Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Bisakah Wanita Usia 40 Tahunan Hamil Alami?

Masih bisakah wanita berusia di atas 40 tahun untuk hamil secara alami? Bagaimanakah peluang wanita berusia 40 tahunan untuk bisa hamil? -

Hai Ibu, apa kabar? Semoga Anda subur-subur saja.

Kali ini kita akan membahas mengenai peluang hamil bagi wanita berusia 40 tahunan.

Semakin banyak wanita berusia lebih dari 40 tahun yang berkonsultasi pada kami untuk memperoleh jawaban atas masalah ini. Berikut adalah contohnya:

"Bisa gak saya hamil di usia saya sekarang? Saya belum pernah menjalani program hamil apapun sebelumnya. Apakah sekarang sudah terlambat?"
SEMUA wanita tersebut memiliki satu kesamaan, yaitu: "Saya merasa sekarang mungkin sudah terlambat bagi saya untuk bisa hamil secara alami, mengingat usia saya yang sudah menginjak 40 tahunan".

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Bisakah Wanita Usia 40 Tahunan Hamil Alami?

Bisakah wanita berusia di atas 40 tahun hamil secara alami?

Topik ini cukup menantang, sebab setiap wanita memiliki profil dan riwayat kesehatan yang berbeda.
Namun secara medis, seharusnya wanita berusia antara 40-45 tahun masih memiliki peluang untuk bisa hamil secara alami.
Memang benar bahwa kesuburan wanita semakin menurun seiring dengan pertambahan usia. Namun, kesehatan organ reproduksi dan kesuburan secara umum bisa ditingkatkan dengan melakukan perawatan yang maksimal meskipun usia sudah memasuki kepala 4.

Sebaliknya, kesehatan organ reproduksi dan kesuburan juga bisa menurun meskipun usianya masih muda apabila tidak dirawat dengan baik.

Yang perlu Anda ketahui sekarang adalah bagaimana status kesehatan organ reproduksi Anda? Apakah indung telur Anda sehat? Apakah tuba fallopi Anda sehat? Apakah haid Anda masih teratur? Dan seterusnya...

Kemudian setelah Anda mengetahuinya, Anda jadi tahu apa saja yang perlu diperbaiki dan dibenahi sehingga mau tidak mau, Anda harus berusaha untuk meningkatkan kesehatan organ reproduksi dan kesuburan Anda.


Keuntungan hamil di usia 40 tahunan

Mungkin keuntungan terbesar dari hamil dan memiliki bayi di usia 40 tahunan adalah bahwa Anda secara emosional dan finansial sudah lebih siap dan mapan.

Anda mungkin sudah tidak terkendala dengan kemungkinan-kemungkinan bahwa Anda harus mengeluarkan biaya tambahan yang diperlukan guna meningkatkan kesuburan, merawat kehamilan dan membesarkan anak Anda nantinya.

Anda dan pasangan Anda juga sudah memiliki hubungan yang lebih dewasa. Ini adalah satu keuntungan besar.

Sebagai ibu, Anda juga bisa lebih bijaksana dalam mengambil keputusan terkait cara membesarkan anak Anda nantinya, sebab pengalaman Anda sudah lebih banyak.

Peluang Anda untuk menyusui dengan ASI juga sangat baik, yang mana hal tersebut sangat bagus untuk kesehatan Anda serta bayi Anda.

Penghasilan Anda dan suami juga mungkin sudah lebih besar, karena Anda dan suami sudah membangun karier dalam jangka waktu cukup lama. Ini tentu saja sangat bermanfaat, sebab biaya membesarkan seorang anak semakin meningkat setiap tahunnya.

Pada saat Anda mencapai 40 tahunan, Anda kemungkinan sudah memiliki hampir semua hal yang Anda impikan saat masih muda, sehingga Anda bisa fokus terhadap kebutuhan anak Anda.

Jika Anda berusia di pertengahan 40 tahunan, peluang Anda untuk hamil anak kembar lebih besar. Sebab, ketika Anda mendekati masa menopause, hormon Anda akan bekerja lebih keras untuk melepaskan sel telur dari ovarium, sehingga seringkali menyebabkan adanya dua sel telur yang dilepaskan pada saat ovulasi.

Kedua sel telur tersebut bisa saja dibuahi oleh sperma, sehingga menghasilkan anak bayi kembar non-identik.


Kerugian hamil di usia 40 tahunan

Selain keuntungan di atas, Anda juga perlu memahami bahwa hamil di usia yang lebih tua tentunya membawa dampak yang merugikan, antara lain:
  • Anda lebih sulit untuk bisa hamil. Ini adalah kelemahan terbesar terkait faktor usia. Semakin Anda menunda kehamilan, peluangnya semakin menipis. Hal tersebut disebabkan karena cadangan sel telur Anda berkurang secara signifikan seiring pertambahan usia, sedangkan telur yang masih ada cenderung memiliki masalah kromosom, yang mana dapat meningkatkan risiko keguguran dan cacat lahir.
  • Jika Anda berhasil hamil, maka kemungkinan juga Anda akan mengalami masa kehamilan yang tidak mudah terkait meningkatnya risiko komplikasi kehamilan dan masalah lainnya. Di usia 40 tahunan, Anda lebih berisiko untuk mengalami masalah dengan tekanan darah tinggi dan diabetes serta masalah dengan plasenta.
  • Anda berisiko lebih tinggi untuk melahirkan bayi dengan berat lahir rendah, bahkan prematur. Risiko bayi lahir lahir mati juga lebih tinggi. Studi menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang usianya lebih tua, menyimpan risiko lebih besar untuk menderita diabetes tipe 1 dan tekanan darah tinggi.
  • Sperma pasangan Anda menurun kualitasnya. Meskipun laki-laki secara fisik masih mampu membuahi dan menjadi ayah di usia 60 hingga 70 tahunan, kualitas sperma juga menurun seiring pertambahan usia. Sperma laki-laki yang lebih tua menyimpan risiko cacat genetik.
  • Anda harus bekerja lebih keras di usia yang tidak lagi muda. Meskipun tentu saja secara finansial Anda mungkin sudah lebih mapan, namun ada kemungkinan Anda harus bekerja lebih keras dari sebelumnya, sebab kini Anda mempunyai tanggung jawab baru: membesarkan bayi Anda.

 

Hal yang harus Anda pertimbangkan jika ingin hamil di usia 40 tahunan:

Jika Anda benar-benar ingin mencoba hamil di usia 40 tahunan, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, antara lain:
  • Dampak kehamilan bagi kesehatan Anda dan bayi Anda nantinya, dalam kaitannya dengan usia Anda.
  • Sebagian besar wanita yang berusia diatas 40 tahun membutuhkan usaha ekstra untuk membantunya bisa hamil secara alami. Bersediakah Anda melakukan berbagai usaha tersebut?
  • Kesiapan Anda menjalani perawatan tubuh untuk bisa hamil pada usia ini.

Kendala umum bagi wanita berusia diatas 40 tahun yang ingin hamil:

Selain beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan di atas, Anda juga perlu memahami bahwa di usia 40 tahunan, secara umum ada beberapa kendala kesuburan yang menyertainya, seperti:
  • Kondisi kesehatan sel telur yang tidak lagi sama seperti ketika Anda masih lebih muda.
  • Cadangan telur pada ovarium semakin sedikit.
  • Ketidakseimbangan hormon atau perubahan hormonal yang berkaitan dengan perimenopause dan menopause.
  • Kemungkinan sulitnya pembuahan secara alami.
  • Siapkah Anda menjadi orang tua baru di usia 40 tahunan?
  • Tingginya resiko keguguran.
  • Tingginya resiko cacat lahir atau masalah perkembangan bagi anak.
  • Depresi terkait kemandulan.
  • Adanya berbagai risiko lain yang berhubungan dengan kehamilan pada usia 40 tahun.

Bagaimana Peluang Anda Untuk Hamil Diatas Usia 40 Tahun?

Peluang Anda untuk bisa hamil secara alami di usia 40 tahun sangat tergantung dari kesehatan organ reproduksi dan keseimbangan hormonal Anda.

Anda bisa mengunjungi berbagai klinik kesuburan untuk menjalani pemeriksaan terhadap status kesehatan indung telur dan cadangan sel telur Anda.

Kemudian Anda perlu melakukan berbagai upaya untuk menormalkan siklus menstruasi Anda apabila saat ini tidak teratur.

Dengan demikian, Anda memaksimalkan peluang terjadinya pembuahan meskipun usia Anda sudah memasuki 40 tahunan.


Bagaimana dengan teknologi reproduksi buatan?

Saat ini ada beberapa teknologi pembuahan yang masih terus disempurnakan karena pesatnya pengetahuan di bidang kesehatan pada umumnya dan reproduksi pada khususnya.

Baca artikel kami mengenai program hamil bayi tabung atau IVF.


Risiko hamil di usia 40 tahunan

Jika Anda berusia 40 tahunan dan berhasil hamil, Anda akan membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra selama masa kehamilan Anda.
Bagaimanapun juga, risiko kesehatan dan komplikasi kehamilan sebenarnya bisa saja terjadi pada ibu hamil di berbagai tingkatan usia. Hanya saja, risiko tersebut memang lebih besar untuk terjadi pada wanita di usia yang lebih tua.

Jika ternyata tubuh Anda mengalami masalah kesehatan pada saat hamil, dokter akan mengklasifikasikan kehamilan Anda sebagai "kehamilan berisiko tinggi". Ini mungkin kedengarannya menakutkan.
Tapi sebenarnya, istilah tersebut artinya hanyalah berarti bahwa Anda membutuhkan pengawasan dan perawatan extra untuk memastikan Anda dan bayi Anda tetap sehat hingga persalinan.
Inilah beberapa resiko kesehatan yang mungkin Anda alami apabila Anda berhasil hamil di usia 40 tahunan:
Proses persalinan bagi wanita berusia 40 tahunan juga umumnya lebih sulit. Anda dan bayi Anda lebih berisiko untuk:
  • Operasi caesar.
  • Bayi sungsang.
  • Berat lahir bayi rendah.
  • Persalinan prematur
Risiko lain seperti adanya masalah dengan kromosom juga meningkat seiring usia bertambah. Sekitar 1 dari 200 bayi yang lahir dari ibu berusia 40 tahunan atau lebih, mengidap Down Syndrome.


Apa yang harus Anda lakukan jika ingin hamil di usia 40 tahunan?

Terkait faktor usia, ada langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk memperbesar peluang Anda agar bisa hamil secara alami dan memiliki bayi yang sehat, terlepas dari berapapun usia Anda.

Anda harus membuat perubahan gaya hidup untuk membantu meningkatkan kesuburan Anda.

Jika Anda merokok, berhentilah sekarang juga. Jaga berat badan yang ideal, hentikan rokok dan alkohol.

Jika Anda berusia 40 tahunan dan telah melakukan hubungan intim tanpa kontrasepsi sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu selama 3 bulan tanpa hasil, segera temui dokter untuk melakukan tes darah guna memeriksa ada tidaknya masalah medis tertentu.

Beberapa masalah medis bisa lebih menyulitkan peluang Anda untuk hamil. Temui dokter sebelum Anda memulai program hamil jika Anda mengalami hal berikut:
Ajak suami Anda sebab dia juga harus diperiksa untuk mendeteksi ada atau tidaknya masalah kesuburan yang umum pada pria.

(Buku yang direkomendasikan: Panduan Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG).


Secara lengkap, inilah persiapan-persiapan fisik yang perlu Anda lakukan guna memperbesar peluang Anda untuk bisa hamil alami di usia 40 tahunan:

Intinya, wanita berusia 40 tahunan yang ingin hamil harus fokus untuk berusaha mencapai kondisi kesehatan paling optimal sebelum memulai program hamil.

Tubuh Anda harus benar-benar siap untuk menerima pembuahan dan menampung kehamilan.

Terkait kesehatan, ini adalah beberapa hal yang harus menjadi perhatian utama Anda:
  • Kondisi fisik.
  • Menu makanan.
  • Fleksibilitas (keluwesan).
  • Pertahankan berat badan.
  • Hindari penyakit.
Kita bahas satu persatu:

1. Kondisi fisik
Kondisi fisik yang sehat adalah komponen paling penting bagi wanita yang ingin hamil di usia 40 tahunan.

Secara alami tubuh manusia memang akan menurun kondisinya seiring pertambahan usia. Namun seringkali ini diperparah lagi dengan hal-hal yang kita lakukan sendiri terhadap tubuh kita karena kita menjalani pola hidup yang buruk.

Saat Anda hamil, tubuh Anda akan mengalami perubahan besar-besaran sehingga Anda betul-betul perlu mempersiapkan kondisi fisik Anda sejak sekarang.

Luangkan waktu untuk berolahraga sebanyak 3 hingga 5 kali seminggu selama 20-60 menit dengan aktif menggerakkan dan melatih otot-otot utama. Olahraga yang bisa Anda lakukan dengan aman antara lain adalah berjalan / jogging, bersepeda atau berenang.

Selain kondisi kardiovaskular, juga penting untuk membangun kekuatan otot-otot Anda. Konsultasikan dengan dokter mengenai olahraga apa saja yang aman untuk Anda lakukan


2. Menu makanan
Makanlah lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar. Anda adalah apa yang Anda makan.

Ikutilah pedoman dasar di bawah ini guna mempersiapkan tubuh Anda untuk menerima kehamilan:
  • Konsumsi vitamin prenatal yang mengandung asam folat. Tanyakan kepada dokter Anda mengenai vitamin yang tepat untuk Anda.
  • Makan buah-buahan dan sayuran segar yang diolah secara minimal. Sayuran dan buah-buahan yang tidak terlalu lama mengalami proses pengolahan, masih menyimpan cukup banyak nutrisi dan serat. Pastikan untuk mengasup sebanyak mungkin buah-buahan dan sayuran berwarna kuning, hijau, oranye dan biru setiap hari. Jangan lupa untuk mencucinya terlebih dahulu sebelum Anda makan.
  • Konsumsi kalsium. Makan atau minumlah yoghurt rendah lemak, susu, keju (bahkan es krim sesekali) untuk memperkuat tulang dan memfasilitasi proses mikroskopis sel dalam tubuh Anda.
  • Fokus pada protein. Asam amino adalah blok pembangun protein dan asam amino ini berperan besar dalam membantu membentuk plasenta, tali pusat dan otot bayi Anda.
  • Konsumsi biji-bijian. Roti gandum banyak mengandung nutrisi dan serat untuk membantu Anda membangun tubuh yang sehat untuk mendukung pertumbuhan bayi Anda.
  • Jangan hindari lemak. Beberapa jenis lemak sangat penting untuk kelangsungan hidup selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Konsumsilah sumber lemak sehat seperti zaitun dan ikan. Anda bahkan sesekali bisa mengoleskan mentega pada roti panggang.

3. Fleksibilitas (keluwesan)
jangan abaikan fleksibilitas alias keluwesan tubuh Anda!

Kondisi tubuh Anda harus sangat luwes atau fleksibel selama hamil guna melakukan banyak aktivitas sehari-hari, bahkan yang tadinya bukan masalah sama sekali, seperti memakai sepatu atau sekedar naik ke tempat tidur.

Yoga sangat baik tidak hanya untuk meningkatkan fleksibilitas, tetapi juga membantu Anda rileks.

Melakukan peregangan secara umum memiliki dampak positif terhadap sistem limfatik. Jadi, luangkanlah waktu setiap minggu guna meningkatkan keluwesan tubuh Anda.


4. Pertahankan erat badan ideal
Terlalu kurus membawa efek merugikan terhadap kesuburan Anda. Demikian juga halnya dengan terlalu gemuk.

Untuk mempersiapkan tubuh menerima kehamilan, Anda harus berusaha mencapai dan mempertahankan berat badan ideal Anda. Hal ini bahkan menjadi jauh lebih penting lagi sekarang, terkait usia Anda yang sudah menginjak 40 tahunan.

Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai berat badan ideal Anda.


5. Hindari penyakit
Hindari segala sumber penyakit, terutama yang menular. Bahkan sebisa mungkin, hindarilah siapapun yang sedang sakit flu.

Mungkin Anda bertanya, apakah gara-gara flu maka Anda tidak bisa hamil? Mungkin saja tidak. Namun, mengapa Anda mengambil risiko dengan melemahkan tubuh Anda, sedangkan Anda sedang berusaha untuk memperkuatnya?

Cucilah tangan Anda lebih sering, hindari orang-orang yang sakit dan jauhi anak-anak kecil yang sedang sakit cacar, berhingus, batuk dll.

Lakukan hubungan intim dengan setia pada satu pasangan sehingga Anda terhindar dari Penyakit Menular Seksual (PMS)


Tips bagi yang ingin hamil di usia 40 tahunan

Data penelitian jelas menunjukkan bahwa tingkat kesuburan dan peluang hamil secara alami bagi wanita berusia 40 tahunan, dapat ditingkatkan dengan melakukan berbagai usaha untuk memulihkan keseimbangan hormonal wanita.

Namun terlebih dahulu, kita perlu mengidentifikasi faktor-faktor yang kira-kira menjadi penyebab ketidakseimbangan dalam produksi atau metabolisme hormon.

Berikut beberapa tips dari kami untuk memulihkan kesuburan Anda:

Pemeliharaan berat badan
Kegemukan merupakan penyebab utama kemandulan dan BMI (Body Mass Index = Indeks Massa Tubuh) yang tinggi secara langsung berdampak pada siklus ovulasi.

Penting bagi Anda untuk:
  • Menghindari diet berlebihan hingga kelaparan karena penyimpangan keseimbangan gizi sangat mempengaruhi sekresi hormon endokrin.
  • Lakukanlah diet dengan lambat namun konsisten serta hindari segala macam suplemen hormonal yang berfungsi untuk menurunkan berat badan (sebagian besar suplemen penurun berat badan mempengaruhi sekresi atau metabolisme hormon tiroid, sehingga mempengaruhi sekresi follicle-stimulating hormone (FSH) secara langsung).
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur seperti yoga kesuburan yang membantu memperlancar aliran darah ke organ reproduksi wanita.

Sambil...
  • Monitor dan catat suhu basal tubuh serta lakukan hubungan seksual pada atau sekitar waktu ovulasi Anda.
  • Pelajari penggunaan alat pendeteksi ovulasi.
  • Pantau perubahan yang terjadi pada lendir serviks.
  • Hindari aktivitas fisik yang berat seperti mengangkat beban berat, naik tangga dan berlari.
  • Melakukan hubungan intim dengan posisi yang berbeda selama Anda dan pasangan Anda merasa nyaman. Lakukan posisi yang memungkinkan penis suami untuk penetrasi lebih dalam.


Diet dan makanan yang dianjurkan untuk meningkatkan kesuburan

Perbanyak asupan sayuran seperti kol, kacang-kacangan dan brokoli. Konsumsilah sup sayuran dan hindari minuman berkafein dan alkohol.

Selain itu, cobalah untuk mengkonsumsi lebih banyak makanan yang padat gizi tapi rendah kalori, misalnya beberapa jenis ikan tertentu yang banyak mengandung lemak sehat dan protein.

Sayuran dan buah-buahan yang direkomendasikan antara lain kubis, paprika, lemon, jeruk, tomat dan kiwi. "Menu kesuburan" ini dapat membantu tubuh merevitalisasi jaringan dan sel, memberantas racun dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.
Telur mengandung semua jenis protein dan asam amino esensial serta kolin dan nutrisi mikro lainnya.
Salad mengandung banyak nutrisi, vitamin, serat, mineral dan cairan, tapi rendah kalori (yang mana sangat membantu Anda jika Anda bermasalah dengan berat badan berlebih).


Pantangan bagi Anda yang ingin hamil di usia 40 tahunan

Berikut adalah pantangan bagi Anda wanita berusia 40 tahunan yang ingin bisa hamil alami:
  • Hindari minuman manis dan permen yang berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Sperma cenderung untuk bertahan hidup dan aktif dalam lingkungan asam. Makanan manis akan mempengaruhi tubuh Anda sehingga tidak tercipta lingkungan asam.
  • Hindari alkohol sepenuhnya karena sifat alkohol yang memecah metabolisme akan mengganggu pelepasan hormon dan biokimia pada tubuh perempuan.
  • Kurangi asupan makanan anorganik yang diproses menggunakan bahan-bahan kimia. Perbanyak asupan makanan organik.

Saran dari kami

Sikap yang perlu Anda tanamkan dalam diri Anda adalah mencoba dan berusaha.

Luangkan waktu untuk benar-benar mempersiapkan tubuh Anda menerima kehamilan. Kami mendorong semua wanita untuk memiliki hati dan pikiran yang terbuka, terlepas berapapun usia mereka.
Pikiran Anda adalah senjata yang sangat berharga bagi Anda untuk membuat keputusan penting.
Hanya Anda yang dapat menentukan apa yang terbaik untuk hidup Anda. Jika Anda memilih untuk hamil dan memiliki anak pada usia diatas 40 tahun, itu adalah pilihan Anda pribadi. Kenapa tidak?

Klik disini untuk membaca artikel kami mengenai apa yang Anda butuhkan untuk memperbesar peluang Anda hamil pada usia 40 tahunan.

Kami berusaha untuk mendukung dan membantu kesehatan semua wanita, pada semua tingkatan usia.

Jangan menunda, karena bagaimanapun juga, usia mengejar Anda.


Buku-buku yang bisa membantu

Hamil di usia 40 tahunan memang sangat menantang, namun banyak yang sudah membuktikannya.

Untuk mendapatkan tips lengkap cara meningkatkan kesehatan organ reproduksi dan kesuburan Anda serta mempermudah pembuahan, buku yang wajib untuk Anda pelajari adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil yang ditulis oleh dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Kemudian untuk menghindari dan mengatasi berbagai resiko komplikasi yang mungkin terjadi pada saat Anda hamil nantinya, Anda wajib mempelajari buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil, karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.