Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

4 Cara Mendeteksi Masa Ovulasi Anda

Bagaimana cara untuk mengetahui masa ovulasi Anda? -

Apakah Anda sedang dalam program hamil? Anda dan pasangan Anda sudah mencoba sekian lama tapi belum juga berhasil hamil?

Memahami siklus ovulasi Anda akan sangat-sangat berguna untuk memperbesar peluang Anda agar bisa segera hamil.

Peluang Anda untuk berhasil hamil akan lebih besar apabila Anda berhubungan intim 2-3 hari menjelang masa ovulasi, termasuk pada masa ovulasi itu sendiri.
Artikel ini akan membahas tentang cara untuk mengetahui kapan Anda sedang berovulasi.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


Apakah Itu Ovulasi?

Ovulasi adalah masa paling subur dalam satu siklus bulanan Anda.

Ovulasi adalah kerangka waktu yang sangat singkat yang terjadi setiap bulan pada wanita sehat, biasanya hanya sekitar 12 sampai 24 jam. Selama kerangka waktu ini, tubuh Anda melepaskan sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium), yang mana saat itu merupakan peluang terbaiknya untuk dibuahi.

Setelah indung telur melepaskan sel telur, sel telur ini kemudian bergerak menuju tuba fallopi dan siap untuk dibuahi.

Jika telur tidak bertemu sperma, maka telur tersebut akan diserap oleh rahim. Telur ini kemudian dikeluarkan dari tubuh Anda pada saat menstruasi.


Bagaimana cara mendeteksi masa ovulasi?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengetahui bahwa Anda sedang berovulasi. Ini akan sangat membantu Anda merencanakan kehamilan Anda dengan lebih baik.

1. Periksa Suhu Basal Tubuh Anda

Suhu basal tubuh adalah suhu terendah tubuh Anda dalam 24 jam.

Sebelum ovulasi, suhu basal tubuh anda akan berada di sekitar 97,2 F hingga 97,7 derajat F. Suhu basal tubuh Anda akan meningkat sekitar 0,4 derajat F hingga 1,0 derajat F, 2-3 hari setelah hari ovulasi Anda.

Peningkatan suhu basal tubuh anda adalah indikator yang baik sebagai tanda bahwa Anda sedang berovulasi. Anda bisa membeli termometer di apotek setempat. Gunakan termometer tersebut untuk mengukut suhu basal tubuh saat Anda baru bangun tidur setiap pagi.

Untuk hasil terbaik, catatlah suhu tubuh pada waktu yang sama setiap hari. Deteksilah kapan suhu tubuh Anda meningkat.

Kenaikan suhu ini biasanya berlangsung selama beberapa hari. Kenaikan suhu ini merupakan tanda bahwa Anda telah mulai berovulasi. Setelah Anda memahami pola ini, Anda akan tahu bahwa Anda sedang berovulasi.

Wanita berovulasi dua sampai tiga hari sebelum suhu basal tubuh melonjak.

Anda juga dapat memeriksa suhu basal tubuh pada vagina Anda. Lakukan metode pengambilan suhu yang sama dan di waktu yang sama setiap harinya.

Cara Mendeteksi Masa Ovulasi Anda

2. Periksa lendir serviks Anda

Anda bisa melakukan tes ini dengan menyeka vagina dengan kertas toilet dan memeriksa lendirnya. Atau Anda dapat memasukkan jari Anda pada vagina dan sentuh leher rahim Anda. Akan ada lendir yang melekat pada jari Anda.

Selama tiga sampai lima hari setelah Anda menstruasi, alat kelamin Anda akan sangat kering. Setelah masa ini berlalu, tubuh Anda akan memproduksi lendir serviks. Tepat sebelum dan selama masa ovulasi, lendir ini akan berada di puncak masa subur.

Lendir serviks yang berair berarti subur.

Lendir serviks yang berbentuk seperti putih telur berarti sangat subur. Periksa lendir serviks setiap pagi pada saat Anda memeriksa suhu tubuh Anda. Catatlah.


3. Gunakan alat pendeteksi ovulasi

Anda dapat menggunakan alat prediksi ovulasi rumahan yang bisa dibeli di toko obat atau apotik. Alat ini mengukur kadar LH (Luteinizing Hormone) dalam urin Anda.

JKadar LH yang tinggi berarti Anda akan atau sedang berovulasi.

Mulailah menggunakan alat ini sejak lima sampai tujuh hari sebelum Anda perkirakan Anda akan berovulasi. Anda harus memeriksa kandungan LH menjelang siang hari atau pada sore hari.

Bacalah instruksinya dengan seksama. Gunakan alat sebagai tambahan dengan metode pengujian ovulasi lainnya.


4. Hitung menggunakan kalender

Hari terakhir masa menstruasi Anda adalah awal dari periode menstruasi berikutnya.

Ovulasi akan terjadi pada pertengahan siklus ini, baik tepat maupun mendekati hari ke-14. Jika Anda sedang dalam program hamil, waktu terbaik untuk berhubungan intim adalah beberapa hari sebelum Anda berovulasi dan tepat di hari Anda berovulasi.

Hal ini berlaku bahkan jika jadwal haid Anda tidak teratur.

Penting diingat bahwa tidak satupun cara di atas yang mungkin benar-benar akurat untuk mengetahui hari ovulasi Anda. Anda harus mencoba dan mengkombinasikan metode yang disebutkan di atas untuk mendapat hasil yang lebih akurat.

Setelah Anda melakukannya selama beberapa bulan, Anda akan "terlatih" dan lebih mudah mengetahui kapan masa ovulasi Anda.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.