sehat, terutama gigi dan gusi.

Kapan Anda harus menemui dokter gigi?

Jika gusi Anda berdarah dan terasa lembek, hubungi dokter gigi segera. Anda tidak perlu menunggu sampai masalah berikutnya terjadi.

Ingatlah untuk memberitahu dokter gigi Anda bahwa Anda sedang hamil, sehingga Anda tidak diperiksa dengan sinar X, kecuali jika memang dibutuhkan. Jika Anda membutuhkan anestesi lokal untuk gigi Anda pada saat Anda hamil, jangan khawatir, itu sangat aman.

Jika dokter gigi Anda tidak yakin tentang jenis obat yang dapat diberikan dengan aman sehubungan dengan kondisi kehamilan Anda, mintalah dia untuk berkoordinasi dengan dokter kandungan atau bidan.

Kalau Anda senang membaca buku bagus tentang perawatan kesehatan ibu hamil dan janin, simak ulasan kami mengenai buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.