Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

7 Masalah Kulit Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya

Cara mengatasi masalah kulit pada ibu hamil -

Anda kesal karena masalah kulit atau alergi pada saat hamil?

Masalah kulit sangat umum terjadi selama kehamilan, disebabkan adanya perubahan hormonal dan hal-hal lainnya.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Berikut adalah 7 masalah kulit yang umum terjadi pada ibu hamil dan cara untuk mengatasinya

Masalah Kulit Pada Ibu Hamil Dan Cara Mengatasinya


Mengapa Masalah Kulit Terjadi Pada Ibu Hamil?

Ketika Anda hamil, banyak perubahan kimiawi dan biologis berlangsung di dalam tubuh Anda dan itu adalah penyebab utama masalah kulit.

Penyakit yang sudah ada sebelumnya, seperti eksim atau jerawat bisa menjadi bertambah parah ketika hamil. Infeksi jamur juga dapat memperparah masalah kulit Anda ketika Anda hamil.

Perawatan kulit secara seringkali mungkin tidak cukup untuk mengatasi berbagai masalah kulit selama periode hamil.

Anda juga harus sangat berhati-hati saat memilih produk kosmetik kecantikan Anda.

Konsultasikan dengan dokter mengenai jenis kosmetik yang sekiranya cocok untuk Anda.


7 Masalah Kulit Yang Umum Selama Kehamilan Dan Penanganannya

Kebanyakan wanita mengalami masalah kulit selama kehamilan. Pasalnya, perubahan hormon estrogen dan progesteron  mempengaruhi semua organ dan sistem dalam tubuh Anda, termasuk kulit.

Berikut adalah daftar masalah kulit yang umum terjadi selama kehamilan:

1. Jerawat

Jerawat adalah masalah kulit yang paling umum selama periode kehamilan trimester pertama.
Jerawat menyebabkan komedo dan bekas merah meradang pada kulit Anda.
Seringkali kehamilan memperparah kondisi jerawat yang sudah ada.

Pencegahan jerawat pada ibu hamil:
  • Pembersihan kulit dengan toning dan pelembab.
  • Cuci wajah Anda dengan sabun ringan atau sabun khusus pencuci wajah.
  • Hindari menggosok wajah Anda.
  • Gunakan pelembab bebas minyak dan produk berbasis air.
  • Jangan memencet atau menekan jerawat yang sudah ada.

Penanganan jerawat pada ibu hamil:
  • Oleskan daun mint yang dihaluskan. Cuci dengan air hangat setelah dua puluh menit.
  • Oleskan buah pala yang dicampur dengan susu. Cuci setelah kering.
  • Gunakan obat yang diresepkan dokter Anda.


2. Ruam

Ruam juga sangat umum terjadi selama kehamilan.
Ruam disebabkan oleh kelembaban dari keringat yang berlebihan atau gesekan kulit terhadap pakaian. Ruam menyebabkan gatal-gatal dan ketidaknyamanan.
Ruam ini sebagian besar terjadi pada lipatan antara dan di bawah payudara, paha bagian dalam dan daerah kemaluan.

Pencegahan ruam pada ibu hamil:
  • Mandi air hangat. Air mandi harus hangat, bukan panas.
  • Hindari menggunakan parfum, lotion dan sabun yang keras.
  • Jaga tubuh Anda tetap kering dengan memakai pakaian katun yang tidak ketat.

Penanganan ruam pada ibu hamil:
  • Kompres dengan air dingi pada area yang terinfeksi.
  • Oleskan calamine lotion.


3. Gatal-gatal pada saat hamil

Kulit gatal umum terjadi pada saat hamil. Gatal sebagian besar terjadi pada telapak tangan dan telapak kaki.

Hal ini terjadi sebagai akibat dari kolestasis, yaitu penumpukan cairan empedu dalam darah.

Penanganan kulit gatal pada ibu hamil:
  • Konsumsi minyak zaitun dalam makanan Anda.
  • Meningkatkan asupan makanan yang kaya vitamin A, D, dan asam linoleat.
  • Minum air putih yang cukup.
  • Oleskan gel Aloe Vera.


4. Melasma atau Chloasma

Melasma adalah penggelapan kulit yang biasanya terjadi di dahi, pipi dan dagu. Peningkatan kadar melanin karena perubahan hormonal menyebabkan terjadinya kondisi ini.

Pencegahan melasma pada ibu hamil:
  • Hindari keluar rumah di sore hari.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF tinggi.

Penanganan melasma pada ibu hamil:
  • Oleskan campuran santan dan bubuk kunyit. Cuci dengan air hangat setelah 10 menit.


5. Kulit Menggantung

Kulit menggantung biasanya ditemukan di dada, leher, punggung, bawah payudara dan di bagian kemaluan. Biasanya muncul ketika hamil tua.

Penyebab utama masalah ini adalah aktivitas hormonal dan gesekan kulit akibat kenaikan berat badan karena kehamilan.

Penanganan kulit menggantung pada ibu hamil:
  • Oleskan jus lemon.

Perawatan medis kulit menggantung pada ibu hamil:
  • Prosedur dermatologis.
  • Pemotongan.
  • Pembekuan (prosedur medis).


6. Stretch Mark / Selulit

Stretch mark/selulit adalah garis-garis berwarna merah, ungu, merah muda atau putih yang terjadi pada perut Anda. Hal ini terjadi karena kulit membentang untuk mengakomodasi janin yang sedang berkembang pesat.

Penanganan stretch mark/selulit pada ibu hamil:
  • Pijat dengan minyak vitamin E.
  • Pijat dengan minyak zaitun.
  • Oleskan putih telur.
  • Oleskan jus lemon.


7. Varises

Varises adalah pembuluh darah yang membesar di dekat permukaan kulit. Pembuluh darah berwarna ungu atau biru mungkin muncul di kaki Anda selama kehamilan. Kadang-kadang kulit di dekat varises terasa gatal. Kaki Anda mungkin juga merasa berat dan sakit.

Pencegahan varises pada ibu hamil:
  • Hindari kelebihan berat badan dengan berolahraga rutin.
  • Jangan berdiri atau duduk untuk waktu yang lama. Bergeraklah sebanyak mungkin.
  • Jangan menyilangkan pergelangan kaki atau paha ketika duduk.
  • Tinggikan kaki dengan bangku atau bantal sambil duduk atau berbaring.

Penanganan varises pada ibu hamil:
  • Berbaring miring kiri, sehingga berat rahim membebani vena dan mengurangi tekanan pada pembuluh pada darah kaki.
Baca lebih jauh mengenai Varises Pada Saat Hamil Dan Cara Mengatasinya.

Jangan biarkan masalah kulit membuat Anda tidak nyaman menjalani masa hamil Anda.

Selain langkah-langkah diatas, Anda juga harus mengkonsumsi makanan dengan menu seimbang, olahraga teratur dan bersantai.

Kalau Anda membutuhkan panduan lengkap perawatan ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil karya dr. Riyani Limoa, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.