Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

10 Fakta Menarik Tentang Sperma

Fakta menarik tentang sperma yang mungkin belum Anda ketahui -

Hai Ibu, apa kabar? Suaminya mana? Ajak baca ini yuk...

Kita semua tahu bahwa sperma diperlukan untuk membuahi sel telur, tapi kadang-kadang dalam pembahasan mengenai program hamil dan kesuburan, sperma kurang begitu diperhatikan.

Mungkin karena wanitalah yang mengandung.

Sebenarnya ada banyak fakta menarik tentang sperma yang bisa membantu Anda mengetahui betapa pentingnya peran sperma untuk menghasilkan anak yang sehat.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Fakta Menarik Tentang Sperma


1. Kualitas sperma tergantung apa yang dikonsumsi pria

Penelitian mengungkapkan bahwa sperma pria merespon dan dipengaruhi oleh apa yang dia makan.

Apa yang seorang pria makan sehari-hari, memainkan peran yang sangat penting dalam kesehatan sperma mereka.

DHA yang ditemukan dalam asam lemak esensial Omega-3, yang mana terkandung dalam makanan seperti ikan salmon liar dan minyak ikan cod, telah terbukti berperan penting untuk memproduksi sperma yang sehat.

Sebuah studi menemukan bahwa DHA dapat meningkatkan morfologi sperma. Sebuah sperma yang sehat dapat dihasilkan ketika tingkat DHA meningkat. DHA juga berperan dalam motilitas sperma.

Studi lain menunjukkan bahwa pria yang mengkonsumsi 3 cangkir (atau lebih) kopi dalam sehari, beresiko mengalami berkurangnya kualitas dan kuantitas sperma.

Vitamin C meningkatkan kualitas sperma dan melindungi sperma dari kerusakan DNA; dengan demikian membantu mengurangi kemungkinan masalah keguguran dan kromosom. Vitamin C juga berperan untuk menjaga sperma dari penggumpalan, sehingga membuat sperma lebih motil (lincah bergerak).

Pria yang makan sereal gandum memiliki konsentrasi dan motilitas sperma yang tinggi. Penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa konsumsi buah segar membantu sperma menjadi lebih baik dalam hal kecepatan dan kelincahan.


2. Pria perlu ejakulasi secara teratur agar spermanya sehat

Ejakulasi yang jarang dapat menyebabkan stress oksidatif akibat penurunan aktivitas semen (air mani). Ini berarti bahwa sperma tinggal di gonad lebih lama, dan oleh karena itu, sperma terkena reaksi leukosit atau zat beracun lainnya yang dapat merusak sperma itu sendiri.
Satu studi menunjukkan bahwa pria yang melakukan ejakulasi 4 kali atau lebih per-bulan, memiliki morfologi sperma yang lebih baik.


3. Sperma beresiko mengalami kerusakan akibat teknologi nirkabel

Pada tahun 2012, sebuah penelitian mengungkaplan temuan penting tentang dampak perangkat nirkabel seperti komputer, laptop dan ponsel. Para peneliti ingin mengetahui apakah komputer laptop yang terkoneksi Wi-Fi berpengaruh dalam penurunan kesehatan sperma.

Di masa lalu diyakini bahwa hanya panas dari komputer laptop saja yang dapat menyebabkan efek buruk bagi kesehatan sperma, tapi studi baru ini menunjukkan bahwa komputer dan laptop yang terhubung ke internet melalui Wi-Fi dapat merusak sperma melalui efek non-termal.

Para ilmuwan telah memperkirakan hal ini bisa terjadi mungkin karena frekuensi gelombang radio elektromagnetik (RF-EMW) bertindak seperti radikal bebas. Radikal bebas menyebabkan kerusakan oksidatif pada sel-sel kita, termasuk sperma dan sel telur wanita.

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan sperma, kematian sel dan menurunkan integritas DNA. Tampaknya pria harus menghindari memangku laptop dan mejauhkan ponsel dari kantong celana mereka.


4. Progesteron memberikan energi pada sperma untuk menembus sel telur

Mengingat ukurannya yang mungil, sperma harus menempuh perjalanan yang jauh untuk bertemu dengan sel telur dalam tuba fallopi. Bayangkan energi yang luar biasa yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan ini.

Perjalanan itu baru setengah dari tugas sperma.

Setelah sampai pada sel telur, sperma masih harus bekerja keras untuk bisa menembusnya. Tugas itu kelihatannya melelahkan, tapi inilah saat dimana progesteron berperan. Sperma mendapat dorongan energi dari ledakan progesteron wanita yang mendorong sperma agar mereka lebih "bergairah". Hal ini membantu sperma untuk menembus sel telur.
Progesteron bertindak seperti cheerleader yang menyemangati sperma untuk menembus sel telur.
Mengapa sperma bereaksi terhadap ledakan progesteron?

Nah, pada tahun 2011 para peneliti menemukan bahwa protein yang disebut "catsper" dalam sel sperma merespon sinyal yang muncul akibat proses pelepasan progesteron.


5. Sperma memiliki "kekuatan super"

Sperma bisa mencairkan permukaan telur wanita dengan cara melepaskan suatu enzim dari kepalanya, yang dikenal sebagai akrosom, yang berguna untuk "merusak" membran luar sel telur. Enzim ini membantu sperma untuk bisa menggali dinding sel telur.

Plasma sperma kemudian melebur dengan plasma membran sel telur. Pada saat inilah kepala sperma terputus dari ekornya dan pembuahan pun terjadi.


6. Sperma memiliki "bodyguard"

Sperma terlihat sangat berbeda dibanding sel lain yang ada dalam tubuh manusia.

Memang benar bentuk sperma yang seperti itu dibutuhkan untuk melakukan "tugasnya", tetapi alasan lain sperma juga berbentuk seperti itu adalah karena sperma hanya membawa DNA sebanyak setengah dari sel-sel lain dalam tubuh. Karena itu, sistem kekebalan tubuh secara otomatis menganggap sperma sebagai sel asing, karena ia berbeda dengan sel lainnya dalam tubuh manusia.

Sel-sel khusus pada testis bertugas melindungi sel-sel sperma, menciptakan semacam "perisai" agar sistem kekebalan tubuh tidak mampu menyerang sperma.


7. Sperma dapat hidup beberapa hari dalam tubuh wanita

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Biology of Reproduction (1984), sperma bisa hidup hingga 5 hari dalam tubuh wanita, asalkan kondisi lingkungannya tepat.

Tapi umumnya sperma hidup sekitar 2 hari.


8. Sperma menyukai lingkungan dingin

Suhu pada testis sekitar 7 derajat fahrenheit lebih dingin dibanding bagian tubuh lainnya.

Sperma harus tetap dingin untuk menjaga kesehatannya. Testis bekerja seperti kulkas, menciptakan pertukaran panas dari pembuluh darah yang masuk dan keluar.


9. Gaya hidup buruk sangat berpengaruh terhadap sperma

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pria yang merokok, minum alkohol, mengkonsumsi kafein dan/atau mengalami obesitas, telah mengalami penurunan kesuburan karena kebiasannya membawa dampak negatif terhadap kesehatan sperma.

Pria yang menggunakan nikotin secara teratur terbukti memiliki morfologi dan motilitas sperma yang buruk.

Pria yang minum alkohol secara teratur juga memiliki motilitas dan konsentrasi sperma yang rendah.

Pria gemuk juga memiliki sperma yang lebih lambat dan konsentrasi sperma yang lebih rendah dibandingkan dengan pria non-obesitas.

Baca disini mengenai Masalah Kesuburan Pada Pria Gemuk


10. Masa hidup sperma

Berbagai penelitian menunjukkan umur sperma berkisar antara 42-76 hari dari saat sperma itu diproduksi, melalui proses pematangan, hingga ejakulasi. Kabar baiknya, sperma terus-menerus diproduksi dan diperbarui, tidak seperti sel telur wanita.

Sistem pembaruan ini memungkinkan pria untuk berusaha meningkatkan kesehatan sperma mereka melalui perubahan gaya hidup. Sistem pembaruan ini berlangsung selama seumur hidup pada sebagian besar pria. Semakin bertambah usia seorang pria, kesehatan sperma dan jumlahnya bisa saja menurun, tetapi tidak pernah berhenti. Inilah sebabnya mengapa pria masih bisa memiliki anak pada usia yang tidak memungkinkan bagi wanita.

Kalau Anda dan pasangan Anda membutuhkan panduan lengkap strategi cepat hamil dan cara memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia, simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.