Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

7 Cara Efektif Meningkatkan Kesuburan Pria Secara Alami

Beberapa panduan praktis cara meningkatkan kesuburan pada pria secara alami - 

Infertilitas alias kemandulan adalah masalah yang banyak terjadi pada pasangan modern, utamanya bagi mereka yang sedang dalam program hamil.

Diperkirakan sekitar 15% pasangan bermasalah dengan kesuburannya.

Untuk mengatasi masalah infertilitas pada pria, banyak beredar obat-obatan di pasaran. Namun tingkat keberhasilannya tidak sepenuhnya memuaskan.

Dengan demikian, selain dari obat-obat tersebut, ada juga faktor-faktor lain yang harus diperhatikan.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Artikel ini adalah panduan bagaimana Anda dapat secara efektif menangani masalah kesuburan dengan sederhana.

Cara Efektif Meningkatkan Kesuburan Pria

7 Cara Efektif Meningkatkan Kesuburan Pada Pria

Anda merencanakan untuk hamil? Pastikan Anda dan pasangan Anda memberikan perhatian terhadap daftar di bawah ini:

1. Hindari stres

Stres bisa menyelinap ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Bisa jadi karena faktor tekanan pekerjaan atau masalah lain yang dapat menguras fisik dan mental Anda.

Kondisi stres mengaktifkan pelepasan glucocorticoids (hormon steroid yang mempengaruhi metabolisme karbohidrat, lemak dan protein) yang mengurangi kadar testosteron dan produksi sperma pria.

Stres secara mental juga bisa memicu tekanan oksidatif  (stres fisiologis pada tubuh yang disebabkan oleh kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas) yang mana sangat mempengaruhi kualitas sperma pria.
Stres membawa dampak negatif terhadap kesuburan sebab bisa menurunkan kadar testosteron.
Pria yang pernah mengalami stres dua kali atau lebih dalam satu tahun terakhir, memiliki kualitas sperma yang lebih buruk dibanding pria yang tidak mengalami peristiwa stres.

Cobalah melakukan latihan relaksasi seperti bernapas dalam-dalam dan meditasi untuk membantu melepaskan stres dalam upaya meningkatkan kesuburan pada pria.

Lebih dekat dengan Sang Pencipta dengan beribadah secara baik dan teratur.


2. Asupan nutrisi

Untuk bisa memahami bagaimana pentingnya nutrisi terhadap kesuburan pria, kita perlu kembali mempelajari sistem reproduksi pria.

Sistem reproduksi pria dirancang untuk memproduksi, menyimpan dan mengangkut sperma. Produksi sperma dimulai ketika sel-sel tertentu tumbuh dan berkembang pada tubulus di dalam testis. Sperma dipancarkan keluar dari tubuh pria saat ejakulasi melalui vesikula seminalis dan sperma tersebut diangkut oleh semen (air mani).

Semen atau air mani merupakan cairan yang berasal dari sekresi kelenjar seperti prostate.

Untuk mengangkut sperma, beberapa peristiwa tertentu harus terjadi pada saluran reproduksi pria dalam urutan yang tepat. Kelainan sedikit saja bisa menyebabkan sperma gagal membuahi sel telur.

Kelainan-kelainan tersebut dapat berupa cacat sperma, jumlah yang sedikit dan kelainan bentuk sperma. Banyak faktor yang bisa menyebabkan kelainan tersebut, seperti faktor genetika, ketidakseimbangan hormon, penyakit, lingkungan, gaya hidup dan kekurangan nutrisi penting.

Kekurangan nutrisi seperti zinc, asam folat, asam lemak Omega-3 dan vitamin seperti A, C, D, E dan B12 bisa mengganggu kualitas sperma dan keseluruhan sistem reproduksi.

Oleh karena itu, asupan buah-buahan segar dan sayuran kaya nutrisi merupakan kewajiban bagi pria untuk meningkatkan kesuburannya.

Konsumsilah makanan berikut ini:
  • Kerang.
  • Tahu.
  • Ikan salmon.
  • Kenari.
  • Udang.
  • Makanan yang kaya akan asam lemak omega-3.

3. Hindari paparan bahan kimia

Para ahli telah menemukan bahwa jumlah sperma pria modern saat ini hanya setengah dari jumlah sperma pria 50 tahun yang lalu. Hal ini terjadi mungkin karena paparan bahan kimia tertentu.

Bisa jadi karena pria modern menggunakan wadah plastik untuk penyimpanan, produk kantor yang menggunakan pemutih sejenis klorin, konsumsi makanan panggang, makanan yang sarat dengan pestisida dan insektisida beracun serta penggunaan deodoran sintetis.

Paparan bahan kimia dalam kehidupan masyarakat modern adalah salah satu penyebab terjadinya masalah berikut:
  • Meningkatnya kasus penderita kanker testis. 
  • Menurunnya volume sperma pria modern.
  • Menurunnya kadar testosteron pria modern.
  • Semakin sedikit bayi laki-laki yang lahir. 
  • Meningkatnya kasus bayi lahir cacat.
Pestisida dapat merusak sistem reproduksi pria dalam berbagai cara.

Bahan kimia ini bisa membunuh atau merusak sel. Dan jika sel sperma yang rusak, akibatnya adalah kemandulan.

Selain itu, bahan kimia beracun juga bisa mengubah struktur DNA sehingga menyebabkan mutasi gen yang mengakibatkan cacat lahir.

Dengan menghindari produk hewani yang mengandung hormon, air keran yang mengandung klorin, sayuran yang ditumbuhkan dengan bantuan pestisida dan makanan dengan kadar lemak tinggi, maka masalah infertilitas pada pria bisa teratasi.


4. Buang kebiasaan buruk

Merokok dan minum alkohol tidak hanya berdampak negatif pada jantung, tetapi jangan lupa bahwa kecanduan rokok dan alkohol juga berperan besar dalam menurunkan jumlah sperma pada pria.
Menurut penelitian terbaru, mereka yang merokok memiliki dorongan seks yang lebih rendah serta kualitas sperma yang juga lebih buruk.
Percaya atau tidak, salah satu kebiasaan buruk yang mesti Anda kurangi dalam upaya meningkatkan kesuburan adalah membatasi penggunaan laptop dan telepon seluler.

Panas yang dihasilkan dari laptop bisa meningkatkan suhu skrotum dan mengurangi produksi sperma. Sebuah studi juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan ponsel dan jumlah sperma.

Pria yang menggunakan ponsel selama empat jam atau lebih per-hari, spermanya lebih sedikit dan lebih lemah. Pria yang membawa ponselnya di kantong celana juga lebih cenderung memiliki sperma yang lebih sedikit dan kurang aktif.

Satu lagi kebiasaan buruk yang mesti Anda tinggalkan adalah menonton TV terlalu lama.

Pria yang terlalu banyak menonton TV memiliki jumlah sperma yang lebih sedikit dibanding pria yang banyak beraktivitas fisik.

Pria yang menonton televisi selama 20 jam per-minggu, jumlah spermanya 44% lebih rendah dibandingkan pria yang jarang menonton televisi.

Satu-satunya solusi adalah hentikan kebiasaan buruk Anda!


5. Manfaatkan bahan-bahan herbal

Tumbuh-tumbuhan tertentu memiliki manfaat untuk meningkatkan kesuburan secara alami.

Ada beberapa jenis bahan herbal yang telah terbukti membantu meningkatkan fungsi sistem reproduksi pria. Bahan-bahan herbal tersebut bermanfaat untuk mengatasi beragam masalah kesuburan pada pria, seperti jumlah rendahnya jumlah sperma, motilitas sperma yang buruk, bentuk sperma yang tidak normal, libido rendah, stres hingga disfungsi ereksi.

Namun perlu diingat bahwa Anda tetap harus memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari dan melakukan perbaikan gaya hidup tertentu. Jika itu tidak dilakukan, tubuh Anda juga tidak akan bisa maksimal dalam merespon dan memanfaatkan bahan herbal yang Anda konsumsi, sebanyak apapun itu.

Diantara sekian banyak bahan herbal yang digunakan sebagai pengobatan alternatif kemandulan pada pria, berikut ini adalah beberapa herbal yang telah digunakan sejak zaman kuno. Herbal ini meningkatkan kesuburan dengan cara membantu mengatur kadar hormon dalam tubuh pria.
  • Ginseng
  • Horny Goat Weed
  • Gingko Biloba
  • Buah Pala

6. Olahraga teratur

Olahraga bisa secara ajaib meningkatkan produksi sperma dan dengan demikian berarti meningkatkan kesuburan pria.

Olahraga teratur meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk testis sehingga dapat membantu pria mencapai berat badan yang sehat dan mencegah obesitas. Obesitas adalah salah satu di antara banyak faktor yang terkait dengan menurunnya kesuburan pada pria.

Namun, Anda perlu memperhatikan intensitas olahraga yang Anda lakukan. Mari kita simak hasil dari sebuah penelitian yang menunjukkan hubungan antara kesuburan pria dan olahraga.

Para peneliti menemukan bahwa pria yang melakukan olahraga intensitas sedang (1 jam olahraga, 3 kali per minggu) memiliki kualitas sperma yang lebih baik dibanding pria yang berolahraga dengan intensitas tinggi, seperti pelari maraton

Dengan kata lain, terlalu banyak latihan dan sedikit istirahat dapat mengurangi jumlah sperma serta merusak morfologi dan motilitasnya. Meskipun hanya dibutuhkan satu sel sperma untuk membuahi sel telur, namun sperma tersebut harus kuat dan sehat untuk melakukan perjalanan panjang sebelum akhirnya menembus dan membuahi sel telur.

Olahraga ringan dan sedang juga dapat berfungsi sama seperti antioksidan karena melatih tubuh untuk meningkatkan produksi enzim antioksidan. Namun olahraga yang terlalu ekstrim dan intens dapat menyebabkan kerusakan sel sebagai akibat dari stres oksidatif.

Berikut ini kami sertakan beberapa tips berolahraga untuk meningkatkan kesuburan pria:
  1. Lakukan latihan kardiovaskular intensitas sedang sebanyak tiga kali per-minggu. Selama latihan, jagalah detak jantung di sekitar 65% hingga 75% dari detak jantung maksimum. Pastikan juga Anda meluangkan cukup waktu untuk beristirahat diantara jadwal latihan Anda.
  2. Lakukan latihan kekuatan. Latihan ini akan membantu tubuh Anda mempertahankan massa otot dan membuat Anda lebih kuat. Namun, Anda tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat. Pastikan Anda beristirahat setidaknya selama 2 hari diantara jadwal latihan Anda untuk memberikan waktu bagi tubuh Anda memulihkan diri.
  3. Yoga. Yoga adalah latihan disiplin yang terbukti bisa membantu mengurangi stres dan melepaskan ketegangan otot di sekitar pinggul, punggung dan selangkangan Anda. Jika Anda bisa merasa rileks dan aliran darah ke organ-organ di sekitar panggul Anda meningkat, maka Anda akan selalu merasa seperti telah mengkonsumsi obat kuat!
  4. Hindari latihan yang sama berturut-turut terus menerus. Sangat penting untuk memvariasikan antara latihan ketahanan, latihan kekuatan, yoga dan latihan kelenturan.
  5. Kenakan pakaian dalam model boxer dan celana pendek longgar selama berolahraga. Hindari mandi sauna, ruang uap dan bak mandi air panas untuk menjaga testis tetap dingin dan berfungsi secara optimal.
  6. Lakukan latihan relaksasi setiap hari. Luangkan 15 sampai 20 menit setiap hari untuk berlatih meditasi, pernapasan perut atau latihan relaksasi lainnya.

7. Lebih sering berhubungan intim secara teratur

Seks teratur juga merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesuburan pria. Jika jumlah sperma Anda normal, Anda bisa berhubungan seks setidaknya sekali setiap beberapa hari.

Anda tidak perlu "menabung" persediaan sperma untuk dilepaskan saat masa subur istri Anda. Bahkan, puasa berhubungan intim secara berkepanjangan dapat menurunkan kualitas sperma dan mengurangi peluang istri Anda untuk bisa cepat hamil.

Sperma yang diproduksi di dalam testis dimatangkan di epididimis. Jika tidak terjadi ejakulasi, sperma tetap disimpan di sana selama sekitar 15 hingga 25 hari.

Penyimpanan sperma di epididimis untuk jangka waktu lama menyebabkan perubahan DNA. Perubahan DNA ini disebabkan oleh radikal bebas yang berada di dalam tubuh.

Sperma sangat sensitif terhadap panas dan semakin lama sperma tersimpan di dalam tubuh, semakin besar risikonya terpapar suhu tinggi (panas). Hal ini akan sangat mempengaruhi motilitas (kelincahan) sperma.

Selain itu, semakin lama sperma tersimpan di dalam epididimis, bisa menyebabkan kelainan berupa bentuk sperma yang cacat, rendahnya jumlah sperma dan menurunnya mobilitas. Kesemua hal tersebut adalah penyebab kemandulan pada pria.

Memang sekilas terdengar masuk akal bahwa semakin sering pria ejakulasi, maka jumlah spermanya semakin sedikit, sebab tubuh membutuhkan waktu untuk mempersiapkan dan memproduksi sperma dalam jumlah yang optimal. Waktu yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mempersiapkan sperma adalah sekitar 24 - 36 jam.

Namun, yang perlu Anda ketahui, semakin segar sperma Anda maka semakin sehat juga. Sperma segar juga lebih lincah dan agresif.

Sperma yang sudah lama tersimpan di dalam tubuh pria mungkin tidak banyak lagi yang masih hidup. Atau kalaupun hidup, sperma tersebut sudah sangat berkurang motilitasnya.

Para ahli menyarankan batas maksimal pria "berpuasa" ejakulasi adalah sekitar satu minggu.

Kesimpulannya, jumlah sperma memang meningkat karena jarang berhubungan intim dan ejakulasi, namun sperma yang tersimpan tersebut adalah sperma yang kurang berkualitas.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.